cover
Contact Name
Harzukil
Contact Email
harzukil@pnl.ac.id
Phone
+628873124433
Journal Mail Official
jurnalvokasi@pnl.ac.id
Editorial Address
P3M Politeknik Negeri Lhokseumawe Jalan Banda Aceh - Medan Km 280,3
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Vokasi
ISSN : 25489410     EISSN : 25484117     DOI : https://doi.org/10.30811
Jurnal Vokasi mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan scope pengabdian bidang teknik dan sosial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 306 Documents
Sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit Berdasarkan Elemen Penilaian MRMIK 9 di RSIA Mutiara Bunda Mandia, Sayati; Oktavia, Dewi; Handayani, Rafika
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8108

Abstract

Akreditasi rumah sakit merupakan salah satu instrumen penting dalam menjamin mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. RSIA Mutiara Bunda Padang sebagai rumah sakit ibu dan anak telah menjalani proses akreditasi namun masih membutuhkan tindak lanjut berupa evaluasi dan perbaikan. Permasalahan yang ditemukan antara lain kurangnya pemahaman petugas terhadap instrumen akreditasi, belum adanya kebijakan tertulis mengenai penggunaan kode diagnosis dan prosedur, serta tidak tersedianya panduan resmi singkatan dan simbol medis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit, dengan tahapan penyampaian materi, diskusi interaktif terkait penerapan elemen penilaian MRMIK 9. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap standar akreditasi, khususnya dalam aspek pengodean diagnosis, prosedur, serta konsistensi penggunaan singkatan baku.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme Sebagai Katalis Ekonomi Sirkular Dalam Mendukung SDGs Fitriani, Henni; Fatmi, Nuraini; Nazaruddin, Nazaruddin; Nazwa, Mas Mudah; Harahap, Ayu Rizkiah
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7784

Abstract

Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan limbah organik menjadi Ecoenzyme telah dilaksanakan bersama LBK Keumalahayati di Desa Blang Cruem, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Program ini merupakan implementasi pengabdian berbasis potensi lokal yang bertujuan mengatasi permasalahan mitra terkait keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan rendahnya kesadaran ekologis dalam pengelolaan limbah rumah tangga. Aktivitas yang dilakukan meliputi Focus Group Discussion (FGD) persiapan, sosialisasi mengenai ecoenzyme dan ekonomi sirkular, workshop praktik pembuatan ecoenzyme, pendampingan fermentasi, serta evaluasi capaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan berada pada kisaran 80–90% yakni tahap sosialisasi, 85% peserta memahami konsep ecoenzyme dan prinsip ekonomi sirkular; workshop mencapai 80% dengan penguasaan keterampilan teknis pembuatan; pendampingan fermentasi berhasil menghasilkan lebih dari 90 botol produk ecoenzyme; serta evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran ekologis dan motivasi kewirausahaan. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ekonomi-sosial masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, memberdayakan perempuan, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.
Penyusunan Laporan Keuangan Sebagai Wujud Pertanggungjawaban Perangkat Desa Meunasah Mesjid Punteut Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe Marjulin, Marjulin; Hilmi, Hilmi; Safrizal, Said Herry; Faisal, Faisal
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8214

Abstract

Gampong Meunasah Mesjid Punteut kecamatan Blang Mangat merupakan gampong  dalam binaan untuk pengabdian Politeknik Negeri Lhokseumawe, dimana gampong tersebut mempunyai kendala dalam membuat laporan pertanggung jawaban dana desa sehingga diperlukan dilakukan pelatihan penyusunan laporan dana yang benar dan tepat sasaran, aparatur gampong Meunasah Mesjid Punteut sangat antusias mengikuti pelatihan menyusun laporan Dana Gampong ini, sehingga hasil pengabdian ini dapat membantu aparatur gampong tersebut. Hasil pelatihan ini diharapkan aparatur gampong tersebut dapat memahami dan juga dapat merinci dan menyusun laporan pertanggung jawaban yang sesuai dengan aturan, sehingga dapat meminimalisir terjadi kesalahan dalam menganalis perkiraan yang sesuai bentuk baku laporan dana desa.
Pelatihan Daur Ulang Limbah Organik Dapur Menjadi Eco Enzyme Multiguna di Lingkungan Desa Ngareanak, Singorojo Kabupaten Kendal Prihantini, Malinda; Windriyati, Yulias Ninik; Rochman, M Fatchur; Wibowo, Danang Novianto; Fresiva, Urva; Heroweti, Junvidya; Ikhsan, Muhammad; Sholehah, I Ana; Mahardika, Muhammad Farel; Najibah, Muna Ulya; Wafa, Nurul
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7870

