cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pendampingan Badan Usaha Milik Desa Maryanti, Eny; Biduri, Sarwenda; Sari, Herlinda Maya Kumala
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p175-178

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa maupun pendapatan pemerintah desa. BUMDes menjawab permasalahan  yang dihadapi oleh UMKM desa Lemujut. Solusi yang ditawarkan oleh BUMDes adalah adanya Kerjasama atau kolaborasi antara BUMDes dengan UMKM. Bumdes menawarkan untuk membantu UMKM dalam kelayakan bisnis UMKM. Dari permasalahan UMKM tersebut besar potensi untuk BUMDes bisa meningkatkan kapasitas UMKM Desa lemujut. Metode yang dilakukan dalam program pengabdian masyarakat ini yaitu metode Participatory Action Research (PAR) yang secara aktif melibatkan masyarakat Desa Lemujut melalui BUMDes Lemujut Sejahtera dalam melakukan kajian suatu tindakan yang sedang berlangsung untuk melakukan suatu perubahan menuju arah yang lebih baik dengan landasan dari rakyat. Hasil dari kegiatan ini adalah ketersedian dari UMKM untuk melakukan sinergiritas dengan BUMDes dan Pemahaman UMKM mengenai Kelayakan bisnis. Kata kunci— UMKM, BUMDes, Kelayakan Bisnis Abstract Village-owned enterprises (BUMDes) are expected to drive the economy of the village community as well as village government revenues. BUMDes answers the problems faced by Lemujut village MSMEs. The solution offered by BUMDes is cooperation or collaboration between BUMDes and MSMEs. BUMDes offers to assist MSMEs in the feasibility of MSMEs businesses. From these MSMEs problems, there is great potential for BUMDes to increase the capacity of Lemujut Village MSMEs. The method used in this community service program is the Participatory Action Research (PAR) method which actively involves the Lemujut Village community through BUMDes Lemujut Sejahtera in conducting a study of an ongoing action to make a change towards a better direction with the foundation of the people. The results of this activity are the availability of MSMEs to synergize with BUMDes and MSMEs understanding of business feasibility. Keywords—Small and Medium enterprises, Village-Owned Enterprises, Legal Feasibility
Development of Business Potential Through Promotion of Entrepreneurial Spirit Among University Students Fauzi, Achmad; Usman, Osly; Suparno, Suparno; Prihatni, Rida; Swaramarinda, Darma Rika; Lutfia, Annisa; Riswandi, Riswandi; Indriani, Susi; Indriyana, Saoki
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p118

Abstract

Perkembangan teknologi membawa transformasi dunia bisnis dan kewirausahaan. Menjadikan strategi sebagai elemen krusial untuk meraih profit, pertumbuhan, dan keberlanjutan usaha. Banyak startup baru bermunculan, tetapi tidak sedikit wirausaha baru mengalami kegagalan akibat kurangnya kemampuan membuat perencanaan dan penciptaan nilai produk. Untuk mengatasi tantangan ini, Business Model Canvas (BMC) muncul sebagai alat bisnis yang efektif. Workshop dan kompetisi BMC dirancang khusus untuk mengajarkan mahasiswa mengenai pentingnya kewirausahaan serta penerapan BMC secara praktis. Dalam workshop ini, mahasiswa diperkenalkan dengan elemen-elemen kunci BMC, baik dari aspek internal maupun eksternal. Melalui metode klasikal dan presentasi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman, peserta kegiatan diberikan berbagai perencanaan pengembangan bisnis berbasis digital, peluang, serta pengembangan dan tantangannya. Pada aspek akademik kegiatan pelatihan ini dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah untuk memberikan informasi kepada masyarakat, serta berfungsi sebagai referensi berharga bagi pengembangan dalam pendidikan kewirausahaan Kata kunci— Business Model, Canvas, Indonesia, Kewirausahaan, Malaysia Abstract The development of Technology has transformed the world of business and entrepreneurship. Making strategy as a crucial element to achieve profit, growth, and sustainability. sustainability. Many new startups have emerged, but not a few new entrepreneurs fail due to lack of planning and value creation skills. and product value creation. To overcome this challenge, the Business Model Canvas (BMC) emerged as an effective business tool. Workshop and competition BMC workshops and competitions are specifically designed to teach students about the importance of entrepreneurship as well as the practical application of BMC. In this workshop, students are introduced to the key elements of BMC, both from internal and external aspects. Through classical methods and presentations delivered by experienced experienced resource persons, participants were given various plans for digital-based business development, opportunities, as well as development and challenges. challenges. In the academic aspect, this training activity was published in in the form of scientific articles to provide information to the community, as well as to serve as a valuable reference for development in entrepreneurship education. Keywords— Business Model, Canvas, Indonesia, Entrepreneurship, Malaysia
Psikoedukasi Keterampilan Motorik Halus pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Hanani, Media; Harsono, Yudi Tri
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p068

