cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
UJI FORMULASI SEDIAAN LIP BALM DARI EKSTRAK BUNGA ROSELLA UNGU (HIBISCUS SABDARIFFA L.) Alfitroh , Ijazati; Dewi, Betna; Yanuarto, Tri; Rahmadani, Nurbayu Rezky
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49102

Abstract

Lip Balm merupakan salah satu sediaan kosmetik yang dioleskan pada bibir untuk mencegah dan memperbaiki bibir yang kering dan pecah-pecah akibat perlindungan bibir yang buruk dan pengaruh lingkungan luar. Untuk melindungi bibir dibutuhkan antioksidan, tanaman yang digunakan bunga rosella ungu (Hibiscus sabdariffa L.). Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah variasi konsentrasi ekstrak dapat mempengaruhi sifat fisik lip balm. Uji hedonik formulasi lip balm dengan 4 formulasi yang berbeda yaitu F0, F1, F2 dan F3 dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda-beda yaitu 0%, 1,5%, 3%, dan 4,5% dengan bahan tambahan Propilenglikol, Gliserin, Cera Flava, nipagin, Nipasol, Lanolin, Oleum Rosae dan Oleum Cacao. Uji sifat fisik lip balm yang dilakukan berupa uji organoleptis, homogenitas, pH dan hedonik. Hasil dari uji evaluasi bahwa ekstrak bunga rosella ungu (Hibiscus sabdariffa L.) dapat mempengaruhi sifat fisik berupa uji oragnoleptis sediaan teroksidasi pada minggu ke-5 dan homogenitas warna yang tidak merata. Pada uji pH sediaan lip balm ekstrak bunga rosella ungu (Hibiscus sabdariffa L.) sudah memenuhi syarat sediaan lip balm yang baik. Formulasi yang paling bagus dan disukai pada uji hedonik adalah formulasi 3.
PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS PROYEK: STRATEGI MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN KESIAPAN BERWIRAUSAHA DESAIN BUSANA Hasmah, Hasmah; Syahrul, Syahrul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.38477

Abstract

Model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan siswa kejuruan, khususnya di bidang desain busana dan kewirausahaan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi PBL terhadap peningkatan keterampilan kreatif, teknis, dan kewirausahaan siswa serta mengeksplorasi strategi optimalisasi PBL dalam pendidikan kejuruan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL memberikan pengalaman pembelajaran berbasis proyek nyata yang memfasilitasi siswa dalam berpikir kritis, fleksibilitas, kolaborasi, dan menghasilkan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri. Pendekatan teaching factory yang terintegrasi dengan PBL juga menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan penyerapan lulusan ke dunia kerja dan kewirausahaan hingga 20%. Namun, tantangan seperti motivasi siswa, keterbatasan fasilitas praktikum, dan pelatihan guru masih menjadi kendala dalam implementasi. Rekomendasi dari kajian ini adalah meningkatkan kolaborasi antara sekolah dan industri, penyediaan alat dan bahan pembelajaran yang memadai, serta pelatihan khusus bagi guru untuk mengoptimalkan penerapan PBL. Dengan demikian, PBL merupakan pendekatan yang relevan dan strategis untuk mempersiapkan siswa kejuruan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.
PENGARUH KEGIATAN PENANAMAN PILAR KARAKTER TERHADAP KARAKTER MANDIRI, DISIPLIN, DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SEKOLAH DASAR Septiadevana, Riski; Triani, Lia; Oktaviani, Melina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.45941