Abstract

Desa Ngareanak, Singorojo Kabupaten Kendal merupakan salah satu desa yang terletak di dalam area perkebunan yang jauh dari perkotaan. Lokasinya berjarak 28 km dari pusat Kabupaten Kendal dan 35 km dari pusat Kota Semarang. Sebanyak tiga perempat bagian wilayah desa adalah tanah perkebunan milik pemerintah yang terdiri dari ± 43,37% Tanah Perkebunan PTPN IX Merbuh dan ± 30,86% Tanah Perhutani RPH Ngareanak. Warga Desa Ngareanak selama ini membuang sampah organik ke wilayah perkebunan tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan merusak asset pemerintah.  Diperlukan adanya gerakan yang massif dan terstruktur sebagai upaya pengelolaan limbah yang berdayaguna optimal. Pembuatan eco enzyme dapat mengolah sampah organik menjadi larutan yang berdayaguna. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan daur ulang limbah organik dapur menjadi eco enzyme dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Desa Ngareanak, Singorojo Kabupaten Kendal. Kegiatan pengabdian dilakukan menggunakan metode participatory action melalui pendekatan partisipatif berkelanjutan untuk pemberdayaan kelompok masyarakat di Desa Ngareanak. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu penyampaian materi eco enzyme oleh tim dosen sebagai pembicara, pelatihan pembuatan eco enzyme dengan melibatkan masyarakat, dan evaluasi. Sebanyak 20 peserta dibagi menjadi 4 kelompok dengan setiap kelompok didampingi oleh 2 orang fasilitator dari tim pengabdian. Setiap kelompok membuat 1 wadah eco enzyme di dalam galon bekas air mineral.  Hasil pengabdian berupa empat wadah eco enzyme dengan komposisi dan jenis sampah organik yang berbeda untuk setiap kelompok. Keempat wadah eco enzyme tersebut disimpan oleh masing-masing kelompok untuk melalui masa fermentasi selama minimum dua bulan.
Implementasi Teknologi Kecerdasan Artifisial dalam Upaya Peningkatan Proses Pasca Panen Kopi Robusta untuk Mendukung Green Economy dan Sustainability di UPPKS Sejahtera Desa Ngareanak, Singorojo, Kabupaten Kendal Pratama, Fandy Indra; Sunanda, Hairudin Farid; Abiluzzihda, Abiluzzihda; Annanto, Gilar Pandu; Haq, Stivenef Arinal; Jalil, Ahmad Abdul; Shabrina, Ayu; Nurjeha, Ismahani Batrisyia; Rosyida, Salma Putri
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7721

Abstract

Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, merupakan salah satu sentra penghasil kopi robusta di Jawa Tengah dengan produksi mencapai 242,85 ton pada tahun 2019. Namun, tantangan pada proses pasca panen, khususnya dalam sortasi cherry kopi, masih berdampak pada kualitas dan daya saing produk kopi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi robusta melalui optimalisasi proses pasca panen dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk sistem sortasi cherry kopi. Sistem sortir menggunakan algoritma YOLO v8 dikembangkan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan cherry kopi unggulan dan non-unggulan berdasarkan warna dan kondisi visual serta memprediksi kadar kafein secara real-time. Pengujian kadar kafein dan gula sebagai label dataset dilakukan untuk melatih dan mengkalibrasi sistem agar dapat memberikan estimasi komposisi kimiawi kopi secara akurat. Proses fermentasi yang dikontrol juga diaplikasikan untuk menurunkan kadar kafein dan meningkatkan mutu kopi, dan integrasinya dengan sistem sortasi AI menghasilkan produk kopi yang lebih konsisten dan bernilai ekonomi tinggi. Sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat dilakukan secara intensif kepada mitra di UPPKS Sejahtera. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa teknologi sortir berbasis AI mampu meningkatkan efisiensi, konsistensi mutu, dan memberikan nilai tambah pada hasil panen kopi robusta di Desa Ngareanak. Inovasi ini diharapkan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan industri kopi lokal dan kesejahteraan petani
Pemanfaatan TIK Berbasis Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMA Kota Lhokseumawe Zahara, Syarifah Rita; Salahuddin, Salahuddin; Alvina, Sirry; Rosdiana, Rosdiana; Sihombing, Revindo
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8306

