cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA Irman Irman; Endang Surahman; Dita Agustian; Diana Herawati; Liah Badriah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2318

Abstract

Di era transformasi teknologi yang cepat, kemampuan berpikir kreatif menjadi penting, dengan kemampuan ini memungkinkan individu menemukan solusi inovatif untuk permasalahan kompleks dan beradaptasi dengan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan berfikir kreatif peserta didik berdasarkan pada 4 aspek, yaitu berpikir rinci, berpikir asli, berpikir lancar, dan berpikir luwes. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, penelitian dilakukan kepada peserta didik kelas 8 SMPN 1 Cipatujah dengan jumlah populasi sebanyak 116 orang, diambil sebagai sampel sebanyak 20 peserta didik dengan teknik simple random sampling, sedangkan instrumen yang dipakai angket menggunakan skala Likert. Teknik analisis datanya mencakup pemberian skor pada setiap jawaban angket untuk setiap aspek berpikir kreatif, analisis statistik deskriptif untuk menghitung rata-rata, distribusi frekuensi, persentase, dan standar deviasi, mengklasifikasikan hasil berdasarkan kategori skor untuk memberikan interpretasi terhadap kemampuan berpikir kreatif dan terakhir melakukan visualisasi dalam diagram. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan berfikir kreatif peserta didik dalam karegori rendah. Salah satu penyebabnya karena ketidakmampuan peserta didik dalam menghasilkan ide-ide baru atau mengajukan alternatif jawaban dalam menyelesaikan sebuah persoalan. Penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah, penemuan, atau penggunaan media pembelajaran yang mendorong peserta didik menghasilkan ide-ide baru.
Persepsi Pemahaman Argumentasi Ilmiah Peserta Didik di MTsN 11 Tasikmalaya Amiruddin Amiruddin; Aripin Aripin; Nana Nana; Diana Hernawati; Liah Badriah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2192

Abstract

Hasil penelitian di beberapa daerah di Indonesia dan beberapa negara menunjukkan keterampilan argumentasi peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pemahaman peserta didik terhadap argumentasi ilmiah di MTsN 11 Tasikmalaya . Populasi penelitian ini berjumlah 586 peserta didik dan sampel sebanyak 155 peserta didik kelas IX yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen utama yang digunakan adalah angket berbasis skala Likert, sementara wawancara dengan peserta didik dan guru IPA dilakukan sebagai data sekunder. Komponen argumentasi ilmiah yang diukur meliputi klaim, bukti, jaminan, dan dukungan. Proses analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif mencakup empat langkah utama: (1) menghitung total skor rata-rata setiap komponen argumentasi ilmiah, (2) mengkonversi skor, dan (3) menghitung rata-rata persentase pemahaman peserta didik per komponen, dan (4) mengelompokkannya berdasarkan kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemahaman peserta didik terhadap komponen argumentasi ilmiah masih rendah di semua indikator. Berdasarkan hasil wawancara penyebab utama rendahnya pemahaman peserta didik terhadap argumentasi ilmiah adalah kurangnya pengalaman secara praktis dalam pembelajaran dalam melatihkan argumentasi ilmiah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya perubahan strategi pengajaran dengan pendekatan berbasis masalah, inkuiri, dan penemuan, serta pengembangan bahan ajar yang melatih keterampilan argumentasi ilmiah.
Pengaruh E-Kombus (Elektronik Komik Balok dan Kubus) terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Andi Asrafiani Arafah; Dita Nurlina; Sukriadi, Sukriadi; Masriani, Masriani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2199

Abstract

Hasil belajar merupakan komponen penting dalam pendidikan karena dengan hasil belajar kita bisa mengetahui keberhasilan dari sebuah pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan hasil belajar siswa SDN 007 Sungai Kunjang setelah menggunakan media pembelajaran berupa E-KOMBUS (Elektronik Komik Balok dan Kubus). Untuk medapatkan hasil tersebut digunakan pendekatan penelitian kuantitatif pre-experimental designs dengan menggunakan desain penelitian one grup pretest posttest designs. Untuk mendapatkan data yang digunakan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen tes untuk mendapatkan nilai hasil belajar siswa. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh uji asumsi normalitas shapiro-wilk menunjukkan bahwa hasil pretest E-KOMBUS terdistribusi normal karena nilai P Valuenya yakni 0,005 sedangkan hasil posttest terdistribusi tidak normal karena nilai P Valuenya yakni 0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk dilanjutkan ke pengujian hipotesis menggunakan analisis non parametrik yakni analisis uji wilcoxon sebagai alternatif dari pengujian paired sample t-test. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan wilcoxon diperoleh hasil bahwa penggunaan E-KOMBUS memiliki pengaruh yang signifikan karena nilai P Valuenya 0,000. Sedangkan untuk nilai N-Gain Scorenya diperoleh N-gain Skor pada mean sebesar 0.7033 yang artinya nilai tersebut berada pada kategori tinggi karena nilainya sebesar g>0,7. Sedangkan untuk nilai N-gain persen pada mean sebesar 70.3350 yang artinya nilai tersebut berada pada kategori cukup efektif karena nilainya sebesar 56-75. Kesimpulannya bahwa treatment atau metode yang digunakan dalam hal ini E-KOMBUS memiliki pengaruh yang cukup efektif dalam perubahan hasil nilai belajar peserta didik pada SDN 007 Sungai Kunjang. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa media pembelajaran E-KOMBUS memiliki pengaruh dan cukup efektif untuk meningkatkan nilai hasil belajar peserta didik pada materi balok dan kubus di SDN 007 Sungai Kunjang.
Penerapan Model Cooperative Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Bernalar Kritis Siswa dalam Pembelajaran Fisika Rohmani, Ulis; Mulvia, Rahmadhani; Muhajir, Siti Nurdianti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2264

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Sasaran utamanya adalah mengevaluasi perbedaan dampak implementasi model Cooperative Learning (CL) dan model Cooperative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan keterampilan bernalar kritis peserta didik tingkat XI pada bahasan momentum dan impuls dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA. Rancangan instrumen yang diimplementasikan menggunakan Pretest Posttest Control Group Design dengan perangkat pengukuran berupa butir soal pretest dan posttest yang sudah mendapat penilaian dari tim penilai ahli. Objek penelitian diambil dari sebuah Sekolah Menengah Atas pada periode pembelajaran 2024/2025. Total partisipan mencakup 68 peserta didik kelas XI, terbagi menjadi 33 peserta didik pada kelompok pembanding dan 35 peserta didik pada kelompok uji. Metode pengambilan data mencakup empat instrumen: lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran, lembar pengamatan perilaku, kuesioner tanggapan terhadap model pembelajaran, serta instrumen pretest dan posttest yang terdiri dari 9 butir soal uraian. Analisis data dilaksanakan melalui serangkaian pengujian, meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Mann-Whitney untuk verifikasi hipotesis menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 27. Hasil pengolahan data observasi memperlihatkan tingkat keberhasilan implementasi model CPS mencapai 100%. Sementara itu, umpan balik peserta didik terhadap penerapan model CPS mencapai 83,95%, yang mengindikasikan kategori sangat memuaskan. Analisis uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang mengakibatkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kedua model pembelajaran memberikan pengaruh terhadap keterampilan bernalar kritis peserta didik. Data deskriptif lebih lanjut memperlihatkan bahwa capaian rata-rata peserta didik berdasarkan parameter bernalar kritis pada kelompok uji (CPS) mengungguli kelompok pembanding (CL).
Kelayakan dan Karakteristik Media Pembelajaran IPA Berpendekatan Gamifikasi Berbasis Socio Scientific Issue pada Tema Pencemaran Lingkungan Rais Amin; Widyaswarani, Elyvia; Jati, Ibnu Mustopo; Latip, Abdul; Pratomo, Herdianto Wahyu; Prayoga, Galih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan karakteristik media pembelajaran IPA berpendekatan gamifikasi berbasis socio scientific issue (SSI) pada tema pencemaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode reserach and develompment (R&D) dengan desain ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar judgment kelayakan dan karakteristik media pembelajaran IPA berpendekatan gamifikasi berbasis SSI dengan melibatkan lima orang ahli sebagai validator. Analisis data dilakukan dengan cara statistik deskriptif yang menekankan pada pencarian rata-rata dan persentase dari setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPA berpendekatan gamifikasi berbasis SSI memiliki kelayakan konten media dan desain media dengan kategori snagat layak. Lebih lanjut, media pembelajaran IPA berpendekatan gamifikasi berbasis SSI memiliki karakteristik gamifikasi dengan kategori sangat baik dan karakteristik scientific dengan kategori baik. Hasil ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sudah layak digunakan dalam pembelajaran di kelas pada tema pencemaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving terhadap Peningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa dalam Pembelajaran Fisika Fitriyani, Fitriyani; Mulvia, Rahmadhani; Muhajir, Siti Nurdianti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2354

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran pemecahan masalah kolaboratif mempengaruhi keterampilan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran fisika. Masalah utama studi ini adalah proses belajar yang masih fokus pada konsep daripada praktik dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dan metodologi kuantitatif. Studi ini melibatkan 20 siswa dalam kelompok uji coba dan 23 siswa dalam kelompok pembanding. Pre-test, post-test, dan kuesioner diterapkan untuk mengumpulkan informasi. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27 melalui analisis deskriptif dan inferensial, termasuk uji normalitas, homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan model Collaborative Problem Solving (CPS) memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik. Kelompok uji coba menerima skor post-test yang lebih tinggi (82) dibandingkan kelompok pembanding (68,69). Selain itu, hasil survei menunjukkan bahwa 90,5% Siswa memberikan respon yang baik terhadap penerapan model CPS. Kesimpulan dari penelitian adalah bahwa model CPS dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan fisika di era modern.
Pendidikan: Tren Keterampilan Berpikir Kritis melalui LKPD yang Terintegrasi PBL Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2387

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa di Indonesia menjadi permasalahan utama dalam pendidikan, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang lebih fokus pada pengajaran berbasis guru dan kurangnya penerapan model yang dapat mengembangkan keterampilan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tren pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis di konteks pendidikan Indonesia. Studi ini menggunakan metode analisis bibliometrik dengan aplikasi Biblioshiny, yang dieksplorasi dari tahun 2014 hingga 2024 melalui basis data OpenAlex. Proses penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari 742 artikel yang relevan, diikuti pem-filteran untuk memastikan kecocokan dengan kriteria penelitian, yaitu tahun publikasi antara 2014-2024, artikel ilmiah terpublikasi dengan akses terbuka, menggunakan bahasa Indonesia, memiliki metadata yang lengkap, serta berlokasi di Indonesia, sehingga tersisa 232 artikel untuk analisis lebih lanjut. Metode analisis mencakup frekuensi publikasi tahunan, sitasi per artikel, identifikasi sumber teratas, serta analisis kata kunci yang sering muncul. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi terkait LKPD dan PBL sejak 2015, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 37,87%. Meskipun demikian, terjadi penurunan jumlah publikasi pada tahun 2024, dengan rata-rata sitasi per artikel menurun menjadi 0,22. Temuan ini mencerminkan pentingnya inovasi lebih lanjut dalam penerapan PBL dan LKPD untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, terutama dalam konteks pembelajaran abad ke-21.
Validasi: LKPD Terintegrasi Model Problem Based Learning untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Materi Asam Basa Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2405

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi validitas dari pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang terintegrasi dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam melatih keterampilan berpikir kritis untuk materi asam basa. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor validitas LKPD sebesar 96,27, yang menandakan LKPD ini sangat valid dan siap digunakan dalam pembelajaran. Meskipun hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD tidak perlu direvisi, para validator merekomendasikan beberapa saran perbaikan saran-saran dari validator tetap dipertimbangkan agar kualitas dan efektivitas LKPD dapat ditingkatkan lebih lanjut. Saran tersebut termasuk peningkatan dalam penyajian kegiatan, seperti memperbaiki tampilan dan layout LKPD agar lebih menarik bagi peserta didik. Selain itu, disarankan untuk menambahkan beberapa kalimat instruksi sebelum melaksanakan kegiatan agar peserta didik lebih memahami langkah-langkah yang harus diikuti dalam proses pembelajaran. Rekomendasi penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi yang membandingkan efektivitas LKPD ini dalam meningkatkan pemahaman konsep Asam Basa serta keterampilan berpikir kritis di berbagai tingkat pendidikan.
Potensi Integrasi STEAM-SDGs dalam Pembelajaran Proyek IPAS di SMK Bina Utama Kendal Idha budiati; M. Syaiful Hayat; Siti Fatonah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2451

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Meskipun saat ini pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) sudah banyak diterapkan dalam pembelajaran di SMK, namun belum terintegrasi dengan SDGs. Tujuan penelitian ini menganalisis potensi integrasi STEAM-SDGs dalam pembelajaran proyek IPAS di SMK Bina Utama Kendal. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian empat responden guru proyek IPAS. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan 100% guru mengaitkan pembelajaran proyek IPAS dengan masalah sosial dan lingkungan sekitar dan mendukung penerapan integrasi STEAM-SDGs, integrasi STEAM-SDGs mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global, 75% responden guru proyek IPAS menyatakan sarana dan prasarana di sekolah siap, meskipun kurikulum sekolah belum berorientasi SDGs. Intregasi STEAM-SDGs dinilai mampu membuat pembelajaran proyek IPAS lebih menarik dan efektik dalam mengembangkan ketrampilan abad 21 sehingga menumbuhkan solusi inovatif terhadap masalah lingkungan. Namun dalam penerapannya masih terkendala keterbatasan waktu pembelajaran dan kesiapan siswa dalam menyelesaikan masalah kompleks.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 1 Lingsar Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Chopifah Rosdianti; Sri Subarinah; Nani Kurniati; Syahrul Azmi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari karakteristik cara berpikir siswa kelas VIII SMPN 1 Lingsar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa angket, tes uraian dan pedoman wawancara. Dari 3 kelas yang terdiri dari 91 siswa yang diberikan angket karakteristik cara berpikir dipilih 1 kelas dengan banyak siswa 31 siswa sebagai subjek penelitian yaitu kelas VIII 3 dengan pertimbangan karakteristik cara berpikir siswa dikelas tersebut merata. Di kelas tersebut terdapat 14 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe sekuensial konkret (SK), 4 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe sekuensial abstrak (SA), 6 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe acak abstrak (AA), dan 7 siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe acak konkret (AK). Kemudian siswa pada kelas VIII 3 diberikan tes kemampuan komunikasi matematis pada materi teorema Pythagoras, kemudian dipilih 8 subjek penelitian untuk dilakukan wawancara untuk memperdalam data yang terdiri dari 2 siswa pada masing-masing karakteristik cara berpikir dan dipilih melalui purposive sampling untuk. Indikator kemampuan komunikasi matematis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indikator menulis, menggambar dan ekspresi matematika. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe SK sudah memenuhi indikator menulis, menggambar dan ekspresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe SA belum memenuhi indikator menulis, menggambar, ekspresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe AA sudah memenuhi indikator menulis dan menggambar namun masih kurang dalam indikator eskpresi matematika. Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan karakteristik cara berpikir tipe AK sudah memenuhi indikator menulis, namun masih kurang dalam indikator menggambar dan ekspresi matematika. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah.

Page 58 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue