cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Pangan Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Nasution, Yusriani; Erwinsyah, Erwinsyah; Syafiruddin, Syafiruddin; Romadhona, Beny; Lubis, Yeni; Nover, Johanes Lan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10797

Abstract

Pertanian Terpadu dan Terintegrasi merupakan program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Data karakteristik lahan dan ketersediaan bahan organik diperlukan untuk mendapatkan sumber daya pupuk organik dalam pembuatan pupuk organik. Metode Penelitian dengan Metode Survey pengambilan sampel tanah purposive sampling, setiap desa 4 sampel dikompositkan menjadi 1 sampel. Jumlah seluruh sampel 21 sampel. Metode evaluasi Lahan yang digunakan metode matching. Data lahan pada lahan pertanian termasuk kedalam potensi bahan organik sebagai bahan pembuatan kompos dan identifikasi tanaman masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi sumber daya pupuk organik dan kesesuaian lahan komoditi pangan pada 21 Desa/Kelurahan. Hasil penelitian adalah 16 (tujuh belas) desa mempunyai factor pembatas berat kelas (S3) sesuai marjinal pada kelas kesesuaian lahan actual yaitu media perakaran (tekstur tanah agak kasar sampai kasar, dan ketersediaan hara. Sedangkan 5 desa tergolong kelas kesesuaian lahan Aktual N (tidak sesuai) pada penggunaan lahan komoditi pertanian
Diesel Fuel Degradation Activity of Hydrocarbon-Degrading Bacteria from Nusantara Fisheries Port Brondong Lamongan Mahbubillah, M. Ainul; Tamam, Muhammad Badrut; Ayuni, Rieke Dwi; Savitri, Nynda Ayu Nadira; Ramadani, Aisyah Hadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10887

Abstract

The Nusantara Fisheries Port (Pelabuhan Perikanan Nusantara - PPN) in Brondong, Lamongan Regency, is a port with high ship activities. This has led to hydrocarbon pollution in the form of diesel fuel and oil in the waters of PPN Brondong. The initial effort to address this pollution is by isolating and characterizing hydrocarbon-degrading bacteria present in these waters. This research is a strategic step in managing petroleum hydrocarbon spills in the area through bioremediation processes, either via bioaugmentation or biostimulation for further study. The research method involves isolating hydrocarbon-degrading bacteria from the waters of PPN Brondong using the spread plate isolation method. Different colony characteristics are selected for the purification of bacterial isolates. The obtained bacterial isolates are then subjected to hydrocarbon degradation activity by culturing them in a minimal medium containing diesel fuel. The degradation activity is measured using total petroleum hydrocarbon (TPH) testing. The results of this study yielded 7 different isolates from the fuel oil-contaminated sites in PPN Brondong. Culturing in a minimal medium containing diesel fuel yielded results showing that all isolates possess the ability to degrade hydrocarbons, as evidenced by the reduction in TPH.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Terhadap Hasil Belajar IPA Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10837

Abstract

Model pembelajaran Treffinger adalah pembelajaran aktif yang mampu memberikan kesempatan kepada Peserta Didik untuk memahami konsep yang mendorong Peserta Didik untuk berfikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh yang signifikan model pembelajaran Treffinger terhadap hasil belajar Peserta Didik pada mata pelajaran IPA. Sampel penelitian yaitu kelas VIII-1 dengan jumlah Peserta Didik 18 orang sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII-3 dengan jumlah Peserta Didik 17 orang sebagai kelas Kontrol. Desain penelitian yaitu Quasy Experimen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa “ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran Treffinger terhadap hasil belajar Peserta Didik pada mata pelajaran sesuai dengan uji hipotesis hasil belajar diperoleh nilai t-hitung = 4,489 dan ttabel = 2,035, karena nilai t-hitung tidak terletak pada interval -2,035 ≤ thitung ≤ 2,035 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh penerapan model pembelajaran Treffinger terhadap hasil belajar Peserta Didik pada mata pelajaran IPA ”.
Inventarisasi Tumbuhan Di Kawasan Lapangan Merdeka Pematangsiantar Sebagai Laboratorium Alam Dan Sumber Belajar Manurung, Nurhasnah; Fefiani, Yusri; Septiani, Findi; Sani, Samio Muhammad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10753

