cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Validitas dan Keterbacaan Integrated Assesment Literasi Kimia dan HOTS Bermuatan Etnosains Daerah Sikka pada Materi Asam Basa Klaudius Ware; Paulina Nelce Mole; Yohanita Nirmalasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2073

Abstract

Pembelajaran kimia merupakan upaya menerangkan konsep dan keterampilan kimia kepada siswa dengan berbagai pendekatan seperti kontekstual berdasarkan kearifan lokal daerah. Analisa permasalahannya pada SMA di kabupaten Sikka, antara lain: 1) tidak semua siswa mengenal kearifan lokal daerah Sikka, 2) strategi mengajar guru belum melibatkan kajian budaya daerah, 3) guru belum mengembangkan soal level HOTS, 4) siswa tidak terbiasa dengan gerakan literasi, 5) pemahaman konsep materi kimia asam basa siswa rendah. Tujuan penelitian adalah menguji validitas dan keterbacaan integrated assesment literasi kimia dan hots bermuatan etnosains daerah sikka pada materi asam basa. Penelitian ini mengacu pada model Thiagarajan yang terdiri atas 3 tahapan, yaitu define, design, dan develop. Instrumen penelitian berupa lembar wawancara, lembar validasi angket, angket respon kelayakan untuk siswa dan guru serta butir soal uraian. Analisa validitas menggunakan rumus Aiken, analisa keterbacaan soal dengan rentang kategorial. Hasil penilaian menunjukkan bahwa 0,85 instrumen tes berada dalam kategori sangat valid sehingga dapat digunakan sebagai alat evaluasi. Selanjutnya dilakukan uji persentase keterbacaan 83,70% (kategori sangat baik) yang menunjukkan bahwa produk memuat materi yang dapat dipahami, disajikan secara menarik, ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, serta penyajian tabel dan gambar sudah sesuai.
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Adaptasi PISA Ditinjau dari Gaya Belajar Puput Salsabilah; Soeprianto, Harry; Yulis Tyaningsih, Ratna; Subarinah, Sri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2074

Abstract

Capaian literasi matematika yang rendah di Indonesia, terutama pada konten shape and space, mendapat perhatian khusus dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dengan gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik dalam menyelesaikan soal-soal adaptasi PISA pada konten shape and space. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMPN 7 Mataram dengan 11 siswa visual, 11 siswa auditorial, dan 11 siswa kinestetik. Instrumen penelitian adalah angket gaya belajar, tes tertulis kemampuan literasi matematika, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kemampuan literasi matematika yaitu: 1) merumuskan situasi secara matematis (formulate), 2) menerapkan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematika (employ), 3) menafsirkan, menerapkan dan mengevaluasi hasil matematika (interpret). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematika yang baik, mampu melalui semua tahap literasi matematika dengan teliti namun sedikit kesulitan dalam menafsirkan kembali hasil yang diperoleh ke permasalahan yang ada. Siswa dengan gaya belajar auditorial mampu merumuskan masalah secara matematis dan menerapkan konsep, namun masih kurang lengkap menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan pada soal. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya mampu merumuskan masalah secara matematis namun kesulitan dalam menerapkan konsep dan menafsirkan hasil yang diperoleh ke permasalahan yang ada.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Komik Pendekatan Saintifik Berbasis Berpikir Kritis Siswa Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas VIII SMP Rania Yuniati; Lukman Nulhakim; Lulu Tunjung Biru
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2075

Abstract

Berpikir kritis di pembelajaran IPA berdasarkan kurikulum merdeka perlu ditekankan ada pada siswa. Berpikir kritis menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan kurang muncul pada siswa dibeberapa SMP Negeri di Kota Serang khususnya konten belajar pernapasan manusia, disebabkan penggunaan media pembelajaran yang dipakai guru kurang memberikan stimulus untuk siswa berpikir secara kritis. Mengingat pentingnya berpikir kritis untuk menjadikan siswa pribadi bertanggung jawab atas keputusan yang diambil, maka berpikir kritis dapat dimunculkan melalui pemilihan media pembelajaran interaktif salah satunya melalui media komik digital. Penelitian dilakukan untuk menghasilkan komik digital pendekatan saintifik berbasis berpikir kritis sistem pernapasan manusia yang valid dan mencapai tingkat respon siswa yang baik. Metode yang digunakan Research and Development (R&D). Model yang diadopsi model 4D Thiagarajan dibatasi menjadi tiga tahapan define, design, dan develop. Sampel siswa yang digunakan 45 siswa kelas VIII SMP. Instrumen yang digunakan angket validasi dan angket respon siswa berbentuk pernyataan yang menggunakan skala likert 1-4. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara dan angket. Hasil persentase validasi komik digital "sangat valid", akumulasi dari validator materi 92,42%, validator media 92,52%, dan validator praktisi 85,52%. Hasil tingkat respon siswa secara rata-rata mendapatkan persentase 81,90% "sangat positif". Mengindikasikan bahwa komik digital efektif dan mampu memunculkan berpikir kritis siswa.
PTK Kolaboratif: Pembelajaran Kooperatif TGT Berbatuan Permainan CTA dalam Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik pada Pembelajaran Kimia Ifan Rivaldo; Andromeda Andromeda; Laksminawati Yunaz; Nofri Yuhelman
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2077

