cover
Contact Name
Agna Rizky
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jl. Baluran No. 1, Panarukan, Situbondo Regency, Jawa TImur, Indonesia
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS
ISSN : 23383860     EISSN : 26564459     DOI : https://doi.org/10.36841/pgsdunars
Core Subject : Education,
IKA PGSD adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, dan saat ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal IKA PGSD berisikan hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan (termasuk pendidikan dasar, sampai pendidikan tinggi, menejemen pendidikan, proses belajar mengajar, perkembangan peserta dididik, teknologi pembelajaran dan sebagainya. Lebih lengkap dapat dilihat pada Aim and Scope.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 453 Documents
KOLABORASI KEPALA SEKOLAH, GURU, DAN TENAGA ADMINISTRASI DALAM MEWUJUDKAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN YANG EFEKTIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI SD INPRES DOYO LAMA Dike, Yosina
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi di Sekolah Dasar Negeri SD Impres Doyo Lama dalam mewujudkan administrasi pendidikan yang efektif di sekolah dasar. Administrasi pendidikan yang baik memiliki peran penting dalam mendukung manajemen sekolah yang efisien, transparan, dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas administrasi pendidikan sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, dan tenaga administrasi. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mengarahkan dan mengawasi seluruh proses administrasi, sementara guru dan tenaga administrasi di Sekolah Dasar Negeri SD Impres Doyo Lama bertanggung jawab atas pengelolaan data, keuangan, serta operasional sekolah. Faktor pendukung efektivitas administrasi pendidikan meliputi pemanfaatan teknologi, kompetensi tenaga administrasi, dan kebijakan sekolah di Sekolah Dasar Negeri SD Impres Doyo Lama yang mendukung sistem administrasi yang efisien. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten serta keterbatasan anggaran dalam pengadaan teknologi. Dengan strategi yang tepat, seperti peningkatan pelatihan SDM dan digitalisasi sistem administrasi, efektivitas administrasi pendidikan dapat terus ditingkatkan guna menunjang mutu pendidikan yang lebih baik.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA MATERI PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 di SD NEGERI 1 PANJI LOR Efendi, Mohammad Dodik; Puspitaningtyas, Amalia Risqi; Amroellah, Afif
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6523

Abstract

Hasil Belajar merupakan hasil akhir yang didapatkan atapun luaran dari hasil pembelajaran yang dilakukan siswa di sekolah. Hasil belajar adalah hal yang penting sebab merupakan salah satu tujuan dari pembelajaran itu sendiri baik berupa angka maupun tingkah laku. Keberhasilan suatu pembelajaran dapat dilihat pada hasil belajar yang diperoleh oleh siswa. Untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal tentunya banyak sekali aspek yang dibutuhkan dalam pembelajaran salah satunya adalah pemilihan pendekatan pembelajaran yang diterapkan guru kepada siswa. Dari hasil Observasi yang dilakukan oleh peneliti di salah satu sekolah guru masih menggunakan metode ataupun pendekatan yang konvensional hal ini kurang menarik sehingga siswa sulit memahami pembelajaran khusnya pada mata pelajaran Matematika dan mengakibatkan nilai hasil belajar yang menurun. Mata pelajaran Matematika sangat penting untuk dipahami oleh siswa sendiri sebab pelajaran ini akan diterapkan pada kehidupan sehari - hari. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR) khususnya pada materi pengukuran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang mengadopsi langkah-langkah dari Teori Hobri dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar siswa setelah diterapkannya pendekatan tersebut yaitu dengan melihat dari nilai rata - rata siswa yang meningkat dari pra siklus sebesar 56,5, dan siklus I sebesar 75,5 dan siklus II sebesar 81. Hal ini menunjukkan bahwa model Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
PERAN KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SDN BALEREJO Destiyani, Gati; Ismanto, Bambang; Wasitohadi, Wasitohadi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6201

Abstract

Gaya kepemimpinan yang dikenal sebagai "kepemimpinan demokratis" mendorong setiap orang di perusahaan untuk memiliki suara dalam keputusan-keputusan besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran rinci tentang bagaimana kepala sekolah SDN Balerejo menggunakan kepemimpinan demokratis untuk membuat keputusan tentang iklim sekolah. Pendekatan kualitatif yang menggunakan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Informasi dikumpulkan melalui tinjauan dokumen, wawancara mendalam dengan pejabat sekolah, fakultas, dan perwakilan orang tua siswa, dan observasi kelas. Menurut penelitian, kepala sekolah SDN Balerejo mempraktikkan kepemimpinan demokratis. Ini termasuk: (1) melibatkan orang tua, guru, dan staf dalam diskusi tentang kebijakan sekolah; (2) mendorong orang untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan saran, ide, dan kritik yang membangun; (3) menghormati sudut pandang yang berbeda dan mencoba untuk mencapai konsensus ketika membuat keputusan; (4) menugaskan tanggung jawab dan wewenang kepada bawahan berdasarkan keterampilan mereka; dan (5) memupuk lingkungan di mana setiap orang bertanggung jawab. Peningkatan keterlibatan siswa, rasa kebersamaan yang lebih kuat, dan kepemilikan kolektif atas keberhasilan sekolah adalah semua hasil dari gaya kepemimpinan demokratis ini dalam tindakan.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI INOVASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN PENDIDIKAN Winda, Nurhaswinda; Nabilah, Rachel; Wartina, Sri; Maulana Putri, Sri Reski; Sari, Silvi Rahman; Fitri, Rahmanil; Fitri, Ummi Rosyidah; Selviani, Seri; Wulandari, Tisya; Nania, Resta; Marsela, Ranti
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6628

