cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
The Effect of The Use of The Drill Method on Students’ Mathematics Learning Outcomes on Weight Unit Measurement Material in Grade IV Elementary School Deliwarni Sinaga; Regina Sipayung; Ester Julinda Simarmata; Patri Janson Silaban
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.484 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71164

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penilitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan metode Drill terhadap hasil belajar siswa kelas IV. Metode drill adalah latihan atau cara yang dilakukan secara berulang oelh seseorang untuk memperoleh ketangkasan dan keterampilan. Penelitian ini berjumlah 30 Siswa berdasarkan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan metode yang kurang sesuai, siswa sulit memahami materi, semangat siswa masih rendah, dan hasil belajar yang rendah. Hasil perhitungan statistik yang ditunjukkan bahwa hasil belajar meningkat dengan menggunakan metode drill dengan kategori baik dengan nilai rata-rata 78,83, sedangkan tanpa penggunaan metode tersebut yaitu cukup dengan nilai 64,06. Selanjutnya pengujian hipotesis menunjukkan thitung adalah 6,255 sedangkan ttabel 1,697 maka terbukti bahwa hipotesis lebih besar dari ttabel maka hipotesis nihil atau (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode Drill terhadap hasil belajar matematika siswa dengan perhitungan persentase 78% yang memiliki hubungan kuat.
Analisis Perangkat Pembelajaran PAI SD dan MI Berdasarkan Kurikulum 2013 Laelatul Munawaroh; Wahyu Tri Lestari; Khusnul Sari Muamalah; Risma Nur Azizah; Ahmad Fatoni; Siti Fatimah; Atim Rinawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.697 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan mengenai RPP kurikulum 2013 mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai acuan yang wajib dibuat oleh setiap guru PAI. Penelitian ini dirancang dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi di SDN 2 Kemangguan dan MIN 1 Kebumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa format RPP kurikulum 2013 dengan format RPP di SDN 2 Kemangguan dan MIN 1 Kebumen sudah sesuai dengan kurikulum 2013. Analisis ini menggunakan pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Akan tetapi, pada format pengembangan RPP dari kedua sekolah tersebut memiliki perbedaan pada metode pembelajaran serta sumber dan media. Spesifikasi format RPP mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 2 Kemangguan yaitu menggunakan metode pembelajaran ceramah, diskusi dengan sumber belajar dari lingkungan sekitar. Sedangkan, format RPP MIN 1 Kebumen pada metode pembelajaran menggunakan metode presentasi dan metode demontrasi dari media pembelajaran peraga digital PAI.. Penelitian ini menganalisis RPP MI N 1 Kebumen dan SD N 1 Kemangguan yang sudah sesuai dengan RPP kurikulum 2013, akan tetapi masih ada sedikit perbedaan.
Evaluation of Elementary School Learning Based on Character and Multicultural Education Anna Maria Oktaviani; Arifin Makrum; Nina Nurhasanah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.157 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71034

Abstract

Evaluasi adalah proses penilaian dan pengukuran dalam suatu pembelajaran. Dalam Karakter Pendidikan dan Evaluasi pembelajaran berbasis multicultural di sekolah dasar (SD) yang dapat di sesuaikan dengan tingkat berfikir anak-anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan kajian kepustakaan atau library research dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan menelaah jurnal-jurnal hasil penelitian atau artikel ilmilah, buku, dokumentasi serta informasi-informasi lain yang berhubungan dengan judul penelitian. Pendidikan karakter merupakan  sistem penanaman karakter serta nilai-nilai siswa-siswi di sekolah dasar, yang meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut, baik dari Tuhan Yang Maha Esa, diri kita sendiri, orang lain, lingkungan, dan bangsa sehingga menjadi manuisa yang berkarakter. Kenyataanya Pendidikan multikultural menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam semua jenjang Pendidikan. Nilai multikultural idealnya di terapkan di semua mata pelajaran di Pendidikan formal.
Implementation of School, Family, and Community Partnerships at MI Al Mukarromah Kebumen Silmi Muhimatul Chasanah; Dian Fitria Anwar; Fadal Sa’dallah Achmad; Ghoniyatun Choeriah; Farah Addini; Siti Fatimah; Agus Salim Chamidi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.524 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71076

