cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Analisis Kualitas Keterbacaan pada Terjemahan Cerita Anak Inggris-Indonesia di Website Penjaring Moh. Tarojjil Mahbub; M.R. Nababan; Muhammad Yunus Anis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7237

Abstract

Keterbacaan (readability) menunjuk pada derajat kemudahan sebuah tulisan untuk dipahami maksudnya. Produk terjemahan tidak hanya melibatkan pengalihan kata-kata, tetapi juga harus memperhatikan konteks dan tingkat pemahaman anak. Peraturan No. 030/P/2022, Pedoman Penjenjangan Buku, menetapkan tingkat bacaan untuk anak-anak berdasarkan jenjang pendidikan mereka. Ini mengarah pada struktur kata, farasa, klausa, dan kalimat yang digunakan untuk menceritakan kisah anak tersebut didasarkan pada jenjang pembacanya. Namun Ada beberapa pedoman yang sesuai dan tidak sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat keterbacaan dari terjemahan cerita anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengambil objek kajian berupa terjemahan cerita anak pada web penjaring. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, analisis dokumen. Sumber data dokumen mencakup terjemahan cerita anak pada jenjang pembaca dini hingga pembaca madya dan responden yang merupakan anak-anak untuk menguji tingkat keterbacaan terjemahan cerita anak dari berbagai jenjang. Data terdiri atas kompleksitas kalimat dan leksis yang mencakup hanya terbatas pada contentword dan tingkat keterbacaan cerita anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis dokumen dan wawancara yangmelibatkan anak-anak untuk menguji aspek keterbacaan terjemahan cerita anak. Penelitian ini menerapkan metode Spradley untuk analisis data yang berupa analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema-budaya.  Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa nilai keterbacaan pada terjemahan cerita anak tergolong tinggi. Keterbacaan pembaca dini mencapai nilai 2,97, pembaca awal dengan nilai 2,57,  pembaca semenjana dengan nilai 2,87 dan pembaca madya dengan nilai 2,93.
Analisis Terjemahan Metafora Kitab Kidung Agung Recovery Version Winarni, Efid; Mangatur Nababan; Agus Hari Wibowo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7238

Abstract

Penelitian ini mengkaji terjemahan metafora yang terdapat dalam Kitab Kidung Agung sebagai bagian penting dari Alkitab Song of Song dari Recovery Version. Alkitab Song of Song dari Recovery Version menjadi salah satu Alkitab yang telah diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Inggris. Alkitab ini telah dibaca secara luas dan dijadikan bahan referensi oleh umat kristiani yang digunakan di Gereja Sidang Jemaat Kristus di seluruh Indonesia dan beberapa negera lainnya, seperti Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Amerika. Penelitian ini berfokus pada aspek linguistik, yaitu jenis-jenis metafora, pergeseran makna, teknik terjemahan, serta kualitas terjemahan apa saja yang terdapat dalam kitab Kidung Agung dari Recovery Version. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi kasus tunggal terpancang. Sebagai validitas data, penelitian ini menerapkan dua jenis triangulasi, yaitu triangulasi metode pengumpulan data dan triangulasi sumber data. Triangulasi metode pengumpulan data meliputi analisis dokumen dan focus group discussion (FGD). Sementara itu, triangulasi sumber data didapat melalui Alkitab Recovery Version dan terjemahannya Kidung Agung dan tiga orang rater. Sumber data tersebut dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data melibatkan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya tiga jenis metafora, yaitu metafora ontologi, metafora orientasional, dan metafora struktural. Ketiga jenis metafora ini diterjemahkan dengan menggunakan beberapa jenis teknik penerjemahan, yaitu teknik padanan lazim, eksplisitasi, modulasi, paraprase, kreasi diskursif, harfiah, partikularisasi, transposisi. Teknik penerjemahan yang digunakan tersebut berdampak pada kualitas terjemahan. Dari tiga aspek kualitas terjemahan, hanya aspek keakuratan yang berkurang karena penggunaan teknik penerjemahan paraprase dan teknik kreasi diskursif. Sementara itu, dua aspek lainnya, keberterimaan dan keterbacaan, mendapat nilai sempurna, yakni nilai 3.
Wujud Ikon, Indeks, dan Simbol sebagai Penanda Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Jenderal Kambing Karya Khrisna Pabichara Anas, Anas; Andi Sukri Syamsuri; Haslinda, Haslinda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud ikon, indeks, dan simbol sebagai penanda nilai pendidikan karakter dalam novel Jenderal Kambing karya Khrisna Pabichara dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif dengan desain deskriptif kualitatif. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung tanda-tanda semiotik dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 191 wujud tanda yang terdiri atas ikon, indeks, dan simbol, yang setelah direduksi menjadi 101 data yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Ikon dalam novel ini berfungsi menggambarkan keserupaan dengan realitas dan memuat nilai berpikir kritis, kemandirian, dan kewargaan. Indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat yang menandai perjuangan dan keteguhan tokoh, mencerminkan nilai kemandirian dan keimanan. Sementara itu, simbol yang terdiri atas simbol konvensional, aksidental, dan universal, memperlihatkan nilai-nilai spiritual, budaya, dan kemanusiaan seperti keimanan, cinta tanah air, dan komunikasi. Nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan pada ikon, indeks, dan simbol akan memberi kontribusi dalam pembelajaran sastra di sekolah.
Analisis Tokoh Perempuan dalam Novel Sayyidat Al Qamar Karya Jokha Alharthi: Kajian Feminisme dan Nilai-Nilai Pendidikan Kahar, Siti Hardianti; Saleh, Nurming; Ulum, Fatkhul
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk feminisme dan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Sayyidat Al Qamar karya Jokha Alharthi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan feminisme sastra. Data penelitian berupa kutipan naratif, dialog, dan deskripsi tokoh perempuan yang mencerminkan perjuangan, ketidaksetaraan gender, serta nilai pendidikan. Sumber data penelitian ini adalah novel Sayyidat Al Qamar karya Jokha Alharthi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan deskripsi, reduksi, dan seleksi untuk menemukan bentuk ketidaksetaraan gender, perlawanan terhadap sistem patriarki, serta nilai-nilai pendidikan yang meliputi aspek religius, moral, sosial, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan tokoh-tokoh perempuan dalam novel ini mencerminkan semangat kemandirian, tanggung jawab, dan kesadaran untuk memperoleh hak pendidikan serta menentukan jalan hidupnya sendiri. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian sastra feminis Arab modern, khususnya dalam mengungkap hubungan antara gerakan feminisme dan pendidikan sebagai sarana pembebasan perempuan. Penelitian ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana karya sastra dapat menjadi media edukatif dalam membangun kesadaran sosial dan nilai-nilai kesetaraan gender di masyarakat.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Materi Teks Anekdot Berbasis Genially Wulandari, Tika; Hares Yulianti, Uki; Indah Sholikhati, Nur
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7286

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Genially yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik kelas X. Berdasarkan hasil wawancara, didapati masih banyak peserta didik mengalami kesulitan menangkap makna tersirat dalam teks anekdot. Kondisi tersebut menandakan adanya ketidaktepatan antara media pembelajaran yang disajikan dengan kebutuhan pembelajaran di dalam kelas. Oleh sebab itu, pengembangan media berbasis Genially dibutuhkan dan menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Metode Research and Development (R&D) diterapkan pada penelitian ini. Metodelogi ini mencakup komponen-komponen utama yang mengadopsi model ADDIE. Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan dan penyebaran angket guna memperoleh informasi validasi. Proses penelitian memanfaatkan pendekatan mix method yang menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa: (1) terdapat kebutuhan mendesak pada media pembelajaran interaktif berbasis Genially, yang mempertimbangkan aspek isi, bahasa, dan desain; (2) media yang dikembangkan melalui Canva dan platform Genially memperoleh nilai validasi yang sangat baik, yaitu rata-rata 0,97 untuk aspek materi, 0,97 untuk aspek bahasa, dan 0,96 untuk aspek media. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa alternatif model pengembangan media interaktif berbasis teknologi yang mudah diadaptasi dan menjadi contoh implementasi Genially yang sudah teruji efektif. Berdasarkan temuan tersebut, pengembangan media pembelajaran interaktif ini dapat dianggap layak diterapkan pada pengajaran teks anekdot kelas X.
Sastra sebagai Media Pembentukan Karakter: Analisis Prosodi dan Nilai Didaktis dalam Syair An-Nasu Bin-Nasi Karya Imam Syafi‘i Nida Fauziyah Fitriani; Rokhim, Minatur; Ali Hasan Al Bahar; Risa Auliya Damastina; Rizky Rohmatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7294

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap struktur prosodi (arudh dan qafiyah) dalam syi’r karya Imam Syafi’i yg berjudul An-Nasu bin-Nasi, menjelaskan keterkaitan unsur estetika dengan nilai-nilai didaktis yang terkandung di dalamnya, serta menafsirkan bagaimana bentuk keindahan bahasa memperkuat pesan moral dalam pembentukan karakter. Kajian ini berfokus pada hubungan antara unsur estetika dan pesan moral yang membentuk kesatuan makna puitis. Data diperoleh melalui analisis teks dan studi kepustakaan yang menelaah pola ritme, konsistensi rima, serta ajaran moral dalam setiap bait syair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair ini menggunakan Bahr Basith dengan variasi arudh makhbunah dan dharb maqthu‘, menghasilkan pola irama yang tenang namun tegas. Struktur qafiyah-nya bersifat mardhufah mawsulah bil mad dengan huruf ta sebagai rawi yang konsisten, mencerminkan keharmonisan dan memperkuat penyampaian pesan moral. Analisis nilai didaktis menunjukkan tema-tema utama seperti kemurahan hati, rasa syukur, tanggung jawab sosial, kepemimpinan yang melayani, serta makna hidup melalui kebajikan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip pendidikan karakter modern yang menekankan empati, spiritualitas, dan tanggung jawab moral. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi analisis prosodi (arudh dan qafiyah) dengan kajian nilai-nilai didaktis, yang memberikan pemahaman komprehensif tentang fungsi sastra Arab klasik sebagai sarana pendidikan moral dan pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa karya sastra Arab klasik, khususnya karya Imam Syafi‘i, memiliki relevansi abadi sebagai sumber pembelajaran etis dan penguatan karakter dalam konteks pendidikan modern.
From Competency-Based to Merdeka Curriculum: A Comparative Study Based on Richards' Curriculum Development Theory Burhamzah, Muftihaturrahmah; Sunra, La; Dollah, Syarifuddin; Alamsyah, Alamsyah; Sabrina Rocholl
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7297

Abstract

This study presents a comparative analysis of Indonesia's Competency-Based Curriculum (CBC) and the newly implemented Merdeka Curriculum, utilizing Richards' curriculum development theory as a theoretical framework. Through document analysis, teacher interviews, and classroom observations across multiple Indonesian schools, this research examines both curricula across six key dimensions: goals, content, pedagogy, assessment, flexibility, and teacher autonomy. Findings reveal that while CBC emphasizes standardized competencies and measurable outcomes, the Merdeka Curriculum offers greater flexibility, student-centered approaches, and enhanced teacher autonomy. The transition reflects Indonesia's educational reform agenda to address 21st-century learning needs while respecting local contexts. Richards' framework proves particularly valuable in identifying systematic strengths and weaknesses in both approaches. The Merdeka Curriculum demonstrates significant potential for fostering creativity and critical thinking but faces implementation challenges related to resource distribution and teacher readiness. This study offers insights for policymakers, curriculum developers, and educational practitioners navigating curriculum reforms in similar contexts.
Integration of Translation and Semantics Studies in Arabic Language Learning at the Junior High School Level: A Descriptive Qualitative Analysis Anisa Siti Muslimah; Mumu Muhlisin; Akmaliyah, Akmaliyah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7306

Abstract

Arabic language learning at the junior high school level has traditionally focused on grammar and vocabulary memorization, while the aspect of meaning or semantics is often overlooked. As a result, students tend to understand the language mechanically without grasping the communicative messages embedded in the text. This study aims to describe the forms, strategies, and benefits of integrating translation and semantics studies in Arabic language learning at the junior high school level. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, display, and verification to identify patterns of meaning integration in translation activities. The findings reveal that teachers link translation exercises with lexical and contextual meaning analysis, utilize narrative-dialogue texts, and conduct discussions on idiomatic meanings prior to translation. This approach enhances students’ ability to comprehend textual meaning, fosters semantic awareness, and motivates them, as the learning process becomes more logical and communicative. However, several challenges arise, including limited instructional time, varying levels of student proficiency, and insufficient teacher training in semantic linguistics. The study recommends the need for teacher training in the application of semantic theory and the development of meaning-based instructional materials, so that Arabic language learning at the junior high school level can be conducted more effectively, contextually, and meaningfully
The Correlation of Vocabulary Mastery and Narrative Text Writing Skills in Perspective of Educational Theory Soraya, Kety; Hidayat, Sholeh; Anriani, Nurul
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7326

Abstract

This study investigates the correlation between students’ vocabulary mastery and their writing ability in narrative texts at the tenth grade of Vocational Senior High School 8 Kota Serang. Employing a quantitative correlational design, data were collected from 35 students selected through simple random sampling. Two instruments were used: a vocabulary test and a writing test focusing on narrative composition. The validity and reliability of both instruments were confirmed through Pearson Product–Moment and Cronbach’s Alpha analyses. Descriptive statistics showed that the mean score of vocabulary mastery was 75.60 and writing ability was 74.20, both categorized as good. The Pearson correlation analysis revealed a strong and significant positive relationship between vocabulary mastery and writing ability (r = 0.713, p < 0.05), with vocabulary contributing 50.8% to the variance in writing performance. These results support cognitive–constructivist theories proposed by Piaget and Vygotsky, emphasizing that vocabulary development and writing competence evolve through active learning and social interaction. The findings suggest that integrating contextualized vocabulary instruction into writing practice can effectively enhance students’ writing proficiency, especially in vocational education contexts.
The Implementation of HSK 汉语水平考试 Teaching Materials To Train Students’ Hsk 4 Vocabulary Karina Fefi Laksana Sakti; Amira Eza Febrian Putri; Aiga Ventivani; Octi Rjeky Mardasari; Cicik Arista
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7328

Abstract

This study aims to describe the process of implementing HSK 4 Preparation teaching materials 汉语水平考试 [Hànyǔ Shuǐpíng Jǎoshì sì jí], and students' responses to the implementation of HSK 4 Preparation teaching materials [Hànyǔ Shuǐpíng Jǎoshì sì jí]. This study uses a qualitative descriptive research method. The results of this study are that the process of implementing HSK 4 Preparation teaching materials ran smoothly, the classroom situation was very conducive and students were enthusiastic and eager to learn using HSK 4 Preparation digital teaching materials. Based on questionnaires and interviews, the implementation of HSK 4 Preparation digital teaching materials had a positive impact on students. Most students think that HSK 4 Preparation digital teaching materials make it easier for students to master HSK 4 vocabulary, increase motivation to learn HSK 4 vocabulary, the teaching materials are easy to access, and can be used for independent learning.