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi pembelajaran berdiferensiasi terhadap keadilan pendidikan dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (literature review), yang menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal terakreditasi, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2014–2024). Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) berdasarkan tema-tema strategis, seperti strategi implementasi, peran guru, dampak terhadap siswa, dan kendala pelaksanaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memberikan peluang besar dalam menciptakan pendidikan yang lebih adil dan inklusif, karena mampu menyesuaikan proses belajar dengan kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Dampak positif yang ditemukan antara lain meningkatnya keaktifan siswa, keterlibatan emosional, serta integrasi literasi digital dan tradisional yang memperkuat karakter siswa. Namun, beberapa kendala seperti minimnya pemahaman guru, keterbatasan waktu, dan kurangnya pelatihan menjadi tantangan serius dalam implementasinya. Kesimpulannya, pembelajaran berdiferensiasi memiliki potensi strategis dalam mewujudkan prinsip keadilan pendidikan di era Kurikulum Merdeka. Implikasinya, dibutuhkan dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan ketersediaan sumber daya yang memadai agar strategi ini dapat diimplementasikan secara optimal di berbagai konteks satuan pendidikan. Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, Kurikulum Merdeka, keadilan pendidikan, literasi digital, peran guru.
PENGUATAN SIKAP DISIPLIN MELALUI PENERAPAN EKSTRAKULIKULER KARAWITAN SISWA KELAS V DI SDN 1 GULANG Rossiana Asri, Oktara; Purbasari, Imaniar; Rondli, Wawan Shokib
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.3839

Abstract

Early childhood language skills development is for children to be able to communicate verbally with the environment. Therefore, language development in early childhood is carried out using the storytelling method. It is hoped that this storytelling method can overcome student learning differences. Presenting good storytelling techniques can foster imagination and encourage students' creativity in conveying the message or information conveyed. The purpose of this article is to find out about language development strategies in early childhood education. Using the Classroom Action Research (PTK) method with data sources originating from searches. From the results of data analysis, it is known that there has been an increase in the language skills of children aged 5-6 years. Storytelling activities with hand puppets, starting from observations made in cycle I, have increased in each cycle. This can be seen from the results obtained starting from cycle I and cycle II. Where the average figure obtained in cycle I was 50.7% and in cycle II there was a significant increase of 80.5%.The results of the study show that the storytelling method using hand puppets is a suitable method for language development in early childhood education. The use of the storytelling method provides benefits for improving listening skills and the ability to broaden insight into various themes. With simple and understandable sentences. For this reason, educators are expected to play a role in the language development of early childhood children. Educators must be able to choose the right method for children's learning creatively and innovatively to help the learning process be achieved according to the objectives. Which can create a comfortable learning atmosphere so that children always feel happy and happy and don't get bored quickly.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA PICK THE FRIES UNTUK MENINKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SDN 05 GEDANGAN Revianti, Reka; Kusumaningrum, Diana
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6494

Abstract

ABSTRACT Critical thinking skills are essential for students to have, but in reality, these skills are still relatively low. This is reflected in the fourth grade students of SDN 05 Gedangan who, when given questions by the teacher, tend to provide answers based on the available textbooks or theme books, without going through further analysis. The purpose of this study was to reveal the extent to which the application of the Team Games Tournament (TGT) learning model supported by Pick the Fries media was able to improve the critical thinking skills of fourth grade students of SDN 05 Gedangan. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) with a qualitative descriptive technique consisting of two cycles. Based on the results of the study, the application of the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by Pick the Fries media was proven effective in improving the critical thinking skills of fourth grade students at SDN 05 Gedangan. The increase is seen from the percentage of each indicator, critical thinking from 36% to 72%, analyzing information from 44% to 72%, using data to develop important insights from 29% to 76%, and synthesizing multiple perspectives from 38% to 72%. The increase in classical cycles I and II, there was an increase from 20% (low cognitive level category to 85% (very high cognitive level category). Keywords: Team Games Tournament (TGT) Model, Critical Thinking Skills, Indonesian Language.
INSIGHTS INTO ELT CURRICULUM IMPLEMENTATION IN INDONESIA: CHALLENGES, TRENDS, AND IMPLICATIONS Efendi, Tri Achmad; Sulistiyani, Sulistiyani; Prihantini, Apsari Fajar; Kristanto, Wisnu; Jannah, Fitri yatul
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.6424