Abstract

Program Pemanfaatan TIK Berbasis Video Animasi sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru SMA Negeri 1 Lhokseumawe bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pendidikan. Program ini menanggapi rendahnya literasi digital guru, dengan hanya 32% yang terbiasa menggunakan media digital interaktif dan 10% yang pernah membuat konten pembelajaran sendiri. PKM ini menargetkan dua masalah utama, yaitu kurangnya pengetahuan tentang kegunaan teknologi dalam pembelajaran dan rendahnya kreativitas dalam mengadaptasi teknologi. Kegiatan PKM yang dimulai dari tahap sosialisasi yang dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkenalkan konsep literasi digital, serta potensi media video animasi dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Selanjutnya pada tahap pelatihan menggunakan metode bimbingan teknis (Bimtek) dengan aplikasi Powtoon, diikuti oleh 72 guru dari berbagai bidang studi. Dalam sesi praktik, peserta dilatih membuat video animasi pembelajaran secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan guru menjadi lebih percaya diri dalam merancang media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif, serta mampu menghasilkan produk video animasi yang relevan dengan materi ajar. Produk video animasi karya guru ini tidak hanya digunakan di sekolah mitra, tetapi juga disebarluaskan melalui kanal YouTube sebagai bentuk diseminasi hasil inovasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital guru, penguatan jejaring kolaboratif antarpendidik, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 3, dan 5 Universitas Malikussaleh. Selain itu, kegiatan PKM ini turut mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi di SMA Negeri 1 Lhokseumawe.
Pemberdayaan Masyarakat Gampong Tanjung Selamat melalui Pemanfaatan Jerami Padi menjadi Pupuk Kompos Organik di Aceh Besar Fathanah, Umi; Aprilia, Sri; Rinaldi, Wahyu; Lubis, Mirna Rahmah; Syamsuddin, Yanna; Zuhra, Zuhra; Mulyati, Sri; Yunardi, Yunardi; Suparno, Suparno; Amin, Amri
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8141

Abstract

Limbah jerami padi merupakan hasil samping pertanian yang melimpah di pedesaan dan selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian besar petani di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, masih membakar jerami setelah panen, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan menghilangkan unsur hara penting bagi tanah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Gampong Tanjung Selamat dalam memanfaatkan jerami padi menjadi pupuk kompos organik sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi pembuatan kompos dengan melibatkan 30 mahasiswa KKN dan masyarakat desa. Proses pembuatan kompos dilakukan menggunakan bahan jerami padi, kotoran sapi, sekam, dan dedak dengan penambahan bioaktivator Effective Microorganisms (EM-4) dan molase, kemudian difermentasi selama 21–28 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi pupuk kompos secara mandiri dengan ciri fisik kompos matang, yaitu berwarna gelap, berbau tanah. Pelaksanaan kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah pertanian yang ramah lingkungan, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta membuka peluang usaha kecil berbasis produksi kompos desa. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di bidang pertanian.
Sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit Berdasarkan Elemen Penilaian Lam-KPRS MRMIK 5 Di RSIA Mutiara Bunda Nasution, Nurhasanah; Wahyuni, Annisa
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7795

