cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Instructional Development Journal
ISSN : 26571536     EISSN : 26861267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Instructional Development Journal (IDJ) (2657-1536) pertama kali pada tahun 2018 diterbitkan oleh Center for Instructional Development (CiD) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Instructional Development Journal (IDJ) terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juli dan Januari, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Bagi Peserta Didik Melalui Pembiasaan Tadarus Di Sma Muhammadiyah 2 Surakarta Maulana, Abdul Khafid Rayhan; Ali, Mohamad
Instructional Development Journal Vol 7, No 2 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i2.31493

Abstract

Abstract: This study aims to describe the efforts to improve the ability to read the Qur'an through the Al-Qur'an tadarus habituation program at SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. This research is a descriptive qualitative research. Researchers obtained data through observation or observation, interviews, and documentation. In analyzing the data, researchers went through several stages, including data collection, data reduction, data presentation, then conclusion drawing and verification. Based on the results of the study, it shows that the Al-Qur'an tadarus habituation program at SMA Muhammadiyah 2 Surakarta can help students to improve their ability to read the Al-Qur'an. This program is implemented every Monday-Friday and lasts for 15 minutes before learning. According to several informants, the implementation of the Al-Qur'an tadarus habituation program is carried out with the aim that children love the Al-Qur'an and are accustomed to interacting with the Al-Qur'an. In addition, with this tadarus habituation program, children can identify the right reading of the Qur'an, so that they can improve their ability to read the Qur'an. In addition, through this Al-Qur'an tadarus habituation program, because it is done repeatedly, children become accustomed to it, so that it can provide memorization experience without having to read.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pembiasaan tadarus Al-Qur’an dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat, evaluasi, solusi dan manfaat membaca Al-Qur’an melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti memperoleh data melalui observasi atau pengamatan, wawancara atau interview, dan dokumentasi. Dalam melakukan analisis data, peneliti melalui beberapa tahap, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa program pembiasaan tadarus Al-Qur’an di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta dapat membantu peserta didik dalam upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan setiap hari Senin-Jumat dan berlangsung selama 15 menit sebelum pembelajaran. Menurut beberapa informan, pelaksanaan program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini dilaksanakan dengan tujuan agar anak cinta dengan Al-Qur’an dan terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an. Selain itu, dengan adanya program pembiasaan tadarus ini, anak bisa mengidentifikasi bacaan Al-Qur’an yang tepat, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an. Di samping itu, melalui program pembiasaan tadarus Al-Qur’an ini, karena dilakukan berulang-ulang, anak menjadi terbiasa, sehingga bisa memberikan pengalaman menghafal tanpa harus membaca.
Pengaruh Pemahaman Bilangan Pecahan terhadap Kemampuan Soal Mawaris: Peran Metodologi Pembelajaran di MA Muhammadiyah Pekanbaru Marwan, Marwan; Nurdin, Mhd.; Zein, Nurhayati; Khaidir, Eniwati
Instructional Development Journal Vol 7, No 2 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i2.32669

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena dari satu ilmu ini dapat melahirkan berbagai disiplin ilmu yang terus berkembang. Seperti ilmu fisika, kimia, biologi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya, bahkan tidak  kalah  pentingnya  terhadap disiplin ilmu-ilmu agama yang salah satunya ilmu mawaris yang membahas tentang pembagian harta warisan pada seseorang yang telah meninggal dunia. Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pekanbaru, bahwa guru sudah berupaya mengajarkan semaksimal mungkin mengenai materi mawaris dalam mata pelajaran Fikih, mulai tahap awal yaitu memperkenalkan istilah-istilah yang ada dalam mawaris, bagian masing-masing ahli waris yang terdapat dalam surah An-Nisa ayat 11 dan 12, dan tata cara pembagiannya. Namun, masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal mawaris. Selanjutnya, dalam penelitan ini masalah yang akan dikaji adalah: bagaimana hubungan pemahaman materi bilangan pecahan pada mata pelajaran matematika dengan kemampuan mengerjakan soal-soal mawaris pada mata pelajaran fikih di madrasah aliyah muhammadiyah  pekanbaru ?. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan instrumen tes  dan dokumentasi. Setelah penulis memperoleh data tersebut, kemudian diolah dan dianalisis. Sehingga hubungan pemahaman materi bilangan pecahan pada mata pelajaran matematika dengan kemampuan mengerjakan soal-soal mawaris pada mata pelajaran fikih di madrasah aliyah muhammadiyah  pekanbaru dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang “sangat tinggi”. Karena skala pengukuran yang diperoleh adalah ryx= 0,922. Dimana hubungannya berada di antara  “r” 0,900- 1,000 (sangat tinggi)
The Effect of using Semantic Mapping Strategies on Students’ Reading Comprehension at SMK N 1 Pangkalan Kerinci Zamrizal, Tengku
Instructional Development Journal Vol 5, No 3 (2022): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v5i3.28943

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pemetaan semantik mempengaruhi pemahaman membaca siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci. Dua kelas siswa tahun pertama SMK N 1 Pangkalan Kerinci menjadi partisipan penelitian. X1 Teknik Komputer Jaringan (28 siswa) sebagai kelompok eksperimen 1 dan X Jurusan Akuntansi (28 siswa) sebagai kelompok eksperimen 2. Cluster random sampling diterapkan. Dengan menggunakan SPSS versi 21, data dianalisis menggunakan rumus uji t sampel berpasangan dan uji t sampel independen. Berdasarkan analisis data, penerapan Strategi Pemetaan Semantik secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami teks narasi sambil membacanya dengan lantang pada kelompok eksperimen kedua. Dengan menggunakan SPSS versi 21, data dianalisis menggunakan rumus uji t sampel berpasangan dan uji t sampel independen. Berdasarkan analisis data, penggunaan Strategi Pemetaan Semantik mempunyai dampak besar terhadap pemahaman membaca teks naratif siswa. kelompok eksperimen 2. Pengaruh ini lebih besar dari tt dengan df 27 pada taraf signifikansi 5% dan 1% (2.06<-10,708>2,79). Selain itu, terbukti bahwa probabilitas, atau Sig. (2-tailed), adalah 0,000 kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Hal ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Siswa kelompok eksperimen 2 dapat meningkat sebesar 29,1% pada pre-test dan post-test berdasarkan persentase pengaruh signifikan antara kedua tes pada kelas eksperimen, yang ditentukan dengan menghitung effect size atau eta-squared
Kepemimpinan Visioner Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kualitas Mutu Pendidikan Di MAN 2 Banyuwangi Bakhtiar, Yurda; Rofiq, Ainur; Wafa, Ali; Amaliyah, Fatma Aslikhatul
Instructional Development Journal Vol 7, No 1 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i1.31086

Abstract

Kepemimpinan dalam dunia pendidikan memiliki peran yang sangat vital dalam menentukan kualitas mutu pendidikan sebuah institu. Kepemimpinan visioner, khususnya, telah dikenal sebagai faktor yang mampu membawa perubahan signifikan dalam mencapai tujuan pendidikan yang tinggi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena tujuan utama penelitian adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana kepemimpinan visioner Kepala Madrasah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan di madrasah Jenis penelitian deskriptif memungkinkan untuk menggambarkan fenomena secara detail, mengidentifikasi pola-pola, dan menjelaskan hubungan antara variabel-variabel yang ada. Hasil dari kepemimpinan visioner Kepala MAN 2 Banyuwangi dapat dilihat dari peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Capaian akademik siswa meningkat, tingkat partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler bertambah, dan keharmonisan lingkungan belajar semakin terjaga. Ini semua menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang visioner mampu menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan dalam sebuah institusi Pendidikan
Optimalisasi Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Fun AI, AR, dan VR untuk Mendukung Pembelajaran Berdiferensisasi di Sekolah Guru Kiptiyah, Siti Maryatul; Purwati, Panca Dewi; Trimurtini, Trimurtini; Siroj, Muhammad Badrus; Andriani, Aldina Eka
Instructional Development Journal Vol 6, No 2 (2023): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v6i2.25558