Abstract

The implementation of the English Language Teaching (ELT) curriculum in Indonesia continues to face challenges despite numerous reforms, including the transition from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum. This systematic literature review examines 37 studies published between 2013 and 2024 to identify trends and challenges in ELT curriculum implementation. Findings reveal that qualitative research methodologies, especially case studies and descriptive approaches, dominate the field. The primary challenges identified include limited teacher competence and proficiency, pedagogical and practical issues, and student-related challenges. Teachers often lack sufficient English proficiency and pedagogical skills to implement innovative approaches like Communicative Language Teaching (CLT), the Scientific Approach, and Genre-Based Approaches (GBA). Additionally, low student motivation and passive learning behaviours persist, further hindering curriculum effectiveness. The study suggests enhancing professional development to equip teachers with practical skills and curriculum familiarity. Practical and contextualized curriculum guidelines and comprehensive evaluation mechanisms are also needed to bridge the gap between policy and classroom practice. Addressing these challenges is essential for improving ELT outcomes in Indonesia.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERPINDAHAN PANAS IPA KELAS IV Lestari, Emil; Arrasyid, Harun; Wijaksono, Agus
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.7161

Abstract

The background to the problem of this research is that science learning in class IV SDN 2 Kebaman Srono is still less effective and is delivered conventionally by the teacher. As a result, students do not want to listen to the teacher's explanation and their interest and learning outcomes also decrease. As a result, research must be conducted to improve the quality of learning by using approaches that can increase student interest. This Classroom Action Research (PTK) aims to explain the use of experimental methods in science learning and increase the interest and learning outcomes of class IV students after the method is applied. SDN 2 Kebaman Srono is the subject of this qualitative research. The sequence of research activities includes (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection. The research results are as follows: (1) the application of the experimental method in science learning was carried out in two cycles; (2) the application of experimental methods in science learning can increase student interest and learning outcomes, as shown by the increase in learning completeness in Cycle I (60%) and Cycle II (85%).
EDUCATION 5.0: MENATA ULANG PARADIGMA MANAJEMEN UNTUK SEKOLAH YANG TANGGUH DAN INOVATIF Veronita, Ika; Puspa Setiawan, Moh. Dwi; Puspa Kurniawan, Moh. Setya
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.7206

Abstract

Permasalah yang sering muncul dilapangan adanya tidak siapan kepemimpinan sekolah dalam menghadapi perkekmbangan zaman. Perubahan global yang ditandai dengan era disrupsi teknologi, kompleksitas sosial, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 menuntut adanya transformasi fundamental dalam manajemen pendidikan. Penelitian ini berfokus pada reframing education sebagai paradigma baru yang tidak hanya menghadirkan inovasi manajerial, tetapi juga membangun ekosistem sekolah adaptif yang resilien terhadap perubahan. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dengan analisis komparatif terhadap model manajemen pendidikan konvensional dan pendekatan inovatif berbasis adaptabilitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah adaptif lahir melalui integrasi tiga aspek utama: inovasi dalam kepemimpinan pendidikan, fleksibilitas sistem manajemen, serta kolaborasi multi-stakeholder yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan kerangka ini, pendidikan tidak sekadar berfungsi sebagai transfer pengetahuan, melainkan sebagai ruang pembentukan generasi yang kreatif, kritis, dan mampu merespons perubahan secara proaktif. Artikel ini menegaskan bahwa reframing manajemen pendidikan merupakan strategi kunci dalam membentuk sekolah yang visioner, inovatif, dan relevan dengan tantangan zaman.
MENINGKATKAN SIKAP MORAL ANAK MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK ALJAUHAR Nafisa, Sitti; Fikri, Mu’tasim; Vitasari, Any Diana
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i1.7160

Abstract

Morality is a belief about right and wrong, good and bad, in accordance with social consensus, which underlies actions or thoughts. Deviant moral behavior was observed in class B. The results of preliminary observations and interviews indicated that several students in class B displayed impolite behavior toward their classmates, used inappropriate language, and so on. The observations further revealed that, in addition to the low quality of children’s moral development, another factor hindering moral learning was the teacher’s use of less varied methods, which made the children feel bored. The aim of this study is to improve children’s morality through the application of a Snakes and Ladders game as a learning medium. The subjects of this study were 15 children from class B. This research is a classroom action research (CAR). The instrument used was the daily lesson plan (RPPH). In the assessment aspect of children’s morality, the results in cycle I showed that the average percentage obtained by the children across four aspects was 21.675% (Developing as Expected/MB). In cycle II, the average percentage of children’s morality increased to 81.675%, which can be categorized as Very Well Developed (BSB).