cover
Contact Name
Nirna Nirmala
Contact Email
nnirmala@unis.ac.id
Phone
+6281807060025
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Maulana Yusuf Babakan Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JIPIS
ISSN : 02162830     EISSN : 26860147     DOI : https://doi.org/10.33592/jipis
Core Subject : Education,
JIPIS diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang dengan P-ISSN 0216-2830 dan E-ISSN 2686-0147. JIPIS terbit dua kali setiap tahun, yaitu edisi Januari-Juni dan Juli-Desember. JIPIS menerima artikel berbahasa Indonesia atau Inggris yang berupa hasil penelitian maupun telaah teoritis di bidang ilmu pendidikan dan ilmu sosial.
Articles 103 Documents
INTEGRASI PENGAPLIKASIAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) Rahayu, Bening Mujianti; Nuraini, Hery; Hidayat, Sholeh; Asmawati, Luluk
JIPIS Vol. 33 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i1.4838

Abstract

Proses pembelajaran menjadi hal krusial dalam ketercapaian tujuan pembelajaran pada suatu mata pelajaran. Pemilihan dan penggunaan model serta media pembelajaran yang baik diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Pembelajaran berbasis proyek memfasilitasi para pendidik dan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran yang sudah dianalisis berdasarkan kebutuhan peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan penguasaan perangkat teknologi oleh siswa yang berujung pada peningkatan prestasi akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi integrasi pengaplikasian teknologi dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menggunakan penelitian terdahulu sebagai acuan untuk melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara konsisten mendukung gagasan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang efektif dan inovatif yang secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa dalam mengintegrasikan teknologi pada proses pembelajaran. Dengan model pembelajaran berbasis proyek peserta didik dituntut untuk berperan aktif dalam berkomunikasi, memecahkan masalah, kreatif, dan mampu berpikir kritis.
PELESTARIAN IDENTITAS BUDAYA TIONGHOA BENTENG DI TENGAH MODERNISASI: STUDI KASUS DI PUSAT KAJIAN TIONGHOA BENTENG TANGERANG Nadya, Aisha; Hubi, Zindan Baynal; Adhari, Nursanda Rizky
JIPIS Vol. 33 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i1.5084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya pelestarian identitas budaya Tionghoa Benteng di tengah arus modernisasi yang kian pesat, dengan fokus pada kegiatan yang dilakukan oleh Pusat Kajian Tionghoa Benteng di Tangerang. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai strategi dan tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan warisan budaya tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengurus pusat kajian, anggota komunitas Tionghoa Benteng, dan masyarakat umum yang terlibat dalam pelestarian budaya. Observasi partisipatif juga dilakukan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pusat kajian, serta pengumpulan dokumen berupa arsip, foto, video, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahw terdapat  sepuluh hal yang dilakukan oleh komunitas etnis Tionghoa dalam melestarikan budayaya, yaitu: (a) Pernikahan, (b) Bahasa, (c)  Kuliner, (d) Partisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan lokal, (e) Pendidikan, (f) Aktif dalam kegiatan ekonomi lokal, (g) Seni dan budaya , (h) Keterlibatan dalam organisasi sosial dan kemasyarakatan, (i) Adat dan tradisi, (j) sikap keterbukaan dan saling menghormati. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang pelestarian budaya di tengah modernisasi serta memberikan rekomendasi praktis bagi pihak-pihak terkait dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PERAN AKTIF DUNIA INDUSTRI TERHADAP MUTU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wiratmoko, Aris; Subagio, Rohmad; Rahmat, Mamat
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.4795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh langsung kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu sekolah, (2) pengaruh langsung peran aktif Dunia Industri terhadap mutu sekolah dan (3) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap peran aktif Dunia Industri. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan di kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survey dan analisis jalur diterapkan dalam hipotesis dan 59 responden sampel dipilih dengan menggunakan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung positif terhadap mutu sekolah, (2) peran dunia industri berpengaruh langsung positif terhadap mutu sekolah, dan (3) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung positif terhadap peran dunia industri.
Analisis Budaya Sekolah Berbasis Hak Asasi Manusia Melalui Hubungan Kelas: Tinjauan Pustaka Bab Buku Charlotte Carter dan Audrey Osler Hardiyansah, Yoga; Afriansyah, Ardi
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.4939