Abstract

Masalah yang dihadapi guru KKG Gugus Drupadi dalam pembelajaran saat ini adalah masih mendominasinya pembelajaran konvensional, rendahnya kompetensi guru dalam penguasaan teknologi informasi, serta minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis IT terutama yang cocok untuk mengakomodir keragaman karakteristik dan kebutuhan belajar siswa (pembelajaran berdiferensiasi). Kondisi tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa hal antara lain yaitu (1) rendahnya semangat dan kesadaran guru dalam melakukan inovasi pembelajaran  berbasis IT, (2) sebagian besar guru sudah nyaman dengan pembelajaran teacher centered, (3) belum terbiasa mengimplementasikan pembelajaran yang mengakomodir keragaman learning profile siswa, (4) masih terbatasnya kegiatan pelatihan dan workshop bagi guru. Masalah tersebut dapat diatasi salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan pelatihan dan pendampingan berbasis flipped workshop, di mana peserta diberikan kesempatan untuk memperlajari materi dan melaksanakan asesmen diagnostik terlebih dahulu.. Kegiatan utama pengabdian tersebut meliputi aktivitas sebagai berikut  (1) sebelum pelatihan, peserta belajar secara mandiri melalui LMS dan melakukan asesmen diagnostik siswa serta mengisi form pretest (2) pelatihan, praktik, dan pendampingan secara luring mengenai pemanfaatan media pembelajaran berbasis Fun Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR) yang mendukung pembelajaran berdiferensiasi, (3) penugasan dan pendampingan, (4) postest dan evaluasi, untuk melihat hasil praktik yang telah dilakukan oleh peserta. Adapun hasil dari kegiatan pegabdian yang dilaksanakan pada 2-12 Agustus 2023 tersebut yaitu (1) wawasan pengetahuan tentang pentingnya pemahaman dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada guru di KKG Gugus Dupradi Kecamatan Gunungpati Kota Semarang meningkat, (2) peserta mendapatkan tambahan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis fun AI, AR, dan VR untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi di sekolah, (3) peserta workhsop merasa puas dengan penyelenggaraan kegiatan pengabdian tersebut.
Kreativitas Guru PAI dalam Menerapkan Media Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Fehbrina, Novia; Ritonga, Asnil Aidah
Instructional Development Journal Vol 7, No 1 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i1.29767

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih menuntut guru untuk bisa menyesuaikan diri agar dapat menghadapi tantangan mengajar generasi Z. Namun, pada kenyataannya masih terdapat banyak guru yang belum mampu bersaing di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kreativitas guru PAI dalam menerapkan media pembelajaran pada Kurikulum Merdeka, tepatnya di SMP Swasta Muhammadiyah 01 Medan, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Data yang diperoleh peneliti melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru sudah memiliki pemahaman yang baik dan menyadari akan pentingnya media. Sehingga, guru menggunakan media yang bervariasi yang meliputi PowerPoint, video pembelajaran, gambar, e-book, dan games edukasi. Kebaharuan dalam penelitian ini adalah penerapan media yang dilakukan dengan melibatkan siswa dan teknologi dalam pembuatannya, yang masih jarang dilakukan di sekolah-sekolah lain sebagaimana penelitian terdahulu peneliti. Kontribusi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa
Pendidikan Agama Islam dan Pencegahan Pergaulan Bebas di SMP Swasta Bandung Aulaz, Ibnu; Rangkuti, Miswar
Instructional Development Journal Vol 7, No 1 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i1.31961

Abstract

Pergaulan bebas merupakan salah satu bentuk perilaku menyimpang dari norma agama dan sosial yang sering dihadapi disetiap jenjang lembaga pendidikan. Namun, pada kenyatannya masih terdapat banyak guru yang belum bisa memberikan upaya dalam mencegah pergaulan bebas tersebut. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru PAI dalam mencegah pergaulan bebas, tepatnya di SMP Swasta Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan: reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru PAI sudah memberikan upaya-upaya untuk mencegah para siswa terjerumus kedalam pergaulan bebas. Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menanggulangi permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan pendekatan individual dan bekerja sama dengan pengajar dan konselor, memberikan arahan tentang pentingnya kehidupan yang damai dalam kehidupan sehari-hari, tidak berperang satu sama lain dengan menanamkan empati dan keragaman sosial, memberikan sanksi bagi siswa yang merokok, bolos dan yang berkelahi. Selain itu, upaya seperti sholat berjamaah, mengaji dan menulis Al-Qur`an serta saling menghormati satu sama lain selalu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Tekstualitas Al-Qur’an dan Konsep Ma’na Cum Maghza dalam Pemikiran Nasr Hamid Abu Zayd Pratama, Muhammad Aldiansyah; Wibowo, Safrudin Edi; Faizin, Khoirul
Instructional Development Journal Vol 7, No 1 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v7i1.29553