Abstract

Kegiatan inventarisasi yang dilaksanakan di kawasan Lapangan Merdeka Pematangsiantar bertujuan untuk memperoleh data tentang jumlah jenis tumbuhan Class Spermatophyta berhabitus pohon lalu dilanjutkan dengan mendeskripsikannya. Kegiatan inventarisasi merupakan salah satu kegiatan pembelajaran dengan pendekatan alam sebagai sumber belajar. Lingkungan alam sebagai sumber belajar dapat berfungsi dalam pengembangan laboratorium alam. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif dan teknik accidental sampling. Hasil inventarisasi diperoleh 25 spesies dengan 16 famili meliputi Famili Fabaceae (Adenanthera pavonia, Pterocarpus indicus, Cassia fistula, Delonix regia, Tamarindus indica), Famili Altingiaceae (Altingia excelsa), Famili Moraceae (Artocarpus heterophyylus, Ficus virens), Famili Podocarpaceae (Dacrydium elatum, Dacridium imbricatum), Famili Sapindaceae dengan spesies Filicium decipiens, Nephelium lappaceum, Famili Clusiaceae dengan (Garcinia atroviridis, Garcinia mangostana), Famili Lamiaceae (Gmelina arborea), Famili Gnetaceae (Gnetum gnemon), Famili Meliaceae (Khaya senegalis, Sweetenia macrophylla), Famili Anacardiaceae (Mangifera indica), Famili Annonaceae (Polyalthia longifolia), Famili Bignoniaceae (Tabebuia aurea), Famili Verbenaceae (Tectona grandis), Famili Comberataceae (Terminalia catappa, Terminalia mantaly).
Characterization of Rhizosphere Bacteria in the Rice Fields of the Sawah Tambak Rice-Fish Farming System Mahbubillah, M. Ainul; Aisyah, Neelam; Solekha, Rofiatun; Rohmah, Laila Ainur
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.10915

Abstract

The Sawah Tambak Rice-Fish Farming System is a land-use practice that alternates between rice cultivation and fish farming depending on the season. During the dry season, the land is used for growing rice, while in the rainy season, it functions as a fishpond. Successful rice cultivation in this system relies on beneficial rhizosphere bacteria that interact with plant roots through biological, physical, and chemical processes. This study aims to characterize bacteria isolated from the rhizosphere of rice plants (Oryza sativa L.) in this system and evaluate their ability to produce indole-3-acetic acid (IAA) and solubilize phosphate. Bacterial colony identification was performed using the streak plate method, IAA production was measured via spectrophotometry, and phosphate solubilization was assessed using the phosphate solubilization index (PSI). The results showed diverse bacterial isolates with distinct morphological, biochemical, and physiological characteristics. Several isolates exhibited strong IAA production, with B3 reaching the highest concentration (18.29 ppm) on the sixth day. Phosphate-solubilizing bacteria (PSB) were also identified, with B4 and S5 showing the highest PSI values of 6.06 and 5.3, respectively. These findings suggest that rhizosphere bacteria in the Sawah Tambak system have the potential to enhance rice growth by improving phosphorus availability and producing plant growth hormones, contributing to sustainable and environmentally friendly rice cultivation
Characterization of Rhizosphere Bacteria in the Rice Fields of the Sawah Tambak Rice-Fish Farming System Mahbubilllah, M Ainul; Aisyah, Neelam; Solekha, Rofiatun; Rohmah, Laila Ainur
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.10917

Abstract

The Sawah Tambak Rice-Fish Farming System is a land-use practice that alternates between rice cultivation and fish farming depending on the season. During the dry season, the land is used for growing rice, while in the rainy season, it functions as a fishpond. Successful rice cultivation in this system relies on beneficial rhizosphere bacteria that interact with plant roots through biological, physical, and chemical processes. This study aims to characterize bacteria isolated from the rhizosphere of rice plants (Oryza sativa L.) in this system and evaluate their ability to produce indole-3-acetic acid (IAA) and solubilize phosphate. Bacterial colony identification was performed using the streak plate method, IAA production was measured via spectrophotometry, and phosphate solubilization was assessed using the phosphate solubilization index (PSI). The results showed diverse bacterial isolates with distinct morphological, biochemical, and physiological characteristics. Several isolates exhibited strong IAA production, with B3 reaching the highest concentration (18.29 ppm) on the sixth day. Phosphate-solubilizing bacteria (PSB) were also identified, with B4 and S5 showing the highest PSI values of 6.06 and 5.3, respectively. These findings suggest that rhizosphere bacteria in the Sawah Tambak system have the potential to enhance rice growth by improving phosphorus availability and producing plant growth hormones, contributing to sustainable and environmentally friendly rice cultivation
Penurunan Frekuensi Diare Pada Penderita Diare Dengan Menggunakan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Fitria, Fitria; Silaban, Lidia; Hutasoit, Desy Meilani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10910

