Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Clinical Supervision in Improving the Quality of Teacher Performance at Madrasah Ibtidaiyah Nasution, Toni; Syafaruddin, Syafaruddin; Syukri, Makmur
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1719

Abstract

Clinical supervision is an important part of the management aspect in an effort to oversee the implementation of education (from managerial and academic aspects) to improve quality (processes and services) in educational institutions. This article aims to help or facilitate the schools and teachers of MIS Al-Ittihadiyah Pangkalan Mansyur in order to carry out their duties and responsibilities to the fullest. This study uses a descriptive qualitative approach. This means using a case study research design with a supervision instrument. So in analyzing it, the author uses interactive model data analysis, namely data reduction, data display and conclusion drawing/verification. This study shows that the implementation of clinical supervision in improving the quality of teacher performance at MIS Al-Ittihadiyah must be thoroughly reviewed, so that it can create qualified and competent and competitive teachers in the future. So as to be able to create human resources in accordance with the needs of the 21st century
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENCAPAI MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI DI MTsN 2 PALUTA Harahap, Vena Annisa; Siahaan, Amiruddin; Syukri, Makmur
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 02 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i02.7196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kepala madrasah dalam mencapai madrasah mandiri berprestasi di MTsN 2 Paluta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah MTsN 2 Paluta menerapkan manajemen yang efektif melalui visi dan misi yang jelas, perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terorganisir, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Kepemimpinan kepala madrasah yang visioner, inspiratif, dan demokratis menjadi faktor kunci dalam memotivasi guru dan staf untuk meningkatkan kinerja dan mencapai prestasi. Madrasah ini juga menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, seperti orang tua siswa, komite madrasah, dan instansi terkait. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kepala madrasah yang efektif merupakan faktor penting dalam mencapai madrasah mandiri berprestasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan madrasah di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Madrasah Pendidikan Agama Islam Medan Syukri, Makmur; Pohan, Hadi Lapian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 2 (2024): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i2.2439

Abstract

This research examines the implementation of Human Resources Management (HRDM) in Islamic Religious Education Madrasahs in Medan, North Sumatra. The aim is to analyze HRM practices, identify challenges, and formulate optimization strategies in the context of Islamic education. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews, direct observation and document analysis. This research reveals that madrasas have implemented several good HRM practices, such as HR planning based on needs analysis and professional development programs. However, significant challenges were found such as budget limitations, lack of HR experts, and resistance to change. Based on these findings, the research proposes optimization strategies, including increasing budget allocation for human resource development, collaboration with universities, and implementing a more comprehensive performance management system. Research concludes that HRM has a vital role in improving the quality of education in madrasas. Even though there are challenges, with the right strategy, HRM can be optimized to support the achievement of Islamic education goals. The contribution of this research is significant to the Islamic education management literature, especially HRM in madrasas. Further research is needed to examine the effectiveness of HRM strategies in a broader context and their impact on student achievement and the overall quality of education.
PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN: PRINCIPLES OF EDUCATOR MANAGEMENT AND EDUCATION TO IMPROVE THE QUALITY OF EDUCATION Syukri, Makmur; Delastri, Yefrineng; Anggraini, Desi; Putri, Desi Sandra; Marzelni, Marzelni
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 3 (2023): Inovasi Sosial dan Penguatan Kapasitas Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i3.1597

Abstract

Abstract: Management of educational personnel, which includes teachers and educational personnel, is a necessity that must be carried out by school administrators in order to utilize educational personnel effectively and efficiently in order to achieve the best results. The ability to search, place, evaluate, direct, motivate and develop the abilities of each teacher and employee, as well as the ability to align individual and organizational goals, are aspects that a school manager is expected to have according to needs. this understanding. The quality of the education and learning process can be studied from two different points of view, namely the quality of the components and the quality of the administration of school institutions. If these components are not managed "well" and "appropriately" in accordance with the educational and teaching program (school program) that has been determined, then it is certain that the educational and teaching objectives will not be achieved. This occurs even though the components are supportive, such as the availability of adequate facilities and infrastructure, as well as sufficient funds. will be achieved successfully. Therefore, management principles are an important instrument that can show the extent of teacher success or failure in achieving learning goals and school programs. This is intended to enable school principals to carry out their role as leaders, which enables them to carry out school-based management to improve the quality of education provided in schools throughout the country. Keywords : Principles of management of teaching and educational staff, quality of education
Pendekatan Sistem Pengadministrasian di YPI Bidayatul Hidayah 2: Pendekatan Sistem Pengadministrasian di YPI Bidayatul Hidayah 2 Syukri, Makmur; Rabbirham, Rabbirham; Aisyah, Siti; Annisa, Raudatun; Halim, Abdul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.776

Abstract

Administrasi pendidikan adalah penerapan ilmu administrasi dalam kegiatan pembinaan, pengembangan, dan pengendalian usaha-usaha pendidikan yang diselenggarakan dalam bentuk kerjasama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap aspek-aspek yang relevan dalam konteks YPI Bidayatul Hidayah dua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses belajar mengajar di YPI Bidayatul Hidayah dua telah dilaksanakan dengan baik. Namun, terdapat kekurangan personil proporsional untuk sekolah dan kecenderungan aktivitas administrasi pendidikan diambil alih oleh kepala sekolah. Oleh karena itu, perbaikan kurikulum dan pengelolaan administrasi pendidikan yang baik diperlukan untuk meningkatkan mutu pendidikan.Dalam pelaksanaan administrasi pendidikan, terdapat beberapa fungsi yang perlu diperhatikan. Fungsi pengarahan melibatkan penjelasan. Fungsi penggerakan  melibatkan kemampuan manajer untuk menggerakkan tenaga pendidik, kependidikan. Fungsi pengorganisasian melibatkan pembagian tugas-tugas pada orang yang. Fungsi pendanaan atau anggaran melibatkan pengalokasian sumber daya. Fungsi pengawasan melibatkan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan kegiatan dalam organisasi.
Kepemimpinan Rais Aam pesantren dalam meningkatkan mutu pendidikan di dayah perbatasan darul amin Aceh Tenggara Hasiholan, Ahmad Paruqi; Rifa'i, Muhammad; Syukri, Makmur
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mutu pendidikan serta peran pimpinan pondok pesantren dalam meningkatkan mutu pendidikan di Dayah Perbatasan Darul Amin Aceh Tenggara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari individu serta perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pendidikan di Dayah Perbatasan Darul Amin sudah tergolong baik, namun masih memerlukan pengembangan akademik lebih lanjut. Dengan perkembangan teknologi dan tuntutan global yang semakin kompleks, diperlukan inovasi dalam kurikulum dan metode pengajaran. Pimpinan pondok pesantren memainkan peran penting dalam menyediakan sarana prasarana yang memadai, melakukan evaluasi terhadap kinerja guru, memberikan motivasi kepada guru dan santri/wati, menetapkan standar akademik, mengembangkan kompetensi guru, memperluas kerjasama antar lembaga, serta mengembangkan program-program berkelanjutan dan mengevaluasi seluruh aspek pendidikan. Faktor utama yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di pesantren ini adalah kolaborasi dengan berbagai pihak. Namun, beberapa faktor penghambat yang diidentifikasi meliputi kurangnya pemahaman wali murid terhadap program pesantren, perubahan kurikulum yang belum sepenuhnya dipahami, kompleksitas kurikulum yang ada, keterbatasan sumber dana, serta motivasi guru yang masih perlu ditingkatkan.
Internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam bagi remaja di lingkungan keluarga di kota Subulussalam Sukriyah, Elvi; Sapri, Sapri; Syukri, Makmur
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423633

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam bagi remaja di lingkungan keluarga di Desa Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Metode penelitian ini ialah kualitatif, menekankan pada realitas sosial secara utuh, kompleks, dinamis dan interaktif dengan mempertimbangkan keadaan objek yang alamiah. Data yang diperoleh dapat berupa kata, kalimat, diagram atau gambar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan jenis wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang peneliti gunakan ialah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial religius remaja di Desa Lae bersih cenderung baik dikarenakan anak-anak remaja masih banyak yang peduli dan berkontribusi pada kegiatan sosial keagamaan sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan antar warga. Metode yang dilakukan dalam proses internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam ialah metode nasehat, keteladanan, pembiasaaan, diskusi dan pemberian targhib dan tarhib agar anak remaja di Desa Lae Bersih dapat semakin baik akhlaknya. Dalam proses internalisi nilai-nilai pendidikan agama Islam terdapat 3 tahapan yaitu tahapan transformasi nilai yaitu anak mau mendengarkan orang tua, tahapan transaksi nilai dimana orang tua mulai mengajak anak untuk mempraktekkan nilai-nilai agama dan tahap transinternalisasi nilai yaitu tahapan di mana anak sudah mau dan mampu mempraktekkan nilai-nilai agama yang diajarkan.Adanan, A. B. S. (2021). Pendekatan Pendidikan: Keteladanan, Nasehat dan Perhatian. AUD Cendekia: Journal of Islamic Early Childhood Education, 1(1).Al-Maraghi, A. M. (2006). Tafsir Al-Maraghiy. Beirut: Dar Al-Fikr.Aprianto, I. (2022). Landasan Pendidikan. Boyolali: Penerbit Lakeisha.Arfah, K. S. S., & Aini, E. N. (2018). Konseling Islami untuk Mengatasi Kenakalan Remaja yang Orang Tuanya Bercerai dengan Metode Targhib wa Tarhib. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Arifuddin, & Ilham, M. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan’Kontribusi Lembaga Infromasi terhadap Pembinaan Karakter Anak. Iqro’ Journal of Islam, 3(1).Dahwadin, & Nugraha, F. S. (2019). Motivasi dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Cikarang: Penerbit Mangku Bumi.Daulay, H. P. (2019). Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.Diananda, A. (2018). Psikologi Remaja dan Permasalahannya. Istighna: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 1(1).Fitri, G., & Yarni, L. (2022). Hubungan Interaksi dalam Keluarga dengan Kepercayaan Diri Remaja di Jorong Cupak Nagari Pakan Sinayan. Indonesian Research Journal on Education, 2(2).Hastuti, R. (2021). Psikologi Remaja. Medan: Penerbit Andi.Hidayat, T. (2018). Pendidikan dalam Perspektif Islam gan Penannya dalam Membina Kepribadian Islami. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2).Indonesia, R. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. , (2003). Indonesia.Isoani, F. (2023). Psikologi Perkembangan. Cirebon: Lovrinz Publishing.Karlinawati. (2021). Psikologi Remaja. Jakarta: RajaGrafindo Persada.Khasanah, W. (2019). Peranan Remaja Masjid Ar-Rahman dalam Pembentukan Karakter Remaja yang Religius Desa Waekasar Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru. Kuttab, 1(1).Mahyudin. (2018). Tafsir Tarbawi, Kajian Ayat-Ayat Al-Qur’an Dengan Tafsir Pendidikan. Jakarta: Kalam Mulia.Muzakkir. (2022). Penerapan Metode Nasihat dalam Meningkatkan Kemampuan Mengerjakan Ibadah Shalat pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal II Prumnas. Al-Asma: Journal of Islamic, 4(2).Muzayyanah, A. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam pada Peserta Didik di MTSn 1 Nganjuk. IAIN Kediri.Nopriyadi, I. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Religius oleh Mahasiswa Prodi PAI UIN Fatmawati Sukarno Melalui Kegiatan Remaja Masjid Al-Amin di Desa Lubuk Kumbung Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Muratara Sumatera Selatan. Ghaitsa: Islamic Education Journal, 3(3).Nurkholis. (2023). Internalisasi Nilai Pendidikan Islam pada Anak Terlantar. Lombok: Penerbitp4i.Octavia, A. S. (2020). Motivasi Belajar dalam Perkembangan Remaja. Jakarta: Deepublish.RI, K. A. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.Ristiana, N. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman Pespektif Sosial Kemasyarakatan. Jurnal PAI, 3(1).Rosidin, & Gufron, M. (2020). Pendidikan Agama Islam. Malang: Edulitera.Rusli. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Oleh Pembina kepada Himpunan Anak Pecinta Islam (HAPIS) di SMA Negeri 3 Teluk Keramat. Educational Journal: General and Spesific Research.Samsuri, S. (2020). Hakikat Fitrah Manusia dalam Islam. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 18(1).Sanusi, A. (2021). Internalisasi Pendidikan Agama Bagi Remaja Melalui Majlis Ta’lim. Al-Fikri Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam, 4(02).Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2020). Metode Penelitian dan Pengembangan : Research and Development. Bandung: Alfabeta.Sugiyono, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabeta.Wahid, A. (2022). Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Agama di Sekolah: Perpektif Manajemen Pendidikan Islam. Journal of Educational Management Research.Warsah, I. (2022). Pendidikan Islam dalam Keluarga: Stufi Psikologis dan Sosiologis Masyarakat Multi Agama Desa Suro Bali. Palembang: Tunas Gemilang Press.Wirenviona, R. (2020). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Surabaya: Airlangga University Press.
Facilities and Infrastructure Management in Implementing National Education Standards at SMP Negeri 35 Medan Fadilla, Anggun Sari; Syukri, Makmur
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 8, No 3 (2024): Vol. 8 No. 3 Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um025v8i32024p159

