cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM DI RUANG PERINATOLOGI RSUD BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA Ijawati S. Dimara, Rahelina; Purwati, Anik; Safitri, Rani
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2051

Abstract

Low birth weight are the babies with birth weight < 2500 grams. Low birth weight babies have many problems in the body due to the body organs that have not developed perfectly, so that in these low birth weight babies can lead to asphyxia neonatorum. Asphyxia neonatorum is a state of respiratory failure that occurs spontaneously and regularly soon after birth. This study aims to determine the relationship between low birth weight and the incidence of asphyxia neonatorum in the perinatology room at Biak Numfor Hospital, Papua Province. This research uses observational analytics with a cross-sectional design. The population of this study were all babies born LBW in January-March 2024 at Biak Numfor District Hospital, treated in the Perinatology room with a sample of 59 babies with a sampling technique using purposive sampling. Data collection on low birth weight uses weight scales and APGAR scores to determine asphyxia neonatorum. Data were analyzed using the chi square test. The results showed that 67.8% of babies were LBW, 25.4% were LBW babies, and 6.8% were LBW babies. LBW babies with moderate asphyxia are the largest number at 37.3%. The chi square test results show that there is a relationship between low birth weight and the incidence of asphyxia neonatorum in the perinatology room at Biak Numfor Regional Hospital, Papua Province with a p-value of 0.029 < 0.05
Hubungan Efikasi Diri dengan Tindakan Perawatan Payudara (Breastcare) pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Bringin Sukolilo Wijiastutik, Vivin; Handayani, Nor Indah; Wulandari, Novita
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 12 No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v12i2.2052

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting terutama pada bulan – bulan pertama kehidupan (Wahyu, 2013). Pada dasarnya ASI tetap dapat keluar bagi ibu – ibu yang tidak melakukan perawatan payudara selama masa kehamilan. Pelaksanaan perawatan payudara membutuhkan efikasi dari tinggi bagi ibu hamil karena akan menyebabkab rendahnya melakukan perawatan payudara. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di BPS Yayat Amd. Keb Palengaan, didapatkan data bahwa dari 15 orang ibu hamil trimester III terdapat 9 (60%) ibu hamil yang memiliki efikasi diri yang rendah, dan tidak mau untuk melakukan perawatan payudara dan 4 (26,67%) ibu hamil yang memiliki efikasi sedang untuk melakukan perawatan payudara, dan 2 (13,33%) ibu hamil yang memiliki efikasi tinggi untuk melakukan perawatan payudara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik, dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 ibu hamil. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Hasil uji statistik menggunakanspearman rank sehingga didapatkan nilai a = 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti ada hubungan antara efikasi diri dengan tindakan melakukan perawatan payudara.
Hubungan Dukungan Suami dengan Efikasi Diri Ibu Primipara dalam Memberikan ASI Eksklusif Wijiastutik, Vivin; Wulandari, Novita; Handayani, Nor Indah
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v13i3.2053

Abstract

Efikasi diri dalam menyusui adalah keyakinan diri seorang ibu atas kemampuannya untuk menyusui atau memberikan ASI dan mencapai keberhasilan dan memberikan ASI kepada bayinya. Hasil studi pendahuluan didapatkan 6 dari 10 ibu menyusui memiliki efikasi diri sedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan suami dengan efikasi diri ibu primipara minggu pertama postpartum dalam memberikan ASI Eksklusif. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independennya yaitu dukungan suami. Variabel dependennya yaitu efikasi diri. Populasi sebanyak 25 ibu primipara dengan sampel 24 ibu primipara di Desa Banyuajuh Wilayah Kerja Puskesmas Kamal Kabupaten Bangkalan. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Dari hasil analisis spearman menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan suami dengan efikasi diri ibu primipara dengan p-value = 0,001. Kepada para peneliti selanjutnya penulis sarankan agar melakukan tindak lanjut penelitian tentang hubungan dukungan suami dengan efikasi diri ibu primipara memberikan ASI eksklusif.
Studi Komparasi Kecepatan Penyembuhan Luka Bekas Episiotomi yang Diberikan Anastesi Dengan Yang Tidak Diberikan Anastesi di Desa Bringin Sukolilio Wijiastutik, Vivin; Handayani, Nor Indah; Wulandari, Novita
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 13 No 2 (2021): MARET (EDISI SPESIAL)
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v13i2.2054

Abstract

Episiotomi merupakan tindakan bedah kebidanan yang paling lazim meskipun bukan menjadi keharusan. Idealnya Penyembuhan luka perineum adalah mulai membaiknya luka perineum dengan terbentuknya jaringan baru yang menutupi luka perineum dalam jangka waktu 6-7 hari post partum. Faktanya masih ada luka yang sembuh dalam waktu > 7 hari yaitu 26,6 %. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat perbedaan penyembuhan luuka yang di anastesi dengan yang tidak. Desain yang digunakan yaitu studi komparatif dengan teknik pengambilan responden yaitu totap populasi. Responden yang di ambil dari data sekunder sebanyak 21 ibu dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu 10 ibu yang di anastesi dan 11 ibu yang tidak di anastesi. Hasil penelitian di dapatkan hasil penyembuhan luka episiotomi yang di anastesi cepat sebesar 90%, dan yang lambat sebesar 10% sedangkan hasil penyembuhan luka bekas episiotomi yang tidak di anastesi cepat sebanyak 27%, dan yang lambat sebanyak 73%. Setelah dilakukan uji statistik Fisher Exact Test diperoleh hasil nilai Pvalue satu arah = 0,006 yang berarti Pvalue > α = 0,05 sehingga H0 dittolak. Hasilnya ada perbedaan kecepatan penyembuhan luka bekas episiotomi yang di berikan anastesi dengan yang tidak di berikan anastesi. Tenaga kesehatan di harapkan dapat lebih meningkatkan kinerja dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu post partum yang mempunyai luka bekas episiotomi. Dengan memberikan pelayanan yang nyaman dan memuaskan dengan mendukung dan turut berpartisipasi dalam asuhan saying ibu. Dengan memberikan rasa nyaman dalam proses penjahitan laserasi di harapkan dapat mengurangi presepsi ibu mengenai persalinan yang menyakitkan. Di harapkan juga memberikan pendidikan kesehatan mengenai nutrisi dan kebersihan terutama pada daerah genetalia yang menjadi faktor penyembuhan luka.
Analisis Kesesuaian Taksiran Berat Janin (TBJ) menggunakan Rumus Johnson- Toshack dengan Berat Badan Bayi Lahir di PMB Nani Suryanti Kota Palembang Fristika, Yessy Octa; Rosdiana, Meta
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2057

Abstract

Fetal weight estimation is one way to interpret the weight of the fetus while it is still in the uterus. Fetal weight has a very important meaning in providing midwifery care, especially delivery care. If you know the weight of the fetus to be born, the midwife can determine the time of referral, so that there is no delay in treatment. A very small or very large baby's weight is associated with increased complications during labor and the postpartum period. In addition, by knowing the estimated weight of the fetus, birth attendants can decide whether to plan a spontaneous vaginal birth or not. This study aims to look at the analysis of the suitability of estimated fetal weight (TBJ) using the Johnson-Toshack formula with the birth weight of babies at PMB Nani Suryanti, Palembang City in 2023. This research uses a quantitative descriptive design using secondary data carried out using a cross sectional approach. The research sample was taken by total sampling. The number of samples in this research was 22 samples. There is a significant relationship between the suitability of estimated fetal weight (TBJ) using the Johnson-Toshack formula and the baby's birth weight, namely P-Value = 0.008. The results of this study recommend that other researchers who intend to conduct research on the Appropriateness of Estimated Fetal Weight (TBJ) using the Johnson-Toshack Formula with Birth Weight of the Infant to involve more samples and variables studied with different designs and use instruments that already have value. standard validity and reliability.
Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tekanan Darah Ibu Hamil dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarejo Kusmaryati, Pauline; Murtiyarini, Ika; Astuti, Anastia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2058

