cover
Contact Name
Selinaswati, S.Sos. M.A., Ph.D
Contact Email
selinaswati@fis.unp.ac.id
Phone
+6285265209272
Journal Mail Official
socius@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 24428663     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education (E-ISSN: 2442-8663) is a Scientific Journal published by Universitas Negeri Padang in in collaboration with Perkumpulan Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI), discussing educational, social and cultural phenomena that are in the midst of society. In addition, the journal Socius also provides new thoughts related to concepts and theories that exist in education, sociology, and anthropology.
Articles 192 Documents
Perilaku Konsumtif: Non-professional Player pada Game Online Mobile Legends di Kota Malang Athii'uullah, Afif Muhammad; Hadi, Nur
SOCIUS Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i1.635

Abstract

Salah satu game online yang peminatnya cukup tinggi adalah Mobile Legends. Aksesibilitasnya memudahkan bagi setiap kalangan untuk bermain dan menyebabkan kompetisi antar player semakin tinggi. Para player Mobile Legends yang menyandang status non-professional player berlomba-lomba untuk mendapatkan status sosial yang diharapkan berdasarkan tingkatan level game tersebut. Hal ini memicu adanya kecanduan psikologis bagi para player Mobile Legends untuk terus bermain dan rela menghabiskan tenaga maupun materi. Maka dari itu, muncul fenomena konsumerisme dari kalangan pemuda yang bermain Mobile Legends khususnya di Kota Malang. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena konsumerisme berupa pembelian virtual items dan penggunaan jasa wanprestasi (joki ML) yang terjadi pada pemuda di Kota Malang sebagai non-professional player Mobile Legend. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah subjek penelitian adalah 9 orang. Penelitian ini menggunakan teori Hiperrealitas Konsumerisme milik Jean Baudrillard untuk menganalisis fenomena konsumerisme yang dilakukan para non-professional player Mobile Legends dengan melakukan triangulasi data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda di Kota Malang rela mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membeli virtual items berupa skin maupun hero dan menggunakan jasa wanprestasi (joki ML) agar status level mereka bisa setara dengan teman sebaya dan mendapat pengakuan dari orang sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa virtual items seperti skin dan hero bukan lagi berfungsi untuk meningkatkan kemampuan bermain, melainkan menjadi simbol status dan pengakuan sosial. Hal ini mengakibatkan terjadinya Konsumerisme berlebihan hingga terjadinya gangguan psikologis bagi para pemain.
Malan: Farming Practices of the Bakumpai People in the Tidal Lands of South Kalimantan Province Nasrullah, Nasrullah; Ahimsa-Putra, Heddy Shri; Semedi, Pujo
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.664

Abstract

The public's view of a particular ethnic group is often one-sided and incomplete. The principal objective of this article is to present a rationale for the continued existence of the Bakumpai people, who engage in rice farming in the tidal lands of South Kalimantan Province. The author conducted participant observation by residing in the village for several months and engaging in direct observation of farming activities daily. Interviews were conducted in the form of conversational interviews, in which questions and answers were posed, as well as informal discussions held in a local shop. A review of the literature was also conducted, encompassing online media, articles related to agriculture and local terms, and books related to the Bakumpai people. An ethnographic approach was employed to examine the environmental possibility of Bakumpai farmers, yielding two key findings. First, The Dayak Bakumpai people have been studied before, but their practices have been overlooked because they are similar to the Banjar people's tidal farming. Second, the Bakumpai people can find good places for farming, even if they are far apart. They also have a farming cycle that lasts one year.
Pilihan Rasional Strategi Bertahan Hidup Pedagang Dini Hari Pasar Bitingan Kabupaten Kudus Sarastika, Tiara; Kurniawan, Tommy; Saraswati, Yudhistira; Silvia Tri Rahayuningrum
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.665

Abstract

Pedagang dini hari Pasar Bitingan termasuk kelompok kerja di sektor informal yang memiliki kerentanan tinggi. Upaya untuk menghadapi kerentanan tersebut, pedagang dini hari Pasar Bitingan melakukan adaptasi dan strategi untuk bertahan hidup. Penelitian ini membahas tentang kondisi sosial ekonomi, modal nafkah, dan strategi penghidupan pedagang dini hari Pasar Bitingan, Kabupaten Kudus. Tujuan penelitian yaitu menganalisis rasionalitas pilihan terhadap strategi penghidupan yang diterapkan pedagang. Pendekatan yang digunakan adalah mix method, daat kuantitatif diperoleh melalui pengisian kuesioner, sementara data kualitatif didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji reliabilitas serta validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pedagang melakukan strategi penghidupan dengan memanfaatkan modal nafkah yang dimilikinya. Strategi penghidupan pedagang meliputi; strategi diversifikasi, strategi alokasi anggota keluarga, strategi ekspansi usaha, dan pemanfaatan modal sosial. Pemilihan strategi berdasarkan rasionalitas yang mengarah pada efektivitas dan efisiensi. Strategi rasional adalah usaha yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Pemilihan rasionalitas terjadi karena faktor keterbatasan kemampuan dan akses terhadap sumber daya, optimalisasi waktu, serta mempertahankan nilai sosial kultural. Penerapan rasionalitas pilihan terhadap strategi keberlanjutan hidup pekerja sektor informal adalah kebaruan dalam penelitian ini. Hal ini penting untuk dikaji karena pilihan rasional pedagang menjadi aspek penting dalam menciptakan kenyamanan berdagang, menjamin kepastian berusaha, serta melindungi aktivitas usaha pedagang.
Gerakan Sosial Aksi Boikot Melalui Social Identity Model of Collective Action Pada Isu Bela Palestina Nugraha, Ahmad Helmi; Dalimunthe, Karolina Lamtiur; Zainal Abidin; Yuliana Hanami
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.685

Abstract

Pemboikotan produk Israel menjadi sorotan publik karena dampaknya yang kompleks pada sektor ekonomi, sosial, dan politik. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena pemboikotan merupakan bentuk dari aksi kolektif, manifestasi protes untuk advokasi keadilan serta perubahan sosial dan dapat dipandang sebagai aksi solidaritas terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis tentang dampak, efektivitas, tantangan, dan kritik terhadap gerakan boikot yang lebih komprehensif melalui model aksi kolektif berbasis identitas sosial (model SIMCA). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen dan literatur yang relevan untuk menyusun pemahaman dan membangun argumentasi dalam analisis kritis tentang fenomena boikot dan SIMCA. Kriteria literature review yang digunakan untuk sumber data pada artikel ini adalah artikel pada jurnal bereputasi internasional dan nasional. Proses pencarian data menggunakan model SASA dari Grant dan Booth yang meliputi search, appraisal, synthesis, dan analysis. Berdasarkan kajian kritis gerakan boikot melalui model SIMCA bahwa identitas sosial, ketidakadilan dan efikasi kelompok serta diperkuat dengan faktor keyakinan moral berpotensi menjelaskan gerakan boikot yang terjadi pada isu bela Palestina. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara teoritis dalam pengembangan model SIMCA dan menawarkan wawasan praktis untuk memahami dinamika aksi kolektif dalam konteks konflik Israel-Palestina. Studi ini diharapkan dapat menawarkan panduan praktis bagi para aktivis dan pembuat kebijakan dalam merancang dan mengimplementasikan kampanye boikot yang lebih strategis serta berdampak.
Perspektif Mualaf di Yogyakarta: Apakah Faktor Ekonomi Menjadi Keputusan Dalam Konversi Agama? Ismail, Ahmad; Karami, Muhamad Farhan Abi; Lampe, Munsi
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.700

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena konversi agama di Yogyakarta, dengan fokus pada individu yang berada di bawah naungan Yayasan Mualaf Center Yogyakarta. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami berbagai faktor yang mendorong individu untuk memeluk Islam, pola adaptasi mualaf dalam menjalankan ibadah dan interaksi sosial, serta refleksi diri mereka setelah berpindah agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas mualaf yang menjadi informan memang mengalami penurunan kondisi ekonomi akibat konflik keluarga yang berujung pada pengusiran, pengabaian, sehingga mereka harus memulai kehidupan baru dari nol. Namun sebaliknya, fokus mereka melakukan konversi agama adalah memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah, meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam, dan memperbaiki diri secara menyeluruh. Penelitian ini menunjukkan sisi kebaruan pada analisis tentang hubungan antara keputusan konversi agama dengan kondisi ekonomi individu, yang masih jarang dan terbatas dilakukan oleh peneliti sebelumnya.
Konformitas dan Penyimpangan: Perspektif Sosiologis tentang Pengalaman FoMO di Kalangan Generasi Z pada Media Sosial TikTok Asyahidda, Fajar Nugraha; Azis, Abdul
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.708

Abstract

Memahami dinamika psikologis dan sosiologis dari Fear of Missing Out (FoMO) menjadi kunci dalam menganalisis perilaku Generasi Z di platform digital seperti TikTok. Sebagai generasi yang tumbuh dalam ekosistem digital, Generasi Z dihadapkan pada tekanan sosial yang diperkuat oleh mekanisme algoritmik dan standar konformitas yang terus bergeser. Studi kualitatif ini, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, menemukan bahwa FoMO mendorong keterlibatan berlebih pada tren viral dan memperkuat perilaku konformitas, yang pada gilirannya dapat memicu perilaku menyimpang, termasuk perundungan siber dan partisipasi dalam penyebaran informasi palsu. Temuan ini juga menunjukkan bahwa meskipun Generasi Z menyadari kerentanan mereka, banyak yang masih kesulitan mengembangkan strategi kritis dalam berinteraksi dengan konten daring. Kontribusi studi ini terletak pada penegasan perlunya literasi digital yang lebih baik, penguatan jaringan dukungan sosial, dan penerapan pendekatan multifaset untuk meningkatkan kesejahteraan digital. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial-teknis di media sosial, serta menawarkan wawasan strategis bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan praktisi dalam menghadapi tantangan generasi muda di era media yang terus berkembang.
Pilihan Orang Tua dan Peran Pasar Islamic Boarding Schools: Perspektif Neoliberal di Sumatera Barat Sandra, Ika; Luthfi, Zaky Farid; Amran, Sri Oktika; Bhakti, Novran Juliandri; Revitasari, Revitasari; Rintia, Rintia
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.717

Abstract

Pondok pesantren telah menjadi bagian sistem pendidikan Indonesia sejak abad ke-17 dengan fokus pada pemahaman agama. Seiring perkembangan zaman, pesantren mengalami modernisasi menjadi Islamic Boarding School dengan pengaruh neoliberalisme dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan parental choice dan konsep neoliberal dalam pelaksanaan boarding school di Sumatera Barat. Penelitian ini dianalis dengan teori pilihan rasional J. Coleman dan konsep parental choice Shiferaw dan Kenea. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Informan penelitian terdiri dari orang tua, ketua yayasan, kepala sekolah (madrasah), ustadz dan ustadzah. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya minat terhadap Islamic Boarding School dipengaruhi oleh ekonomi yang lebih baik dan kesibukan orang tua. Analisis ini berkontribusi pada pemahaman teori dan praktik penerapan neoliberalisme serta pemetaan segmentasi kelas sosial di Islamic Boarding School untuk mendukung kebijakan pendidikan yang lebih inklusif.
Penguatan Jaringan Aliansi Inklusi Dalam Mengadvokasi Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Ploso Jombang Wilujeng, Ressa Nur Ambar; Nurhadi, Nurhadi; Astutik, Dwi
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.745

Abstract

Lambannya proses penegakan hukum terhadap tersangka kasus kekerasan seksual di pesantren Ploso Jombang menjadi catatan sejarah rumitnya penanganan kasus kekerasan seksual di lembaga keagamaan. Dinamika kuasa yang dimiliki oleh MSAT, kepemilikan sektor perekonomian yang besar di Jombang menjadi salah satu alasan sulitnya para korban mendapatkan keadilan. Women’s Crisis Center (WCC) Jombang sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pendampingan perempuan korban kekerasan seksual berbasis gender berupaya untuk membantu korban dengan membentuk jaringan aliansi inklusi yang beranggotakan dari beberapa komunitas daerah Jombang dan masyarakat secara personal. Perjalanan panjang aliansi dalam mengadvokasi kasus ini dengan berbagai kendala yang mereka terima membuat penelitian ini harus dilakukan untuk mengetahui penguatan jaringan aliansi inklusi dalam mengadvokasi kasus kekerasan seksual di pesantren Ploso Jombang. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, untuk memperoleh data dilakukan teknik wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber, dan untuk menganalisis data memilih metode dari Miles & Huberman yaitu; reduksi data; penyajian data; dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan jaringan aliansi terbentuk secara internal dan eksternal, secara internal penguatan aliansi terjadi di dalam hubungan antar anggota atas dasar kepercayan dan norma yang tidak tertulis, melalui pembagian peran; saling menjaga komunikasi dan keamanan antar anggota; menghargai setiap kontribusi; serta keputusan untuk mempertahankan aliansi hingga saat ini merupakan bentuk kuatnya jaringan aliansi. Secara eksternal, aliansi didukung oleh beberapa pihak lokal di luar aliansi seperti Gus AA dan FRMJ; lembaga tinggi kenegaraan; dan beberapa media lokal dan nasional.
Praktik Sosial Etnis Tionghoa dalam Bidang Perdagangan di Kota Lubuklinggau Dwi Pusparini; Diana Dewi Sartika; Gita Isyanawulan; Adetia Wulindari; Istiqomah Istiqomah
SOCIUS Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v12i1.542

Abstract

Etnis Tionghoa merupakan salah satu etnis pendatang di Kota Lubuklinggau yang hanya berjumlah tiga persen dari etnis lain yang ada di kota Lubuklinggau namun hampir menguasai seluruh sektor perdagangan yang ada di kota Lubuklinggau walaupun jumlahnya hanya 3% dari etnis lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik dominasi perdagangan oleh etnis Tionghoa di kota Lubuklinggau, dengan menggunakan perspektif Bourdieu melalui konsep habitus, modal dan arena sebagai satu kesatuan dari praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatifemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kriteria penentuan informan yang dipilih oleh peneliti yaitu pedagang etnis Tionghoa khususnya yang memiliki usaha toko di Jalan Yosudarso, Kota Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan metode observasi non-participant dan juga menggunakan metode wawancara mendalam untuk mengetahui bagaimana dominasi etnis Tionghoa dalam bidang perdagangan khususnya di daerah pertokoan jalan Yosudarso, kota Lubuklinggau. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data reduction, data display, dan conclution drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa memiliki habitus yang terbentuk sejak kecil seperti jujur, ramah, rajin disiplin dan hemat mereka juga memiliki modal seperti modal ekonomi, modal sosial, modal budaya dan modal simbolik yang menjadi prestise bagi etnis Tionghoa. Arena juga memiliki peran penting dalam praktik etnis Tionghoa yang berupa relasi kuasa dan memberikan privilege lebih besar bagi etnis Tionghoa dibanding pedagang lokal.
Kearifan Lokal Lumbung Paceklik Mitigasi Kerawanan Pangan di Komunitas Adat Bonokeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas Sandrina Anastasya Violin; Windy Chairunisa; Dhian Rosyilawati; Suharso Suharso; Steven Jaya; Rizki Maulana Riwayanto; Alizar Isna
SOCIUS Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v12i1.644

Abstract

Ketahanan pangan menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan global, termasuk Indonesia, seperti tercermin dalam Sustainable Development Goals (SDGs) kedua, yaitu mengakhiri kelaparan dan mencapai ketahanan pangan. Konsep ketahanan pangan telah lama diterapkan oleh komunitas adat Bonokeling di Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, melalui tradisi lumbung paceklik, yang berfungsi sebagai strategi mitigasi krisis pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna lumbung paceklik bagi komunitas adat Bonokeling, mengkaji kearifan lokal dalam mitigasi kerawanan pangan melalui lumbung paceklik, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung kelestarian tradisi ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif, memungkinkan pemahaman holistik melalui deskripsi rinci dalam bentuk kata-kata dan bahasa, dengan pendekatan alami. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran makna lumbung paceklik. Saat ini, lumbung paceklik tidak hanya dipandang sebagai penyimpanan pangan, tetapi juga sebagai simbol kesejahteraan dan ketahanan komunitas. Kearifan lokal dalam mitigasi kerawanan pangan tercermin dalam penggunaan air dan daun dadap srep untuk menjaga kualitas beras yang disimpan. Modal sosial yang kuat dalam komunitas, yang menekankan kolaborasi dan solidaritas, berperan penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi ini. Penelitian ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya tradisi lokal dalam konteks ketahanan pangan, serta bagaimana praktik-praktik ini dapat memperkuat kohesi sosial dalam menghadapi tantangan modern.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa More Issue