cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tani Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Merang di Wonokerso Dede Rusmana; Choirul Anam; Dedi Setiawan; Ruli Isnaini; Palupi Rimba Ardiasih
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p94-98

Abstract

Memiliki lahan pertanian seluas 273 Ha, sekitar 168 Ha atau  62% dari luas desa, dengan capaian hasil panen padi sebesar 18.000 ton saat 2021, Desa Wonokerso diperkirakan memiliki banyak jerami sampah pertanian yang begitu banyak. Sampah pertanian yang ada pada desa tidak begitu dimanfaatkan. Oleh karena itu, sebagai bentuk pengabdian dilaksanakan Sosialisasi Pembuatan Jamur Merang yang diharapkan dapat menjadi opsi perekonomian masyarakat desa. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan menggaet narasumber dari Kelompok Tani Mandiri Kabupaten Malang. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini merupakan pelatihan melalui penyuluhan, demonstrasi meliputi persiapan bahan, formulasi medium, pembuatan medium, pertumbuhan jamur, dan manajemen pemeliharaan jamur dan pendampingan. Dengan sasaran komunitas Kelompok Wanita Tani yang ada di Desa Wonokerso menghadiri acara sosialisasi Pembuatan Jamur Merang. Dari diadakannya sosialisasi ini, kelompok pengabdian Universitas Negeri Malang berharap sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Desa Wonokerso. Kata kunci—Pengabdian Masyarakat, Pendidikan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Lokal Abstract Owning an agricultural land area of 273 Ha, about 168 Ha or 62% of the village area, with a rice yield of 18,000 tons by 2021, Wonokerso Village is estimated to have a lot of agricultural waste straw. Agricultural waste in the village is not really used. Therefore, as a form of devotion, a Socialization of Making Merang Mushrooms was held which is expected to be an economic option for the villagers. The socialization activity was carried out by inviting resource persons from the Independent Farmers Group of Malang Regency. The method used in this service activity is training through counseling, demonstrations including material preparation, medium formulation, medium manufacture, mushroom growth, and mushroom maintenance management and mentoring. With the target of the Women Farmer Group in Wonokerso Village attending the socialization event for the Making of Merang Mushrooms. From the holding of this socialization, the Universitas Negeri Malang devotion group hopes that this socialization can be useful for the residents of Wonokerso Village. Keywords— Community Service, Entrepreneurship Education, Local Economic Development
Sosialisasi Produk Olahan Ikan Lele sebagai Hasil dari Budidaya Aquaponik di Dusun Krajan, Desa Asrikaton Nur Anita Yunikawati; Muhammad Aryabima Wicaksana
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p118-122

Abstract

Pelatihan aplikasi Excel untuk pemula di Desa Sumberpasir bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang penggunaan Microsoft Excel kepada masyarakat yang kurang berpengalaman dalam mengoperasikan program spreadsheet tersebut. Pelatihan ini diselenggarakan dengan harapan dapat membantu masyarakat Desa Sumberpasir dalam meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola data dan informasi secara efektif dan efisien. Pelatihan ini meliputi materi-materi dasar penggunaan Excel seperti pembuatan tabel, pengisian data, pengurutan data, penggunaan rumus matematika sederhana, dan pembuatan grafik. Pelatihan ini akan diselenggarakan dengan metode tatap muka secara langsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sumberpasir dalam menggunakan aplikasi Excel untuk kepentingan pribadi dan kegiatan sehari-hari. Selain itu, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memahami pentingnya pengelolaan data dan informasi dalam berbagai kegiatan seperti bisnis, keuangan, dan pendidikan. Kesimpulannya, pelatihan aplikasi Excel untuk pemula di Desa Sumberpasir diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan kualitas hidup mereka dalam mengelola data dan informasi secara lebih efektif dan efisien. Kata kunci— Pelatihan, Aplikasi Excel, Desa Sumberpasir, Pengelolaan Abstract The Excel application training for beginners in Sumberpasir Village aims to provide a basic understanding of using Microsoft Excel to people who are less experienced in operating the spreadsheet program. This training was organized with the hope of helping the people of Sumberpasir Village improve their skills in managing data and information effectively and efficiently. This training covers basic materials for using Excel such as making tables, filling in data, sorting data, using simple mathematical formulas, and making graphs. This training will be held face-to-face while still paying attention to health protocols. The results of this training are expected to increase the knowledge and skills of the people of Sumberpasir Village in using the Excel application for their personal interests and daily activities. In addition, it is expected to help the public understand the importance of managing data and information in various activities such as business, finance and education. In conclusion, the Excel application training for beginners in Sumberpasir Village is expected to provide significant benefits to the local community and improve their quality of life in managing data and information more effectively and efficiently. Keywords— Training, Excel Application, Sumberpasir Village, Data Management
Sosialisasi Pengenalan APE dari Barang Bekas Guna Mengurangi Penumpukan Sampah Hanjar Ikrima Nanda; Friska Salsa Billa
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p72-77