Abstract

Peran orang tua sangat penting dalam mendukung, mendidik, dan memberikan pengasuhan yang sesuai yang juga akan berpengaruh pada setiap proses tumbuh kembang anak. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit orang tua yang masih minim pemahaman akan pentingnya pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya terkait dengan kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Hal tersebut menjadikan kurangnya dukungan orang tua dalam memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus yang nantinya akan dibutuhkan dalam kehidupan anak. Untuk itu Psikoedukasi ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman orang tua dalam menstimulasi kemampuan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus. Adapun metode yang digunakan berupa penyuluhan terkait pentingnya keterampilan motorik halus serta pemberian video demontrasi kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan guna menstimulasi keterampilan motorik halus. Hasilnya, adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait keterampilan motorik halus setelah diberikan psikoedukasi. Kata kunci— Psikoedukasi, Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus, Keterampilan Motorik Halus Abstract The role of parents is very important in supporting, educating, and providing appropriate care, which will also influence every child's growth and development process. However, in reality, quite a few parents still have a minimal understanding of the importance of children's growth and development, especially in relation to fine motor skills in children with special needs. This results in a lack of parental support in providing stimulation to develop fine motor skills that will later be needed in the child's life. For this reason, psychoeducation is carried out to increase parents' understanding of stimulating fine motor skills in children with special needs. The method used is in the form of counseling regarding the importance of fine motor skills as well as providing video demonstrations of activities that can be carried out to stimulate fine motor skills. As a result, there was an increase in parents' understanding regarding fine motor skills after being given psychoeducation. Keywords— Psychoeducation, Parents of Children with Special Needs, Fine Motor Skills
Pelatihan Pemasaran Digital Bagi UMKM Binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Sulistyowati, Raya; Sudarwanto, Tri; Mahendra, Angga Martha; Rafida, Veni; Wibowo, Lili Adi; Dirgantari, Puspo Dewi; Masharyono, Masharyono; Sul, Ratu Dintha Insyani Zukhruf Firdausi; Yohana, Corry; Fidhyallah, Nadya Fadilah; Hidayat, Nurdin
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p015

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pelatihan digital marketing yang ditujukan untuk UMKM Binaan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro di Kabupaten Sidoarjo. UMKM Binaan Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro memiliki peran krusial dalam perekonomian lokal, namun banyak di antaranya masih menghadapi kesulitan memahami dan memanfaatkan potensi digital marketing. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi efektivitas pelatihan digital marketing yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM. Metode penelitian melibatkan survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman dan kebutuhan UMKM terkait digital marketing. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman UMKM tentang strategi digital marketing, menghasilkan peningkatan penjualan online yang substansial, serta meningkatkan visibilitas produk mereka di platform digital. Temuan penelitian ini memberikan sumbangan penting dalam pengembangan ekonomi lokal dengan meningkatkan daya saing UMKM di pasar digital. Implikasi praktisnya adalah memberikan panduan bagi pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam merancang program pelatihan serupa untuk sektor UMKM lainnya. Sebagai hasilnya, penelitian ini bukan hanya menguntungkan para pelaku bisnis UMKM, tetapi juga memberikan manfaat kepada masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan strategi digital marketing yang efektif. Kata kunci— Pengabdian Masyarakat, Pengembangan Ekonomi Lokal, Digital Marketing Abstract This research discusses the implementation of digital marketing training aimed at MSMEs assisted by the Department of Cooperatives and Micro Enterprises in Sidoarjo Regency. MSMEs assisted by the Department of Cooperatives and Micro Enterprises have a crucial role in the local economy, but many of them still face difficulties understanding and utilizing the potential of digital marketing. This research aims to design, implement and evaluate the effectiveness of digital marketing training tailored to the needs of each MSME. The research method involves an initial survey to identify the level of understanding and needs of MSMEs regarding digital marketing. The research results show a significant increase in MSMEs' understanding of digital marketing strategies, resulting in a substantial increase in online sales, as well as increasing the visibility of their products on digital platforms. The findings of this research provide an important contribution to local economic development by increasing the competitiveness of MSMEs in the digital market. The practical implication is to provide guidance for local governments and educational institutions in designing similar training programs for other MSME sectors. As a result, this research not only benefits MSME business actors, but also provides benefits to the community and local government in supporting local economic growth through the use of effective digital marketing strategies. Keywords— Community Service, Local Economic Development, Digital Marketing
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Canva di MA Unggulan Al-Kautsar Kabupaten Mojokerto Martha, Jefry Aulia; Indrawati, Aniek; Fitriana, Fitriana; Wati, Andy Prasetyo; Putri, Dimas
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p097

