cover
Contact Name
Dr. Ide Bagus Siaputra
Contact Email
-
Phone
+62312981246
Journal Mail Official
anima@unit.ubaya.ac.id
Editorial Address
Faculty of Psychology, Universitas Surabaya Jalan Raya Rungkut Mejoyo (Raya Kali Rungkut), Surabaya, East Java, 60293
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ANIMA Indonesian Psychological Journal
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 02150158     EISSN : 26205963     DOI : https://doi.org/10.24123/aipj
Core Subject : Social,
Anima publishes peer reviewed articles with editors and consultants providing detailed assistance for authors to reach publication. Anima publishes research reports and scientific papers in psychology and/or related sciences with the aim to advance science, knowledge, and theory of psychology.
Articles 651 Documents
Pengaruh Modalitas Stimulus Terhadap Memori Aminullah, Mohammad; Yuwanto, Listyo; Lasmono, Hari K.
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 3 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 3, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i3.4435

Abstract

The aim of this research was to find an alternative method to enhance the efficiency of memorizing through emphasizing the auditory and visual stimuli as the most common used media in the education process. Subjects were 25 psychology students, who were conducting a simple memory task, consisting five stimuli, each was a combination of visual, auditory, and audiovisual elements. A special colour variation was used as information cue in the visual stimulus. A one way ANOVA reveals that a pure bimodal stimulus had a more efficient affect towards memory compared to a pure unimodal stimulus. Adding variations in the background colour could enhance memory efficiency as to equal bimodal stimuli, but variations in bimodal stimuli could not enhance the memory efficiency compared to pure bimodal stimuli. No significant differences were found in memory efficiency in each study modality type. Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif mengefisienkan proses pembentukan memori dengan lebih berfokus pada penggunaan stimulus auditori dan stimulus visual sebagai media yang paling sering digunakan dalam edukasi. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa sebuah fakultas psikologi yang diminta untuk mengerjakan tugas mengingat sederhana dengan menggunakan lima stimulus yang masing-masing merupakan kombinasi unsur visual, auditori, dan audiovisual. Khusus untuk visual digunakan variasi warna sebagai cue informasi. Melalui analisis varian satu jalur ditemukan stimulus bimodal murni memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap efisiensi memori dibandingkan dengan unimodal stimulus yang murni. Pemberian variasi berupa warna latar teks yang berbeda pada unimodal stimulus visual mampu meningkatkan efisiensi memori sehingga setara dengan bimodal stimulus, namun pemberian variasi pada bimodal stimulus tidak mampu membuat efisiensi memori yang dihasilkannya menjadi lebih baik dibandingkan dengan bimodal stimulus murni. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal efisiensi memori pada tiap-tiap tipe modalitas belajar.
Pengaruh Aplikasi Metode Feldenkrais Pada Perempuan Korban Perkosaan yang Mengalami Post-Traumatic Stress Disorder Sholichah, Mutingatu
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 3 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 3, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i3.4436

Abstract

The goal of this study was to test the applied effectivity of the awareness through move- ment (ATM) session of the Feldenkrais method in diminishing eleven disturbing behaviours manifested in PSTD. These disturbing behaviours were suffered by the three subjects, who were rape victims. The research design applied was the within subject with ABAB single subject design. Data obtained from self monitored notes were analysed with visual inspection technique, non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test analysis, and qualitative analysis through fenomenologic approach developed by Colaizzi. Results show that the Feldenkrais method was able to diminish the disturbing behaviours in variative change patterns between target behaviors.Variations in change patterns was also manifested between the three subjects. The qualitative analysis reveals that the training with the Feldenkrais method has change- d the self-awareness in all 3 subjects. The new awareness affects the way they cope with problems and fur- ther affect the rate and consistency of the decline of the monitored disturbing behaviour. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas aplikasi metode Feldenkrais sesi awareness through movement (ATM) dalam menurunkan 11 bentuk perilaku mengganggu yang merupakan ma- nifestasi dari gejala PTSD yang dialami oleh 3 perempuan korban perkosaan yang menjadi subjek pe- nelitian. Rancangan penelitian yang digunakan adalah within subject dengan model rancangan ABAB single subject design. Data yang diperoleh dari catatan pemantauan diri dianalisis dengan teknik ins- peksi visual, analisis statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test dan analisis kualitatif de- ngan pendekatan fenomenologis menggunakan model yang dikembangkan Colaizzi. Hasil menunjuk- kan metode Feldenkrais dapat menurunkan perilaku mengganggu dengan pola perubahan yang berva- riasi antara satu perilaku target dan perilaku lainnya. Pola perubahan bervariasi juga terjadi di antara ketiga subjek. Hasil analisis kualitatif menunjukkan latihan metode Feldenkrais menimbulkan peruba- han kesadaran tentang self-nya pada semua subjek. Kesadaran baru tersebut memengaruhi cara ketiga subjek memandang masalah yang dihadapinya dan selanjutnya berpengaruh terhadap kecepatan dan konsistensi penurunan perilaku mengganggu yang dipantau.
The Effects of Cognitive Behavioural Theraphy and Yoga on Stress Rathakrishnan, Balan; Parasuraman, Balakrishnan; Satrya, Aryana; Abdullah, Muhammad Madi Bin; Muniapan, Balakrishnan
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4437