Abstract

Sampah merupakan permasalahan yang krusial di tengah masyarakat. Hingga saat ini masih ditemukan masyarakat yang membuang sampah sembarangan seperti di jalan, di selokan, atau di belakang rumah. Tak jarang pula masyarakat yang memilih untuk membakar sampah-sampah. Aktivitas membuang, menimbun, atau membakar sampah dapat menimbulkan dampak buruk baik pada manusia maupun lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan teknik atau cara pengolahan sampah yang baik seperti dengan melakukan daur ulang sampah atau recycle. Salah satu upaya daur ulang sampah yang dapat dilakukan adalah pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Dalam pelaksanaannya, sosialisasi pengenalan APE menggunakan empat metode yaitu tahap perencanaan atau persiapan, proses pembuatan APE, pelaksanaan sosialisasi pengenalan APE, hingga tahap monitoring dan evaluasi. Selain bermanfaat dalam bidang pendidikan, sosialisasi pengenalan APE juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para guru agar dapat meningkatkan kreativitasnya dalam membuat APE dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitarnya, sehingga dapat membantu mengurangi penumpukan sampah. Kata kunci— Sosialisasi, APE, Barang Bekas, Permainan Edukatif Abstract Garbage is a crucial problem in society. Until now, people are still found littering the streets, in ditches, or behind houses. Not infrequently people also choose to burn garbage. The activity of disposing, hoarding, or burning waste can have a negative impact on both humans and the surrounding environment. Therefore, a good technique or method of waste management is needed, such as recycling waste or recycling. One of the efforts to recycle waste that can be done is to make Educational Game Tools (APE) by utilizing used goods. In its implementation, the socialization of the introduction of APE uses four methods, namely the planning or preparation stage, the process of making APE, implementing the socialization of introducing APE, to the monitoring and evaluation stage. Besides being useful in the field of education, the socialization of the introduction of APE also aims to provide education to teachers so they can increase their creativity in making APE by utilizing used items around them, so that they can help reduce the accumulation of waste. Keywords— Sosialization, APE, Scraps, Educative Game
Implementasi Alat Jalan Terapi Portable bagi Penderita Hipertensi di Desa Ngingit Sheila Febriani Putri; Mishella Putri Novitalia; Fatrya Dhea Ikhtyari
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p99-103