Abstract

Kegiatan “Klinik Edupreneur” bertujuan untuk mengembangkan wirausaha muda di Indonesia dan anak-anak TKI di Malaysia. Program pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan dalam mengatasi pengangguran sejak dini, meningkatkan stabilitas ekonomi, dan memfasilitasi generasi muda Indonesia yang tertarik dalam bidang kewirausahaan. Klinik Edupreneur dilaksanakan menggunakan metode yang terstuktur dan terukur mulai dari kegiatan persiapan, pembuatan klinik edupreneur, pelatihan dan pendampingan, hingga perbaikan berkelanjutan. Hasil survei awal menunjukkan dampak positif pada keinginan dan kemampuan mitra untuk berwirausaha, namun tidak tahu ilmu dan belum memiliki keterampilan. Hasil survei ini kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi sharing ilmu penguatan konten kewirausahaan, praktik pembuatan produk rintisan usaha (buket bunga dan buket snack) dan pendampingan implemenetasi VLES serta media monopoli ekonomi untuk penguatan wawasan wirausaha dalam hal manajemen bisnis hingga keuangan. Program ini telah memberikan dampak positif kepada mitra mulai dari terbentuknya mental usaha, peningkatan pengetahuan dan keterampilan wirausaha, hingga kemampuan analisis keuangan usaha. Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan bukan hanya pada anak SMP se-Malang Raya dan anak TKI di Malaysia, namun bisa menebar kebermanfaatannya pada daerah lainnya. Kata kunci— Klinik Edupreneur, Anak TKI di Malaysia, Kewirausahaan Abstract The “Edupreneur Clinic” program aims to develop young entrepreneurs in Indonesia and the children of Indonesian migrant workers in Malaysia. This community service program emphasizes the importance of entrepreneurship education in addressing early unemployment, enhancing economic stability, and guiding young Indonesians interested in entrepreneurship but unsure where to start. The edupreneur clinic uses a structured and measurable method, including preparation, clinic establishment, training, mentoring, and continuous improvement. Initial survey results show a positive impact on the partners' desire and ability to become entrepreneurs. These results were followed by knowledge-sharing activities on entrepreneurship content, practical training in creating startup products (flower and snack bouquets), and assistance with VLES and economic monopoly media to strengthen entrepreneurial insights in business and financial management. This program has impacted to partners, developing entrepreneurial mindsets, increasing entrepreneurial knowledge and skills, and improving business financial analysis capabilities. It is hoped this program can be sustained not only for junior high school students in Malang Raya and Indonesian migrant workers in Malaysia but also extend its benefits to other areas. Keywords— Edupreneur Clinic, Children of Indonesian Migrant Workers in Malaysia, Entrepreneurship
Psikoedukasi Asertivitas Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Remaja Budiarta, Muhammad Febri Alfian; Sa'id, Mochammad
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p040

