cover
Contact Name
Rachmat Faisal Syamsu
Contact Email
rachmatfaisal.syamsu@umi.ac.id
Phone
+6285242150099
Journal Mail Official
medicaljournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.05 (Kampus II UMI), Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UMI Medical Journal
ISSN : 25484079     EISSN : 26857561     DOI : -
Umi Medical Journal (UMEDJ) is a field of health in the broadest sense such as medicine, public health, nursing, midwifery, pharmacy, health psychology, nutrition, biomedical sciences.
Articles 161 Documents
Perbandingan antara Ibuprofen dengan Ketorolak Intravena terhadap Kadar Neutrofil Pascabedah Laparotomi Ginekologi Harahap, Muhammad Wirawan; Dwimartyono, Fendy; Susilo, Wawan; Mulyadi, Farah Ekawati
UMI Medical Journal Vol 8 No 2 (2023): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v8i2.270

Abstract

Latar Belakang: Nyeri akibat pembedahan ditimbulkan oleh kerusakan jaringan dan respon inflamasi akibat trauma jaringan. Neutrofil merupakan salah satu penanda adanya inflamasi yang mudah diukur. Penelitian ini bertujuan membandingkan efek pemberian ibuprofen dan ketorolak intravena terhadap kadar neutrofil pascabedah laparotomi ginekologi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan uji klinis acak tersamar ganda. Sampel terdiri atas 2 kelompok yakni K1 (kelompok yang mendapatkan ibuprofen 400 mg intravena 1 jam prabedah) dan K2 (kelompok yang mendapatkan ketorolak 30 mg intravena 1 jam prabedah) dengan jumlah sampel masing-masing 16 orang. Data dianalisis menggunakan uji statistic paired t-test dan Mann-whitney U test dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan bermakna peningkatan kadar neutrofil antara kelompok ibuprofen dengan kelompok ketorolak pascabedah (18,35 + 7,86 vs 32,94 + 16,03) dengan nilai p<0,05. Kesimpulan: Peningkatan kadar neutrofil lebih rendah pada pemberian ibuprofen dibandingkan ketorolak pascabedah laparotomi ginekologi.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Nurhikmawati, Nurhikmawati; Widiyastuti, Nanda Febriyanti; Syahruddin, Febie Irsandy; Wisudawan, Wisudawan; Wahyu, Sri
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.271

Abstract

Latar belakang: : Hipertensi dijuluki silent killer karena gejalanya sulit dikenali dan salah satu faktor yang mempengaruhi hipertensi adalah kualitas tidur. Kualitas tidur dikatakan baik apabila tidak terdapat gangguan tidur yang disebabkan oleh kurang tidur atau faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur, kualitas tidur buruk atau durasi tidur pendek dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Ibnu Sina. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan metode cross-sectional yang berjumlah 40 responden. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh responden yang memiliki hipertensi grade 2 sebanyak 18 responden (45%), kualitas tidur buruk sebanyak 21 responden (52,5%), hasil uji Chi-square diperoleh nilai p sebesar 0.014 (p<0.05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan nilai uji chi square sebesar 0.014 menandakan adanya korelasi kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Efektivitas Premedikasi Ibuprofen IV terhadap Skala Nyeri dan Efek Samping Pasca Bedah Tumor Mammae Rahadatul Aisy, Andi Ariqah; Dwimartyono, Fendy; Maharani, Ratih Natasha; Harahap, Muh. Wirawan; Fadhillah Khalid, Nur
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.273

Abstract

Latar belakang: Tumor mammae adalah adanya pertumbuhan massa atau benjolan yang terjadi pada jaringan payudara. Salah satu penanganan dari tumor mammae adalah operasi pengangkatan tumor yang menimbulkan nyeri pasca bedah. Preemptive analgesia adalah pengobatan yang melindungi sistem nosiseptik untuk mengurangi rasa sakit pasca bedah dan mencegah berkembangnya rasa nyeri kronis. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian premedikasi Ibuprofen 400 mg dan 800 mg Intravena terhadap skala nyeri dan efek samping pasca bedah eksisi tumor mammae. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Pengkajian dibahas mengaplikasikan berdesaian eksperimental melalui berpendekatan saintifik. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian Dari total 32 sampel ditemukan hasil perbedaan yang signifikan dari p* <0,05 ), dan tidak ditemukan perbedaan signifikan dari efek samping kedua kelompok (p* >0,05). Kesimpulan: Ibuprofen 800 mg IV lebih efektif dalam menurunkan skala nyeri paca bedah eksisi tumor mammae dan tidak ditemukan perbedaan signifikan pada efek samping kedua kelompok.
Trombositopenia pada Demam Berdarah Dengue Halim, Risna; Rifal, Mohamad
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.288