Abstract

Penderita yang mengalami diare wilayah kerja Puskesmas Sibolangit masih banyak yang belum mengetahui untuk menurunkan frekuensi diare. Penurunan frekuensi diare dapat digunakan dengan ekstrak daun jambu biji (psidisium guajava l). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan frekuensi diare pada penderita diare dengan menggunakan ekstrak daun jambu biji (psidisium guajava l). Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimental “One Grups Pretest-Posttest Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diare bulan Oktober dan Nopember 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Sibolangit sebanyak 20 orang dan sampel menggunakan total sampel berjumlah 15 orang. Data menggunakan data primer dan sekunder dan dianalisis menggunakan uji T-test pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diare sebelum diberikan intervensi pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) berada pada kategori diare sedang sebesar 60%, sedangkan sesudah diberikan intervensi pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) sebagian besar diare yang di alami responden berada pada kategori ringan sebesar 65%, rata-rata keadaan diare sebelum pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) sebesar 10,50 dengan standar deviasi 1,81 lebih tinggi, sedangkan rata-rata diare sesudah pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) sebesar 6,97 dengan standar deviasi 2,78 dan terdapat perbedaan yang signifikans antara diare sebelum dan sesudah pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) artinya pemberian ekstrak daun jambu biji (Psidisium Guajava L) efektif menurunkan frekuensi diare dengan p-value 0,000 a=0,05.
Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Jantan Putih (Mus musculus) Dengan Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sari, Imelda; Sinaga, Elvipson
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10911

Abstract

Asam urat merupakan peradangan di sendi akibat bertambahnya kadar asam urat dalam darah, karena metabolisme purin dalam tubuh terganggu dan ditandai dengan sendi nyeri. Untuk menurunkan kadar asam urat selain obat farmakologi penggunaan obat tradisional yang menjadi salah satu pilihan adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit jantan putih (mus muscullus). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun dari tanaman salam dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun salam yang masih segar, tidak busuk dan bebas jamur sebanyak 1000 gram. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan dibagi kedalam 5 kelompok masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit dan analisis data dilakukan uji anova one way taraf kepercayaan 95% dan uji LSD. Hasil penelitian adalah ekstrak etanol daun salam dapat menurunkan kadar asam urat pada mencit yang diinduksi aloksan dengan dosis 70 mg, 140 mg dan 280 mg dan dosis 280 mg lebih efektif menurunkan kadar asam urat karena terdapat perbedaan yang bermakna. Sebagai saran dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengukuran yang tepat dan benar hendaknya melakukan prosedur kerja sesuai dengan SOP dengan baik
Penurunan Kadar Gula Darah Pada Mencit Jantan Putih (Mus musculus) Dengan Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Widiya, Weni; Silaban, Roikestina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10912

Abstract

Kadar gula darah merupakan suatu indikator yang dapat menjadi penentu apakah seseorang sehat atau tidak. Jumlah gula darah berhubungan dengan terjadinya penyakit diabetes mellitus. Untuk menurunkan kadar gula darah selain obat farmakologi penggunaan obat tradisional yang menjadi salah satu pilihan adalah daun kersen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak etanol daun kersen (muntingia calabura l.) dapat menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan putih (mus muscullus). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun dari tanaman kersen dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun kersen yang masih segar, tidak busuk dan bebas jamur sebanyak 1000 gram. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan dibagi kedalam 5 kelompok masing-masing terdiri dari 3 ekor mencit dan analisis data dilakukan uji anova one way taraf kepercayaan 95% dan uji LSD. Hasil penelitian adalah ekstrak etanol daun kersen (Muntigua calabula L) dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan dengan dosis 50 mg, 100 mg dan 200 mg dan dosis 200 mg lebih efektif menurunkan kadar glukosa darah karena terdapat perbedaan yang bermakna. Sebagai saran dalam penelitian ini adalah untuk menghasilkan pengukuran yang tepat dan benar hendaknya melakukan prosedur kerja sesuai dengan SOP dengan baik.
Multipleks PCR Konvensional Untuk Mendeteksi Soil Transmitted Helminths (STH) Risti, Sanely; Dalilah, Dalilah; Liberty, Iche Andriyani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10978

Abstract

Soil Transmitted Helminths (STH) merupakan parasit usus yang paling umum menginfeksi manusia dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak negara berkembang, terutama terjadi di daerah sub tropis dan tropis termasuk Indonesia. Cacing STH yang paling umum menginfeksi manusia yaitu Ascaris lumbricoides, Trichiuris trichiura dan cacing tambang, Infeksi ini menyebabkan berbagai dampak, deteksi dini dan akurat sangat penting untuk mendukung program pengendalian dan eliminasi STH yang efektif. Seiring dengan perkembangan teknologi, metode polymerase chain reaction (PCR), khususnya multipleks PCR, mulai menarik perhatian karena dapat mendeteksi DNA beberapa spesies parasit sekaligus dalam satu reaksi. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan hasil penelitian terkait dengan metode Multipleks PCR Konvensional mendeteksi STH dibandingkan metode lain. Metode pada penelitian ini adalah Systematic Review dengan menggunakan metode PRISMA, basis data dicari dan mencakup Pubmed, Cochrane, Science Direct, dan Elsevier Clinicalkey