Abstract

Kasus kekerasan seksual di Indonesia masih sering terjadi dengan ditunjukkannya data mencapai ribuan kasus setiap tahunnya. Terutama kasus tersebut lebih banyak melibatkan anak-anak, mengingat mereka memiliki kondisi fisik yang rentan dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, kejadian kekerasan seksual ini seringkali terjadi di tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Dampak yang ditimbulkan kekerasan seksual pada anak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi daripada kekerasan fisik dan psikologis pada anak. Sehingga, perlu adanya upaya untuk mencegah tindak kekerasan seksual, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu bersikap asertif. Asertif berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan anak untuk mempertahankan diri, tidak mudah terpengaruh, dan menjadi lebih terbuka terhadap pandangan orang lain. Selanjutnya metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan dilakukan program psikoedukasi pada siswa Sekolah Menengah Pertama, dengan menggunakan beberapa model kegiatan seperti ceramah, focus group discussion, dan role play. Kemudian, didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test dengan adanya perlakuan psikoedukasi yang menunjukan angka signifikan 0,009 < 0,05 dan ditambah adanya peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test yaitu 130.59 – 133.65. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kegiatan “Psikoedukasi Asertivitas Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Remaja” dapat diharapkan mampu mencegah tindakan kekerasan seksual pada remaja. Kata kunci— Kekerasan Seksual, Asertivitas, Remaja, Psikoedukasi Abstract Sexual abuse cases persist in Indonesia, with annual data indicating thousands of incidents. Notably, these cases predominantly involve children, given their vulnerable physical state compared to adults. Consequently, sexual abuse incidents are prevalent in Junior High School and Senior High School settings. The impact of sexual abuse on children is notably more severe than physical and psychological violence. Therefore, proactive measures are essential to prevent sexual abuse, with one effective approach being the cultivation of assertive behavior. Assertiveness is instrumental in empowering children to protect themselves, resist external influences, and embrace openness to others' perspectives. The implemented method in this initiative includes psychoeducational programs for Junior High School students, incorporating diverse activities such as lectures, focus group discussions, and role-playing. Subsequent results reveal a significant difference between pre-test and post-test outcomes, with the psychoeducational intervention displaying statistical significance at 0.009 < 0.05. Additionally, there is a notable increase in average scores from the pre-test to the post-test, rising from 130.59 to 133.65. In conclusion, the "Psychoeducation of Assertiveness to Foster Assertive Behavior in Preventing Adolescent Sexual Abuse" initiative is anticipated to effectively deter instances of sexual abuse among adolescents. Keywords— Sexual abuse, Assertive, Adolescent, Psychoeducation
Pelatihan Public Speaking Kelompok Sadar Wisata Desa Karang Sidemen Kabupaten Lombok Tengah Yohanes, Yulanda Trisula Sidarta; Aninda, Ni Made Dwi; Aimar, Lalu Muhammad Fascal; Putra, Muhammad Firdaus Juliandra
Jurnal KARINOV Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i3p179-184

Abstract

Pentingnya pelatihan public speaking bagi kelompok sadar wisata di Desa karang Sidemen adalah untuk mengoptimalkan kemampuan public speaking secara verbal dalam memberikan informasi terkait destinasi wisata. metode pengabdian masyarakat adalah pelatihan dan penyusunan konten video pelayanan publik. Hasil pengabdian masyarakat adalah kelompok sadar wisata dan pelaku UMKM dapat optimal menggunakan kemampuan public speaking ketika melakukan praktik komunikasi dengan tim pengabdian. Kemampuan public speaking kenudia divisualisasikan ke dalam bentuk video yang diunggah ke youtube desa wisata. pentingnya kegiatan ini adalah untuk menunjukkan kepada public bahwa kelompok sadar wisata dapat memberikan pelayanan yang prima melalui kemampuan public speaking, sehingga tampilan video pelayanan tersebut dapat menjadi komitmen pokdarwis untuk bisa melayani wisatawan sesuai yang sudah diunggah di YouTube. Kesimpulan yang diperoleh dari pelatihan public speaking adalah Pokdarwis Selendang Biru Rinjani dengan pelaku UMKM Desa Karang Sidemen telah mengoptimalkan kemampuan public speaking yang sudah didokumentasikan melalui video dan telah diunggah di YouTube desa. Pokdarwis telah melakukan teknik public speaking mulai dari take off, fly, sampai dengan landing. Kata kunci—Public Speaking, Desa Wisata, Kelompok Sadar Wisata Abstract The importance of public speaking training for community-based tourism in Karang Sidemen’s Village is to optimize verbal public speaking skills in providing information related to tourist destinations. The community service method is training and preparing public service video content. The result of community service is that community based tourism and SMEs actors can optimally use public speaking skills when practicing communication with the service team. Public speaking skills are visualized in the form of videos uploaded to the tourist village’s YouTube then. The importance of this activity is to show the public that community-based tourism can provide excellent service through public speaking skills, so that the display of the service video can be a commitment of the Pokdarwis to be able to serve tourists according to what has been uploaded on YouTube. The conclusion obtained from the public speaking training is that Pokdarwis Selendang Biru Rinjani with SMEs actors in Karang Sidemen Village have optimized their public speaking skills which have been documented via video and uploaded to the village’s YouTube. Pokdarwis has carried out public speaking techniques starting from take off, fly, to landing. Keywords— Public Speaking, Tourism Village, Community-Based Tourism
Klinik Edupreneur untuk Menciptakan Entrepreneur Belia Indonesia dan Anak TKI di Malaysia Kusdiyanti, Heny; Prayitno, Putra Hilmi; Agustina, Nur Indah; Bramantya, Alfan
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p073