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit kardiovaskuler yang paling banyak ditemui. Menurut WHO, di seluruh dunia 1,28 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun akan menderita hipertensi. American Hearth Association (AHA) dan European Society of Hypertension membuat panduan manajemen hipertensi yaitu terapi farmakologis, non farmakologis, dan manajemen usia lanjut. Penderita hipertensi harus dikontrol dengan rutin cek tekanan darah. Pengecekan tersebut dilakukan dikegiatan desa meliputi POSBINDU PTM, posyandu lansia, atau di fasilitas kesehatan. Di Desa Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang kegiatan POSBINDU PTM dan posyandu lansia berjalan dengan baik. Ditemukan fakta bahwa tren penyakit di desa tersebut adalah hipertensi. Penderita hipertensi di Desa Ngingit hanya mengandalkan obat-obatan tanpa terapi non farmakologis. Sehingga, Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka-Membangun Desa (MBKM-MD) Universitas Negeri Malang 2022 menyelenggarakan kegiatan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit hipertensi serta turut berkontribusi dalam pembuatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi sebagai pengobatan alternatif. Metode pengabdian masyarakat di Desa Ngingit adalah penyuluhan serta implementasi alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi. Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat tersebut adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terkait hipertensi serta pemanfaatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi untuk masyarakat Desa Ngingit. Kata kunci—Alat Jalan Terapi, Hipertensi, Pengobatan Farmakologis, Pengobatan non Farmakologis Abstract Hypertension is the most common cardiovascular disease. According to WHO, around the world 1.28 billion adults aged 30-79 years will suffer from hypertension. The American Hearth Association (AHA) and the European Society of Hypertension make guidelines for the management of hypertension, namely pharmacological, non-pharmacological, and elderly management. Patients with hypertension must be controlled by routine blood pressure checks. These checks are carried out in village activities including POSBINDU PTM, elderly Posyandu, or in health facilities. In Ngingit Village, Tumpang District, Malang Regency, POSBINDU PTM and elderly Posyandu activities went well. It was found that the trend of disease in the village was hypertension. Hypertension sufferers in Ngingit Village only rely on medicines without non-pharmacological therapy. Thus, the MBKM-MD State University of Malang 2022 held educational activities for the public about hypertension and contributed to the manufacture of portable therapeutic walking devices for hypertension sufferers as an alternative treatment. Community service methods in Ngingit Village are counseling and implementation of portable therapy walking devices for hypertension sufferers. The results of the implementation of community service are an increase in community knowledge regarding hypertension and the use of portable therapeutic walking devices for people with hypertension for the people of Ngingit Village. Keywords—Hypertension, Non-Pharmacological Treatment, Pharmacological Treatment, Therapy Device
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo Sari, Zihan Novita; Febianti, Rizki; Aulia, Dea; Athariq, Gufron
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p123

Abstract

Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang memiliki makna tertentu. Batik sujo merupakan UMKM batik yang berasal dari Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Batik Sujo mempunyai motif khas yang terinspirasi dari ciri khas Desa Sumberejo. Motif Tersebut memiliki tiga corak utama yaitu kelapa,pisang, dan air yang dijadikan motif batik cap asli sujo. Berdasarkan hasil observasi, UMKM Batik sujo memiliki keluhan dalam inovasi desain batik sujo hingga, prosedur HKI, serta pemasaran Batik Sujo. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan khsusnya kepada UMKM Batik Sujo terkait inovasi desain batik dan promosi di media sosial terkait penjualan Batik Sujo menggunakan brosur katalog dan pembuatan video profil batik sujo serta penjelasan tentang HKI. Hasil dari sosialasi ini diharapkan dapat membantu UMKM Batik Sujo dalam segi pemasaran di sosial media dan penjelasan mengenai HKI desain batik. Kata kunci— Pelatihan, Batik Sujo, UMKM, Ekonomi Lokal Abstract Batik is a craft that has high artistic value and has become part of Indonesian culture. Batik motifs consist of basic patterns and patterns that have specific meanings. Batik sujo is a Batik Micro, Small and Medium Unit that originates from Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency. Batik Sujo has a distinctive motif inspired by the characteristics of Sumberejo Village. This motif has three main patterns, namely coconut, banana and water which are used as the original Sujo stamped batik motifs. Based on the results of observations, the Batik Sujo Micro, Small and Medium Enterprises Unit has complaints about the innovation of Sujo batik designs, HKI procedures, and the marketing of Batik Sujo. This service aims to provide special knowledge to the Batik Sujo Micro, Small and Medium Enterprises Unit regarding batik design innovation and promotion on social media related to the sale of Batik Sujo using brochures, catalogs and making videos of batik sujo profiles and explanations about IPR. The results of this socialization are expected to help the Batik Sujo Micro, Small and Medium Unit in terms of marketing on social media and an explanation of the HKI of batik designs. Keywords— Training, Batik Sujo, SMEs, Local Economic
Peningkatan ekspor UMKM mebel kayu jati Pasuruan melalui integrasi Instagram Bisnis. Putra Ramadhani Nurwijayanto; Vika Annisa Qurrata; Fajar Supanto; Mochammad Mahendra Darmawan
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p78-83

