cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Citra Perempuan dalam Novel Perempuan-Perempuan Langit Karya Dean Joe Kalalo Femas Akhmad Favian; Jendriadi, Jendriadi; Linda Eka Pradita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur citra perempuan dalam novel Perempuan-Perempuan Langit karya Dean Joe Kalalo. Kritik sastra feminis perspektif Ruthven menjadi landasan penelitian ini. Metode penelitian kualitatif diterapkan secara deskriptif dalam penelitian ini. Data bersumber dari karya sastra berbentuk novel dengan judul Perempuan-Perempuan Langit karya Dean Joe Kalalo. Metode pengumpulan data berupa membaca seluruh isi novel dan teknik pengumpulan data berupa mencatat kutipan kalimat maupun paragraf dalam novel yang terindikasi citra perempuan. Terdapat tiga objek penelitian yang berkaitan dengan citra perempuan, yaitu citra fisik perempuan, citra psikis perempuan, dan citra sosial perempuan. Data dianalisis menggunakan analisis isi berupa mengumpulkan, mengkategorikan, mendeskripsikan, dan menyimpulkan hasil pendeskripsian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh perempuan sangat mendominasi melebihi eksistensi laki-laki. Hal ini dibuktikan dengan salah satu tokoh perempuan, bernama Langit yang memiliki pemikiran layaknya orang dewasa di tubuh anak kecil. Selain itu, tokoh perempuan lain dalam novel merefleksikan fisik perempuan pada umumnya, seperti berambut panjang, menggunakan hijab, mengandung, dan melahirkan. Citra psikis ditunjukkan melalui tokoh Langit dengan sikap sopan santun yang tidak dimiliki oleh tokoh laki-laki dalam novel. Kepedulian dan rela menolong orang yang sedang kesulitan juga menjadi kepribadian Langit sebagai makhluk sosial.
Integrating Project-Based Learning and Artificial Intelligence (PjBL-AI) Model to Enhance Students' Descriptive Writing Skills Idawati, Idawati; Fadilah Neyarasmi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7195

Abstract

This study investigates the effect of integrating the Project-Based Learning model with Artificial Intelligence (PjBL-AI) on university students' descriptive writing skills. Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design, the research involved third-semester students of the Indonesian Language and Literature Education Department at Universitas Negeri Makassar. Two classes were selected: the experimental group, which received instruction through the PjBL-AI model, and the control group, which was taught using conventional methods. Data were collected through a descriptive writing test and a student perception questionnaire on AI use, and analyzed using normality, homogeneity, Paired Sample t-test, and Independent Sample t-test analyses. The results showed that the experimental group achieved a significant 25.5% improvement in writing scores, compared to an 8.5% insignificant increase in the control group. The PjBL-AI model effectively enhanced students' content development, text organization, vocabulary, grammar, and writing mechanics. AI integration facilitated cognitive and metacognitive processes through real-time feedback, supporting the stages of planning, drafting, revising, and publishing. This study reinforces constructivist and sociocognitive theories in writing instruction, demonstrating that PjBL-AI can serve as an innovative and adaptive pedagogy that promotes digital literacy and higher-order thinking. Overall, this research introduces a novel approach to AI-assisted project-based learning and provides empirical evidence for its effectiveness, offering valuable insights for future studies and curriculum innovation in language education.
Konflik Tokoh sebagai Cermin Problematika Sosial Remaja dalam Antologi Cerpen Piala Di Atas Dangau Karya Siswa SMP Ul Aini, Shofa; Roekhan, Roekhan; Djoko Saryono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik tokoh yang muncul dalam antologi cerita pendek Piala Di Atas Dangau untuk melihat cermin problematika sosial remaja. Penelitian ini menggunakan teori struktural dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kepustakaan atau studi pustaka. Metode analisis data yang gunakan analisis isi. Sumber data dalam penelitian ini adalah tiga cerpen dari sepuluh antologi cerpen Piala di Atas Dangau yang dirasa paling relevan menggambarkan problematika sosial remaja. Data penelitian ini berupa kutipan teks yang terdapat dalam tiga cerpen tersebut yang mengandung konflik tokoh. Hasil analisis konflik tokoh antara lain adalah adanya konflik internal dan eksternal pada cerpen Langit Jingga Ibu yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) tekanan ekonomi keluarga, (2) krisis identitas dan harga diri, dan (3) konflik komunikasi dengan orang tua. Pada cerpen Mutiara di Balik Randengan terdapat konflik internal dan eksternal yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) konflik identitas, (2) penolakan keluarga, dan (3) stigma sosial dan perasaan malu. Pada cerpen Suntiang muncul konflik internal dan eksternal yang mencerminkan problematika remaja berupa (1) beban ekonomi keluarga, (2) tekanan peran gender, dan (3) marginalisasi budaya tradisional.
Personifikasi dalam Lirik Lagu karya Rekah : Kajian Semansintaksis Audy Yourdiansyah Firdaus; Fitri Amilia; Astri Widyaruli Anggraeni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7217