Abstract

Kemitraan tri sentra pendidikan adalah kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat yang berlandaskan pada azas gotong royong, kesamaa, kedudukan, saling percaya, saling menghormati, dan kesediaan untuk berkorban dalam membangun ekosistem pendidikan yang menumbuhkan karakter dan budaya prestasi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelaksanaan kemitraan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat di MI Al Mukarromah Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil analisis menunjukan bahwa kemitraan sekolah, keluarga, dan masyarakat di MI Al Mukarromah sudah berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan melaksanakan kegiatan yang melibatkan keluarga dan masyarakat, seperti pembentukan POMG, parenting class, kegiatan khotmil Quran, dan lain-lain. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemitraan antara keluarga dengan sekolah itu sudah baik, akan tetapi untuk program khusus mengenai kemitraan antara keluarga dengan masyarakat belum ada, padahal hal tersebut kami rasa penting untuk pembentukan citra baik MI Al Mukarromah dimata masyarakat. Kegiatan untuk dapat merealisasikannya seperti contohnya sosialisasi sekolah lewat bansos kepada masyarakat, maupun perayaan lain yang lebih melibatkan keluarga wali siswa dengan masyarakat
Analysis of Student Perceptions in The Implementation of Science Practicum as Supporting Scientific Attitude Annisa Luthfiyatur Rosyda; Ghazi Inzanul Ardiatama; Rahayu Fitriyani; Rika Prima Santi; Marfu’atul Khasanah; Bagas Riyadi; Kartika Chrysti Suryandari; Siti Fatimah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.901 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71107

Abstract

Sikap ilmiah merupakan karakter utama seseorang dalam melaksanakan kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil persepsi mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum sebagai penunjang sikap ilmiah yang dimiliki oleh mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif survei dengan pengambilan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi selama kegiatan praktikum mata kuliah SDA Tahun Akademik (TA) 2022/2023 dengan analisis data berupa Miles and Huberman dan analisis skala likert. Adapun responden penelitian ini yaitu mahasiswa semester 3 PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen sejumlah 121 mahasiswa. Angket yang digunakan dengan lima alternatif jawaban berupa data ordinal. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum memperoleh rata-rata dengan persentase 62,74% meliputi: rasa ingin tahu 55,4%; jujur 70,8%; dapat bekerja sama 61,9%; terbuka 55,2%; percaya diri 70,4%. Dengan demikian, presepsi mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum IPA mampu menunjang sikap ilmiah, dimana sikap sikap ilmiah mahasiswa berada pada kriteria cukup baik.
Development of Teaching Modules on Independent Curriculum Implementation Ika Noviantari; Degi Alrinda Agustina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.626 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71154

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu bentuk perangkat ajar sebagai upaya mencapai pembelajaran dan profil pelajar pancasila yang disusun berdasarkan karakteristik, kebutuhan peserta didik di satuan pendidikan sehingga dapat berbeda satu dengan yang lain. Tulisan ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan modul ajar, dimana merupakan alat atau sarana sebagai pedoman sekaligus petunjuk dalam melaksanakan proses pembelajaran yang merupakan implementasi dari alur tujuan pembelajaran dan penyusunannya sesuai dengan fase perkembangan peserta didik. Modul ajar berfungsi sama seperti RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), perbedaannya pada komponen modul ajar dibuat secara berurutan atau sistematis serta disesuaikan dengan lingkungan sekolah dan karakter peserta didik. komponen utama yang harus ada dalam modul ajar yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan asesmen pembelajaran. Kriteria yang harus dimiliki oleh modul ajar harus esensial, menarik, bermakna, menantang, relevan, kontekstual, dan berkesinambungan. Prosedur awal dalam penyusunan modul ajar adalah melakukan analisis kondisi dan kebutuhan dari guru, peserta didik dan satuan pendidikan itu sendiri, sehingga guru bebas memilih atau melakukan modifikasi modul ajar yang disediakan oleh pemerintah sesuai dengan karakteristik peserta didik yang ada pada sekolahnya yang nantinya akan membantu guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan data sekunder, dimana data tersebut diperoleh bukan dari pengamatan langsung dengan teknik analisis data analisis konten.
The Importance of Problem Based Learning Electronics Teaching Materials in Class 5 Types of Business Materials Nurul Ariffudin; Puji Asih; Rosida Asna; Dewi Indrapangastuti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.447 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71196