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan penjualan yang signifikan bagi UMKM mebel Kayu Jati Pasuruan, bahkan ada yang gulung tikar. Meski desainnya yang polos dan minimalis diminati pasar mancanegara, di dalam negeri mereka kesulitan bersaing dengan produk Mebel Ukir Jati Jepara. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program yang memanfaatkan Instagram Business sebagai platform media sosial, katalog elektronik yang terintegrasi dengan Instagram Business, dan Whatsapp Business yang terintegrasi dengan Instagram Business. Metode partisipatif digunakan untuk memberdayakan mitra untuk secara aktif memecahkan masalah mereka sendiri. Hasil dari program tersebut cukup menjanjikan, dengan peningkatan potensi pasar ekspor produk UMKM Kayu Jati Pasuruan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM pengrajin mebel Kayu Jati Pasuruan dan membantu perekonomian masyarakat setempat. Kata kunci—Covid-19, UMKM, Meubel Kayu Jati, Media Sosial, Persaingan Pasar, Ekspor Abstract The Covid-19 pandemic has caused a significant reduction in sales for Pasuruan Teak Wood furniture SMEs, with some even going out of business. Despite their plain, minimalist designs being favored by foreign markets, domestically, they struggle to compete with Jepara Teak Carved Furniture products. To address these issues, a program was implemented that utilized Instagram Business as a social media platform, electronic catalogs integrated with Instagram Business, and integrated Whatsapp Business with Instagram Business. The participatory method was used to empower partners to actively solve their own problems. The results of the program have been promising, with Pasuruan Teak Wood SMEs furniture products achieving escalation in export market potential. This program aims to increase the welfare of Pasuruan Teak Wood SMEs furniture craftsmen and help the local economy. Keywords— Covid-19, SMEs, Teak Wood furniture, Social Media, Market Competition, Export
Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Pembuatan dan Optimasi Konten Media Sosial Wilujeng, Ita Prihatining; Fitri, Raisa; Wahyudi, Handri Dian; Sungkar, Alifia Ratna; Wahyuningtyas, Dea Lestari
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p149-155

Abstract

Perkembangan industri UMKM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian di Indonesia. Adanya perkembangan teknologi khususnya di bidang pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce merupakan salah satu strategi pemasaran yang memiliki dampak signifikan bagi pelaku usaha UMKM. Media sosial adalah platform yang memiliki pengaruh signifikan untuk meningkatkan penjualan khususnya UMKM di Indonesia. Besarnya jumlah dan jenis UMKM di Indonesia saat ini tentunya memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Indonesia. Penggunaan media sosial dan e-commerce yang tepat dan optimal akan mampu meningkatkan daya saing UMKM di era persaingan digital saat ini. Sebagai salah satu UMKM potensial di Kota Malang yang memiliki kualitas produk yang sangat baik dan bervariasi, UMKM produsen makanan ringan yang dituju masih belum mampu mengoptimalkan kegunaan dari media sosial untuk kepentingan bisnis mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembekalan keterampilan dan pelatihan bagi UMKM terkait pembuatan dan optimalisasi konten media sosial guna meningkatkan daya saing bisnis. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun output dari kegiatan ini adalah keterampilan dan pengetahuan bagi UMKM terkait pembuatan dan optimasi konten media sosial untuk meningkatkan daya saing. Kata kunci— UMKM, Konten, Optimasi, Media sosial Abstract The development of the MSMEs industry has a significant influence on the economy in Indonesia. Social media is a platform that has a significant influence on increasing sales, especially MSMEs in Indonesia. The existence of technological developments, especially in the field of digital marketing through social media and e-commerce, is marketing that has a significant impact on MSMEs business actors. The large number and types of MSMEs in Indonesia today certainly have a positive impact on Indonesian society. Appropriate and optimal use of social media and e-commerce will be able to increase the competitiveness of MSMEs in the current era of digital competition. As one of the potential MSMEs in Malang which had very good and varied product quality, MSMEs targeted snack food producers are still not able to optimize the use of social media for their business interests. This service activity aims to provide skills and training for MSMEs regarding the creation and optimization of social media content in order to increase business competitiveness. The stages of community service activities include the preparation, planning, implementation, and evaluation stages. The output of this service activity is skills and knowledge for MSMEs related to creating and optimizing social media content to increase competitiveness. Keywords—MSME, Content, Optimization, Social media
Pemanfaatan Aplikasi Online “Imooji” Sebagai Alternatif Pembuatan Iklan Atraktif Bagi Creativepreneur Sidi, Agus Purnomo; Anjaningrum, Widiya Dewi; Yogatama, Ahmad Nizar; Subekti, Puji
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p127-131

Abstract

Creativepreneurs atau biasa disebut sebagai kelompok usaha ekonomi kreatif merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM di Kota Malang.  Di masa pandemic Covid-19 hingga New-Normal yang masih berlaku social distancing banyak usaha-usaha ekonomi kreatif yang mengalami penurunan omzet secara drastis. Ini diakibatkan tidak siapnya para creativepreneurs untuk beralih ke dunia digital, khususnya dalam proses pemasaran dan distribusi produk. Sedemikian hingga pelatihan digital marketing sangat penting dilakukan. Melalui pengabdian kepada masyarakat, pelatihan pemanfaatan aplikasi online “Imooji” sebagai alternatif pembuatan iklan atraktif sangat berguna bagi para creativeprenurs. Ini ditunjukkan oleh antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan yang mencapai 95 creativepreneurs. Keberhasilan pelatihan yang dilakukan diindikasikan oleh kemampuan para peserta dalam membuat brosur-brosur atraktif yang animatif dan bermusik yang dapat dibagikan ke banyak media sosial dan dapat langsung terhubung dengan WhatsApp produsen dan google form. Namun, terdapat kendala-kendala teknis sehingga Imooji yang dibuat oleh beberapa peserta tidak dapat dijalankan. Sehingga diharapkan untuk pelatihan berikutnya dilakukan secara offline dengan protokol kesehatan dan diadakannya pelatihan digital marketing lainnya seperti pembuatan Ads Instagram ataupun Facebook maupun pelatihan-pelatihan digital lainnya untuk mendukung usaha-usaha kreatif yang ada di kota Malang dalam masa pandemic Covid-19 dan di era New-Normal saat ini agar mampu untuk tetap bertahan dan berkembang. Kata kunci— Creativepreneurs, Imooji, Iklan Atraktif Abstract Creativepreneurs or commonly referred to as economic business groups are an important part of developing MSMEs in Malang town. In the Covid-19 pandemic to the new-normal, there still had to social distancing so that many of creative industries encountered dropped dramatically in their turnover. This is due to the unpreparedness of the creative to switch to the digital world, specifically in the marketing process and product distribution. Thus, digital marketing training is essential. Through community service, training using the online application “Imooji” as an alternative to making attractive advertisements is useful for creativeprenurs. This was followed by the enthusiasm of the participants in the training which reached 95 participants. The success of the training carried out is indicated by competent participants in creating attractive and musical animative brochures that can be shared with many social media and can be connected directly with the manufacturer WhatsApp and Google forms. However, there is a technical transfer made by participants that cannot be carried out. The next training is expected be done offline with health protocols and will be held other digital marketing training such as making Instagram or Facebook Ads also other digital trainings to support creativepreneurs in Malang town during the Covid-19 pandemic and in the current New-Normal era in order to be able to stay afloat and grow. Keywords—Creativepreneurs, Imooji, Attractive Advertising
Pembuatan Batik Ecoprint Sebagai Upaya Implementasi Industri Hijau Zutiasari, Ika; Rahayu, Wening Patmi; Fitri, Raisa; Agnesia, Rila Ayu; Zumroh, Siti
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p156-160

Abstract

Ecoprint merupakan salah satu teknik pewarnaan kain yang saat ini sedang trend dikalangan pelaku usaha busana dan pengrajin tekstil. Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan, maka ecoprint ini menjadi salah satu peluang usaha busana. Kegiatan ini dilakukan di lapas perempuan Malang, dimana kesediaan SDM berlimpah di lokasi. Berdasarkan analisis kebutuhan, perlu berbagai kegiatan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan yang sekaligus dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan tim yaitu memberikan edukasi terkait pengenalan batik ecoprint. Peserta mengikuti sesi penyampaian materi hingga selesai. Materi harus dipahami sebagai dasar atau wawasan untuk praktik baik membuat batik ecoprint yang baik dan benar. Kegiatan selanjutnya adalah praktik pembuatan batik menggunakan teknik ecoprint. Pada saat pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta melaksanakan praktik langsung bersama dengan tenaga ahli yang mendampingi para peserta. Program ini memberikan dampak positif diantaranya, bagi warga binaan untuk menambah keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah membaur kembali di lingkungan masyarakat. dampak lainnya kegiatan ini yaitu bentuk pelestarian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan dasar batik yang ramah lingkungan. Kata kunci— Batik, Ecoprint, Industri hijau, Warga binaan Abstract Ecoprint is one of the fabrics dyeing techniques that is currently trending among fashion businesses and textile craftsmen. By utilizing natural materials that are easily obtained and environmentally friendly, this eco-print becomes one of the fashion business opportunities. This activity was carried out in Malang women's prison, where human resources were abundant. Based on the needs analysis, various activities are needed to improve the skills of fostered citizens who can, at the same time, produce products that have high economic value. The activities carried out by the team are providing education related to the introduction of ecoprint batik. Participants attended the material delivery session to completion. The material must be understood as a basis or insight for good practices (best practice) in making excellent and correct ecoprint batik. The next activity is the practice of making batik using ecoprint techniques. During the implementation of the activity, all participants carry out direct practice together with experts accompanying the participants. This program has a positive impact, among others, for fostered residents to increase skills they can use after reintegrating into the community. Another impact of this activity is a form of preservation of the environment by utilizing basic materials of environmentally friendly batik. Keywords—Batik, Ecoprint, Green industry, Fostered citizens
Pelatihan Pembuatan Ecoprint Sebagai Upaya Memberikan Bekal Kewirausahaan Siswa Tata Busana Sugiyem, Sugiyem; Widihastuti, Widihastuti; Asiatun, Kapti; Widarwati, Sri; Bestari, Afif Ghurub; Warno, Kusminarko
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p132-137

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pencetakan pada kain atau kertas yang menggunakan bahan-bahan alami seperti daun, bunga, dan kayu untuk menghasilkan pola dan warna yang indah. Pelatihan ecoprint sangat penting untuk fesyen berkelanjutan karena fesyen merupakan industri yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan membuat ecoprint sebagai upaya memberikan bekal kewirausahaan sekaligus menuju fesyen yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah ceramah untuk menyampaikan teori ecoprint, metode demonstrasi untuk memberikan contoh proses pembuatan ecoprint, dan praktek membuat ecoprint hingga produk jadi yang dilakukan oleh peserta dengan didampingi tim pengabdi. Hasil kegiatan ini adalah sebagai berikut (1) Terselenggaranya kegiatan pelatihan membuat ecoprint sebanyak tiga kali tatap muka yang diikuti oleh 20 siswa dan empat orang guru dengan tingkat kehadiran 100% (2) Lebih dari 90% siswa mampu membuat produk ecoprint berupa tempat pensi/tas mukena/dompet kosmetik yang siap dipasarkan. Sebagian besar peserta menyatakan puas dengan kegiatan ini dan berpendapat bahwa pelatihan ini bermanfaat bagi pengembangan diri bidang fesyen, pengayaan materi dalam menghias tekstil, peningkatan kualitas diri, peningkatan kualitas lembaga, dan tuntutan pembelajaran kurikulum 2013. Kata kunci— Pelatihan, Ecoprint, Kewirausahaan, Sustainability Abstract Ecoprint is a printing technique on fabric or paper that uses natural materials such as leaves, flowers, and wood to produce beautiful patterns and colors. Ecoprint training is essential for sustainable fashion because fashion is an industry that hugely impacts the environment. The purpose of this training activity is to provide knowledge and skills in making eco prints as an effort to provide entrepreneurial provisions as well as towards sustainable fashion. The methods used in this training activity are lectures to convey eco print theory, demonstration methods to provide examples of the process of making eco prints, and the practice of making eco prints to finished products carried out by participants accompanied by a service team. Results of the activity: (1) The implementation of training activities to make eco prints three times face-to-face which was attended by 20 students and four teachers with an attendance rate of 100% (2) More than 90% of students were able to make eco print products in the form of pensi/mukena bags/cosmetic wallets that were ready to be marketed. Most participants expressed satisfaction with this activity and argued that this training was useful for self-development in the field of fashion, material enrichment in decorating textiles, self-quality improvement, improving the quality of institutions, and learning demands of the 2013 curriculum. Keywords— Training, Ecoprint, Entrepreneurship, Sustainability