Abstract

Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam upaya membentuk generasi yang mampu menghadapi tantangan abad ke-21. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi perlu diimbangi dengan karakter yang baik sejak usia dini. Namun, fenomena krisisnya moral masih menjadi tantangan bagi bangsa ini. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menggalakkan program proyek penguatan profil pelajar pancasila sebagai bagian dari upaya ini. Siswa sekolah dasar merupakan masa yang tepat untuk menanamkan karakter, karena pada masa ini mereka berada pada tahap pembentukan kepribadian. Beberapa karakter dasar yang dibutuhkan sebagai fondasi penguatan moralitasnya adalah karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan penanaman pilar karakter terhadap karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab. Penelitian ini menerapkan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pre experimental one group pretest-posttest, melibatkan 40 siswa kelas IV di SD Karakter Tapos. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang sudah di validasi konstruk oleh pakar dan reliabel dengan nilai α = 0,88. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada karakter siswa setelah mendapatkan perlakuan, dengan rata-rata skor posttest lebih tinggi sebesar 3,39 dibandingkan pretest sebesar 3,25. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan penanaman pilar karakter secara terstruktur memiliki pengaruh positif terhadap karakter mandiri, disiplin dan tanggung jawab siswa.
UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI DI SMA PUSRI PALEMBANG Usman, Risma Nurul; Missriani, Missriani; Effendi, Darwin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.46055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengembangakan budaya literasi di SMA PUSRI Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik obsevasi, wawancara, angket terbuka dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah upaya, tantangan, dan dampak. Upaya guru dalam mengembangkan budaya literasi melakukan beberapa upaya seperti pembiasaan membaca 15 menit, penyedian pojok baca di kelas, pemanfaatan perpustakaan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta mendorong siswa untuk membaca dan menulis. Langkah-langkah di analisis menggunakan model Information Literacy menurut Ferguson, B yang mencakup lima komponen: Literasi Dasar (Basic Literacy), Literasi Perpustakaan (Library Literacy), Literasi Media (Media Literacy), Literasi Teknologi (Technology Literacy), dan Literasi Visual (Visual Literacy). Dalam penerapannya, guru menghadapi tantangan rendahnya minat baca siswa, pilihan bacaan yang berbeda, pengaruh gawai, dan terbatas akses internet. Meskipun demikian, upaya guru menunjukkan dampak positif seperti berdampaknya minat baca siswa, meningkatnya kepercayaan diri, mengurangi ketergantungan pada gawai dan meningkatnya prestasi akademik siswa.
TINJAUAN LITERATUR: KURIKULUM BERBASIS INQUIRY LEARNING PADA PELAJARAN BIOLOGI Natasya, Aulia; Hujatilah, Siti; Adabiah, Mar’atul; Rahmah, Shofi Aulia; Samilah, Silva Ayu; Sholehah, Mustika; Usman, Usman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.46425

Abstract

Transformasi pendidikan di Indonesia menuntut pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21. Pembelajaran biologi masih didominasi metode hafalan, sehingga kurang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi sains. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penerapan kurikulum berbasis Inquiry Learning pada pembelajaran biologi, tantangan implementasinya, dan kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai artikel ilmiah dan jurnal terkait model pembelajaran inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri baik terbimbing, bebas, maupun terstruktur dapat meningkatkan keterampilan saintifik, pemahaman konseptual, dan literasi sains siswa secara signifikan. Studi kasus di berbagai sekolah memperlihatkan bahwa keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh pemahaman guru, ketersediaan fasilitas, serta integrasi teknologi. Pembelajaran berbasis inkuiri juga terbukti memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual. Oleh karena itu, dukungan kebijakan, pelatihan guru, dan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi menjadi kunci keberhasilan penerapan model ini dalam pembelajaran biologi.
EFEKTIVITAS MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI BANGUN RUANG SISWA FASE C SEKOLAH DASAR Ramadhina, Nova Cahyani; Nuryani, Pupun; Fitriani, Andhin Dyas
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.46445

Abstract

Dalam pembelajaran matematika salah satu kemampuan matematis yang harus siswa kuasai adalah pemahaman konsep matematis. Pemahaman konsep matematis siswa yang rendah dikarenakan kurangnya model pembelajaran yang sesuai untuk melibatkan peserta didik secara aktif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model guided discovery learning dalam meningkatkan pemahaman konsep materi bangun ruang pada siswa fase c sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design, dengan subjek penelitian ini adalah siswa fase C kelas V di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat. Instrumen penelitian yang digunakan berdasarkan indikator pemahaman konsep matematis. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji paired sample t-test, dan uji perbedaan terhadap skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata yang diperoleh siswa saat prettest sebesar 51,5, dan rata-rata saat posttest sebesar 83,83. Perbedaan rata-rata yang signifikan berdasarkan hasil uji paired sample t-test sebesar 0,000 < α (0,05). Peningkatan pemahaman konsep siswa dibuktikan berdasarkan hasil uji perbedaan terhadap skor N-Gain dengan perolehan nilai rata-rata N-Gain sebesar 69,37%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model guided discovery learning dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa karena termasuk kedalam kategori cukup efektif.
ANALISIS DAMPAK PEMBAHARUAN KURIKULUM NASIONAL TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DAN KESIAPAN PROFESIONALISME GURU Suryani, Yeni; Haeruddin, Haeruddin; Akhmad, Akhmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47196

Abstract

Pembaharuan kurikulum nasional sangat penting untuk menjawab tantangan global dan kebutuhan adaptasi sumber daya manusia. Namun, pada penerapannya kerap dihadapkan pada tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan profesionalisme bagi guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana dampak pembaharuan kurikulum nasional terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas serta mengevaluasi kesiapan dan profesionalisme guru dalam penerapannya. Menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan, data dikumpulkan secara sistematis dan dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui koding, kategorisasi, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum baru mendorong terjadinya pergeseran pedagogi ke arah pembelajaran berpusat pada siswa dan berpeluang meningkatkan keaktifan siswa, meskipun dampaknya pada hasil belajar masih beragam. Guru juga menunjukkan kemauan beradaptasi namun terkendala kurangnya pelatihan secara komprehensif, beban kerja yang berlebih, dan sedikitnya dukungan profesional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan pada guru, pendampingan, penguatan komunitas belajar guru, serta dukungan sumber daya dan penyederhanaan administrasi bagi sekolah untuk mencapai implementasi kurikulum yang lebih efektif dan berkelanjutan.
KAJIAN PERENCANAAN BENDUNG TAPAN, KABUPATEN PESISIR SELATAN, PROVINSI SUMATRA BARAT Zulherfina, Melvi; Kumala, Yiniarti Eka; Harlan, Dhemi; Natasaputra, Suardi; Yuenza, Alif Kania Jenti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47471

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan, khususnya kawasan Kumbung memiliki daerah pertanian yang luas tetapi karena kurang memadainya sistem pengairan dan tidak maksimalnya pasokan air ke lahan pertanian mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi sawah irigasi. Direncanakan sebuah bangunan air yaitu bendung pada sungai Tapan untuk mengembangkan potensi sungai dan membantu penyediaan air supaya sawah berfungsi secara optimal. Dalam tulisan ini dibahas mengenai perencanaan sebuah bendung dari tahap pemilihan lokasi hingga kebutuhan stabilitas bendung. Terdapat tiga alternatif lokasi dalam perencanaan bendung Tapan ini, dimana alternatif ke dua yang terletak di Limau Purut mendapatkan poin layak terbanyak dari persyaratan yang ada. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan debit rancangan periode ulang 100 tahun sebesar 884,86 m3/s. Bendung inipun direncanakan menggunakan mercu tipe Bulat Satu Radius dan peredam energi tipe MDO. Setelah melakukan perhitungan gaya-gaya yang bekerja pada bendung dan melakukan pengecekan kebutuhan stabilitas bendung, bendung ini sudah memenuhi kebutuhan stabilitas terhadap Guling dan Geser.
IMPLEMENTASI TEORI POLICY NETWORK DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA: STUDI KASUS DESA SUKADANA, CIMANGGUNG, SUMEDANG, JAWA BARAT Abdhillah, Shidqi; Hikmat, Hilmi Chesta Adabi; Fitriani, Dian
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47743

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perencanaan pembangunan desa Sukadana dengan menggunakan lensa teori jejaring kebijakan (policy network). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi (RPJMDes, RKPDes, dan dokumen resmi lainnya) serta diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) dengan aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil utama menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan Sukadana melibatkan berbagai aktor (pemerintah desa, pemerintah kecamatan, warga, LSM, swasta) yang saling berjejaring dalam struktur horizontal. Relasi kekuasaan formal (peran kepala desa) masih dominan, sedangkan warga berpartisipasi melalui musyawarah dan forum perencanaan. Setiap aktor mengembangkan strategi tersendiri (misalnya penguatan komunikasi, advokasi sumber dana) untuk mencapai tujuannya. Hambatan yang muncul meliputi keterbatasan kapasitas kelembagaan desa, pendanaan yang kurang memadai, dan tumpang tindih regulasi kebijakan desa. Implikasi teoritis penelitian ini mengonfirmasi relevansi tujuh dimensi jejaring kebijakan Van Waarden (1992) dalam konteks perencanaan desa. Rekomendasi disampaikan antara lain: penguatan kelembagaan desa (sesuai arahan Eka et al., 2021) dengan memperbaiki kapasitas SDM dan data perencanaan; pengembangan sistem informasi desa untuk transparansi; serta penyederhanaan regulasi teknis desa demi memperlancar koordinasi.
ANALISIS KESALAHAN TATA BAHASA (NAHWU) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA ARAB TINGKAT AWAL Hadhrah, Hadhrah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan tata bahasa (nahwu) pada mahasiswa tingkat awal dalam pembelajaran bahasa Arab. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap kaidah nahwu, yang berdampak pada kemampuan menulis dan berbicara. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode systematic literature review, memanfaatkan artikel yang relevan dan telah melalui proses peer-review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan paling umum terjadi pada struktur kalimat, penggunaan partikel, dan aspek morfologi. Penyebab utama meliputi interferensi bahasa ibu, minimnya paparan terhadap bahasa Arab, dan pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Latar belakang pendidikan juga memengaruhi tingkat kesalahan, di mana mahasiswa dari pesantren cenderung memiliki pemahaman nahwu yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan kontekstual, serta penggunaan teknologi untuk mengurangi kesalahan nahwu. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pengajaran bahasa Arab dan mendorong riset lanjutan berbasis kurikulum dan pendekatan pembelajaran inovatif.