Abstract

Treatment of hypertension in pregnant women using non-pharmacological methods has begun to be widely used to reduce morbidity levels, including using deep breathing relaxation techniques. Breathing exercises can reduce stress hormones. This study aims to determine the effect of deep breathing relaxation techniques on the blood pressure of pregnant women with hypertension in the Sukarejo Community Health Center working area. This research is a quantitative research with the design used in this research being pre-experimental, in the form of a one group pretest and posttest design which was carried out in the Sukarejo Community Health Center Work Area in November 2022 – June 2023 involving 23 pregnant women with criteria such as being willing to be respondents , pregnant women with blood pressure > 140/90 mmHg. In this study, a t-test was used with the help of a computerized program with a significance level of α=0.05 or 5%. The results of the study showed that the results of the analysis of systolic blood pressure data before and after the breath relaxation technique was carried out, it was found that the p value was 0.000, indicating that there was a significant influence between the breath relaxation technique on reducing the systolic blood pressure of pregnant women with hypertension. The results of the analysis of diastolic blood pressure data before and after the breath relaxation technique was carried out showed a p value of 0.000, indicating that there was a significant influence between the breath relaxation technique on reducing the diastolic blood pressure of pregnant women with hypertension.
PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK DMPA TERHADAP KEJADIAN AMENORRHEA DI PUSKESMAS TARUS Kristin, Diyan Maria; Yulianti, Hasri
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2059

Abstract

Salah satu permasalahan penting yang dihadapi Indonesia ledakan penduduk. Pemerintah Indonesia telah melaksanakan program keluarga berencana dengan membentuk BKKBN. Pada tahun 2019, EFA di Kabupaten Kupang Tengah sebanyak 4584 dan data cakupan KB terbanyak adalah peserta KB suntik DMPA yaitu 2.042 akseptor. Masalah utama dalam pemberian KB suntik adalah perdarahan yang tidak teratur. Hingga 25% pasien menghentikan pengobatan pada tahun pertama karena perdarahan tidak teratur. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh penggunaan KB Suntik DMPA terhadap kejadian amenorrhea di Puskesmas Tarus. Jenis penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan memenuhi kriteria inklusi yakni akseptor KB DMPA dengan cara non random sampling sebanyak 360 akseptor. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan nilai p<0.005. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh umur, pendidikan dan pekerjaan terhadap kejadian amenorrhea dengan p value > 0.005. Namun hasil penggunaan KB suntik DMPA dalam jangka waktu lama menunjukkan adanya pengaruh dengan nilai p-value sebesar 0.001.
PERBEDAAN MORFOLOGI SEL DARAH PADA PEMERIKSAAN HAPUSAN DARAH TEPI DENGAN PEWARNAAN GIEMSA MENGGUNAKAN LARUTAN PENGENCER BUFFER PHOSPHAT DAN LARUTAN PENGENCER AQUABIDEST Museyaroh, Museyaroh; Nabilah, Musholli Himmatun; Endarini, Lully Hanni
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2060

Abstract

Pemeriksaan Hapusan darah tepi (HDT) merupakan pemeriksaan untuk melihat morfologi sel-sel darah secara mikroskopis. Salah satu metode pemeriksaan hapusan darah tepi yang sering digunakan adalah pewarnaan giemsa. Pengenceran larutan giemsa secara teoritis menggunakan larutan penyangga buffer phosphat. Pengenceran giemsa sering menggunakan larutan buffer phosphat karena buffer phosphat mudah didapatkan, namun harganya cukup mahal. Kandungan phosphat yang melebihi batas 2 mg/L juga dapat berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem perairan sehingga dapat mencemari lingkungan bila terus digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan morfologi sel-sel darah pada pemeriksaan HDT dengan pewarnaan giemsa menggunakan larutan buffer dan aquabidest dalam upaya penentuan larutan alternatif yang bisa digunakan sebagai larutan pengencer giemsa yang lebih murah dan mudah didapatkan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan studi cross sectional yang membandingkan kualitas morfologi sel darah sediaan HDT dengan pewarna giemsa yang diencerkan dengan buffer phosphate dan aquabidest. Sampel diambil dari 1 orang koresponden penelitian, untuk kemudian dibuat sediaan HDT masing-masing sebanyak 17 buah (pengencer buffer phosphat), dan 22 buah (pengencer aquabidest), dan diamati dengan mikroskop perbesaran lensa objektif 100x. Kualitas sediaan HDT giemsa dengan pengencer buffer phosphat menunjukkan hasil “baik” sebanyak 13 buah (76,47%), dan hasil “kurang baik” sebanyak 4 buah (23,53%), sedangkan kualitas sediaan HDT giemsa dengan pengencer aquabidest menunjukkan hasil “baik” sebanyak 18 buah (81,82%), dan hasil “kurang baik” sebanyak 4 buah (18,18%). Berdasarkan uji Mann-Whitney U, didapatkan P-Value 0,222. Kualitas sediaan HDT pewarnaan giemsa dengan pengencer buffer phosphat tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan yang menggunakan pengencer aquabidest (p>0,05).
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEPAUK TAHUN 2022 Wagiran, Wagiran; B. Asnol, Uray; Akhmad, Akhmad; Bilchairi Jakti, Uray; Damayanti, Ria
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2067

