cover
Contact Name
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
Contact Email
ngurahadisantika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jpkrmahadewa@gmail.com
Editorial Address
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Jln. Seroja, Tonja, Denpasar, (0361)431434 E-Mail : jpkrmahadewa@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi
ISSN : 23379561     EISSN : 25801430     DOI : -
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi adalah jurnal pendidikan dan kesehatan yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juni. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan olah raga dan kesehatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi telah melaksanakan (MOU) dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI).
Articles 409 Documents
Efektifitas Teknologi Sensor Alat Olahraga Neuro Dance pada Simulator dengan Menggunakan Smart Watch terhadap Heart Rate, Tekanan Darah dan Pencegahan Resiko Obesitas Angga Indra Kusuma; Ismawandi Bripandika Putra; I Gede Dharma Utamayasa
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8088193

Abstract

Berbagai jenis olahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, lari, bersepeda, dan aerobik ternyata dapat membantu memenuhi kebutuhan olahraga harian anda dan mengurangi risiko obesitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu memahami hubungan antara detak jantung dan tekanan darah menggunakan monitor jam tangan pintar. Desain penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian eksperimen. Pada studi ini, peneliti menganalisis aktivitas fisik dalam kelompok kebugaran gym Kanaya yang terdiri dari 20 (wanita) dan mengukur langkah, kalori, dan detak jantung. Peneliti menerapkan Smart Watch dalam mengamati semua kegiatan fisik subjek. Alat penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Neuro Dance dan Smart Watches. Rata-rata aktivitas fisik akibat jalan kaki dalam sebulan terakhir. Tekanan darah diukur dengan Sphygmomanometer. Uji hipotesis digunakan uji-t untuk memahami hubungan antara total stadium dan hipertensi. Berdasarkan hasil analisis, tingkat probabilitas atau signifikansi masing-masing variabel adalah 0,072, 0,002 dan 0,000 yang artinya untuk detak jantung dan konsumsi kalori, p<0>0,05, sehingga tidak ada perbedaan.
Pengaruh Latihan Naik Turun Tangga terhadap Peningkatan Balestra Jenis Senjata Floret/Foil pada Mahasiswa Mata Kuliah Anggar Nurul Musfira Amahoru
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8100963

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dua variasi latihan naik turun tangga yakni latihan naik turun tangga dengan gerakan lunges dan latihan naik turun tangga dengan gerakan lunges sambil melakukan gerakan balestra anggar jenis senjata floret/foil pada mahasiswa mata kuliah anggar yang memiliki power otot tungkai rendah dan tinggi. Desain penelitian yang digunakan adalah faktorial design 2x2. Hasil penelitian : 1) ada pengaruh yang signifikan antara latihan naik turun tangga terhadap kemampuan balestra anggar jenis senjata floret/foil, 2) ada pengaruh yang signifikan antara power otot tungkai terhadap kemampuan balestra anggar jenis senjata floret/foil dan 3) ada interaksi antara latihan naik turun tangga dan power otot tungkai terhadap kemampuan balestra anggar jenis senjata floret/foil. Temuan penelitian ini sekiranya dapat menjadi masukan kepada pelatih, pembina, dan tenaga pengajar maka kuliah anggar, utamanya dalam memilih dan memilah jenis latihan/pembelajaran yang sesuai dengan latar belakang atlet/mahasiswa. Untuk penelitian selanjutnya, baik itu oleh peneliti sendiri maupun pemerhati cabang olahraga anggar lainnya yang ingin melakukan pendalaman pada tema yang serupa dalam penelitian ini, agar sekiranya dapat menggunakan sampel yang lebih besar, instrumen tes yang lebih akurat (secara digital), dan dengan pelibatan lebih banyak pakar guna meningkatkan kualitas temuan yang akan dihasilkan.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Riview Horay (CRH) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sepak Sila dalam Sepak Takraw I Kadek Yudha Pranata; I Putu Eri Kresnayadi; I Gede Agus Adi Saputra; Agustinus Dei; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8247884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sepak sila dalam sepak takraw melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe course riview horay (CRH) pada siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil observasi awal aktivitas belajar siswa terdiri dari kegiatan visual, lisan, audio, metrik, mental dan emosional. Hasil pengamatan enam komponen aktivitas belajar tersebut, diperoleh data aktivitas menimang bola sepak takraw sebagai berikut 3 siswa (7,90%) yang tergolong aktif, 24 siswa (63,16%) yang tergolong cukup aktif dan 11 siswa (28,94%) yang tergolong kurang aktif. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata aktivitas belajar secara klasikal adalah 5,18. Sebagian siswa baru memenuhi 5 sampai 6 dari 12 indikator yang di observasi, dan aktivitas siswa berada pada kategori kurang aktif kemudian meningkat pada siklus II menjadi 4 siswa (10,5%) berada kategori sangat aktif, 34 siswa (89,5%) berada kategori aktif. Rata aktivitas belajar secara klasikal pada siklus II sebesar 7,58. Tingkat ketuntasan hasil belajar menimang bola sepak takraw yaitu 4 siswa (10,5%) tuntas, dan 34 siswa (89,5%) yang tergolong tidak tuntas kemudian meningkat pada siklus II menjadi siswa tuintas sebanyak 35 (92,10%) dan siswa tidak tuntas sebanyak 3 siswa. Peningkatan hasil sepak sila sepak takraw pada siklus II secara klasikal yaitu 83,52 berada pada rentang 75-89 yaitu kategori baik.
Kemampuan Guru PJOK dalam Mengembangkan Modul Ajar Kurikulum Merdeka : Studi Kasus Mahasiswa PPG Daljab Kategori 2 Nuryadi, Achmad; Pelamonia, Shandy Pieter; Kusuma, Angga Indra; Mutianingsih, Ninik; Prayitno, Lydia Lia
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.2449

Abstract

Perkembangan society 5.0 merupakan peralihan dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka, dimana guru dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan menerapkan pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran inovatif bisa dimulai dari pembuatan modul ajar. Dalam menyusun modul ajar mengacu pada kriteria modul ajar yang merupakan pengganti dari RPP yang bersifat variatif dan memiliki point-point komponen yang harus ada. Komponen yang ada pada modul ajar yaitu : a) komponen informasi umum; b) komponen inti; c) lampiran. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan guru PJOK dalam mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka. Populasi pada penelitian ini adalah guru PJOK yang mengampu Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Kategori II di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Tahun 2022 dan di ambil 2 sampel  yang dipilih secara random. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dimana mendeskripsikan data yang diperoleh dari hasil kerja mahasiswa PPG. Berdasarkan hasil analisisis diperoleh hasil bahwa subjek 1 dalam mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka sudah memenuhi semua point-point pada setiap komponen modul ajar, namun untuk subjek 2 ada beberapa point yang belum terpenuhi yaitu pada komponen inti dan lampiran. Pada komponen inti belum menuliskan releksi pendidik dan pada lampiran belum menuliskan glosarium dan daftar psutaka. Secara garis besar mahasiswa PPG sudah mampu mengembangkan modul ajar kurikulum merdeka.
Analisis Perkembangan Perguruan Tradisional Pencak Silat Sterlak Provinsi Bengkulu Prabowo, Andika; Raibowo, Septian; Rizky, Oddie Barnanda; Permadi, Andes
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.2523

Abstract

Perkembangan pencak silat di provinsi Bengkulu terlihat sangat pesat namun pada beberapa perguruan ternyata tidak demikian maka dari itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan perguruan tradisional pencak silat di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 pelatih perguruan di Provinsi Bengkulu. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Adapun hasil dari penelitian observasi  mendapatkan nilai 55,90%, sedangkan hasil dari angket dilihat dari indikator pengetahuan masyarakat 46% dikategorikan sedang, indikator pelestarian masyarakat di h hasil 37,68% dikategorikan rendah, indikator peran pemerintah diperoleh hasil 35,42% dikategorikan rendah, indikator sarana dan prasarana diperoleh hasil 35,94% dikategorikan rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perkembangan perguruan tradisional pencak silat Sterlak di Provinsi Bengkulu dikategorikan sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa perkembangan perguruan tradisional pencak silat Sterlak harus dilestarikan lagi untuk dikembangkan agar para generasi muda bisa mempertahankan serta menjaga budaya lokal dari daerah.
Pengaruh Massage Metode Manurak terhadap Penurunan Denyut Nadi Recovery pada Pemain Bola Voli Putra Cendana Hasbi; Hidayatullah, Muhammad Riyan; Isnaini, Lalu Moh Yudha; Saputra, Sylvana Yaka; Iragraha, S. M. Fernanda
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh massage metode Manurak terhadap penurunan denyut nadi recovery pemain bola voli putra cendana. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan dua variabel yang terdiri dari satu variable bebas (massage metode Manurak) dan satu variabel terikat yaitu denyut nadi recovery. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli putra cendana sebanyak 10 pemain. Tehnik sampling yang digunakan yaitu tehnik studi populasi. Teknik pengambilan data menggunakan metode perbuatan yaitu test dan pengukuran dengan instrument tehnik phalpase. Teknik analisis data menggunakan analisis uji t dengan taraf signifikan 5%. Karena t hitung>t tabel (5,612>1,833) maka hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh massage metode Manurak terhadap penurunan denyut nadi recovery pemain bola voli putra cendana.
Pengaruh Lotto Warna dan Balok Kubus untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah Hakim, Arif Rohman; Nugroho, Untung; Dwijayanti, Karlina; Muryadi, Agustanico Dwi; Febrianti, Rima
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3047

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan aspek yang mempengaruhi tingkat intelegensi anak dan tentunya dapat mempengaruhi aspek-aspek perkembangan anak lainnya. Kemampuan mengenal warna merupakan bagian dari suatu kemampuan kognitif. Lotto dan balok merupakan bentuk permainan untuk meningkatkan kemampuan warna. Lotto bisa disebut permainan edukasi, permainan yang bisa dibongkar pasang, yang berisikan warna dan berbagai macam bentuk. Media lain dalam mengenal warna yaitu dengan permainan balok kubus yang dibuat warna-warni sehingga dapat merangsang anak untuk menciptakan sesuatu yang baru, hal ini tergantung pada kemampuan anak untuk mendapatkan pengetahuan yang sudah dia terima kemudian di tuangkan dalam balok kubus tersebut sehingga anak dapat menciptakan sesuatu yang baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lotto warna dan balok kubus untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak tunagrahita ringan di sekolah. Penelitian ini eksperimen yang berbentuk Single Subject Research penelitian ini menggunakan desain A-B-A yang pelaksanaan berjumlah 11 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi langsung yaitu melalui tes, wawancara, obeservasi, dokumentasi dan tes kemampuan anak. Analisis data menggunakan statistik sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, nilai kemampuan mengenal warna anak menggunakan lotto warna dan balok kubus diperoleh rata-rata kemampuan mengenal warna anak awal sebesar 45,446, kemudian setelah pelatihan nilainya menjadi 71,218 peningkatan diperoleh sebesar 25,773 jika dipersenkan nilainya sebesar 56,711%. Hasil perhitungan secara statistik diperoleh nilai t hitung sebesar -5,487 dan nilai probabilitias 0,000. Nilai probabilitas < 0,05 yang berarti bahwa terdapat kemampuan mengenal warna anak tunagrahita secara signifikan dengan lotto warna dan balok kubus.
The Literasi Digital Guru PJOK SMK Negeri Kabupaten Blitar tentang Media Pembelajaran Kahoot Kurniawan, Wing Prasetya
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3318

Abstract

Pada kompetensi abad ke 21 pendidikan sebagai faktor penting dalam kehidupan dan digital berperan sebagai perubahan dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemahaman literasi digital guru PJOK SMK Negeri Kabupaten Blitar tentang media pembelajaran Kahoot. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, metode yang digunakan adalah metode survey. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner, subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru PJOK SMK Negeri Kabupaten Blitar dengan jumlah responden 24 orang. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian pemahaman literasi digital guru PJOK SMK Negeri Kabupaten Blitar tentang media pembelajaran Kahoot mempunyai persentase baik sekali sebesar 8% atau 2 guru, baik sebesar 13% atau 3 guru, sedang sebesar 29% atau 7 guru, kurang sebesar 50% atau 12 guru, dan kurang sekali sebesar 7% atau 8 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan dalam kategori kurang sebesar 0%, artinya dari hasil tersebut diatas bahwa guru PJOK SMK Negeri Kabupaten Blitar masih belum semuanya memahami tentang media pembelajaran Kahoot.
Bahan Ajar Multimedia Interaktif Berbasis Blended Learning untuk Menunjang Pembelajaran Tenis Meja Raibowo, Septian; Rizky, Oddie Barnanda; Sugihartono, Tono; Permadi, Andes; Prabowo, Andika; Rahmi, Miftah Fajrin
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3375

Abstract

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, maka proses pembelajaran yang lebih interaktif, mandiri, dan instan perlu diatasi dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang saat ini, yaitu dengan bantuan media komputer, laptop atau android. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar multimedia interaktif tenis meja dan mengetahui keefektifan bahan ajar multimedia interaktif dalam menunjang pembelajaran tenis meja. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tahapan: analisis kebutuhan, pengumpulan data, pengembangan produk, validasi ahli, pengujian produk, revisi produk, dan evaluasi. Subyek diambil dengan menggunakan metode random sampling sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar raket, lembar validasi ahli dan tes lanjutan yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Melihat keefektifan produk menggunakan desain eksperimen dengan format “one group pretest-posttest design” yang tidak menggunakan kelas perbandingan tetapi sudah menggunakan tes awal sehingga besarnya dampak penggunaan produk dapat diketahui dengan pasti. Hasil penelitian menunjukkan hasil validasi ahli media, hasil belajar ahli materi sangat valid, dan validasi evaluator cukup valid. Kualitas produk pengujian skala besar dikategorikan tinggi. Hasil uji efektivitas produk menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan dan efisien serta daya tarik yang tinggi dalam menunjang pembelajaran tenis meja.
Gambaran Pengetahuan Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar terkait Masalah Obesitas Sari, Nadila; Ghasya, Dyoty Auliya Vilda
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3410

Abstract

Masalah obesitas merupakan permasalahan yang sedang terjadi secara global maupun nasional saat ini, permasalahan ini tentunya memerlukan perhatian khusus agar angka penderita obesitas tidak meningkat. Untuk menghindari kenaikan angka penderita obesitas tentunya kita sebagai mahasiswa yaitu generasi bangsa perlu memiliki pengetahuan yang luas terkait masalah obesitas ini. Obesitas dapat menyerang siapa saja membahayakan bagi penderitanya, untuk itu diperlukan pencegahan dan penanganan yang tepat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian menggunakan 86 sampel yang terdiri dari semester 1, 3, dan 5. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan melalui Google Formulir. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan setelah kuesioner terkumpul ternyata mahasiswa memiliki pengetahuan tinggi terkait definisi obesitas yaitu sebanyak (100%), memiliki pengetahuan sedang terkait faktor-faktor penyebab obesitas yaitu sebanyak (63,95%), memiliki pengetahuan sedang terkait dampak penyakit akibat obesitas yaitu sebanyak (62,79%), dan memiliki pengetahuan yang tinggi terkait pencegahan penyakit akibat obesitas yaitu sebanyak (82,56%). Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa terkait masalah obesitas sudah cukup tinggi dan sedang. Namun, meskipun demikian tentunya tetap perlu dilakukan sosialisasi terkait masalah obesitas.