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk mendorong agar rumah sakit mengutamakan mutu, pelayanan, keselamatan dan perlindungan kepada masyarakat adalah dengan mewajibkan rumah sakit untuk melakukan akreditasi.Pelaksanaan akreditasi harus dilakukan bagi semua fasilitas pelayanan kesehatan. Akreditasi dapat berguna untuk menjamin mutu pelayanan yang baik dan dapat digunakan untuk menjalin keselamatan bagi pasien serta keluarga pasien. akreditasi adalah pengakuan yang diberikan kepada rumah sakit karena telah berupaya meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan. Pengakuan ini diberikan oleh lembaga independen yang bertugas melakukan akreditasi dan sudah memperoleh pengakuan dari Menteri Kesehatan. Lembaga independen yang bertugas melakukan akreditasi terhadap rumah sakit di Indonesia adalah Komisi Akreditasi Rumah sakit (KARS) dan beberapa lembaga akreditasi mandiri salah satunya Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). RSIA Mutiara Bunda adalah rumah sakit swasta, yang merupakan rumah sakit ibu dan anak pengembangan dari RSB Mutiara Bunda. RSIA Mutiara Bunda merupakan rumah sakit tingkat paripurna dengan rata-rata kunjungan rawat inap 220 orang perbulannya. RSIA Mutiara telah melaksanakan akreditasi rumah sakit pada tahun 2023, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terkait hasil akreditasi yang telah dilaksanakan. Berdasarkan hal tersebut maka penting dilakukan kegiatan sosialisasi terrkait akreditasi berdasarkan elemen penilaian LAM-KPRS. Metode pelaksanaan berupa pemberian sosialisasi terkait elemen penilaian akreditasi khususnya MRMIK 5. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 4 Juli 2025 di RSIA Mutiara Bunda. Kegiatan ini berlangsung dengan baik, dilihat dari peserta yang antusias dan aktif selama kegiatan PkM. Kegiatan PkM diikuti oleh 15 orang peserta yang terdiri dari Tim PKM, petugas rekam medis, perawat dan petugas rumah sakit. Beberapa saran dan masukan yang diberikan tim pengabdi ke pihak mitra diantaranya membuat regulasi atas hal-hal yang perlu seperti aturan monitoring evaluasi kegiatan di unit rekam medis
Optimalisasi Kreativitas Ibu PKK Melalui Pelatihan Ecoprint Ramah Lingkungan Pada Desa Bung Daroh Mardhiah, Ainal; Marliliani, Marliliani; Wardani, Sari; Meliyana, Meliyana
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7644

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan kreativitas Ibu PKK melalui pelatihan teknik ecoprint ramah lingkungan di Desa Bung Daroh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar. Potensi vegetasi lokal yang melimpah belum dimanfaatkan secara produktif, sementara keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, masih terbatas. Pelatihan ecoprint diberikan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan alami seperti daun dan bunga menjadi produk bernilai jual, seperti totebag kain. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, evaluasi hasil karya, serta monitoring pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta mampu menghasilkan produk ecoprint berkualitas. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan mendorong ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Pelatihan ecoprint terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Krisus Carica Papaya: Katalisator Kreativitas Ibu Rumah Tangga Untuk Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan Dalam Mendukung Pencapaian SDGs Fakhrah, Fakhrah; Fitriani, Henni; Unaida, Ratna; Nufus, Hayatun; Yanti, Selly; Jumiati, Jumiati
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.7756

Abstract

Kegiatan pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan pepaya muda menjadi KRISUS: Carica Papaya telah dilaksanakan di Desa Paloh Gadeng Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Program ini merupakan salah satu implementasi pengabdian berbasis potensi lokal yang bertujuan mengatasi permasalahan mitra terkait keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam diversifikasi pangan serta rendahnya nilai jual pepaya muda. Aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi diversifikasi pangan lokal, workshop pengolahan pepaya menjadi keripik usus, pendampingan praktik produksi, serta evaluasi kewirausahaan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan kegiatan berada pada kisaran 85–95%. Pada tahap sosialisasi, 95% peserta memahami konsep diversifikasi pangan lokal dan inovasi KRISUS; workshop mencapai 85% dengan penguasaan keterampilan teknis; pendampingan praktik 87% dengan keberhasilan menghasilkan produk KRISUS siap konsumsi; serta evaluasi 87% menunjukkan peningkatan kesadaran kewirausahaan dan komitmen memulai usaha mandiri. Dapat disimpulkan bahwa program KRISUS Carica Papaya efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kewirausahaan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga berbasis potensi lokal.