Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,386 Documents
CREATIVE THINKING: REVIEWED FROM INFORMATION PROCESSING MODEL (IPM) FOR PRIMARY SCHOOL TEACHERS
Atmojo, Idam Ragil Widianto;
Sajidan, Sajidan;
Winarno, Widha;
Ashadi, Ashadi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.504 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v1i1.23782
Memory is a structured system and causes organisms to be able to record facts and use knowledge to guide their behavior. Memory is also said to be a tool that serves to capture, process and use it when needed. Memory takes place through three processes, namely encoding, storage, and retrieval. The brain works through the information process by processing information through sensory stimulation and storing it into memory and involving thinking activities. Increasing the potential for creative thinking, the incoming stimulus is determined by personal situational factors. The purpose of this literature study is to find out that creative thinking is the result of information processing that occurs in human memory. The results of this literature study show that situational factors that are external or attention getter and prominent characteristics such as visual movements, novelty, clarity (fluency), new and extraordinary stimuli attract attention so that they can influence positive perception that goes into short-term memory. Through thinking activities, one's ideas and concepts developed through the process of relationships between the parts of information stored in him. Thinking is done to understand reality in order to make decisions (decision making), problem-solving (problem-solving) and produce new ones (creativity).
Perbandingan Model Pembelajaran Direct Intruction (DI) dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Sri Wildaningsih;
Ejen Jenal Mutaqin;
Neni Nadiroti Muslihah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.225 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v2i2.38616
Kemampuan komunikasi matematis sangat penting dimiliki oleh siswa, pada kenyataannya kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah penggunaan model pembelajaran di kelas. Menanggapi hal tersebut, terdapat dua model yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Model Pembelajaran Direct Instruction (DI) dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat model pembelajran DI, menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa model pembelajaran kooperatif tipe NHT, dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa yang lebih baik antara yang mendapatkan model pembelajaran DI dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuasi eksperimen, dengan populasi seluruh siswa-siswi di SDN 1 Mekarsari, sedangkan yang menjadi sampel yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen 2. Secara kuantitatif, hasil penelitian peningkatan kemampuan komunikasi matematis kelas eksperimen 1 menunjukan interpretasi peningkatan sedang dengan rata-rata gain sebesar 0,37. Dan untuk hasil penelitian peningkatan kemampuan komunikasi matematis kelas eksperimen 2 menunjukan interpretasi peningkatan sedang dengan rata-rata gain sebesar 0,58. Berdasarkan kedua hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih baik daripada model pembelajaran DI.
Pentingnya LKPD pada Pendekatan Scientific Pembelajaran Matematika
Muslimah Muslimah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.588 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.56958
Lembar kerja peserta didik (LKPD) merupakan sarana untuk membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar sehingga terbentuk interaksi efektif antara peserta didik dengan pendidik, dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik. Manfaat LKPD adalah mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran, membantu mengembangkan konsep, melatih menemukan dan mengembangkan ketrampilan proses, sebagai pedoman bagi pendidik dan peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika, pendekatan matematika berperan penting untuk membantu siswa dalam membangun pengetahuan matematikanya, menyatakan berbagai ide secara jelas ,dan meningkatkan ketrampilan sosialnya. Pendekatan yang cocok dalam pembelajaran matematika yaitu pendekatan scientific karena melibatkan pengembangan pola berfikir, mengolah logika pada suatu lingkungan belajar yang sengaja diciptakan oleh guru dengan berbagai metode agar program belajar matematika tumbuh dan berkembang secara optimal dan dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan efisien. Pendekatan scientific atau lebih umum dikatakan pendekatan ilmiah menjadi keniscayaan dalam kurikulum 2013. Langkah pembelajaran scientific yang mencakup lima langkah utama yaitu mengamati, menanya, menalar, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan dikenal 5M. Dengan demikian diperlukan LKPD dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan scientific agar mampu mamfasilitasi kreativitas siswa untuk menemukan suatu konsep dan mengembangkan berbagai ketrampilan ilmunya sehingga mengatasi hambatan belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Se-Gugus Ahmad Yani Kecamatan Majenang
Shinta Damayanti;
Fita Permata Sari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.418 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.55228
Student learning activity is very important and affects the character of students. This study aims to determine the influence of blended learning models on students' learning activity. This research uses quantitative approach with experimental method. The population in this study was grade IV elementary school students in Ahmad Yani group of 195 with a sample of 61 students. Data collection techniques using questionnaires. The validity test of the instrument used is the validity of the contents and look for different power using the product moment correlation formula. Instrument reliability using the Alpha Cronbach formula. The prerequisite test of the analysis conducted is a test of normality and homogeneity.The results prove that blended learning model has a significant effect on students' learning activity. This can be indicated by a sig value of 0.001 ≤ 0.05.