Abstract

Human rights represent the cornerstone of a just and inclusive society, ensuring that every individual is afforded dignity and respect. However, the realization of these rights often faces challenges due to differing perspectives, ethnicities, races, religions, and cultures within communities. Consequently, it becomes imperative to instill a strong emphasis on human rights within society, particularly within educational institutions. In addressing these challenges, schools play a pivotal role in promoting democratic values and multicultural understanding among students. Yet, merely claiming to uphold democratic principles without ensuring the rights and responsibilities of all students undermines the essence of true democracy. Research, such as the systematic literature review conducted by Charlotte Carter and Audrey Osler on human rights, identity, and conflict management in school cultures, underscores the necessity of integrating human rights principles into the fabric of school culture. Key aspects essential for the implementation of human rights in schools include democratic practices that ensure equal access and active participation for all, fostering inclusivity where diversity is not just acknowledged but celebrated, and establishing transparent school structures that are accountable to their stakeholders. These fundamental changes in school culture are imperative to create an environment where every individual feels valued and respected, ultimately contributing to a more harmonious and equitable society
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUK SAMPINGAN HOME INDUSTRY PRODUKSI TEMPE DAERAH KEDUNG DALEM Widiarti, Aniek; Nuril Kamila, Ghina; Hafilda Fatiha, Ilha; Pangaribuan, Khairurrahmi
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.4992

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perhitungan harga pokok produk sampingan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai konsep, metode dan implikasi penghitungan harga pokok produk sampingan. Melalui observasi dan wawancara, Home Industri Produksi Tempe berlokasi di kawasan Kedung Dalem Kec. Mauk, Kab. Tangerang, penelitian ini akan memberikan gambaran bagaimana perusahaan dapat mengelola biaya produksi produk sampingan secara efisien, menentukan harga jual yang tepat, dan mengoptimalkan kontribusi produk sampingan terhadap keuntungan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh informasi mengenai produk utama dan produk samping. Perhitungan ini berarti biasanya hasil samping tersebut digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan sendiri, hasil samping tersebut tidak dijual ke pasar. Nilai produk sampingan ini merupakan nilai pasar yang berlaku. Industri Rumah Tangga Memproduksi tempe sebagai produk utama dan menghasilkan ampas tempe yang dijual kepada peternak sapi sebagai produk samping. Dalam satu bulan dihasilkan 6.480 produk tempe per bulan dan hasil samping ampas tempe sebanyak 30 karung per bulan.
KOMPETENSI GURU PAI DALAM MENGGUNAKAN MEDIA BERBASIS ICT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS 4 SDN 017126 SEI TUALANG PANDAU Rafika; Pakpahan, Rustam; Rasyid, Miswar
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.5152

Abstract

This research is motivated by the researcher's interest in the use of ICT-based media by Islamic Religious Education teachers in Islamic Religious Education and Character Education learning in grade 4. Although the Islamic Religious Education teachers are part of the digital immigrant generation, which is generally considered less proficient in the use of technology, it turns out that they are able to overcome this challenge well. This study uses a qualitative research method using a descriptive approach, where the data collected by researchers is in the form of words or images obtained directly, does not emphasize numbers and really occurs naturally (natural setting), the data and facts found are then analyzed and presented so that they are easily understood by others. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the use of ICT media in learning at SDN 017126 Sei Tualang Pandau includes: learning through computer media, learning through multimedia and learning through communication technology. As for the pedagogical competence of Islamic Religious Education teachers at SDN 017126 Sei Tualang Pandau, it has been implemented well by Islamic Religious Education teachers by mastering every situation in the classroom during learning, such as mastering the characteristics of students, mastering learning theories and principles of educational learning, developing curriculum, organizing educational learning, utilizing information and communication technology, communicating with students effectively, empathetically and politely, and conducting assessments and evaluations of the learning process and results.
PENINGKATAN PARTISPASI SISWA DALAM BERTANYA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL Yoga Yogaswara; Maftuh, Ade; Chandra, Deni
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.5174