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu karya Rekah dengan pendekatan semansintaksis, yakni gabungan analisis sintaksis dan semantik. Personifikasi diartikan sebagai pemberian sifat atau tindakan manusia kepada benda mati, waktu, dan konsep abstrak agar tampak hidup dan bermakna. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui teknik simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta analisis komponen makna untuk mengidentifikasi pola hubungan antara subjek dan predikat pada penggunaan personifikasi. Data dikumpulkan melalui metode simak catat dan dianalisis menggunakan metode agih serta komponen makna untuk mengenali pola hubungan subjek dan predikat pada personifikasi. Hasil menunjukkan adanya pola subjek dan predikat yang bermakna berlawanan sebagai ciri khas personifikasi dalam lirik lagu. Personifikasi ditemukan tidak hanya memperindah bahasa, tetapi juga memperkuat makna emosional dan nilai estetika lirik lagu. Temuan ini memberikan kontribusi pemahaman linguistik bagi penulis lagu dan pengajaran sastra melalui pengenalan pola semansintaksis dalam personifikasi.
Representasi Gangguan Berbahasa Autisme pada Tokoh Jati dalam Film Aku Jati Aku Asperger: Kajian Psikolinguistik Zahra, Marsya Alvia; Angga Trio Sanjaya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.6670

Abstract

Penelitian ini membahas representasi gangguan berbahasa autisme pada tokoh Jati dalam film Aku Jati Aku Asperger (2024) melalui pendekatan psikolinguistik dan pragmatik klinis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami bentuk-bentuk gangguan bahasa yang dialami Jati serta kaitannya dengan aspek kognitif dan sosial penyandang sindrom Asperger. Kajian ini menyoroti bentuk-bentuk gangguan seperti gangguan pemaknaan literal, echolalia, ketergantungan pada topik khusus, pemaknaan kaku terhadap jadwal dan aturan, serta kesulitan memahami emosi dan maksud lawan bicara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak bebas libat cakap dan catat, serta analisis padan pragmatik dalam menginterpretasikan data. Sumber data berupa tuturan verbal tokoh Jati yang dianalisis berdasarkan konteks sosial dan emosional dalam adegan film. Hasil menunjukkan bahwa tokoh Jati menampilkan karakteristik khas sindrom Asperger dalam aspek semantik, pragmatik, dan regulasi emosi. Pendekatan pragmatik klinis dan teori pikiran digunakan untuk menelaah hambatan komunikasi tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian psikolinguistik dan pragmatik klinis melalui analisis representasi autisme dalam media film, sekaligus mendorong peningkatan empati dan kesadaran sosial terhadap individu dengan tantangan komunikasi.
Klausa Bahasa Tidore: Suatu Pendekatan Generatif Transformasional Suddin M. Saleh Djumadil; Ridwan, Ridwan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji klausa bahasa Tidore, salah satu bahasa daerah di kepulauan Indonesia. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan klausa koordinatif dan subordinatif serta menggambarkannya pada diagram pohon dengan menggunakan Transformasi Generatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari tujuh informan di Kabupaten Tidore. Penelitian ini dilakukan di Kota Tidore Kepulauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Tidore memiliki klausa koordinatif dan klausa subordinatif. Secara umum, sebuah kalimat dalam bahasa Tidore terdiri dari satu klausa koordinatif dan satu klausa subordinat. Namun, penelitian ini menemukan bahwa satu kalimat mengandung dua klausa koordinatif dan satu klausa subordinat. Lebih lanjut, klausa koordinatif tidak selalu berada di awal kalimat; terkadang muncul setelah klausa subordinat.
Patologi Sosial dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Pendekatan Sosiologi Sastra Aditia, Sidiq; Umaya, Nazla Maharani; Suciati, Sri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7176