Abstract

Rasa cepat bosan yang dialami siswa merupakan salah satu permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran materi jenis-jenis usaha dikarenakan kurang menariknya bahan ajar yang disajikan dalam pembelajaran oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi dari rasa cepat bosan pada siswa dalam kegiatan belajar mengajar dan mengetahui hasil belajar setelah menggunakan bahan ajar elektronik berbasis PBL pada siswa kelas 5 materi jenis-jenis usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan bahan ajar elektronik berbasis PBL pada siswa kelas 5  IPS materi jenis-jenis usaha merupakan salah satu solusi dari permasalahan rasa cepat bosan pada siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Bahan ajar elektronik berbasis PBL juga dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman siswa kelas 5 terhadap materi jenis-jenis usaha. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahan ajar elektronik berbasis PBL pentinguntuk diterapkan pada pembelajaran kelas 5 materi jenis-jenis usaha.
Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Mahasiswa PGSD Berbasis Etnosains Pada Materi Energi Murwani Dewi Wijayanti; Kartika Chrysti Suryandari; Achmad Basari Eko Wahyudi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.795 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71023

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD berbasis etnosains dan mengetahui faktor yang mempengaruhi keterampilan berpikir kreatif pada materi energi. Metode penelitian diterapkan secara kualitatif dengan metode studi kasus. Sampel penelitian adalah mahasiswa PGSD yang berjumlah 35 mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa PGSD semester ganjil pada Tahun Ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara pada mahasiswa. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil analisis dilakukan untuk menguji keabsahan data penelitian dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi keterampilan  berpikir kreatif mahasiswa PGSD dengan kategori rendah 48%, sedang 28% dan tinggi 24%. Simpulan dari penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi keterampilan berpikir kreatif adalah intelegensi, pengetahuan, pola pikir, kepribadian, motivasi, serta lingkungan. Implikasi dari penelitian adalah dapat menentukan model pembelajaran IPA yang sesuai untuk meningkatkan kompetensi berpikir kreatif mahasiswa PGSD.
Learning Innovation of PjBL Model In The Era of Independent Learning Curriculum Diteana Rahmadani; Agil Handayani; Adam Rizky Fuadhi; Wahyono Wahyono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.828 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71070

Abstract

Inovasi pembelajaran merupakan sebuah upaya pembaharuan terhadap berbagai komponen yang diperlukan dalam penyampain materi pelajaran. Adanya inovasi ini dapat dilakukan melalui model pembelajaran salah satunya yaitu Model PjBL (Project Based Learning). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi pembelajaran model PjBL (Project Based Learning) pada Kurikulum Merdeka melalui teknologi informasi. Teknologi merupakan penerapan ilmu perilaku, alam dan pengetahuan lain secara bersistem dan mensistem untuk memecahkan masalah. Pengembangan model pembelajan PjBL (Project Based Learning) melalui teknologi informasi dapat dimanfaatkan dengan melalui google classroom, Zoom, Google Meet, dan Canva. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan teknik yang kami gunakan yaitu analisis deskriptif melalui berbagai macam sumber untuk dijadikan bahan pertimbangan. Prosedur penelitian tahapan  yang  dilakukan  sebagai  berikut; (1) Pengumpulan  data, (2) Pengolahan  data, (3)  Analisis  data,  data-data  yang  sudah  diperoleh  kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. (4) Hasil penelitian, hasil  yang  didapatkan  berupa  kesimpulan,  dimana  rekonstruksi  dapat  dilakukan  dengan beberapa tahap (Jamil, dkk, 2020). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi khususnya pada media sosial berdampak bagi pembelajaran dengan model PjBL (Project Based Learning) karena dapat mengembangkan kreatifitas siswa secara mandiri dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Sehingga simpulan dari penelitian ini adalah adanya inovasi pembelajaran melalui teknologi dengan menggunakan model PjBL sangat membantu adanya proses pembelajaran siswa untuk dapat mengembangkan kreativitasnya.
Scout Extracurricular Role in Developing Religious Attitudes and Student Profiles of Pancasila Akh. Bukhori; Insaniyatus Solikhah; Lilis Susanti; Muflihatun Ni’mah; Shiva Pratidina Ratnaningtias; Siti Fatimah; Atim Rinawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.551 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila dengan metode, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. n. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya peran ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila merupakan sarana yang tepat untuk mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila peserta didik. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila adalah pengarahan dan pemberian nasihat, pemberian tugas, pemberian sanksi dan penghargaan, serta pengisian SKU. Faktor-faktor pendukungnya adalah Kamabigus, pembina, peserta didik, pesantren dan lingkungan sekitar yang nantinya akan berpengaruh terhadap sikap, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan. Adapun mengenai faktor yang menghambat yaitu dari diri peserta didik, sarana dan prasarana, serta cuaca yang tidak menentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya peran ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila . Metode yang digunakan adalah pengarahan dan pemberian nasihat, pemberian tugas, pemberian sanksi dan penghargaan, serta pengisian SKU.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue