cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
Pelatihan Pembuatan Jamu Bubuk Hasil Budidaya Toga Bersama PKK Desa Tumpakrejo Sunaryanto Sunaryanto; Vidya Purnamasari; Vika Annisa Qurrata; Bagus Shandy Narmaditya
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p156-162

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat UKM batik terpaksa untuk menurunkan produksinya karena penurunan daya beli masyarakat. Kondisi ini dialami salah satu UKM yaitu Batik Liris Manis yang berada di Majan, Tulungagung yang berdiri sejak tahun 2013-sekarang. UKM Batik Liris Manis merupakan pembatik tulis dengan motif pakem tradisional Tulungagung. Karena produk yang dijual merupakan batik tulis, sehingga mereka telah memiliki pasar tersendiri yaitu pecinta batik tulis yang sering mendatangi pameran batik. Namun, kondisi pandemi memaksa para UKM batik tulis untuk tidak mengadakan pameran luring. Dengan kondisi penurunan perekonomian diakibatkan kurangnya penjualan secara luring, tentu saja UKM batik Liris Manis membutuhkan inovasi produk berupa batik cap agar lebih bisa menjangkau pasar lebih luas. Perluasan pemasaran dengan cara membuka penjualan melalui mix marketing strategy dengan cara pembuatan akun dan pelatihan penggunanaa marketplace. Dengan adanya beberapa permasalahan diatas, maka program ini memberikan solusi berupa (1) pembuatan canting cap yang mempresentasikan motif-motif batik khas Tulungagung, (2) pembuatan bejana/jembangan tembaga untuk proses perebusan kain batik, dan (3) pemberian pelatihan pemasaran melalui marketplace serta pembuatan katalog dengan desain yang eksklusif. Hasil dari program ini yaitu 1) terciptanya cap batik dengan desain batik khas Tulungagung, 2) bejana tembaga untuk proses perebusan kain batik, dan 3) adanya marketplace serta berbagai macam media sosial untuk pemasaran secara online. Dengan program yang dapat terlaksana dengan baik, UKM Batik Liris Manis tercapai eksalasi potensinya. Upaya-upaya yang dilakukan pada kegiatan ini utamanya ditujukan agar meningkatkan kesejahteraan pengrajin dan membantu ekonomi lokal. Kata kunci—Batik, Eskalasi UKM, Mix Marketing Strategy, Inovasi Produk  Abstract The Covid-19 pandemic, batik SMEs were forced to reduce their production due to a decline in people’s purchasing power. This condition is experienced by one of the SMEs, namely Batik Liris Manis which is located in Majan, Tulungagung which was established in 2013 to present. SMEs Batik Liris Manis is a handwritten batik with traditional Tulungagung motifs. Because the products they sell are written batik, they have their own market, namely batik lovers who often come to batik exhibitions. However, the pandemic conditions forced batik SMEs not to hold offline exhibitions. With the economic downturn caused by the lack of offline sales, of course, Liris Manis batik SMEs need product innovation in the form of stamped batik so that they can reach a wider market. Marketing expansion by opening sales through a mix marketing strategy by creating accounts and training on marketplace users. With some of the problems above, this program provides solutions in the form of (1) making canting caps that present typical Tulungagung batik motifs, (2) making copper vessels for the process of boiling batik cloth, and (3) providing marketing training through the marketplace. as well as cataloging with exclusive designs. The results of this program are 1) the creation of a batik stamp with a typical Tulungagung batik design, 2) a copper vessel for the process of boiling batik cloth, and 3) the existence of a marketplace and various social media for online marketing. With a program that can be implemented well, SMEs Batik Liris Manis has reached its potential escalation. The efforts made in this activity are primarily aimed at improving the welfare of craftsmen and helping the local economy. Keywords— Batik, SMEs Escalation, Mix Marketing Strategy, Product Innovation
PENGADAAN TAMAN BERMAIN UNTUK MENARIK PENGUNJUNG WADUK SUMBERKOMBANG DESA KALIPARE Agung Winarno; Yuli Agustina; Bagus Shandy Narmaditya; Wiwik Wahyuni; Maroeto Maroeto
Jurnal KARINOV Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v5i1p31-35

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung masyarakat di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang tergabung dalam industri rumahan dalam pengelola usahanya melalui pembentukan rest area. Dengan adanya rest area ini diharapkan mampu menjadi wadah yang mendukung dan memfasilitasi para pelaku usaha dalam memasarkan produknya. Produk yang dihasilkan memiliki ciri khas tersendiri berdasarkan potensi yang dimiliki di desa tersebut. Antusias masyarakat menjadi motivasi untuk Desa dalam mengembangkan rest area ini sampai berhasil dan mampu mendukung para pelaku usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain survei lokasi rest area, focus group discussion (FGD), sosialisasi dan pendampingan para pelaku usaha industri rumahan dalam pemasarannya. Hasil dari kegiatan ini cukup signifikan terlihat dari pendampingan yang dilakukan, karena adanya antusiasme masyarakat dan juga dukungan desa dalam mengembangkan para pelaku usaha yang tergabung daam kelompok industri rumahan untuk mewujudkan pembangunan rest area ini hingga rest area ini dapat terkonsep dalam sebuah desain lokasi dan kesiapan para pelaku usaha di kelompok usaha Desa Sumbersekar. Kata kunci— Industri Rumahan, Pemasaran, Rest Area  Abstract This community service activity aims to support the community in Sumbersekar Village, Dau District in Malang Regency, which are members of the home industry in managing their business by establishing a rest area. This rest area is expected to become a forum that supports and facilitates business actors in marketing their products. The resulting product has its characteristics based on the potential in the village. The community's enthusiasm is the motivation for the village to develop this rest area until it is successful and able to support business actors. The methods used in this activity include surveys of rest area locations, focus group discussions (FGD), socialization, and assistance to home industry business actors in marketing. The results of this activity are quite significant, as can be seen from the assistance carried out in the enthusiasm of the community and also village support in developing business actors who are members of the home industry group to realize the construction of this rest area so that this rest area can be conceptualized in a location design and the readiness of the community members business actors in the Sumbersekar Village business group. Keywords— Home Industry, Marketing, Rest Area
Penguatan Pengelolaan Manajemen Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Makanan dimasa Pandemi Covid-19 Amalia Arif Rahman; Amry Mahdan Abrari; Agung Winarno; Agus Hermawan
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p184-188

Abstract

Adanya pandemi covid-19 tidak menjadi hambatan bagi pelaku UMKM Desa Kebobang Kabupaten Malang Jawa Timur dalam memperkuat ekosistem. UMKM sebagian besar memiliki keterbatasan dalam pengelolaan bidang manajerial karena dihadapkan pada keterbatasan sumber daya produktif. Metode yang digunakan dalam pendampingan terdiri dari 3 tahap yaitu identifikasi awal, pelaksanaan dan praktek pendampingan.  Oleh karena UMKM membutuhkan adanya pendampingan pengelolaan manajemen usaha agar mampu bertahan dalam iklim ekonomi yang dinamis. Ada 3 aspek yang dapat dilakukan untuk memperkuat manajemen UMKM yaitu penguatan akses terhadap legalitas administrasi, peningkatan kualitas pengemasan dan pelebelan, serta kebijakan harga jual produk. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kualitas akses legalitas usaha yang mendorong kualitas pengemasan dan pelebelan serta penentu harga jual yang realistis. Kata kunci— Covid-19, Daya saing, Manajemen UMKM  Abstract The existence of the COVID-19 pandemic is not an obstacle for SMEs in Kebobang Village, Malang Regency, East Java, in strengthening the ecosystem. Most MSMEs have limitations in managing the managerial field because they are faced with limited productive resources. The method used in mentoring consists of three stages, namely initial, implementation and practice of mentoring. Therefore, SMEs need business management assistance in order to be able to survive in a dynamic economic climate. There are three aspects that can be done to strengthen SMEs management, namely strengthening access to administrative legality, improving packaging and labeling quality, and product selling price policies. The results of the assistance show that there is an increase in the quality of access to business legality that supports the quality of packaging and labeling as well as determining realistic selling prices. Keywords— Covid-19, Competitiveness, SMEs Management
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Inovatif Bagi Alumni: Program, Refleksi dan Implikasi Moh Fauzan; Moh Khasairi; Yusuf Hanafi; Abdul Basid
Jurnal KARINOV Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v5i1p1-8

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan alumni Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang dalam mengembangkan bahan ajar Bahasa Arab inovatif. Kegiatan ini perlu untuk dilakukan mengingat inovasi dan kreatifitas penyiapan bahan ajar inovatif diperlukan khususnya dalam menghadapi gelombang kegawatdaruratan akibat pandemic Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan dalam lima fase yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan implementasi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara daring melalui platform zoom meeting. Evaluasi dan hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas dan kemampuan alumni dalam menyiapkan bahan ajar berupa modul, e-modul, booklet, aplikasi mobile dan berbagai bahan ajar inovatif lainnya. Sebagai refleksi, kegiatan ini mampu memberikan sumbangsih nyata dalam dunia pendidikan dan pembelajaran khususnya penyiapan SDM unggul dari alumni agar mampu bersaing di dunia kerja.  Kata kunci: bahan ajar, alumni, bahasa Arab, pengabdian masyarakat
Literasi Pembelajaran Digital Dengan Integrasi Pendekatan Tringo Ki Hadjar Dewantara Untuk Guru-Guru SMP Wahid Hasyim Malang Dedi Kuswandi; Zahid Zufar At Thaariq; Citra Kurniawan; Fikri Aulia; Dhimas Adhitya Wijanarko; Usep Kustiawan; Muhammad Zidni Ilman Nafi'a; Lu'luil Maknuunah
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p163-167

Abstract

Pembelajaran berbasis digital menjadi suatu keniscayaan dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang mewajibkan proses belajar mengajar dilakukan dari rumah masing-masing. Kegiatan pemberdayaan kepada guru mengenai literasi pembelajaran digital memungkinkan bagi guru untuk mampu meningkatkan performansinya secara lebih mendalam. Maka dari itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membina para guru secara terpadu, khususnya di SMP Wahid Hasyim yang berada di Kota Malang dalam peningkatan performansinya melalui pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pengabdi yang merupakan ilmuwan dan praktisi di bidang teknologi pendidikan. Sesuai dengan landasan improving performance dalam definisi teknologi pendidikan, pengabdian ini membina guru dalam pengembangan literasi pembelajaran digital sehingga nantinya dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam membina guru menggunakan pendekatan TRINGO (Ngerti, Ngrasa dan Nglakoni) yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara. Dengan penerapan metode ini, pengabdi melaksanakan berbagai serangkaian kegiatan yang mendukung terlaksananya TRINGO. Mulai dari penyampaian materi secara teoritik (ngerti), adanya interaksi antar guru maupun dengan instruktur (ngrasa) dan adanya praktik pengelolaan secara langsung (nglakoni). Hasil pengabdian menunjukkan guru telah mampu mengidentifikasikan berbagai literasi-literasi secara digital yang digunakan untuk sebesar-besarnya dalam pembelajaran. Harapannya dari pengabdian ini dapat menjadi alternatif referensi bagi pengabdian yang selanjutnya. Kata kunci— Literasi Pembelajaran Digital, TRINGO, Pengembangan Kompetensi  Abstract Digital-based learning is a necessity due to the COVID-19 pandemic, which requires the teaching and learning process to be carried out from home. Empowerment activities for teachers regarding digital learning literacy make it possible for teachers to improve their performance more deeply. Therefore, the purpose of this service is to develop teachers in an integrated manner, especially at Wahid Hasyim Middle School in Malang in improving their performance through empowerment carried out by servants who are scientists and practitioners in the field of educational technology. In accordance with the basis of improving performance in the definition of educational technology, this service fosters teachers in developing digital learning literacy so that later it can be implemented in the learning process in the classroom. The method used in fostering teachers uses the TRINGO approach which was initiated by Ki Hadjar Dewantara. With the application of this method, the devotees carry out various series of activities that support the implementation of TRINGO. Starting from the theoretical delivery of material (understanding), the interaction between teachers and instructors and direct management practices. The results of the service show that teachers have been able to identify various digital literacys that are used as much as possible in learning. It is hoped that this service can be an alternative reference for future service. Keywords— Digital Learning Literacy, TRINGO, Competency Development 
Strategi Peningkatan Omzet Produk Hasil Tani Gapoktan Torong Makmur Melalui Aplikasi Mobile Berbasis Marketplace Nasikhudin Nasikhudin; Markus Diantoro; Joko Utomo; Ida Vaeruza Albadi’ah; Akhmad Al Ittikhad
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p189-194

Abstract

Dunia digital menjadi salah satu solusi pemasaran produk pada saat pandemi berkepanjangan. Pada masa pandemi ini, pertumbuhan daya beli masyarakat lebih banyak dilakukan secara online. Disisi lain, kurangnya peran digital dalam pemasaran hasil panen petani menjadi masalah utama pemasok bahan baku kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya inovasi penjualan hasil pertanian Desa Torongrejo kearah pemasaran online mobile berbasis marketplace untuk meningkatkan kembali omzet penjualan produk hasil pertanian Desa Torongrejo. Dengan upaya ini kemakmuran masyarakat di desa tersebut juga ikut meningkat. Langkah yang diambil diantaranya memaksimalkan penggunaan website, perluasan pemasaran pada aplikasi marketplace yang sudah mapan untuk meningkatkan omzet, pelatihan foto produk dan editing untuk menghasilkan visual konten yang lebih menarik, serta peningkatan kualitas kebersihan produk sebagai keunggulan produk. Hasil dari pengabdian ini didapatkan anggota gapoktan Torongmakmur telah memiliki kemampuan foto produk dan editing untuk konten marketplace yang dimiliki. Anggota gapoktan juga mulai mampu memanfaatkan aplikasi marketplace sebagai media penjualan online. Percobaan pemasaran telah dilakukan dengan memanfaatkan jaringan pertemanan dari anggota gapoktan. Calon konsumen antusias menyambut peluncuran website gapoktan torong makmur. Konsumen melakukan check out dari halaman website yang terhubung ke WhatsApp gapoktan, anggota menyiapkan order, kemudian dilakukan pengiriman ke alamat konsumen. Strategi ini efisien meningkatkan penjualan dilihat dari jumlah check out harian. Konsumen yang puas akan melakukan repeat order sehingga omzet penjualan hasil tani Gapoktan Torongmakmur meningkat. Kata kunci— Marketplace, Omzet, Pertanian, Torongmakmur  Abstract The digital world is one of the solutions for product marketing during a prolonged pandemic. During this pandemic, the growth of people’s purchasing power is mostly done online. On the other hand, the lack of a digital role in marketing farmers’ crops is a major problem for suppliers of raw materials for community needs. Therefore, it is necessary to innovate the sale of agricultural products in Torongrejo Village towards marketplace-based mobile online marketing to increase sales turnover of agricultural products in Torongrejo Village. With this effort the prosperity of the people in the village also increased. The steps taken include maximizing the use of the website, expanding marketing on established marketplace applications to increase turnover, training in product photos and editing to produce more attractive visual content, as well as improving the quality of product hygiene as a product advantage. The result of this service is that members of the Torongmakmur Gapoktan have the ability to take product photos and edit their own marketplace content. Gapoktan members are also starting to be able to take advantage of marketplace applications as online sales media. Marketing experiments have been carried out by utilizing the friendship network of Gapoktan members. Prospective consumers enthusiastically welcome the launch of the Gapoktan Torong Prosperous website. The consumer checks out from the website page that is connected to the Gapoktan WhatsApp, the member prepares the order, then it is sent to the consumer’s address. This strategy is efficient in increasing sales seen from the number of daily check outs. Satisfied consumers will repeat orders so that the sales turnover of Gapoktan Torongmakmur farmers increases. Keywords— Marketplace, Turnover, Agriculture, Torongmakmur
Membangun Generasi Muda yang Mampu Melewati Masa Pandemi dengan Menjaga Kesehatan Mental Utami, Helianti; Pujiningsih, Sri
Jurnal KARINOV Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v5i1p14-22

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi generasi muda mengenai kesehatan mental, khususnya pada saat pandemi, indikasi adanya masalah kesehatan mental, dan strategi untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang dirasakan secara mandiri, serta pentingnya berkonsultasi pada ahlinya jika dirasakan sulit untuk mengatasi masalah yang dialami. Topik kesehatan mental dirasa penting untuk diangkat mengingat generasi muda merupakan aset masa depan bangsa dan rawan untuk terkena masalah kesehatan mental. Pada masa pandemi, kesehatan fisik merupakan fokus perhatian utama dari pemerintah, dan cenderung mengabaikan aspek kesehatan mental. Metode pelaksanaan menggunakan webinar secara online mengingat pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian bertepatan dengan diberlakukannya peraturan ppkm dari pemerintah. Hasil dari kegiatan ini berupa bertambahnya wawasan seputar kesehatan mental yang terlihat dari respon chat pada screen zoom, dan juga terlihat dari kuisioner yang diberikan pada peserta. Selain itu peserta merasa terbantu dengan adanya solusi yang diberikan oleh para pembicara terkait dengan permasalahan yang dihadapi peserta, terlihat dari konsultasi yang dilakukan para peserta pada sesi sharing konsultasi yang disediakan pada kegiatan ini. Kata kunci— Pengabdian masyarakat, Pengetahuan kesehatan mental, Pandemi Covid-19, Generasi muda  Abstract The community service activity aims to provide insight for the young generation about mental health, especially during a pandemic, the indications of mental health problems, and the strategies for dealing with the matters experienced independently, as well as the importance of consulting with experts if it is felt unable to handle their owned issues. The topic of mental health is considered important to raise as the younger generation is the nation's future asset and is prone to mental health problems. During a pandemic, physical health is the focus of government attention, and tends to ignore mental health aspects. The implementation method uses online webinars considering that when the implementation of service activities coincides with the enactment of PPKM regulations from the government. The result of this activity is a better understanding of the audience about mental health which can be seen from the chat response on the zoom screen, and the results of participants’ questionnaires. In addition, the participants felt helped by the solutions provided by the speakers related to the problems they faced, it could be seen from the consultations carried out by the participants in the consultation sharing sessions provided in this activity. Keywords— Community service activity, Insight of mental health, The Covid-19 pandemic, Young generation
Pentingnya Manajemen Keuangan, Legalitas, dan Inovasi Ramah Lingkungan untuk UMKM Ecoprint Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau Yudhi Utomo; Hanifatul Azizah; Riska Ridayati; Riza Agung Pribadi
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p168-173

Abstract

Tujuan dari Pendampingan Manajemen Keuangan, Legalitas, dan Kemasan Ramah Lingkungan untuk UMKM Mentoar Ecoprint Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini adalah memberikan wawasan, pengetahuan, dan pendampingan bagi pelaku usaha ecoprint untuk membuat pembukuan sederhana, pendaftaran izin usaha, dan pembutan kemasan ramah lingkungan untuk dapat membantu usahanya berkembang. Metode yang dilakukan adalah melalui sosialisasi, kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha sampai dengan pelaku usaha mempraktekkan langsung secara riil. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausaha di dalam membuat pembukuan sedehana sehingga meningkatkan motivasi di dalam bekerja, percaya diri dengan legalitas usahanya, serta kemasan unik sebagai ciri khas produk. Pendampingan ini mendapat respon yang positif, pelaku usaha mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai wawasan baru dalam menjalankan usahanya melalui pembukuan/pencatatan keuangan sederhana, pendaftaran izin usaha, dan kemasan yang menambah nilai tambah produk. Impikasinya adalah melalui pendampingan UMKM Mentoar Ecoprint Desa Gadingkulon mampu memahami cara berwirausaha yang baik melalui pencatatan keuangan, pendaftaran izin usaha, dan branding produk. Kata kunci— UMKM Ecoprint, Manajemen, Pendampingan, Legalitas, Kemasan Ramah LingkunganAbstractThe purpose of Financial Management Assistance, Legality, and Environmentally Friendly Packaging for MSMEs Mentoar Ecoprint Gadingkulon Village, Dau District, Malang Regency is to provide insight, knowledge, and assistance for ecoprint business actors to make simple bookkeeping, registration of business permits, and manufacture of friendly packaging. environment to help their business grow. The method adopted is through socialization, training, and mentoring activities for business actors until business actors practice it in real terms. The results obtained from this mentoring activity are able to increase entrepreneurial knowledge and skills in making simple bookkeeping so as to increase motivation at work, be confident in the legality of their business, as well unique packaging as a product characteristic. This assistance received a positive response and business actors gained knowledge and skills regarding new insights in running their business through simple financial bookkeeping/recording, registration of business licenses, and packaging that added value to the product. The implication is that through mentoring MSME Mentoar Ecoprint, Gadingkulon Village is able to understand good entrepreneurship through financial records, registration of business licenses, and product branding.Keywords— UMKM Ecoprint, Manajemen, Pendampingan, Legalitas, Kemasan Ramah Lingkungan 
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pertanian Menggunakan Framework Codeigniter Untuk Kelompok Tani Desa Bendosewu Blitar Denis Eka Cahyani; Desi Rahmadani; Lucky Tri O; Mahmuddin Yunus
Jurnal KARINOV Vol 4, No 3 (2021): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i3p195-200

Abstract

Kelompok tani Tawang Makmur merupakan kelompok tani di Dusun Tawang, Desa Bendosewu yang merupakan penyedia kebutuhan pangan untuk masyarakat khusunya warga Blitar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan sistem informasi manajemen pertanian untuk kelompok tani desa Bendosewu, Blitar. Sistem informasi manajemen pertanian dibangun menggunakan framework CodeIgniter (CI). Metode yang digunakan adalah tahapan persiapan, pengembangan sistem, sosialisasi, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah terbangunnya sistem informasi manajemen pertanian untuk kelompok tani. Sistem informasi yang dibangun menyediakan fitur manajemen pertanian seperti pendataan anggota petani, pencatatan pengadaan bahan baku, pendataan penanaman dan hasil panen serta rekapitulasi laporan penanaman dan hasil panen per tahunnya. Selain itu, hasil dari pengabdian ini adalah terbentuknya pemahaman dan keterampilan dari pengelola kelompok tani untuk mengelola sistem informasi guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian kelompok tani tersebut. Kata kunci— Sistem informasi manajemen, Pertanian, Kelompok Tani, CodeIgniter  Abstract The Tawang Makmur is a farmer group in Tawang Hamlet, Bendosewu Village which is a provider of food needs for the community, especially Blitar residents. The purpose of this service activity is to develop an agricultural management information system for farmer groups in Bendosewu village, Blitar. The agricultural management information system is built using the CodeIgniter (CI) framework. The method used is the stages of preparation, system development, socialization, and evaluation. The result of this service is the establishment of an agricultural management information system for farmer groups. The information system that was built provides agricultural management features such as data collection on farmer members, recording of raw material procurement, data on planting and harvesting, and recapitulation of annual reports on planting and yields. In addition, the result of this service is the formation of understanding and skills of farmer group managers to manage information systems to support increased agricultural productivity of these farmer groups. Keywords— Management information system, Agriculture, Farmer’s Group, CodeIgniter 
Diversifikasi produk sebagai solusi peningkatan produksi UMKM Gula Semut pada Masa Pandemi Covid Purnamasari, Vidya; Yusida, Ermita; Qurrata, Vika Annisa; Seprillina, Linda; Narmaditya, Bagus Shandy
Jurnal KARINOV Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v5i1p9-13

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mitra UMKM meningkatkan produksinya pada masa pandemic Covid-19. Guna mewujudkan hal tersebut dilakukan identifikasi dan analisis masalah-masalah yang terjadi pada UMKM. Hasil identifikasi menunjukkan penggunaan alat yang masih sederhana sehingga menghambat produksi. Hasil tersebut dijadikan bahan untuk perumusan rencana penyelesaian masalah yaitu dengan memberikan bantuan mesin kepada UMKM. Bantuan Mesin yang diberikan diharapkan dapat membantu UMKM memaksimalkan produksinya dan melakukan diversifikasi produk. Diversifikasi produk dengan memproduksi gula semut harapannya dapat memperluas pangsa pasar, meningkatkan produksi dan memperbesar daya saing UMKM. Selain itu, perluasan pangsa pasar juga diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha gula semut. Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM Gula Semut untuk mengatasi permasalahan perekonomian yang terjadi terutama akibat adanya pandemic Covid-19.Keywords: UMKM, Diversifikasi Produk, Covid-19, Gula Semut.