Abstract

This study compares a stress management program based on cognitive behavioural therapy principles with yoga-based stress management program. A study sample of 30 students, 15 male and 15 female from one of the local university in Sabah, was taken as subjects. The subjects were divided into 3 equal groups. The first group was given cognitive behavioural therapy, the second group was given yoga and the last group treated as control group. Trained group leaders were instructed the first and second groups, and 10 sessions were held with each group, over a period of 4 months. Psychological (self-rated stress, anger, exhaustion and quality of life) measurements were obtained before and after treatment with questionnaire. The results indicate that cognitive behaviour therapy is a promising stress management technique compared to yoga therapy and the control group. However, both interventions do not have any significant effects on quality of life. Makalah ini mengkaji perbandingan antara suatu program pengelolaan stres berlandaskan prinsip-prinsip terapi perilaku kognitif dengan suatu program untuk mengatasi stres yang menggunakan te- rapi yoga. Sampel berasal dari 30 mahasiswa suatu universitas di Sabah, yang terdiri atas 15 pria dan 15 wanita. Subjek dibagi menjadi tiga kelompok yang sama besarnya. Kelompok pertama menerima terapi perilaku kognitif, kelompok kedua menerima terapi yoga, sedangkan kelompok terakhir menjadi kelompok kontrol. Instruktur-terlatih memberikan terapi kepada kelompok pertama dan kedua dalam 10 sesi un- tuk setiap kelompok selama empat bulan. Pengukuran psikologis terhadap tingkat stres, kemarahan, ke- lelahan, dan kualitas hidup dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan dengan memakai kuesioner. Hasil studi menunjukkan bahwa terapi perilaku kognitif merupakan teknik pengelolaan stres yang menjanjikan jika dibandingkan dengan terapi yoga dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Meskipun de- mikian, kedua intervensi tersebut tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup.
Introduction to LeadershipLAB: A Competency Based Executive Development Program Ginting, Henndy
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4438

Abstract

This paper aims to introduce Leadership Laboratory (LeadershipLAB) as a new idea to improve current executive development approaches in industries and organizations. LeadershipLAB is a combination of the assessment centre (AC) program and discussion of the assessment results during feedback sessions, which were done repeatedly in a controlled situation to enhance the managerial competencies of the participants. The paper will first explain the course of actions in the LeadershipLAB such as general preview of the related competencies, conducting simulations and interview sessions, delivering general as well as individual feedback sessions, and writing individual progress reports. Then it will be completed by a case study on the 2nd and 3rd managerial level in a local government organization in Indonesia. The top leadership’s trust in using the LeadershipLAB was quite high and participants who showed progress in the LeadershipLAB tend to stay in their current position or rise to a higher position. Tulisan ini bermaksud memperkenalkan Laboratorium Kepemimpinan (LeadershipLAB) sebagai sebuah gagasan baru untuk memperbaiki berbagai metode pengembangan eksekutif saat ini. LeadershipLAB merupakan kombinasi dari program Assessment Centre (AC) dan mengonsultasikan hasilnya dengan partisipan melalui sesi-sesi balikan. Proses ini dilakukan berulang dalam situasi terkontrol untuk meningkatkan kompetensi manajerial mereka. Pertama-tama tulisan ini akan menjelaskan langkah-langkah tindakan di dalam LeadershipLAB seperti pembahasan umum tentang kompetensi yang berkaitan dengan target jabatan, melakukan simulasi dan sesi-sesi wawancara, menyampaikan balikan baik secara umum maupun individual serta menyusun laporan perkembangan partisipan yang dilakukan oleh assessor terlatih. Selanjutnya artikel ini akan dilengkapi dengan studi kasus pada eselon 2 dan 3 di salah satu organisasi pemerintahan kabupaten di Indonesia. Keyakinan pimpinan puncak (bupati dan jajarannya) akan hasil LeadershipLAB tergolong cukup tinggi. Partisipan yang menunjukkan perkembangan pada LeadershipLAB cenderung bertahan pada jabatannya atau dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi.
Pelatihan Pembimbingan Anak Usia Dini dan Pemahaman Serta Perilaku Pengasuh Pada Anak Sumargi, Agnes Maria; Diptoadi, Veronica Listyani; Palupi, Maria Goretti Retno; Teopilus, Susana
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4439