Abstract

Abstract. Facilities and infrastructure are important things to pay attention to so that the learning process in schools can be carried out well, effectively and efficiently, the facilities and infrastructure in schools must be in accordance with the educational standards set by the government. This research aims to find out whether the existing facilities and infrastructure at SMP Negeri 35 Medan are in accordance with existing National education standards, or whether there are still several standards or management of educational facilities and infrastructure that have not yet been implemented or carried out as they should. The results of the observations show that the facilities and infrastructure management process is (1) planning educational facilities and infrastructure, (2) procurement of educational facilities and infrastructure, (3) maintenance of educational facilities and infrastructure, (4) inventory of educational facilities and infrastructure, and (5) Elimination of educational facilities and infrastructure, it turns out that from the 5 existing management processes, there are several procedures that must be paid attention to at SMP 35 Medan so that they can be carried out in accordance with existing procedures, so that later the learning process at SMP 35 Medan can be carried out in accordance with standards. existing national education. Facilities and infrastructure management process. This research was carried out using qualitative phenomenological methods so that the data obtained was more accurate.Keywords: management; standards for educational facilities; infrastructure
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH SWASTA YASPI LABUHAN DELI Dewi, Erikha; Syukri, Makmur; Usiono
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 2 No 4 (2022): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v2i4.575

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui manajemen kesiswaan dalam pengembangan potensi peserta didik di MAS Yaspi Labuhan Deli. (2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen kesiswaan dalam pengembangan potensi peserta didik di MAS Yaspi Labuhan Deli. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan demikian, hasil penelitian nanti berisi kutipan data untuk member gambaran penyajian laporan. Data yang diperoleh ini berasal dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipilih ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data yang ditemukan bahwa (1) manajemen kesiswaan dalam pengembangan potensi peserta didik di MAS Yaspi Labuhan Deli dimulai dengan kegiatan ekstrakurikuler dapat mengembangkan potensi peserta didik serta memberikan manfaat yang besar dalam mengembangkan kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Selanjutnya pembinaan ekstrakurikuler didukung oleh Pembina yang ahli dibidangnya sehingga potensi yang dimiliki peserta didik dapat tersalurkan dengan baik. Selanjutnya pelaksanaan ekstrakurikuler dilaksanakan pada sore hari selesai jam pembelajaran. Kegiatan terakhir ebaluasi yang dilaksanakan untuk mengetahui terlaksananya kegiatan ekstrakurikuler. (2) Faktor pendukung kegiatan tersebut ialah sarana dan prasarana, tersedianya dana, dukungan dari pihak madrasah, antusias Pembina dan peserta didik dalam mengembangkan potensinya. Faktor penghambat dalam kegiatan ialah terbatasnya waktu dan semangat dari peserta didik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Kata Kunci : Manajemen Kesiswaan, Potensi, Peserta didik   ABSTRACT This study aims to (1) Know student management in developing the potential of students at MAS Yaspi Labuhan Deli. (2) Knowing the supporting and inhibiting factors of student management in developing the potential of students at MAS Yaspi Labuhan Deli. The type of research used is qualitative research with a descriptive approach. Thus, the results of the research later contain data excerpts to give an overview of the presentation of the report. The data obtained comes from observation, interviews and documentation. The selected data analysis technique is data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the data analysis it was found that (1) student management in developing the potential of students at MAS Yaspi Labuhan Deli begins with extracurricular activities that can develop the potential of students and provide great benefits in developing the ability to work together with others. Furthermore, extracurricular coaching is supported by coaches who are experts in their fields so that the potential of students can be channeled properly. Furthermore, extracurricular activities are carried out in the afternoon after learning hours. The last evaluation activity carried out to determine the implementation of extracurricular activities. (2) The supporting factors for these activities are facilities and infrastructure, availability of funds, support from the madrasah, the enthusiasm of coaches and students in developing their potential. The inhibiting factor in the activity is the limited time and enthusiasm of students to take part in extracurricular activities Keywords: Student Management, Potential, Learners
Pengaruh Kemampuan Manajerial Kepala Madrasah, Kompensasi Guru, dan Budaya Kerja Kementerian Agama Terhadap Kinerja Guru Madrasah Tsanawiyah Di Kabupaten Batu Bara Syahputra, Dermawan; Hadijaya, Yusuf; Syukri, Makmur
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i3.3465

Abstract

The research is motivated by the number of teachers who do not do their assignments well, the number of teachers who are late even though there is time for morning teaching, there are still many teachers who do not complete their work on time, there are teachers who are not able to make learning tools, including the creation of annual programs, semester programs, syllabi, and learning program plans (RPP). This research aims to improve the quality of teacher performance in the classroom by integrating human values in work, especially how well the orientation of the managerial ability of madrasah heads, teacher compensation and the work culture of the Ministry of Religion in achieving better teacher performance. Quantitative research with the expost facto method was carried out at Madrasah Tsanawiyah in Batu Bara Regency, namely 36 madrasas. The researcher gave several variable questionnaires to madrasah teachers, each of which had been adjusted to variable indicators. The researcher processed the data by classification assumption test, t-test, F test and R2 test using the SPSS version 25 program. This study reveals (1) The managerial skills of madrasah heads have a positive effect on teacher performance; (2) Teacher compensation has a positive effect on teacher performance; (3) The work culture of the Ministry of Religion has a positive effect on teacher performance; (4) The managerial skills of madrasah heads and teacher compensation have a positive effect on teacher performance; (5) The managerial ability of the head of the madrasah and the work culture of the Ministry of Religion have a positive effect on teacher performance; (6) Teacher compensation and work culture of the Ministry of Religion have a positive effect on teacher performance and (7) The managerial ability of madrasah heads, teacher compensation and work culture of the Ministry of Religion have a positive effect on teacher performance.