Abstract

Kegiatan “Klinik Edupreneur” bertujuan untuk mengembangkan wirausaha muda di Indonesia dan anak-anak TKI di Malaysia. Program pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan dalam mengatasi pengangguran sejak dini, meningkatkan stabilitas ekonomi, dan memfasilitasi generasi muda Indonesia yang tertarik dalam bidang kewirausahaan. Klinik Edupreneur dilaksanakan menggunakan metode yang terstuktur dan terukur mulai dari kegiatan persiapan, pembuatan klinik edupreneur, pelatihan dan pendampingan, hingga perbaikan berkelanjutan. Hasil survei awal menunjukkan dampak positif pada keinginan dan kemampuan mitra untuk berwirausaha, namun tidak tahu ilmu dan belum memiliki keterampilan. Hasil survei ini kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi sharing ilmu penguatan konten kewirausahaan, praktik pembuatan produk rintisan usaha (buket bunga dan buket snack) dan pendampingan implemenetasi VLES serta media monopoli ekonomi untuk penguatan wawasan wirausaha dalam hal manajemen bisnis hingga keuangan. Program ini telah memberikan dampak positif kepada mitra mulai dari terbentuknya mental usaha, peningkatan pengetahuan dan keterampilan wirausaha, hingga kemampuan analisis keuangan usaha. Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan bukan hanya pada anak SMP se-Malang Raya dan anak TKI di Malaysia, namun bisa menebar kebermanfaatannya pada daerah lainnya. Kata kunci— Klinik Edupreneur, Anak TKI di Malaysia, Kewirausahaan Abstract The “Edupreneur Clinic” program aims to develop young entrepreneurs in Indonesia and the children of Indonesian migrant workers in Malaysia. This community service program emphasizes the importance of entrepreneurship education in addressing early unemployment, enhancing economic stability, and guiding young Indonesians interested in entrepreneurship but unsure where to start. The edupreneur clinic uses a structured and measurable method, including preparation, clinic establishment, training, mentoring, and continuous improvement. Initial survey results show a positive impact on the partners' desire and ability to become entrepreneurs. These results were followed by knowledge-sharing activities on entrepreneurship content, practical training in creating startup products (flower and snack bouquets), and assistance with VLES and economic monopoly media to strengthen entrepreneurial insights in business and financial management. This program has impacted to partners, developing entrepreneurial mindsets, increasing entrepreneurial knowledge and skills, and improving business financial analysis capabilities. It is hoped this program can be sustained not only for junior high school students in Malang Raya and Indonesian migrant workers in Malaysia but also extend its benefits to other areas. Keywords— Edupreneur Clinic, Children of Indonesian Migrant Workers in Malaysia, Entrepreneurship
Pelatihan Produk Herbal Sediaan Teh Batang Pisang kepada Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar Dewi, Ni Luh Kade Arman Anita; Megawati, Fitria; Prayitno, Putra Hilmi; Yuda, Putu Era Sandhi Kusuma; Santoso, Puguh; Putra, I Made Agus Sunadi; Nayaka, Ni Made Dwi Mara Widyani; Cahyaningsih, Erna; Udayani, Ni Nyoman Wahyu; Juliadi, Debby; Agustini, Ni Putu Dewi
Jurnal KARINOV Vol 7, No 1 (2024): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i1p019