Abstract

Latar Belakang: : Demam berdarah adalah infeksi arboviral yang disebabkan oleh virus dengue (DENV) yang termasuk dalam famili Flaviviridae. Empat serotipe DENV yang berbeda secara antigen dan genetik (DENV1-4) telah dideskripsikan bersirkulasi bersama di seluruh dunia dan menyebabkan infeksi pada manusia. Isi: Pada tinjauan pustaka ini, akan dibahas mekanisme dan faktor risiko yang mendasari kejadian trombositopenia pada pasien DBD. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa pada pasien demam berdarah didapatkan 70,29% yang mengalami trombositopenia. Meskipun penyebab trombositopenia pada infeksi dengue belum sepenuhnya diketahui, ada dugaan bahwa DENV menyebabkan depresi sumsum tulang dengan menghambat fungsinya. Akibatnya kapasitas proliferasi sel hematopoietic berkurang, infeksi langsung megakaryosit oleh virus yang menyebabkan peningkatan kerusakan trombosit atau adanya antibodi yang ditujukan terhadap trombosit dan peningkatan konsumsi trombosit – interaksi antara trombosit dan sel endotel yang terinfeksi virus dengue. Kesimpulan: Patofisiologi trombositopenia pada pasien DBD antara lain penurunan produksi trombosit akibat supresi sumsum tulang, meningkatnya destruksi trombosit dan pemakaian jumlah trombosit berlebih.
Hubungan Pemberian ASI dengan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Bayi Usia 0-6 Bulan Ramadhani, Nurul Aulia; Gama, Arlina Wiayata; Delima, Andi Alifia Ayu
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.302

Abstract

Latar belakang. Air Susu Ibu (ASI) merupakan indikator pembentuk utama dalam masa pertumbuhan dan perkembangan terutama pada bayi yang berusia 0-6 bulan. Tujuan penelitian mengetahui Hubungan Pemberian ASI Dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di UPT Puskesmas Galesong Metode: Metode yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian diambil dengan metode Purposive Sampling yaitu bayi usia 0-6 bulan serta memenuhi kriteria inklusi sebanyak 146 sampel. Hasil: Untuk petumbuhan di dapatkan nilai p-value 0,001 (P<0,05) dan perkembangan di dapatkan nilai p-value 0,000 (P<0,05). Kesimpulan:. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi.
Faktor Sosial yang Mempengaruhi Seorang Menjadi Pekerja Seks Komersial di Makassar Sulawesi Selatan Rakhmah, Nur; Putra, Bayu Pratama
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.305

Abstract

Latar belakang: Faktor sosial, terutama kemiskinan, kerawanan pangan, pengucilan, dan diskriminasi, sangat memengaruhi seseorang dalam memilih profesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Krisis ekonomi, urbanisasi, dan perubahan sosial turut menyumbang pada peningkatan jumlah PSK. Dampaknya tidak hanya terbatas pada individu PSK, melainkan juga melibatkan keluarga, anak-anak, dan masyarakat secara luas, termasuk risiko tinggi terhadap penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. Prevalensi PSK di Indonesia, terutama di SulSel, menunjukkan peningkatan yang berpotensi meningkatkan jumlah penderita HIV/AIDS, dengan pelanggan PSK sebagai kelompok risiko tertinggi. Metode: Penelitian ini, bersifat kualitatif, dilakukan di Kota Makassar sejak Desember 2014 dengan menggunakan Responden Driven Sampling (RDS) untuk populasi tersembunyi seperti PSK. Hasil: Faktor-faktor sosial yang memengaruhi keputusan menjadi PSK melibatkan aspek personal, dukungan sosial, dan perilaku seksual, sementara kesadaran terhadap penyakit menular seksual masih rendah. Kesimpulan: Kendala untuk beralih profesi termasuk wawasan yang terbatas, lapangan pekerjaan yang terbatas, rendahnya upah, dan kurangnya pengetahuan tentang penyakit menular seksual.
Analisis Riset Hipervirulensi dan Multi Drug Resisten Klebsiella Pneumoniae: Studi Bibliometrik Berbasis VOSviewer Sodiqah, Yani; Aprilani Hattah, Dhian Karina; Muchtar, Amrizal
UMI Medical Journal Vol 9 No 1 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i1.310

Abstract

Latar Belakang: Sifat co-transfer Gen pengkode hipervirulensi (hvKP) dan resistensi antibiotik (MDR-KP) Klebsiella Pneumoniae memfasilitasi konvergensi, membentuk superbug yang berpotensi menyebabkan wabah dengan gejala berat dan tak terobati. Untuk mengidentifikasi tema riset terbaru mengenai hvKP-MDR-KP, digunakan analisis berbasis co-occurance dari VOSviewer. Studi ini membantu mengubah metadata publikasi menjadi visualisasi kata kunci sesuai tema penelitian atau cluster pada disiplin ilmu tertentu, dan dianalisis berbasis publikasi dan keilmuan. Isi: Riset hvKP dan MDR-KP mulai meningkat sejak tahun 2020, didominasi dari negara China (38 %), diteliti di berbagai bidang, terutama pada bidang mikrobiologi (41%), infeksi (38%) dan farmakologi (28%). Dari 39 artikel terpilih 39 kata kunci co-occurance, membentuk 5 cluster yang saling terkait. Kesimpulan: Resistensi Carbapenem, prevalensi dan hipervirulensi Klebsiella pneumoniae merupakan kata kunci yg paling aktual, sehingga sangat disarankan menjadi tema riset terkait hvKP dan MDR-KP selanjutnya.
Hipertensi Pulmoner Terkait Penyakit Paru (Hipertensi Pulmoner Tipe 3) Anggita, Dwi; Amir, Muzakkir; Djaharuddin, Irawaty
UMI Medical Journal Vol 9 No 2 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i2.235