Abstract

This study aims to examine the effect of training in guidance on young children’s behavior on the understanding and behavior of caregivers towards children. The subjects are 30 caregivers con- sisting of preschool teachers, kindergarten teachers, early childhood educators, and day care center staffs in Surabaya. The subjects attended 12 training sessions 3 hours each. The result shows that there was a significant effect of the training on the understanding and behavior of caregivers towards children. The in- crease of caregivers’ understanding and behavior was due to the topics of the training which is relevant to the needs of caregivers, various delivery methods, and the active involvement of participants in the training. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh pelatihan pembimbingan anak usia dini terhadap pemahaman dan perilaku pengasuh terhadap anak. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang pengasuh anak, terdiri dari guru Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak, pekerja PAUD, serta pengasuh TPA di Surabaya. Mereka mengikuti 12 kali sesi pelatihan pembimbingan anak usia dini @ 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pelatihan pembimbingan anak usia dini yang signifikan terhadap pemahaman dan perilaku pengasuh pada anak Meningkatnya pemaha- man dan perilaku pengasuh terhadap anak disebabkan topik-topik bahasan dalam pelatihan relevan dengan kebutuhan pengasuh, metode penyampaiannya bervariasi dan melibatkan peserta secara aktif.
Perlunya Mengecek Asumsi Analisis Statistik: Tanggapan Terhadap "Aplikasi Ilmu Statistika di Fakultas Psikologi" (Hadi, 2005) Santoso, Agung
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4440

Abstract

This article discusses the topic of checking assumptions related to statistical tests. Some authors claim that checking assumptions is unnecessary because effects of violating those assump- tions are negligible. In this article, I present several simulations which demonstrate the importance of checking assumptions. I argue that checking assumptions is important to prevent drawing flawed in- terpretations and conclusions. Checking assumptions also provide additional information which can enrich understanding and discussion of research findings. Artikel ini mendiskusikan topik pengecekan asumsi terkait dengan uji statistik. Beberapa penulis menyatakan bahwa pengecekan asumsi tidak diperlukan karena dampak dari pelanggaran asumsi-asumsi tersebut tidaklah besar. Melalui artikel ini, saya menyajikan beberapa simulasi kasus yang menggambarkan pentingnya pengecekan asumsi. Saya berargumen bahwa pengecekan asumsi penting dilakukan untuk mencegah penafsiran atau penarikan simpulan yang keliru. Selain itu, penge- cekan asumsi juga menghasilkan informasi tambahan yang dapat memperkaya pemahaman dan dis- kusi mengenai temuan-temuan penelitian.
Konsep Diri Akademik Siswa Tunaprestasi dan Terapi Perlakuan Kognitif Pada Siswa Sekolah Dasar Tarmidi; Akbar-Hawadi, Reni
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4441

Abstract

Having a negative academic self concept is one of the main characteristics of underachiev- ing students. This article discusses cognitive behavior therapy (CBT) as a technique to improve un- derachieving students’ self concept. In this case study, CBT was given to one sixth grade student i- dentified as an underachiever. Self concept was measured using four items. After nine sessions of CBT, there was improvement in one out of the four measures of self concept. Konsep diri akademis yang buruk adalah ciri utama siswa tunaprestasi (underachiever). Ar- tikel ini membahas terapi perilakuan kognitif (cognitive behavior therapy/CBT) sebagai teknik untuk memperbaiki konsep diri siswa tunaprestasi. Dalam studi kasus ini, CBT diterapkan pada seorang sis- wa kelas enam SD yang diidentifikasi sebagai siswa tunaprestasi. Setelah sembilan sesi CBT, siswa tersebut mengalami peningkatan konsep diri pada satu di antara emjpat pernyataan yang mengukur konsep diri akademik.
Perilaku Pembulian Pada Siswa SMA di Surabaya Chandra, Fransiska Oktavia; Mulya, Teguh Wijaya
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4442