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini untuk memberdayakan warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar agar memiliki keahlian sebagai bekal berwirausaha untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi selepas masa tahanan, disamping untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Kegiatan pelatihan ini juga merupakan upaya diseminasi hasil penelitian tim dosen kepada mitra binaan, yang dalam hal ini ditujukan kepada warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Denpasar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan keterampilan. Pengetahuan yang diberikan dalam bentuk penyuluhan manfaat farmakologi secara empiris maupun saintifik dari tanaman pisang secara umum maupun mengkhusus pada bagian batang pisang. Pengetahuan tambahan juga diberikan berupa strategi pemasaran produk sediaan herbal. Pelatihan keterampilan diberikan kepada warga binaan dalam bentuk pelatihan mengolah batang pisang menjadi produk sedian teh herbal dari proses awal berupa bahan segar, pembuatan simplisia batang pisang, pencampuran simplisia batang pisang dengan simplisia tambahan (daun mint dan daun stevia) sebagai komposisi teh, sampai dengan pengemasannya. Kegiatan ini dimonitoring dan dievaluasi dengan mengacu kepada keberhasilan warga binaan membuat produk herbal sediaan teh batang pisang, yangmana produk hasil karya warga binaan tersebut dipasarkan di lingkungan internal Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Denpasar. Kata kunci— Pengabdian Kepada Masyarakat, Lapas Perempuan, Teh Herbal Abstract The aim of this training activity is to empower the inmates of the Denpasar Class IIA Women's Prison to have skills to prepare for entrepreneurship to increase productivity and the economy after prison, in addition to growing self-confidence. This training activity is also an effort to disseminate the research results of the lecturer team to partners, which in this case is aimed at residents of the Class IIA Denpasar Women's Prison. The method used in implementing this activity is to provide knowledge and skills training. The knowledge provided is in the form of counseling on the empirical and scientific benefits of pharmacology of banana plants in general and specifically on the banana stem. Additional knowledge is also provided in the form of marketing strategies for herbal preparation products. Skills training is given to inmates in the form of training in processing banana stems into herbal tea products from the initial process in the form of fresh ingredients, making banana stem simplicia, mixing banana stem simplicia with additional simplicia (mint leaves and stevia leaves) as a tea composition, up to packaging. This activity is monitored and evaluated with reference to the success of the inmates in making herbal products made from banana stem tea. Keywords— Community Services, Women’s Prison, Herbal Tea
Inovasi Produk Berbasis Potensi Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Nurjanah, Nunung; Mariana, Rina Rifqie; Kiranawati, Titi Mutiara; Soseco, Thomas; Permatasari, Adisti Putri; Khornaylius, Ester Abigail Theresia; Firyal, Fadila Fikri; Prawesti, Halifia Lintang
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p103

Abstract

Potensi lokal Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memiliki sektor budidaya pisang namun masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan dengan memanfaatkan potensi pisang di Desa Sumberejo Kabupaten Malang. Tujuan pelatihan untuk diversivikasi produk olahan berbahan dasar pisang di UMKM Maharani dan Kader PKK. Inovasi yang dilakukan adalah berbahan pisang ambon, pisang candi, pisang kepok, menjadi produk yang bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Sumberejo. Peserta pengabdian berjumlah 30 orang yang terdiri dari pelaku UMKM Desa Sumberejo dan Kader PKK. Program pelatihan meliputi pemaparan materi mengenai prosedur P-IRT dan Sertifikasi Halal, prosedur pemasaran digital, dan proedur pengemasan makanan. Dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan produk inovasi berbahan dasar pisang dan kegiatan tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini menghasilkan Hasil pelatihan berupa peningkatan keterampilan peserta diperoleh dari angket yang disebarkan berturut-turut; 1) Penyampaian materi pembuatan desain kemasan 80%; 2) Pelaksanaan pelatihan meningkatkan produk unggulan berbasis pisang 85%; 3) Pelatihan kemasan meningkatkan nilai jual 80%; 4) Pendampingan Sertifikasi Halal dan P-IRT dapat meningkatkan keamanan dan kepastian produk yang dipasarkan 87%; dan 5) Pemasaran digital melalui sosial media 78%. Kata kunci— Inovasi pisang, UMKM, Tim Penggerak PKK Abstract The local potential of Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency, includes the banana cultivation sector, which has not yet been fully utilized. This program organized a training program to utilize the banana potential in Sumberejo Village, Malang Regency. The purpose of the training was to diversify banana-based processed products for Maharani SMEs and PKK cadres. The innovation involves using Ambon bananas, Candi bananas, and Kepok bananas to create products that could become Sumberejo Village's unique souvenirs. The training participants consisted of 30 people, including SME actors from Sumberejo Village and PKK cadres. The training program included presentations on P-IRT procedures and Halal Certification, digital marketing procedures, and food packaging procedures. This was followed by activities on making innovative banana-based products and a question-and-answer session. The training outcomes showed an improvement in participants' skills based on the surveys distributed as follows: 1) Presentation of packaging design material 80%; 2) Training implementation increased banana-based flagship products 85%; 3) Packaging training increased product value 80%; 4) Halal Certification and P-IRT assistance improved the safety and certainty of marketed products 87%; 5) Digital marketing through social media 78%. Keywords— Banana Innovation, SMEs, PKK Mobilization Team