Abstract

Latar belakang: Hipertensi pulmoner adalah penyakit fatal dari berbagai etiologi yang diperkirakan memengaruhi lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia. Penyakit ini didefiniskan secara hemodinamik sebagai tekanan rata-rata arteri pulmonalis ≥ 25 mmHg saat istirahat. Isi: Hipertensi pulmoner menyebabkan berbagai kondisi dan komplikasi klinis terutama gangguan pada sistem kardiovaskular dan respirasi. Hipertensi polmuner akibat penyakit paru-paru dan/atau hipoksia yang menrupakan klasifkasi tipe 3 adalah salah satu bentuk HP yang sering terjadi. Berbagai penyakit paru dan keadaan hipoksia telah lama dikenal sebagai keadaan yang menginduksi perubahan sistem vaskular pulmoner melalui berbagai mekanisme yang belum sepenuhnya dimengerti. Kesimpulan: Mekanisme patologi hipertensi pulmoner terkait penyakit paru kronis, seperti penyakit paru obstruktif kronik, penyakit paru interstitial, penyakit paru campuran pola restriksi dan obstruksi, gangguan pernapasan saat tidur, gangguan hipoventilasi alveolar, paparan lama terhadap ketinggian dan kelainan perkembangan paru adalah adanya remodeling pembuluh darah disertai disfungsi endotel diakibatkan hipoksia kronik.
Gangguan Keseimbangan Akibat Penyakit Dekompresi kholida, Baiq Hilya; Hunaifi, Ilsa; Lestari, Diayanti Tenti; Kurniawan, Theophany Margareta; Annisa, Wardha Novia; Agistany, Nur Feby Febiana; Wiracakra, I Gusti Lanang Krisna
UMI Medical Journal Vol 9 No 2 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i2.308

Abstract

Latar belakang: Decompression Sickness (DCS) adalah penyakit multisistem disebabkan oleh gelembung gas terlarut yang terbentuk dalam darah dan jaringan selama atau pasca penurunan tekanan lingkungan mendadak. Isi: Insiden DCS jarang terjadi, hanya sekitar 3 kasus per 10.000 penyelaman. Insidennya meningkat pada nelayan penyelam tradisional. Inner Ear Barotrauma (IEB) merupakan suatu kerusakan jaringan fisik yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara tekanan udara pada ruang telinga tengah dan telinga dalam. Alternobaric vertigo (AV) merupakan suatu kondisi kejadian vertigo sementara yang biasanya akan berkembang saat naik atau melakukan manuver valsava. Faktor risiko lainya pada AV meliputi paparan kebisingan saat melakukan penyelaman. Review ini menggunakan Inner Ear Disorders in SCUBA Divers: A Review sebagai panduan dalam menyusun artikel. Penelusuran menggunakan Google Scholar, Pubmed, dan Plos One. Kesimpulan: Decompression Sickness (DCS) dapat menyebabkan Gangguan keseimbangan pada IEB, Inner Ear Decompression Sickness, dan AV.
Layanan Paliatif Pasien Gagal Jantung: Suatu Narasi Singkat Laksono, Sidhi; Hosanna, Cliffian
UMI Medical Journal Vol 9 No 2 (2024): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v9i2.311

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung merupakan penyakit dengan prevalensi cukup tinggi dengan angka mortalitas yang juga tinggi. Di samping itu, meskipun pengobatan dilakukan secara optimal, masih terdapat kemungkinan terjadinya perburukan. Isi: Dalam kasus gagal jantung lanjut, di mana fungsi atau struktur jantung telah mengalami kerusakan signifikan, penerapan terapi maksimal sesuai pedoman tidak lagi mampu mengatasi gejala. Populasi pasien gagal jantung lanjutan memiliki angka harapan hidup pasien yang lebih pendek. Gejala sesak dan nyeri juga akan mengganggu kualitas hidup pasien. Pasien dengan gagal jantung perlu dirujuk ke layanan paliatif sedini mungkin, terutama ketika prognosis pasien diketahui buruk dan harapan hidupnya rendah. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk memberikan gambaran kajian ilmiah tentang layanan paliatif bagi pasien gagal jantung yang bertujuan untuk meringankan keluhan dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien dan keluarga. Metodologi tinjauan literatur dengan melalui pencarian basis data medis pada jurnal kedokteran, pedoman, dan artikel medis. Kesimpulan: Peran layanan paliatif pada pasien dengan gagal jantung lanjutan telah direkomendasikan berbagai perkumpulan kardiologi di berbagai macam negara karena dapat membantu pasien mendapat pelayanan paling optimal sesuai dengan keinginan pasien.