Abstract

Penyakit Rabies merupakan penyakit dengan Case Fatality Rate (CFR) atau angka kematian mencapai 100%. Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2018, diperkirakan 55.000 kematian di dunia disebabkan oleh penyakit ini. Berdasarkan laporan tahunan yang dibuat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, pada tahun 2022 kasus gigitan hewan penular rabies yaitu sebanyak 286 kasus dengan 2 kematian salah satunya di Puskesmas Sepauk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies di Puskesmas Sepauk. Penelitian ini merupakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan case control. Jumlah sampel sebanyak 120 responden dengan teknik Accidental Sampling. Uji statistik yang digunakan uji-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pengetahuan p value = 0,022, OR = 2,854, sikap p value = 0,012, OR = 2,954, dukungan tokoh masyarakat p value = 0,022, OR = 2,889, peranan tenaga kesehatan p value = 0,009, OR = 3,029, dan peranan tenaga Kesehatan hewan (p value = 0,011, OR = 3,064 dengan Tindakan pencegahan penyakit Rabies.Disarankan kepada pemerintah agar meningkatkan infomasi/ penyuluhan terkait rabies, melakukan pendataan HPR, serta selalu tersedianya kebutuhan serum anti rabies jika terdapat kasus.
Hubungan Lama Ketuban Pecah Prematur dengan Pemeriksaan Leukosit Ibu Bersalin di RSIA Hikmah Sawi Bangkalan Wijiastutik, Vivin; Daniati, Dana; Tyas, Dwi Wahyuning
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2070

Abstract

Ketuban pecah prematur dapat berpengaruh terhadap kehamilan dan persalinan. Data di RSIA Hikmah sawi pada Februari 2023 ketuban pecah prematur merupakan gangguan komplikasi paling banyak terjadi, yaitu 17,2 % ibu bersalin mengalami KPP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama ketuban pecah prematur dengan hasil pemeriksaan leukosit ibu bersalin. Penelitian ini analitik dengan desain cross sectional. Variabel independen yaitu lama ketuban pecah prematur, sedangkan variabel dependen hasil pemeriksaan leukosit ibu bersalin. Populasi sebanyak 66 orang ibu bersalin yang mengalami KPP. Besar sampel penelitian ini sebanyak 57 orang dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan menggunakan uji Statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah (59,6%) ibu bersalin mengalami ketuban pecah prematur yang memanjang (≥ 12 jam) sebanyak 34 orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan leukosit sebanyak 50,9% ibu bersalin mengalami peningkatan leukosit. Dari uji analisis Rank Spearman didapatkan nilai signifikasi 0,000 < α (0,05), maka ada hubungan antara lama ketuban pecah prematur dengan hasil pemeriksaan leukosit ibu bersalin di RSIA Hikmah Sawi Bangkalan. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi tentang ketuban pecah prematur dan mempercepat persalinan dengan penatalaksanaan aktif sehingga mempersingkat periode laten, serta memberikan suplementasi vitamin C 100mg pada ibu hamil untuk mencegah KPP. Diharapkan pada ibu hamil dan keluarga untuk segera memeriksakan diri ke petugas kesehatan apabila terjadi ketuban pecah.