Abstract

Penerapan pembelajaran berkelompok berbantuan LKPD dengan model pembelajaran tertentu belum mampu memaksimalkan keterlibatan dan keaktifan peserta didik selama belajar karena cenderung hanya mengandalkan teman kelompoknya. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki kualitas pembelajaran kimia dari segi keaktifan peserta didik melalui penggunaan pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) berbantuan permainan Choose Take Answer (CTA). Penelitian dilakukan terhadap 33 peserta didik kelas X SMA pada bulan Mei selama dua siklus. Setiap siklus meliputi beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap rangkaian kegiatan penelitian dilakukan secara kolaboratif bersama dosen pembimbing, guru kimia, dan rekan sejawat. Lembar observasi digunakan untuk mencatat aktivitas belajar peserta didik yang meliputi aktivitas belajar dasar (mengamati, menanya/mencoba, dan mencari) dan aktivitas belajar lanjut (berdialog, mengkomunikasikan, dan berkolaborasi) sebagai indikator keaktifan peserta didik selama tindakan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan keaktifan peserta didik pada pembelajaran kimia pada siklus I sebesar 50,5% (kategori sedang) dan siklus II sebesar 72,1% (kategori sedang). Peningkatan keaktifan terjadi secara signifikan mulai dari sebelum tindakan, tindakan siklus I, hingga tindakan siklus II dengan besar kenaikan dari keadaan awal sebesar 31,8%. Hasil ini menunjukkan keaktifan belajar peserta didik pada pembelajaran kimia dapat ditingkatkan melalui penerapan pembelajaran kooperatif TGT berbantuan permainan CTA, sehingga dapat diterapkan pada pembelajaran di sekolah sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan aktivitas peserta didik.
Pengembangan E-assessment Numerasi Konteks Kearifan Lokal Madura Nur Qomaria; Fatanur Baity Tsulutsya
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2087

Abstract

Numerasi peserta didik khususnya di Madura masih perlu ditingkatkan. Salah satu strategi untuk melatih numerasi yakni membiasakan peserta didik menghadapi persoalan matematika. Namun, guru masih kesulitan menemukan referensi soal yang kontekstual. Fokus penelitian ini yaitu untuk mengembangkan e-assessment numerasi yang valid, reliabel, dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket kebutuhan dan karakteristik peserta didik digunakan untuk menghimpun informasi tentang kebutuhan e-assesment numerasi, lembar validasi untuk menilai kevalidan e-assesment, serta angket kepraktisan untuk mengukur tingkat kepraktisan e-assesment. Penelitian pengembangan ini melibatkan 4 ahli pendidikan matematika, 2 guru matematika, 3 peserta didik kelas VIII pada uji coba perorangan, 10 peserta didik kelas VIII pada uji coba kelompok kecil, dan 65 peserta didik kelas VIII pada tahap implementasi. Teknik analisis data meliputi validitas Aiken, reliabilitas pakar dengan rumus Borich, dan persentase kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal numerasi dinyatakan valid dengan skor validitas 0,93, dan reliabel dengan skor 90,60%. Hasil angket kepraktisan oleh guru dan peserta didik menunjukkan e-assessment sangat praktis dengan skor kepraktisan berturut-turut 90,63% dan 91,03%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa e-assessment konteks kearifan lokal Madura valid, reliabel, dan sangat praktis diimplementasikan untuk melatih numerasi peserta didik.
Upaya Peningkatan Literasi Sains melalui Media Majalah Dinding Berbasis Kontekstual dalam Pembelajaran IPA bagi Siswa SMP Kelas VII Karolina Bhebhe; Maria Yuliana Kua; Pisko Yanuarius Djawaria Pare; Ngurah Mahendra Dinatha
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2091

