cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
MENINGKATKAN AKSESIBILITAS DAN MOBILITAS KAMPUS: ANALISIS KEBIJAKAN INTEGRASI METRO JABAR TRANS DI JATINANGOR Sakti, Muhammad Faiz Dwi; Abdillah, Shidqi; Muhammadi, Rafarza; Hikmat, Hilmi Chest Adabi; Yuningsih, Neneng Yani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47815

Abstract

Makalah ini menyajikan analisis komprehensif terhadap kebijakan integrasi Metro Jabar Trans (MJT) di koridor Unpad–Jatinangor sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas sivitas akademika. Dengan menggunakan kerangka Multiple Streams Framework, model inkremental, dan governance network, penelitian ini mengkaji proses agenda setting, formulasi, implementasi, serta evaluasi dampak kebijakan MJT sejak operasional tahun 2023. Hasil evaluasi partisipatif meliputi survei kepuasan pengguna, Focus Group Discussion dengan pemangku kepentingan, dan data operasional menunjukkan adanya peningkatan ridership harian sebesar 8 %, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas halte, ketidaksesuaian jadwal operasional, dan kapasitas armada pada jam sibuk. Rekomendasi kebijakan meliputi penambahan armada, perbaikan infrastruktur halte inklusif, penyesuaian headway adaptif, serta penguatan kemitraan multi-aktor melalui forum koordinasi rutin, guna mewujudkan layanan transportasi publik yang responsif, adil, dan berkelanjutan di kawasan kampus Jatinangor.
PERAN PEMBELAJARAN OBSERVASIONAL DAN VIKARIUS DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI ABAD 21 PADA KURIKULUM MERDEKA: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA BERDASARKAN TEORI BANDURA Nugroho, Felix Trisuko
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.47893

Abstract

Di era digital saat ini, peserta didik dituntut memiliki kompetensi abad 21 seperti berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama, dan berkomunikasi efektif. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya pendidikan di Indonesia yang memberikan ruang fleksibel bagi siswa untuk berkembang secara lebih mandiri dan aktif. Artikel ini merupakan kajian literatur yang membahas peran penting pembelajaran observasional dan vikarius dalam mendukung pencapaian kompetensi tersebut, dengan mengacu pada Teori Kognitif Sosial dari Albert Bandura. Melalui penelusuran berbagai penelitian terdahulu, ditemukan bahwa proses belajar melalui pengamatan terhadap model yang positif (seperti guru, tean, atau tokoh inspiratif) memiliki pengaruh besar terhadap motivasi, efikasi diri, dan penguasaan keterampilan siswa. Selain itu, pembelajaran vikarius di mana siswa belajar dari pengalaman dan konsekuensi yang dialami orang lain terbukti mampu memperkuat kemampuan mengatur diri dan beradaptasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pengalaman observasional dan vikarius secara terencana dalam Kurikulum Merdeka mampu mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk merancang pembelajaran yang memberi ruang bagi siswa mengamati, meniru, dan merefleksikan perilaku positif. Artikel ini merekomendasikan pelatihan guru agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan model dan pengalaman sosial yang bermakna untuk membekali siswa menghadapi tantangan zaman.
PENERAPAN MODEL GALAKSI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS Sari, Mir'atin Ayu Mina; Rafianti, Wahdah Refia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48217

Abstract

Permasalahan yang ada dalam penelitian ini yaitu rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Setting penelitian di SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin tahun ajaran 2024/2025. Jumlah siswa kelas IVB sebanyak 17 orang. Analisis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru memperoleh skor 32 dengan kriteria "Sangat Baik". Aktivitas siswa mencapai 94% kriteria "Sangat Aktif". keterampilan berpikir kritis siswa mencapai 94% kriteria "Sangat Terampil" dan Hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 94%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek, sehingga disarankan penggunaan model GALAKSI sebagai alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU HIGIENE SANITASI PENGOLAHAN MAKANAN PADA PENYELENGGARA MAKANAN DI PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG F, Septina Nur Laili; Handajani, Sri; Sutiadiningsih, Any; Rizkiyah, Nurul Farikhatir
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48242

Abstract

Penyelenggaraan makanan dalam skala besar seperti pesantren memerlukan perhatian khusus terhadap aspek higiene sanitasi. Penjamah makanan memiliki peran penting terhadap kualitas dan keamanan makanan yang disajikan. Oleh karena itu diperlukan sebuah media yang bersifat praktis, mudah dibawa dan mampu meningkatkan kesadaran serta pemahaman terkait higene sanitasi dalam pengolahan makanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil kelayakan buku saku higiene sanitasi pengolahan makanan pada penyelenggara makanan di Pesantren Tebuireng Jombang berdasarkan penilaian ahli dan Respon Pengguna. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan (R&D) dengan Model 4D. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner dengan subjek penelitian terdiri dari 6 validator (Materi & Media) serta 25 penjamah makanan. Adapun teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Buku saku higiene sanitasi pengolahan makanan dicetak berwarna dengan ukuran 14,8 x 21 cm dan berisi 36 halaman isi, (2) Penilaian para ahli terhadap kelayakan materi dan media buku saku higiene sanitasi pengolahan makanan sebesar 98%, kategori sangat layak dan 92% kategori sangat layak, (3) Respon penjamah makanan sangat baik dengan nilai 93%.
ANALISIS PENGARUH TEKNIK PELIPATAN TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORI CROISSANT TANPA RESTING Adilla, Salma Qonitatun; Cahyana, Cucu; Mahdiyah, Mahdiyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik pelipatan yang berbeda terhadap kualitas fisik dan mutu sensori croissant tanpa resting dan peralatan yang minimalis tanpa penggunaan mixer dan sheeter. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Patiseri Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen. Dalam penelitian ini terdapat sampel yang digunakan yaitu teknik pelipatan single-single-single, double-single dan double-double. Lahkah selanjutnya dilanjutkan dengan penilaian mutu sensori terhadap 45 panelis agak terlatih yaitu mahasiswa Program Studi Tata Boga. Pada Hasil uji organoleptik tidak terdapat pengaruh teknik pelipatan yang berbeda pada aspek volume, warna kulit, tekstur kulit, honeycomb, warna remah dalam, tekstur remah dalam, aroma, lembaran dan rasa. Berdasarkan hasil uji Kruskal-wallis didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh Teknik pelipatan antara ketiga perlakuan. karena Fhitung volume (5,56), warna kulit (-1,09), tekstur kulit (5,45), honeycomb (3,82) warna remah dalam (1,34), tekstur remah dalam (-3,21), aroma (0,58), lembaran (0,04) dan rasa (0,33) < Ftabel (5,99). Berdasarkan hasil uji teknik lipatan single-single-single mendapat nilai tertingi pada hampir setiap aspek mutu sensori. Hasil uji kualitas fisik menggunakan uji anova menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh teknik pelipatan pada aspek volume dan bake loss croissant tanpa resting antara ketiga perlakuan, karena Fhitung volume (0,17), bake loss (2,96) < Ftabel (5,14). Berdasarkan hasil uji teknik lipatan single-single-single mendapat nilai tertingi pada setiap aspek kualitas fisik. Teknik pelipatan single-single-single, double-single dan double-double ketiganya dapat digunakan, namun direkomendasikan Teknik pelipatan single-single-single yang menghasilkan produk lebih baik dari sifat fisiknya dan aspek mutu sensori. Croissant tanpa resting lipatan single-single-single memiliki rata-rata yang unggul pada aspek volume, warna kulit, tekstur kulit, aroma, lembaran dan rasa, yang menghasilkan produk croissant tanpa resting bervolume besar, warna kulit coklat karamel, tekstur kulit renyah, beraroma butter, berlembar, dan rasa gurih.
MANAJEMEN WILDLIFE HAZARD DI BANDAR UDARA: ANALISIS TANTANGAN DAN STRATEGI MITIGASI BERBASIS TEKNOLOGI DAN PENGELOLAAN HABITAT Ubaedillah, Ubaedillah; Faizal, Irwan; Roza, Febria
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48725

Abstract

Risiko wildlife hazard di bandar udara, khususnya bird strike, merupakan ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan yang semakin meningkat seiring urbanisasi dan perubahan ekosistem sekitar bandar udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dalam pengelolaan bahaya satwa liar serta mengevaluasi strategi mitigasi berbasis teknologi dan pengelolaan habitat. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui studi pustaka dan analisis dokumen dari berbagai studi kasus di Indonesia dan luar negeri. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan risiko satwa liar belum optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, teknologi, dan koordinasi antarunit. Teknologi seperti radar ornithologi dan GIS terbukti membantu pemetaan zona risiko, sementara pengelolaan vegetasi dan sumber air memainkan peran penting dalam mengurangi daya tarik habitat. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan keselamatan penerbangan yang adaptif dan berbasis ekologi. Kesimpulan menekankan perlunya integrasi strategi teknologi dan habitat, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penelitian lebih lanjut dengan pendekatan lapangan dan partisipatif untuk memperkaya pemahaman dan efektivitas mitigasi di berbagai konteks.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUASAN KERJA KARYAWAN GENERASI MILENIAL DI INDONESIA: STUDI LITERA-TUR Putri, Putu Amanda Arya; Nurcahyo, Firmanto Adi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48981

Abstract

Generasi milenial saat ini disebut-sebut sebagai generasi yang mendominasi pekerja dalam perusahaan-perusahaan di Indonesia. Namun, berdasarkan oleh data yang didapatkan kepuasan kerja karyawan generasi milenial berada di tingkat paling rendah. Perusahaan dengan karyawan yang memiliki kepuasan kerja yang rendah akan mengurangi produktivitas dan efektivitas dalam bekerja. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi kepuasan kerja karyawan generasi milenial di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis 10 artikel ilmiah sebagai sumber data. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu karyawan generasi milenial untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat memengaruhi kepuasan kerjanya sehingga dapat lebih produktif dan nyaman dalam bekerja.
KARAKTERISTIK DAN KINERJA UMKM SEKTOR PARIWISATA PELAKU UMKM DI KABUPATEN TAPANULI UTARA Simatupang, Binsar Marulitua; Munandar, Musthafa Haris
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49015

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam mengadopsi teknologi digital, khususnya dalam strategi pemasaran dan peningkatan produktivitas UMKM khususnya pada kawasan pariwisata Tapanuli Utara. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan karakteristik demografis serta mengevaluasi kinerja usaha, kemampuan jaringan, produktivitas pekerja, inovasi digital, dan keterampilan digital pelaku UMKM sektor pendukung pariwisata di Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 100 pelaku UMKM yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan mencakup lima kelompok indikator dan dianalisis secara deskriptif menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha adalah laki-laki (81%), dengan dominasi usaha mikro (96%) dan 57% telah memiliki legalitas formal. Dari sisi kinerja, aspek sosial dan lingkungan memperoleh skor tertinggi, mencerminkan kepedulian terhadap pelanggan, masyarakat, dan lingkungan. Kemampuan jaringan, terutama dalam komunikasi dan selektivitas mitra, tergolong cukup baik (rata-rata skor di atas 3,7), meskipun pelibatan karyawan dalam pemecahan masalah masih perlu ditingkatkan. Produktivitas kerja tercermin dari komitmen tinggi dalam menyelesaikan tugas, penempatan SDM berdasarkan keahlian, dan kerja tim yang solid (skor rata-rata 3,82–3,85). Adopsi inovasi digital, termasuk penggunaan QRIS, media sosial, dan pengelolaan toko daring, telah dimulai, namun belum sepenuhnya optimal. Skor keterampilan digital menunjukkan fondasi yang kuat, namun masih dibutuhkan pelatihan lanjutan untuk adaptasi teknologi secara berkelanjutan.
MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF ETIKA AL-GHAZALI: JALAN TENGAH ANTARA EKSKLUSIVISME DAN LIBERALISME BERAGAMA Imaduddin , Muhammad; Iman, Muhamad Tamamul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49068

Abstract

Polarisasi keberagamaan kontemporer ditandai oleh munculnya dua kutub ekstrem: eksklusivisme yang menolak pluralitas dan mengklaim kebenaran tunggal, serta liberalisme yang membuka ruang tafsir agama secara bebas hingga melemahkan norma dasar syariat. Dalam konteks ini, pemikiran Imam Al-Ghazali menjadi alternatif filosofis dan sufistik yang menawarkan jalan tengah (moderasi) berbasis integrasi antara akal, wahyu, dan hati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka untuk menelaah karya-karya Al-Ghazali seperti Al-Iqtisād fi al-Iʿtiqād, Ihya’ Ulum al-Din, dan Mizan al-‘Amal sebagai kerangka konseptual moderasi beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Ghazali menolak ekstremisme literal maupun rasionalistik, dan membangun sistem etika yang menyeimbangkan dimensi spiritual, moral, dan intelektual secara proporsional. Relevansi pemikirannya terbukti dalam berbagai praktik keagamaan kontemporer, mulai dari pendidikan, konseling spiritual, hingga pembangunan etika publik yang berakar pada sufisme. Dengan demikian, filsafat etika Al-Ghazali menyediakan landasan yang kuat untuk mengembangkan keberagamaan yang toleran, inklusif, dan kontekstual dalam menghadapi tantangan ideologis dan sosial keagamaan masa kini.
KUALITAS KOMUNIKASI GURU TERHADAP SISWA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMAS KRISTEN YHS MAKASSAR Allo, Jessica Iring; Angreni , Adella; Aulia, Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49077

Abstract

Kualitas komunikasi antara guru dan siswa memainkan peran penting dalam mendorong keterlibatan siswa, khususnya dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter, minat, dan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kualitas komunikasi guru memengaruhi partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMAS Kristen YHS Makassar. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap guru pembina dan siswa aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komunikasi yang meliputi kejelasan pesan, empati, keterbukaan, serta dukungan emosional berdampak langsung terhadap motivasi dan partisipasi siswa. Guru yang mampu membangun hubungan interpersonal positif dengan siswa menciptakan lingkungan yang mendukung keterlibatan aktif. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas komunikasi guru bukan hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai faktor strategis dalam keberhasilan pembinaan kegiatan nonakademik di sekolah.