Abstract

The aim of this research was to arrange the receptive language development instrument for children aged 8 to 36 months. Receptive language development is the ability to understand what people tell them and to respond it correctly. This research adopted the language development theories, such as Owens (1996), Bowen (1998), Child Development Institute (1998), American Academy of Pediatrics (2000), Oesterreich (2004), Arnold Palmer Hospital & Howard Phillips Center (2008), and William (2008). The participants were children aged 8 to 36 months (N=112) during assessment period and (N=95) try out period. The reliability score is rπ= -0,222 to 0,682. The result shows that the instrument which the author had constructed might be used to separate children with normal re- ceptive language development and children with receptive language development delay. Data perilaku pembulian di sekolah (PDS = school bullying) di kalangan siswa SMA di Surabaya belum banyak teridentifikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku PDS di kalangan siswa SMA di Surabaya. Sebanyak 765 siswa dipilih secara acak berjenjang dari tujuh SMA di Surabaya untuk mengisi angket perilaku pembulian di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83% subjek pernah mengetahui adanya kejadian PDS. Mayoritas subjek (65%) bahkan menganggap PDS merupakan hal yang biasa terjadi. Sebanyak 48.2% partisipan mengaku pernah menjadi korban PDS, sementara 45.1% partisipan pernah menjadi pelaku. Korban melaporkan PDS banyak terjadi di dalam kelas saat tidak ada guru (35.9%) dan bahkan pada saat pelajaran sedang berlangsung sekalipun (30.2%). Hasil penelitian ini memberikan data faktual yang diharapkan bermanfaat bagi pihak sekolah, guru, orang tua maupun siswa sendiri dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku PDS dengan efektif.
Penyusunan Alat Ukur Perkembangan Bahasa Reseptif Anak Usia 8-36 Bulan Dianovinina, Ktut; Probowati, Yusti; Rahaju, Soerjantini
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4443

Abstract

The aim of this research was to arrange the receptive language development instrument for children aged 8 to 36 months. Receptive language development is the ability to understand what people tell them and to respond it correctly. This research adopted the language development theories, such as Owens (1996), Bowen (1998), Child Development Institute (1998), American Academy of Pediatrics (2000), Oesterreich (2004), Arnold Palmer Hospital & Howard Phillips Center (2008), and William (2008). The participants were children aged 8 to 36 months (N=112) during assessment period and (N=95) try out period. The reliability score is rπ= -0,222 to 0,682. The result shows that the instrument which the author had constructed might be used to separate children with normal re- ceptive language development and children with receptive language development delay. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun alat ukut perkembangan bahasa reseptif pada anak usia 8-36 bulan. Dalam penyusunannya, peneliti mengacu pada beberapa teori perkembangan bahasa, antara lain berdasarkan Owens (1996), Bowen (1998), Child Development Institute (1998), American Academy of Pediatrics (2000), Oesterreich (2004), Arnold Palmer Hospital & Howard Phillips Center (2008), dan William (2008). Perkembangan bahasa reseptif adalah kemampuan untuk memahami kata-kata yang diucapkan oleh lawan bicara dan anak dapat menanggapinya dengan tepat. Subjek yang digunakan adalah anak usia 8-36 bulan (N=112) untuk tahap survei awal dan (N=95) untuk tahap uji coba. Nilai reliabilitas alat ukur ini berkisar antara rπ = -0,222 sampai dengan 0,682. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur yang disusun dapat digunakan sebagai alat penyaring dalam membedakan antara perkembangan bahasa reseptif yang normal dengan yang menyimpang atau terlambat.
Penerapan Biblioterapi Terhadap Ketahanan Psikologis Orang Tua Remaja Dengan Gangguan Hiperkinetik Ponomban, Bertha Thresia; Nanik; Yuniar, Sasanti
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i4.4444

Abstract

Parenting adolescents with ADHD is a difficult and complex task which requires a high le- vel of psychological hardiness. One potential method to develop psychological hardiness is bibliothe- rapy, a therapy which centers on a set of selected readings. This article presents the findings of several case studies of the application of bibliotherapy to help parents of adolescent with ADHD. Berat dan rumit permasalahan yang dialami orang tua dari remaja dengan gangguan hiper- kinetik membuat mereka membutuhkan ketahanan psikologis yang tinggi. Ketahanan psikologis perlu ditingkatkan agar mereka mampu mengelola stres dan mendapat semangat baru dalam mencapai mak- na dan tujuan sebagai orang tua dari remaja dengan GH. Salah satu penanganan yang dipilih untuk meningkatkan ketahanan psikologis adalah dengan Biblioterapi. Biblioterapi merupakan terapi yang menggunakan bacaan terpilih dan di dalamnya terdapat hubungan yang terapeutik antara par-tisipan dan fasilitator. Secara khusus, biblioterapi memberikan keyakinan untuk berharap, sebuah dukungan yang dapat mengembangkan ketahanan psikologis. Penelitian ini mengungkapkan efek penerapan biblioterapi pada kasus orang tua dari remaja dengan GH.