Abstract

Kurangnya partisipasi anak dalam bertanya merupakan hal yang perlu diperhatikan, karena proses bertanya merupakan salah satu metode penting bagi anak untuk merangsang pemikiran kritis, memperluas pengetahuan, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Maka dari itu peneliti ingin menerapkan pembelajaran menggunakan media audio visual untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam bertanya. Dalam penelitian ini, metode yang dignakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan teknik deskriptif persentase. Subjek penelitian ini adalah 15 orang siswa kelas III SDN Karanglayung. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai partisipasi bertanya yang diperoleh siswa di siklus I dengan nilai rata – rata adalah 70,8, dengan ketercapaian 46,6%% serta siklus II dengan nilai rata – rata adalah 79,6 dan ketercapaianya 80%, adapun untuk persentase peningkatannya sebesar 12,42%. Dari peningkatan yang diperoleh dari pra tindakan, siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual terbukti mampu meningkatkan partisipasi bertanya siswa pada pembelajaran bahasa indonesia di Kelas III SDN 2 Karanglayung. Bagi guru dan calon guru harus memperhatikan kebutuhan siswa dizaman sekarang dan diharapkan mampu menciptakan atau membuat inovasi baru bagi pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HAK DAN KEWAJIBAN Malla Perwandaka; Fajar Pratama, Febri; Haris Mahendra, Hatma
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.5262

Abstract

Berdasarkan studi awal melalui observasi kelas di kelas tiga SD Negeri Bebedahan, ditemukan bahwa siswa memiliki hasil belajar yang rendah dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), khususnya dalam materi hak dan kewajiban. Hasil belajar siswa kelas tiga di SDN Bebedahan belum mencapai kriteria untuk memenuhi tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan desain PTK Kemmis MC Taggart. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas tiga di SDN Bebedahan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran dengan model Make a Match berada pada kategori sangat baik, dengan pengamatan. Proses pelaksanaan pembelajaran dengan model Make a Match menunjukkan peningkatan aktivitas siswa dari 78% pada siklus pertama menjadi 91% pada siklus kedua. 2) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Pada siklus pertama, persentase siswa yang mencapai ketuntasan adalah 64%, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 82,14%. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas tiga dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di SDN Bebedahan.
INVESTIGATING THE IMPACT OF PROBLEM BASED LEARNING ON THE TENTH GRADE STUDENTS’ SPEAKING SKILL Monica Peni Utami, Wahyu; Nirmala, Nirna
JIPIS Vol. 33 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v33i2.7224

Abstract

Problem-based learning (PBL) is a powerful pedagogical approach which can be effective in ELT. This research aims at finding out the impact of PBL on speaking skill. The population of this research is the tenth-grade students of SMAN 3 Kabupaten Tangerang with the total 500 students. Furthermore, the research was conducted only on 84 students of 10 IPS 5 and 10 IPS 2 as the sample. Quasi-Experimental was employed to answer the research question. Then the research data is collected through pre-test and post-test. The data of this research was statistically calculated by using SPSS 22. The statistical analysis results indicated that the implementation of PBL had a significant impact on the experimental class. However, the statistical test results for the control class did not show any significant difference between the pre-test and post-test scores. Keywords: quasi experimental; problem-based learning; PBL; speaking skill
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH Nuriadin, Saban; Fajar Pratama, Febri; Chandra, Deni
JIPIS Vol. 34 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : FKIP, UNIVERSITAS ISLAM SYEKH-YUSUF TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jipis.v34i1.5273

Abstract

Research on the factors causing the lack of good manners among elementary school children is very important. in the digital era and rapid social change, understanding these factors is important to adapt educational approaches to current developments. This research aims to examine the factors that cause children's lack of good manners in elementary schools and to examine the manners reflected by fifth grade students at SDN Sindanggalih. This research uses a descriptive qualitative method because it involves direct study of the research subject. This method relies on postpositivism philosophy and aims to understand the natural conditions of the research object. The researcher acted as the main instrument in collecting data through triangulation, and data analysis was carried out qualitatively based on the results of research findings regarding the factors causing the lack of good manners in class V elementary school children at SDN Sindanggalih. There are several factors that influence the lack of good manners in elementary school children. The formation of students' polite character is greatly influenced by education, be it education in the family, education in the community environment, and education in the school environment. The factors that cause the lack of good manners in elementary school children are usually obtained from the environment and indeed their character is like that. It is not enough if children are given polite lessons only at school. Again, the basis for forming students is from their family environment.

Page 9 of 11 | Total Record : 103