IMPLEMENTATION OF NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) MODEL BASED ON AUDIO VISUAL MEDIA TO IMPROVE CONCEPTS COMPREHENSION OF COOPERATIVE
Arsitarasmi, Rokhmah Dwi;
Sadiman, Sadiman;
Hadiyah, Hadiyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.561 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v1i1.23458
The purpose of the research is to improve comprehension of the concept of cooperatives by applying Numbered Heads Together (NHT) model based on audio visual media in fourth grade students. The type of this research is classroom action research, it consists of two cycles. The subject of this research are the teacher and students in fourth grade of State Primary School Totosari No. 102 Surakarta at 2017/2018 academic year consist of 33 students. The data collecting technique using test, interview, observation, and documentation. The data validity techniques using content validity and triangulation of technique. The data analysis technique using Miles & Huberman interactive analysis model. The conclusions of the research are applying Numbered Heads Together (NHT) model based on audio visual media could improve comprehension of the concept of cooperatives.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Model Discovery Learning pada Gaya dan Gerak di Kelas VI Sekolah Dasar
Syaripuddin Khalik
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.729 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57130
Rendahnya hasil belajar siswa secara klasikal pada materi gaya dan gerak 61,11 % belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Alternatif yang mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa, mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran pada konsep Gaya dan Gerak dengan menggunakan model Discovery Learning. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Hatungun 1 yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk hasil belajar kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam proses pembelajaran. Hasil belajar siswa berdasarkan penilaian postes bertahan dengan ketuntasan klasikal 100% untuk setiap siklusnya. Hasil belajar proses meningkat dari 69,72 pada siklus I menjadi 87,32 pada siklus II. Hasil belajar psikomotor meningkat dari 52,98 pada siklus I menjadi 92,59 pada siklus II. Keterlaksanaan tahapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada siklus I 72,70% meningkat menjadi 89,47% pada siklus II.
THE USE OF THE SCHOOL LIBRARY AT THE ELEMENTARY SCHOOL SD NEGERI 2 PEJAGOAN
Safitri, Nurul;
Widiyani, Tri Purna;
Hanifah, Umi;
Hidayah, Ratna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.126 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v1i2.26760
Libraries are important facilities in schools. One of the schools that has a library is SD Negeri 2 Pejagoan. Obsviously school libraries are used by students and teachers to support learning. But not all school libraries are well untilized. The purpose of this study was to describe the use of school libraries in SD Negeri 2 Pejagoan. The method used in this study is a qualitative descriptive method with data retrieval techniques, interviews, and observations. Extracting data involves there components, they are students, to teachers, and librarians. The results of this study are that the school library in the SD Negeri 2 Pejagoan has been used well. Research indicators are based on the size of the library collection, attendance intensity, and service. The percentages of the library collection 83.2% have been well benefited, while a percentage of attendance at 66.1 percent each day, and 93% of the visitors have been greatly assisted by the service provided by the library. Implementation of this study is to get the school to use the library at maximum.
Hubungan Antara Metode Suku Kata Dengan Kemampuan Membaca Permulaan Terhadap Siswa Kelas 1 SD
Ika Septi Wardani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.786 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.56977
Membaca sangat fungsional dalam kehidupan manusia sehari-hari. Membaca adalah kunci untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan sebagai sarana untuk membuka jendela dunia.Untuk itu, pembelajaran membaca permulaan di tingkat sekolah dasar (SD/MI) mempunyai peranan penting. Membaca permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi siswa SD/MI di kelas rendah. Kemampuan membaca permulaan siswa sangat berpengaruh terhadap kemampuan membaca berikutnya. Jika membaca permulaan ini tidak dikuasai oleh para siswa, dapat dipastikan bahwa prestasi belajarnya yang lain tidak akan dicapai dengan baik. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih mendalam berdasarkan pengalaman guru, orang tua, kajian-kajian lieratur, dan berbagai sumber primer maupun sekunder untuk menjawab permasalahan di atas. Untuk memecahkan permasalahan tersebut peneliti menetapkan alternatif tindakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran membaca serta dapat mendorong keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Maka peneliti menggunakan metode suku kata (Syllabic Method). Metode suku kata merupakan metode cepat belajar membaca permulaan.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Dalam Kegiatan Pembelajaran Daring
Listina Listina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (311.088 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57002
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berdasarkan hasil angket dengan responden guru, diperoleh skor 86 yang berada pada kategori “sedang”. Pada hasil angket dengan responden peserta didik, pemanfaatan media pembelajaran dalam pembelajaran jarak jauh pada kategori “rendah” sebesar 0%, pada kategori “sedang” sebesar 90% dan pada kategori “tinggi” sebesar 10%. Sehingga secara keseluruhan pemanfaatan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran dengan kategori “sedang”.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Penggunaan Alat Peraga (MEQIP) pada Pelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar
Masdani Masdani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.233 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57167
This research is a classroom action research at SDN 002 Tanjung Perepat which aims to find out how to use teaching aids (MEQIP) in improving student learning outcomes in the addition of fractions in Mathematics. The subjects in this study were 5th grade students at SDN 002 Tanjung Perepat in the even semester of the 2019/2020 school year totaling 10 people consisting of 5 male students and 5 female students. The research was carried out in 2 cycles. The results showed that the use of teaching aids (MEQIP) in improving student learning outcomes in the matter of adding fractions in Mathematics. The increase in student learning outcomes can be seen from the value of classical learning completeness in cycles 1 and 2, respectively, namely 50% and 100%.