Filter by Year

1999 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 40 No 2 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 2, 2025) Vol 40 No 1 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 1, 2025) Vol 39 No 2 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 2, 2024) Vol 39 No 1 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 1, 2024) Vol 38 No 2 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 2, 2023) Vol 38 No 1 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 1, 2023) Vol 37 No 2 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 2, 2022) Vol 37 No 1 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 1, 2022) Vol. 36 No. 2 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 2, 2021) Vol. 36 No. 1 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 1, 2021) Vol. 35 No. 2 (2020): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 2, 2020) Vol. 35 No. 1 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 1, 2019) Vol. 34 No. 4 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 4, 2019) Vol. 34 No. 3 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 3, 2019) Vol. 34 No. 2 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 2, 2019) Vol. 33 No. 4 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 4, 2018) Vol. 34 No. 1 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 1, 2018) Vol. 33 No. 3 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 3, 2018) Vol. 33 No. 2 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 2, 2017) Vol. 33 No. 1 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 1, 2017) Vol. 32 No. 4 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 4, 2017) Vol. 32 No. 3 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 3, 2017) Vol. 32 No. 2 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 2, 2017) Vol. 32 No. 1 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 1, 2016) Vol. 31 No. 4 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 4, 2016) Vol. 31 No. 3 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 3, 2016) Vol. 31 No. 2 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 2, 2016) Vol. 31 No. 1 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 1, 2015) Vol. 30 No. 4 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 4, 2015) Vol. 30 No. 3 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 3, 2015) Vol. 30 No. 2 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 2, 2015) Vol. 30 No. 1 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 1, 2014) Vol. 29 No. 4 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 4, 2014) Vol. 29 No. 3 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 3, 2014) Vol. 29 No. 2 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 2, 2014) Vol. 29 No. 1 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 1, 2013) Vol 28 No 4 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 4, 2013) Vol 28 No 3 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 3, 2013) Vol 28 No 2 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 2, 2013) Vol 28 No 1 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 1, 2012) Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012) Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012) Vol 27 No 2 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2012) Vol 27 No 1 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2011) Vol 26 No 4 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 4, 2011) Vol 26 No 3 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 3, 2011) Vol 26 No 2 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 2, 2011) Vol 26 No 1 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 1, 2010) Vol 25 No 4 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 4, 2010) Vol 25 No 3 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 3, 2010) Vol 25 No 2 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 2, 2010) Vol 25 No 1 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 1, 2009) Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009) Vol 24 No 3 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 3, 2009) Vol 24 No 2 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 2, 2009) Vol 24 No 1 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No.1, 2008) Vol 23 No 4 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 4, 2008) Vol 23 No 3 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 3, 2008) Vol 23 No 2 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 2, 2008) Vol 23 No 1 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 1, 2007) Vol 22 No 4 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 4, 2007) Vol 22 No 3 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 3, 2007) Vol 22 No 2 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 2, 2007) Vol 22 No 1 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 1, 2006) Vol 21 No 4 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 4, 2006) Vol 21 No 3 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 3, 2006) Vol 21 No 2 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 2, 2006) Vol 21 No 1 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 1, 2005) Vol 20 No 4 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 4, 2005) Vol 20 No 3 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 3, 2005) Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005) Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004) Vol 19 No 4 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 4, 2004) Vol 19 No 3 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 3, 2004) Vol 19 No 2 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 2, 2004) Vol 19 No 1 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 1, 2003) Vol 18 No 4 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 4, 2003) Vol 18 No 3 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 3, 2003) Vol 18 No 2 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 2, 2003) Vol 18 No 1 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 1, 2002) Vol 17 No 4 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 4, 2002) Vol 17 No 3 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 3, 2002) Vol 17 No 2 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 2, 2002) Vol 17 No 1 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 1, 2001) Vol 16 No 3 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 3, 2001) Vol 16 No 2 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 2, 2001) Vol 16 No 4 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 4, 201) Vol 16 No 1 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 1, 2000) Vol 15 No 4 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 4, 2000) Vol 15 No 3 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 3, 2000) Vol 15 No 2 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 2, 2000) Vol 15 No 1 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 1, 1999) Vol 14 No 4 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 4, 1999) Vol 14 No 3 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 3, 1999) More Issue