cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,731 Documents
ADMINISTRASI PERSONALIA PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH SWASTA HAMPARAN PERAK Syukri, Makmur; Nabila, Nabila; Anjani, Sri Retno; Kabeakan, Nuraini; Azzahra, Athiyya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.24482

Abstract

Manajemen personalia adalah kegiatan pegawai sekolah yang secara efektif membantu dan mendorong kemajuan belajar mengajar sehingga tujuan pendidikan tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengelolaan administrasi personalia di Madrasah Aliyah Swasta Hamparan Perak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan deskriptif kualitatif adalah jenis metode penelitian yang mengumpulkan data sebagai kumpulan kata-kata, gambar, dan bukan angka. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik wawancara, observasi atau observasi langsung, serta pengumpulan dan pencatatan dokumentasi fotografi. Tempat penelitian adalah Madrasah Aliyah Swasta Hamparan Perak dan sumber informasi utama adalah wawancara dengan kepala Madrasah. Tujuan manajemen guru adalah untuk memastikan bahwa staf pengajar berkualitas tinggi, berkomitmen dan memenuhi persyaratan bekerja di lingkungan pembelajaran. Hal ini penting untuk mendukung tujuan pelatihan dan pengembangan individu. Ada beberapa komponen dalam mengelola atau mengelola pelatihan staf, antara lain perencanaan, perekrutan, pelatihan, dan pemecatan.
PENGARUH MEDIA APLIKASI DORA (DONGENG NUSANTARA) PADA PEMBELAJARAN MENYIMAK DONGENG DI ERA DIGITAL UNTUK SEKOLAH DASAR Pramesti, Elsa Tri Indah; Ahmad , Arifin; Nur’aini, Devi Agustina; Nurulita, Litasari; Rahayu, Kharisma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24508

Abstract

Salah satu terobosan baru dalam pembelajaran menyimak dongeng adalah penggunaan media audio visual melalui aplikasi android yaitu Aplikasi DORA atau dongeng nusantara, adalah salah satunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan aplikasi DORA (dongeng nusantara) mempengaruhi kemampuan menyimak siswa. Selain itu, penelitian ini juga menentukan apakah ada perbedaan dalam kemampuan menyimak siswa sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi DORA (dongeng nusantara). Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol tidak setara yang dilakukan di SD Mathla'ul Khoeriyah Kota Bandung. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas 3, terdiri dari 15 siswa kelas A yang berfungsi sebagai kelas eksperimen dan 15 siswa kelas B yang berfungsi sebagai kelas kontrol. Hasil belajar post-test lebih baik daripada pre-test, yang menunjukkan hal ini. Untuk hasil pre-test, kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi daripada kelas kontrol, dan untuk hasil post-test, nilai rata-rata kelas eksperimen menunjukkan hasil yang lebih baik daripada nilai rata-rata kelas kontrol. Akibatnya, dapat disimpulkan bahwa media aplikasi DORA (Dongeng Nusantara) dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa untuk mendengarkan dongeng.
ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN (LMS) DALAM KONTEKS PENDIDIKAN TINGGI Mardiah , Ainun; Haryanto, Haryanto; Astuti, Andri; Widyatiningtyas, Widyatiningtyas; Riyanti, Apriani; Rukiyanto, Bernardus Agus
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24533

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak penggunaan Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) dalam konteks pendidikan tinggi. Melalui metode studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi transformasi interaksi dosen-mahasiswa, peningkatan aksesibilitas dan fleksibilitas pembelajaran, serta dampak positif terhadap proses evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan paradigma pembelajaran di institusi pendidikan tinggi. Meskipun demikian, tantangan implementasi seperti kesiapan dosen dan mahasiswa serta isu-isu etis dalam penggunaan teknologi juga diidentifikasi sebagai fokus perhatian. Sementara LMS memberikan manfaat, perlunya kebijakan yang mendukung aksesibilitas dan melibatkan mahasiswa dalam pengembangan LMS menjadi kunci dalam memaksimalkan potensinya. Isu-isu keamanan data dan privasi mahasiswa juga memerlukan perhatian serius untuk memastikan implementasi LMS berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip etika. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika kompleks penggunaan LMS di pendidikan tinggi.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP NEGERI 2 MAGETAN Dayanti, Reza Emelia; Yunitasari, Anisa; Fisabilillah, Ainun; Rengganis, Mutiara Putri; Apriandi, Davi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24534

Abstract

Untuk menghadapi tantangan di masa depan, siswa harus menguasai kemampuan berpikir kritis saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian regresi, teknik pengambilan sampel acak sederhana, dan teknik pengumpulan data seperti tes dan angket. Uji asumsi klasik dan uji regresi linier sederhana digunakan untuk menganalisis data. Hasilnya menunjukkan bahwa motivasi belajar memengaruhi kemampuan berpikir kritis sebesar 9%, dengan nilai Sig = 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara motivasi siswa untuk belajar dan kemampuan mereka untuk berpikir kritis.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PADA TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN DI SEKOLAH PENGGERAK SDN 01 SARILAMAK Jumrawarsi, Jumrawarsi; Wati, Siska Oktawidya; Fitria, Fitria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.24557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Implementasi pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan (2) ketercapaian muatan dimensi sebagai upaya menguatkan karakter peserta didik di Sekolah Penggerak SDN 01 Sarilamak. Tema yang dipilih ialah Gaya Hidup Berkelanjutan pada Fase B. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik interaktif meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu (1) Implementasi P5 di Sekolah ini meliputi mendesain P5, pengelolaan P5, pengolahan asesmen dan laporan hasil P5 serta evaluasi dan tindak lanjut. a) desain P5 terdiri dari membentuk tim, mengidentifikasi kesiapan sekolah, menentukan dimensi karakter Profil Pelajar Pancasila yang ingin dikuatkan, menentukan tema, merencanakan waktu, alur, asesmen, dan membuat modul; b) pengelolaan P5 meliputi kontekstualisasi, aksi P5, serta perayaan hasil belajar; c) pengolahan asesmen dan pelaporan hasil P5 meliputi mengoleksi, mengolah hasil asesmen, dan penyusunan rapor proyek; d) evaluasi dan tindak lanjut P5 berupa penguatan karakter serta melanjutkan kebiasaan yang baik dengan membentuk polisi lingkungan dan membuat bank sampah (2) ketercapaian muatan dimensi pada tahap berkembang sesuai harapan (BSH) dapat terlihat dari; a) dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan akhlak mulia ditemukan sebanyak 51 dari 60 peserta didik atau memiliki rata-rata 85%, b) dimensi kreatif ini ditemukan sebanyak 48 dari 60 peserta didik atau memiliki rata-rata 80% dan c) dimensi gotong royong ditemukan sebanyak 54 dari 60 peserta didik atau memiliki rata-rata 90%.
PENGGUNAAN MODEL ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VI SEKOLAH DASAR Naldince, Maria; Yufrinalis, Marianus; Timba, Frederiksen N.S.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24601

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan salah satu model implementasi kurikulum yang dianjurkan untuk diaplikasikan di jejang sekolah dasar. Pembelajaran matematika membutuhkan model dan media pembelajaran yang tepat sehingga bisa membuat proses belajar lebih menarik perhatian siswa. Pembelajaran matematika kelas VI di SDI Wolomapa terlihat membosankan dan membuat siswa tidak semangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Siswa jarang untuk melakukan diskusi kelompok dan lebih sering mencatat rumus serta contoh soal lalu mengerjakan latihan soal yang ada dalam buku. Hal ini membuat siswa tidak memahami materi tersebut lebih luas karena yang diketahui hanya yang ada dalam buku tersebut. Dari permasalahan tersebut membawa pengaruh yang terlihat pada hasil pembelajaran pada siklus I menggunakan model pembelajaran discovery learning diperoleh hasil dari 11 siswa terdapat 4 (36%) tuntas dan 7 (64%) tidak tuntas. Penggunaan model pembelajaran role playing untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VI SDI Wolomapa yang berbasis lesson study. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas berbasis lesson study dengan tahap plan-do-see. Pada siklus II penggunaan model pembelajaran role playing terlihat hasil pembelajaran sudah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan yang terlihat dari hasil belajar 11 siswa terdapat 10 (90%) tuntas dan 1 (10%) tidak tuntas. Berdasarkan hasil yang dicapai maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran role playing melalui lesson study dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan cacah pada siswa kelas VI SDI Wolomapa.
PENGARUH PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA DAN KEDUA ANAK TERHADAP KESALAHAN BERBAHASA TINGKAT FONOLOGI Apriliana, Gita; Sukma, Irwan; Aryana, Mita; Maharani, Nurul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24602

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama anak melalui proses yang bertahap dan berkesinambungan dengan melibatkan pengajaran maupun pembelajaran yang diperoleh dari bahasa ibunya dan lingkungan keluarga. Seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan anak maka akan memperoleh bahasa kedua dari proses pembelajaran bahasa ketika di sekolah dan lingkungan sosial. Fonologi menjadi aspek penting sebagai awal dalam pemerolehan bahasa seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fonologi dalam pembelajaran bahasa anak dan penggunaan bahasa pertama dengan bahasa kedua bagi perkembangan bahasa yang efektif pada tahap berpikir kritis anak. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah pengumpulan data kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara kemudian menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan yang aktif memberikan interaksi dengan anak melalui percakapan dengan masyarakat sekitar, teman sebaya, dan keluarga terutama orang tua. Anak cenderung memiliki kemampuan berbahasa yang baik namun dengan memperhatikan pada aspek pengucapan, pelafalan kata, dan susunan kalimat yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam penuturan kata. Pembelajaran bahasa yang efektif sangat penting bagi anak-anak, karena membantu mereka mengembangkan keterampilan bahasa dan meningkatkan keterampilan komunikasi mereka
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE SOSIODRAMA DI RA NURUS SALAM Tama, Fima Widya; Lubis, M. Syukri Azwar; Harahap , Nikmah Riyani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi kemampuan berbicara anak sebelum menerapkan metode sosiodrama sebagai upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak di RA Nurus Salam. 2) Mengetahui kemampuan berbicara anak setelah penerapan metode sosiodrama sebagai langkah peningkatan kemampuan berbicara anak di RA Nurus Salam. 3) Mengetahui hambatan yang dihadapi dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode sosiodrama di RA Nurus Salam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Metode sosiodrama terbukti berhasil sebagai alat peningkatan kemampuan berbicara anak di RA Nurus Salam. Data awal menunjukkan bahwa sebelum menggunakan metode sosiodrama, kemampuan berbicara anak masih rendah (46%), sehingga dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan metode sosiodrama di RA Nurus Salam. 2) Setelah mengimplementasikan metode sosiodrama, kemampuan berbicara anak telah mengalami perkembangan sesuai harapan, mencapai tingkat keberhasilan sebesar 80%. Pencapaian target penelitian terkait peningkatan persentase kemampuan berbicara anak dengan menggunakan metode sosiodrama berhasil maksimal. 3) Namun, metode ini memiliki beberapa kendala, seperti memerlukan waktu yang panjang, potensi anak menjadi pasif jika tidak mendapat giliran, memakan banyak waktu pelajaran, persiapan yang teliti, dan terkadang anak enggan berperan karena alasan psikologis seperti rasa malu. Selain itu, kegagalan dramatisasi bisa menghambat kesimpulan anak, dan keberhasilan sosiodrama sangat tergantung pada pemahaman guru terhadap tujuan pembelajaran dan langkah-langkah pelaksanaan metode ini. Jika guru tidak memahami dengan baik, penerapan sosiodrama dapat menjadi kacau.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA SEKOLAH INDONESIA DAVAO, FILIPINA Nurshakilah, Haura; Nurshakilah, Nurshakilah; Sari, Suci Perwita; Nasution, Ismail Saleh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24604

Abstract

Bahasa adalah bahasa yang populer untuk dipelajari saat ini, Filipina adalah salah satu negara yang telah menambahkan Bahasa sebagai mata pelajaran di sekolah formal. Tujuan dari penelitian ini: 1) untuk mengetahui perencanaan pembelajaran Bahasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina, 2) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Bahasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina, 3) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Bahasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina sudah cukup baik, meskipun ada beberapa faktor yang menghambat implementasi pembelajaran Bahasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA BINA ANAPRASA Matondang , Ade Rahman; Nirmalasari, Susanti; Sebayang, Putri wahyuni Br.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1) Kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun sebelum diberikan Projek Based Learning di RA Bina Anaprasa. 2) Kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun setelah diberikan Projek Based Learning di RA Bina Anaprasa. 3) Pengaruh model project based learning terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di RA Bina Anaprasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuanlitatif. Pengambilan data dilakukan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun sebelum diberikan Projek Based Learning di RA Bina Anaprasa menunjukkan hasil nilai rata-rata skor sebesar 25,69 .2) Kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun setelah diberikan Projek Based Learning di RA Bina Anaprasa menunjukkan hasil nilai rata-rata skor sebesar 38,88. 3) Hasil uji t nilai ttabel adalah 1.7531, sedangkan nilai t hitung yang diperoleh adalah sebesar 8,91942 , ternyata t hitung > t tabel dari angka batas penolakan hipotesis nol. Dengan demikian Ha diterima, hal ini berarti, terdapat pengaruh model Project Based Learning terhadap kemampuan berfikir kritis anak usia 5-6 tahun di RA Bina Anaprasa.