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi patologi sosial dalam novel Indonesia kontemporer Brian Khrisna, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam kerangka sosiologi sastra, penelitian ini menganalisis novel sebagai dokumen sosial untuk mengungkap manifestasi disfungsi masyarakat dalam setting urban. Sumber data primer adalah novel itu sendiri, dengan data pendukung yang diambil dari laporan empiris dan statistik untuk mengontekstualisasikan temuan sastra dalam kondisi sosial dunia nyata. Analisis mengungkapkan jejaring kompleks dari sepuluh patologi sosial yang saling terkait, yang dikategorikan secara sistematis dari level interpersonal hingga sistemik. Temuan kunci adalah eksplorasi kritis novel terhadap patologi sosial terselubung seperti anomie, alienasi, dan kegagalan fungsi afektif keluarga yang ditunjukkan sebagai akar fondasi dari disintegrasi sosial yang lebih terlihat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel berfungsi sebagai cermin sosial yang kuat, menawarkan kritik tajam terhadap kegagalan multi-sektoral dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Studi ini berkontribusi pada ilmu sastra dengan menunjukkan keefektifan integrasi teori patologi sosial dengan kritik sastra sosiologis untuk memberikan pemahaman yang bernuansa tentang peran sastra dalam mendiagnosis dan mengkritik masalah sosial.
Bias and Representation: a Value Analysis in Republika Online Political Reporting Rahmat Basit; Zamzani, Zamzani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7189

Abstract

This research aims to analyze the construction of relational values in political news published by Republika online media, focusing on identifying linguistic markers of relational values, examining how they construct bias and representation of political actors, and explaining their ideological function in shaping public perception. The analysis employs Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA), with relational values in vocabulary selection as the central focus at the textual level. Methodologically, this study adopts a descriptive qualitative approach, with data consisting of political news articles published by Republika between December 2023 and January 2024, collected through reading and note-taking techniques, then reduced, coded, and classified into four relational value categories (trust, respect, cooperation, and commitment). The findings indicate that vocabulary choices systematically construct political actors’ images: trust is represented through lexical items that reinforce credibility; respect emerges through honorifics and naming strategies that strengthen legitimacy; cooperation is conveyed through lexical choices emphasizing synergy; and commitment appears through expressions of promises and future-oriented political intentions. These results affirm that vocabulary selection in media texts is not neutral but carries ideological functions that shape political representation and readers’ interpretive orientation. Therefore, this research offers conceptual and empirical contributions to language and political discourse studies and reinforces the urgency of critical media literacy in the public sphere.
Perencanaan Pembelajaran Menulis Cerita Inspiratif Bermedia Qwen2.5-Max dan Seesaw di SMK Alfafa, Janatin; Laili Etika Rahmawati; Main Sufanti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perencanaan pembelajaran menulis cerita inspiratif dengan memanfaatkan teks biografi sebagai materi utama, yang dikombinasikan dengan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) berupa Qwen2.5-Max dan platform digital Seesaw dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis siswa SMK, terutama dalam menyusun teks yang bernilai inspiratif dan struktur narasi yang baik. Pendekatan yang digunakan adalah Project-Based Learning (PBL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL), yang membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital. Teks biografi dipilih sebagai sumber utama karena mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter, seperti kerja keras, ketekunan, kepemimpinan, dan empati. Selain itu, Qwen2.5-Max dimanfaatkan sebagai asisten kecerdasan buatan (AI) untuk mengeksplorasi informasi biografi dan menyusun struktur tulisan, sedangkan Seesaw digunakan sebagai platform digital untuk mempublikasikan hasil karya siswa dalam bentuk teks maupun video narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dirancang oleh guru Bahasa Indonesia kelas X di SMK Tunas Bangsa Tawangsari telah selaras dengan seluruh komponen struktural kurikulum merdeka, meliputi informasi umum, capaian pembelajaran, profil Pelajar Pancasila, kompetensi awal, sarana dan prasarana (termasuk Qwen2.5-Max dan Seesaw), model pembelajaran (PLB dan CTL), langkah-langkah pembelajaran, asesmen (diagnostic, formatif, dan sumatif), remedial, pengayaan, dan lampiran. Secara subtantif, modul tersebut mengintegrasikan teks biografi teks cerita inspiratif seperti R.A. Kartini, Najwa Shihab, Tere Liye, dan Wikan Sakarinto dalam capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan Profil Pelajar Pancasila untuk menanamkan nilai karakter. Qwen2.5-Max digunakan sebagai alat bantu eksplorasi informasi dan penyusunan struktur narasi, sementara Seesaw berfungsi digunakan sebagai media publikasi digital sekaligus sarana refleksi dan umpan balik. Asesmen dalam modul juga berbasis proyek dan mengacu pada kriteria Profil Pelajar Pancasila, dengan rubric yang menilai aspek linguistic maupun non-kognitif (karaker, kreativitas, kolaborasi). Dengan demikian modul ini tidak hanya selaras secara struktural dengan Kurikulum Merdeka, tetapi jugamewujudkan integrasi holistic antara penguatan literasi menulis, pembentuk karakter, dan literasi digital.
Eksistensi Perdamaian Diri Tokoh Utama dalam Novel Janji Untuk Ayah Karya Nurunala: Kajian Psikologi Eksistensial Aulia Angriani Waridin; Wiyatmi, Wiyatmi; Ary Kristiyani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi perdamaian diri tokoh utama dalam novel Janji Untuk Ayah karya Nurunala melalui pendekatan psikologi eksistensial Rollo May. Fokus penelitian ini terletak pada bentuk permasalahan batin, dinamika psikologi eksistensial, dan proses menuju perdamaian diri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer berasal langsung dari novel berupa kutipan, kalimat, atau ungkapan yang terdapat dalam teks novel dengan 192 halaman, diterbitkan oleh Gramedia Widiasarana Indonesia tahun 2024. Sumber data sekunder berupa buku-buku referensi dan jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca dan mencatat, sedangkan teknik analisis data meliputi tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Elang merepresentasikan perjalanan eksistensial dalam menemukan makna hidup. Tokoh Elang mengalami keterasingan diri akibat rasa kehilangan dan penolakan terhadap diri maupun dengan lingkungannya, kekosongan sebagai bentuk keputusasaan terhadap nilai-nilai hidup, kecemasan eksistensi karena takut gagal, dilema, ragu dan kesepian eksistensi akibat perpisahan. Namun, tokoh Elang juga mendapatkan dorongan dalam bentuk cinta (agape) sebagai cinta persahabatan dan bentuk cinta (philia) sebagai cinta tanpa pamrih. Melalui keberanian menghadapi penderitaan dan rintangan hidup, tokoh Elang mulai memahami arti kebebasan, keberanian fisik dan emosional, tanggung jawab, serta penerimaan diri, hingga akhirnya mencapai perdamaian diri sebagai bentuk eksistensi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian psikologi eksistensial, serta membuka peluang untuk memahami bagaimana lingkungan dan nilai-nilai sosial memengaruhi cara individu mengatasi permasalahan hidup. Selain itu, penelitian ini memberikan manfaat bagi pembaca untuk memahami proses pencarian makna hidup melalui refleksi diri.