Abstract

 Tulisan ini membahas tentang pemikiran tokoh Nasr Hamid Abu Zayd tentang pandangannya mengenai tektualitas al-Qur’an dan konsep ma’na cum maghza-nya. Wacananya tentang tekstualitas al-Qur’an  yang menganggap teks al-Qur’an merupakan produk budaya (muntaj tsaqafi) selalu menjadi polemik tersendiri di kalangan pegiat tafsir Qur’an. Begitupun dengan konsep ma’na cum maghza yang ditawarkannya dianggap dapat mengkontekstualisasikan teks dengan masa kini dan menjadi trobosan solusi untuk menjawab persoalan-persoalan kekinian yang belum mampu terpecahkan. Adapun tujuan tulisan ini adalah untuk mengulas lebih dalam mengenai apa yang melatarbelakangi Nasr Hamid Abu Zaid dalam  pandangannya terhadap al-Qu’an, dan bagaimana pengertian konsep ma’na cum maghza serta penerapannya. Tulisan ini berjenis studi pustaka (library research), yakni tulisan yang penelusuran dan penelaahannya berasal dari bahan-bahan tertulis berupa buku, artikel jurnal, naskah-naskah dan karya tulis lainnya. Adapun kesimpulan dalam tulisan ini, Nasr Hamid dalam pandangannya mengenai tekstualitas al-Qur’an menganggap teks al-Qur’an merupakan produk budaya (muntaj tsaqafi). Hal ini dikarenakan dalam pandangannya al-Qur’an yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW selama lebih dari 20 tahun tidak pernah lepas dari situasi dan kondisi sosial-budaya masyarakat Arab yang melingkupinya yang menjadi objek diturunkannya al-Qur’an. sedangkan konsep ma’na cum maghza yang ditawarkan untuk menjadi pendekatan baru dalam memaknai teks al-Qur’an menjadi hal positif tersendiri dalam dunia tafsir kontemporer, hal ini lantaran teori ini dapat mengkontekstualisasikan teks dengan kondisi kekinian.
Kearifan Lokal dalam Pendidikan Moderasi Beragama: Telaah Nilai Filosofis Makna Simbolik Tepak Sirih Dawami, Dawami; Akbar, Muhammad Rizal; Nurmatias, Windayani
Instructional Development Journal Vol 8, No 2 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i2.37994

Abstract

This study Abstract: This study aims to explore the philosophical meaning of Tepak Sirih as a representation of local Malay wisdom in supporting the values of religious moderation. Religious moderation is often understood in normative terms, but it has rarely been examined from the perspective of local culture. This study addresses that gap by investigating the symbolic meanings of the elements within Tepak Sirih—such as betel leaves (sirih), areca nut (pinang), lime (kapur), and gambier (gambir)—which reflect values of tolerance, respect, and balance. A descriptive qualitative method with a hermeneutic approach was used to interpret cultural meanings in the context of religiosity. The findings show that Tepak Sirih is not only a cultural heritage artifact but also serves as an educational medium in shaping moderate religious attitudes. This study contributes new insights to the discourse on religious moderation based on local culture and is recommended for integration into multicultural and religious education.
Pengaruh Media Video Animasi Powtoon berbasis Inquiry Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rahmawati, Richa Dwi; Mujtahid, Iqbal Miftachul
Instructional Development Journal Vol 8, No 2 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i2.38440

Abstract

Powtoon animated media comes with various features, tools, and animations that teachers can use as effective learning media in the form of animated videos that motivate students and can improve their critical thinking skills in science learning. Seeing the current development phenomenon, a powtoon animation media was developed with these features, tools, and animation. The purpose of this study was to determine the effect of the use of inquiry-based learning-based powtoon animation video media in improving students' critical thinking skills in science subjects in elementary schools. This type of research is a quasi-experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were fifth grade students at SDN 016 Bukit Ranah Kampar, totaling 40 students. Data collection techniques using observation and tests. The data obtained and analyzed using statistical analysis techniques, namely the t-test. The results of this study indicate that the use of powtoon animation video media has an effect on the critical thinking skills of fifth grade students at SDN 016 Bukit Ranah. This is evidenced by the t-test with a significance level of 5%, the t table is 2.021. It can be concluded that the tcount is 2.029 > from the ttable, which is 2.021. By obtaining a = 5% for the two-party test. Obtained t table is, 2.201 it can be concluded that tcount is obtained 2.209> from ttable which is 2.021. Thus Hₒ is rejected and Hₐ is accepted. This shows that the critical thinking skills of the two groups are significantly different. The difference in the posttest average scores on the results of students' critical thinking skills in the experimental and control classes, the experimental class that was treated using the Powtoon animation video media had an average score of 76.5, while the control class obtained an average score of 67.5, so it can be concluded that there is a significant effect of the use of powtoon animation video media on students' critical thinking skills. For this reason, it is hoped that teachers can maximize the use of effective learning media in the form of powtoon animated video media.