Abstract

Peningkatan literasi sains pada siswa SMP menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan, khususnya pada mata pelajaran IPA. Siswa cenderung kesulitan memahami konsep sains yang dianggap abstrak dan sulit dihubungkan dengan keseharian. Penelitian ini dilakukan guna meningkatakan literasi sains siswa SMP kelas VII melalui penerapan media majalah dinding berbasis kontekstual. Penelitian ini menerapkan model penelitian tindakan kelas (PTK), yang dibangun oleh Kemmis dan Mc Taggart, mencakup 4 langkah: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data untuk penelituan ini menggunakan tes kemampuan literasi sains. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes literasi sains siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Mauponggo melalui subjek 25 siswa VII. Temuan yang didapat dari siswa pada siklus I dalam penggunaan media majalah dinding berbasisis kontekstual masih rendah. Ini disebabkan oleh ketidakmampuan siswa siswa kelas VII dalam media pembelajaran IPA berbasis kontekstual. Berdasarkan temuan penilaian siswa secara keseluruhan terhadap siklus I mencapai ketuntasan sebesar 8 orang (34, 2%) dan 17 orang mendapatkan nilai tidak tuntas (66, 8%). Setelah dilanjutkan pada siklus II, terjadi peningkatan 20 siswa mendapatkan kriteria tuntas (90, 4%) dan 5 orang mendapatkan tidak tuntas (6%). Terdapat peningkatan signifikan dalam ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yaitu pada siklus I terdapat 8 siswa yang mencapai kentuntasan, sedangkan pada siklus II meniingkat menjadi 20 siswa. Sebaliknya, jumlah siswa yang tidak tuntas pada siklus I menurun dari 17 siswa menjadi 5 siswa yang tidak tuntas pada siklus II. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I dan siklus II, tingkat keberhasilan dalam upaya perbaikan dalam pembelajaran.
Pengembangan LKPD Asam Basa Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Culturally Responsive Teaching untuk Fase F SMA Azka Hanifa; Andromeda Andromeda
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2093

Abstract

Tujuan pengajaran kimia di sekolah menengah atas adalah agar membekali para siswa dengan pengetahuan serta kemampuan praktis. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, terutama minimnya penggunaan LKPD yang disusun dengan kontekstual serta berbasis budaya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat LKPD asam-basa berbasis PBL yang dikombinasikan dengan Pengajaran Responsif Budaya (CRT) untuk mengatasi masalah ini. Model PBL mendukung peserta didik memecahkan masalah nyata, sementara CRT mengaitkan pembelajaran dengan budaya lokal. Jenis penelitian yang dipakai ialah Educational Design Research (EDR) menggunakan moda pengembangan Plomp, meliputi tahapan pendahuluan, membentuk prototipe, serta penilaian. Dalam penelitian berikut hanya dibatas hingga tahapan pengembangan prototipe, yakni pada uji praktikalitas produk yang telah dikembangkan. Instrumen penelitian yang diterapkan meliputi uji validitas serta uji praktikalitas. Validitas LKPD dinilai memakai skala Aiken’s V, dengan melibatkan lima validator yang tersusun atas dosen dan guru kimia. Hasil uji validitas membuktikkan nilai rata-rata sebesar 0,86, yang termasuk dalam kategori valid. Sementara itu, praktikalitas diuji melalui angket yang melibatkan dua guru kimia serta sembilan siswa. Hasil uji membuktikkan tingkat kepraktisan sebesar 96% (sangat praktis) berlandaskan penilaian pendidik serta 83% (praktis) berdasarkan penilaian peserta didik, dengan mempertimbangkan aspek mudahnya pemakaian, daya tarik, efisiensi, dan manfaat pembelajaran. Perolehan penelitian membuktikkan bahwasannya LKPD asam-basa berbasis PBL terintegrasi CRT valid serta praktis diterapkan pada pembelajaran kimia. Penelitian berikut memberikan solusi inovatif untuk menciptakan pembelajaran kimia yang makin kontekstual, berarti, serta sesuai pada keseharian siswa, khususnya dalam materi asam-basa di SMA.
Pengembangan Media Pembelajaran KONIT (Kotak Nilai Tempat) Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II Sekolah Dasar Selvia Hijraningsih; Lalu Hamdian Affandi; Vivi Rachmatul Hidayati; Iva Nurmawanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2094

Abstract

Kurangnya penggunaan media inovatif membuat peserta didik menjadi pasif selama proses pembelajaran matematika yang mengakibatkan kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan guru. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran KONIT (Kotak Nilai Tempat) yang layak pada pembelajaran matematika materi nilai tempat di kelas II SDN 01 Taliwang. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian melibatkan ahli media, ahli materi, guru, dan peserta didik. Sedangkan, objek penelitian berupa media KONIT. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket, dan tes. Sementara instrumen berupa lembar wawancara, lember observasi, angket validasi ahli, angket respon peserta didik dan guru, serta soal tes pemahaman materi nilai tempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sangat valid dengan persentase 89,77% dari ahli media dan 93% dari ahli materi. Kepraktisan media juga sangat praktis berdasarkan persentase respon peserta didik sebesar 95,36% dan guru sebesar 93,33% pada percobaan kelompok kecil, serta 96,43% dari peserta didik dan 95% dari guru pada percobaan kelompok besar. Efektivitas media tergolong tinggi, dengan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,87 pada kelompok kecil dan 0,86 pada kelompok besar. Berdasarkan hasil tersebut, media KONIT dapat dinyatakan sangat layak sebagai media pembelajaran.
Pengembangan Media Web Google Sites Berbasis Project Based Learning untuk Siswa SMA Kelas X Indah Dwi Lestari; Wiwi Noviati; Marlina Novita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2108

Abstract

Kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan media pembelajaran berbasis websites yang dikembangkan oleh guru di sekolah tersebut belum pernah digunakan, sehingga media pembelajaran yang digunakan hanya mengandalkan buku paket sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengembangkan media web Google Sites berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk siswa kelas X. 2) mengetahui kelayakan dari media web Google Sites berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk siswa kelas X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dari penelitian ini yaitu dua dosen dari FKIP Universitas Samawa sebagai ahli validasi materi, validasi ahli media, dan validasi ahli praktisi guru biologi kelas X SMA Negeri 3 Sumbawa Besar. Sedangkan subjek uji coba pada uji coba terbatas yaitu 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 3 Sumbawa Besar. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket validasi ahli dan angket respon siswa. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penilain oleh para ahli yaitu, ahli materi diperoleh rerata 92,85% dengan kategori sangat layak, ahli media diperoleh rerata 86% dengan kategori sangat layak, dan ahli praktisi diperoleh rerata 100% dengan kategori sangat layak. Sedangkan hasil dari uji coba terbatas diperoleh rerata 88% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, media web Google Sites berbasis Project Based Learning (PjBL) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan E-Modul Berbasis STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Siti Rofikoh; Supeno; Mohammad Imam Farisi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2112

Abstract

Berpikir kreatif merupakan kemampuan untuk menghasilkan solusi, ide, dan gagasan yang berbeda dari sebelumnya. Keterampilan berpikir kreatif menjadi keterampilan penting saat ini dan harus dimiliki oleh peserta didik agar dapat bersaing di kehidupan dunia global. Walaupun demikian, dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, guru dan peserta didik masih menghadapi kesulitan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah pembuatan modul elektronik berbasis STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) yang dapat digunakan siswa untuk belajar STEM dan matematika, baik secara mandiri maupun dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Untuk meningkatkan pendidikan sains dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik di sekolah dasar, penelitian ini bertujuan untuk membuat e-modul berbasis STEM yang praktis dan efektif. Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi adalah semua langkah yang diperlukan untuk mengembangkan e-modul. Validasi produk dilakukan oleh tiga orang ahli pembelajaran IPA. E-modul yang sudah dinyatakan valid, dilakukan uji coba dalam pembelajaran di SDN 3 Singotrunan, kabupaten Banyuwangi. Selama uji coba, dilakukan perolehan data keterlaksanaan pembelajaran dan data keterampilan berpikir kreatif. Analisis data menunjukkan bahwa produk dinyatakan valid untuk nilai 4,50 – 4,75 karena itu layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil analisis data keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa produk sesuai dengan skor pada rentang 3,3 – 4,0. Hasil analisis data pengujian menunjukkan bahwa standar yang tinggi menyebabkan peningkatan keterampilan berpikir kreatif pada kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk modul elektronik berbasis STEM yang dikembangkan oleh penelitian itu praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik selama pembelajaran IPA di sekolah dasar.

Page 56 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue