cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
LITERATUR REVIEW : KARAKTERISTIK SISTITIS PADA PASIEN DEWASA Resha Febriansyah, M.; Nulanda, Mona; Widyaningrum, Widyaningrum
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34892

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang umum terjadi di rumah sakit berdampak tingginya angka morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Infeksi saluran kemih tergantung banyak faktor; seperti usia, gender, prevalensi bakteriuria, dan faktor predisposisi yang menyebabkan perubahan struktur saluran kemih termasuk ginjal. Menurut perkiraan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, jumlah penderita ISK di Indonesia adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk pertahunnya atau sekitar 180.000 kasus baru per tahun. ISK terbagi menjadi ISK atas (pielonefritis) dan ISK bawah (sistitis). ISK bawah yaitu urethritis, sistitis, epididymis, prostatitis. ISK bawah adalah inflamasi kandung kemih yang paling sering disebabkan oleh infeksi asenden dari uretra. Penyebab lainnya adalah aliran balik urine dari uretra ke dalam kandung kemih (refluks uretrovesical). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sistitis pada pasien dewasa. Literature review ini menggunakan literatur terbitan tahun 2019-2024 yang dapat diakses full. Dari beberapa jurnal yang telah dibahas, persentase pasien dengan sistitis menunjukkan perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Untuk penyakit penyerta yang diderita pasien didapatkan diabetes melitus merupakan penyakit penyerta terbanyak pada pasien sistitis diikuti dengan hipertensi dan penyakit jantung koroner sebagai penyakit penyerta terbanyak. Untuk Bakteri penyebab yang paling banyak adalah Escherichia coli. Dalam pemilihan antibiotik dalam pengobatan sistitis sendiri didapatkan antibiotik yang paling banyak digunakan adalah Trimethoprim, diikuti dengan nitrofurantoin.
ANALISIS STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM) DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD Suryandartiwi, Wiwik; Firdaus, Muhammad; Mutiara, Sherly; Yuliana, Anastasya Shinta; Fitrah, Aldo Destu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34909

Abstract

MSDM rumah sakit merupakan suatu sistem yang memerlukan perhatian khusus agar dapat seefektif dan seefesian mungkin dalam mengatur tenaga SDM sehingga SDM yang berkualitas berpengaruh dalam meningkatnya kinerja tenaga rekam medis di rumah sakit salah satunya RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Strategi MSDM dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Rekam Medis di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, dengan menggunakan variabel Man, Money, Material, Methods, Machine. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Informan penelitian ini berjumlah 6 orang dengan informan utama tenaga rekam medis dengan kode (U1, U2, U3), kemudian informan pendukung kepala isntalasi rekam medis dengan kode (P1), pelaksanaan adm rekam medis (P2), dan sub koordinator adm pegawai (P3) dan penelitian ini menggunakan model Content Analysis (Analisis Isi). Penelitian ini dilakukan pada 15 Mei – 15 Juli 2024 di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Hasil penelitian didapatkan bahwa masih kurangnya tenaga rekam medis, tenaga rekam medis sudah memiliki pengalaman yang cukup, tidak adanya pelatihan yang diberikan sebelum terjun kelapangan, tidak ada pemberian reward, tidak terpajang SOP rekam medis, tenaga rekam medis sudah bekerja sesaui dengan SOP, tidak dilakukan pemeliharaan mesin secara berkala. Dapat disimpulkan bahwa Strategi MSDM dalam meningkatkan kineja tenaga rekam medis belum sepenuhnya optimal. Disarankan perlu adanya penambahan tenaga rekam medis, diberikan pelatihan sebelum terjun kelapangan, diberikannya reward, dipajangnya SOP terkait rekam medis, dilakukannya pemeliharaan mesin secara berkala.  
PENGARUH TEMEPHOS DAN LAMDASIHALOTRIN TERHADAP STATUS RESISTENSI VEKTOR AEDES SP. DI WILAYAH BUFFER PELABUHAN GRESIK Risnita, Nellis Eka; Inayah, Zufra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34924

Abstract

Penentuan status resistensi vektor pembawa penyakit digunakan untuk menyusun strategi pengendalian. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh temephos dan lamdasihalotrin terhadap status resistensi vektor Aedes sp. Penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu post-test only, with control group design memakai 4 perlakuan 1 kontrol. Populasi penelitian yaitu jentik di wilayah buffer BBKK Surabaya Wilayah Kerja Gresik diambil dari survei jentik serta nyamuk dewasa hasil pemeliharaan, dengan sampel jentik serta nyamuk dewasa Aedes sp. dengan jumlah sampel uji 125 jentik dan 125 ekor nyamuk. Status resistensi vektor Aedes sp. sebagai variabel dependen dan vektor Aedes sp. yang terpajan temephos dan lamdasihalotrin sebagai variabel independen. Instrumen menggunakan kuesioner Permenaker No. 5 Tahun 2018 dan kuesioner riwayat kecelakaan kerja selama satu tahun terakhir. Analisis data menggunakan formula atau rumus Abbott. Hasil penelitian spesies Aedes aegypti 896 ekor dari lokasi kontainer indoor dan outdoor, 125 jentik untuk uji kerentanan jentik, dan 771 ekor dibiakkan sebagai nyamuk uji. Nyamuk Aedes aegypti betina sebagai nyamuk uji 125 ekor dari 311, diberi makan larutan gula, setelah berusia 3-5 hari dilaksanakan uji resistensi. Status resistensi jentik terhadap themepos 1% dalam kriteria rentan. Status resistensi nyamuk terhadap lamdasihalotrin dalam kriteria rentan. Diskusi diperlukan implementasi pengendalian vektor terpadu bertujuan guna memutus mata rantai penyebaran penyakit Aedes aegypty.
THE IMPACT OF PREMATURE DISCONTINUATION OF ANTIVIRAL THERAPY IN CHRONIC HEPATITIS B : A CASE REPORT Setyaningrum, Oktavia; Tri Rustamadji, Albert
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34926

Abstract

Infeksi virus hepatitis B (HBV) kronis menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang besar, yang berpotensi menyebabkan sirosis dan karsinoma hepatoseluler (HCC). Terapi antivirus yang efektif telah meningkatkan prognosis pasien, tetapi menghentikan pengobatan dapat mengakibatkan hasil yang merugikan. Seorang pria berusia 61 tahun dengan riwayat hepatitis B menghentikan terapi antivirus, yang menyebabkan penyakit kuning yang memburuk, nyeri perut, dan gejala lainnya. Pemeriksaan mengungkapkan disfungsi hati yang signifikan. Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global. Analog nukleosida (NA) jangka panjang sangat penting untuk mengelola HBV. Penghentian NA sebelum waktunya dapat menyebabkan kekambuhan virologis dan klinis, yang memerlukan kepatuhan ketat terhadap pengobatan dan pemantauan berkelanjutan. Kasus ini menggarisbawahi pentingnya mematuhi terapi antivirus dan menyoroti perlunya pemantauan pasien yang waspada untuk mencegah penurunan kesehatan yang parah.
HUBUNGAN KOMPETENSI DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM ‘AISYIYAH SITI FATIMAH TULANGAN TAHUN 2024 Walidah, Hanun; Sugiyarti, Anis Tri; Gusti, Titis Eka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34927

Abstract

Permasalahan yang muncul adalah adanya kesenjangan antara tingkat kompetensi yang dimiliki perawat dengan kualitas kinerja yang diharapkan oleh rumah sakit. Ketidaksesuaian ini dapat berdampak pada efisiensi pelayanan, kepuasan pasien, dan secara keseluruhan, kualitas perawatan yang diberikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana kompetensi dan kinerja perawat berkorelasi. Penelitian ini adalah analitik kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah  total sampling dengan menggunakan instrumen lembar kuisoner. Populasi dalam penelitian ini seluruh pegawai perawat yang mencakup 7 perawat irna bayi, 11 perawat ranap I, 8 perawat ranap II, 10 perawat IGD, 4 perawat rawat jalan, 1 perawat poli mata, 1 perawat poli gigi. Analisis statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapat kompetensi perawat dengan kriteria baik sebanyak 21 petugas (50%) dan kinerja dengan kriteria baik sebanyak 22 petugas (52,4%). Hasil analisi menggunakan uji chi square menggunakan continvity conelation diperoleh p value = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan kompetensi perawat dengan kinerja perawat di RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan Tahun 2024.Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan di sarankan untuk meningkatkan kemampuan perawatnya terutama dalam hal pengetahuan dan sikap dengan memanfaatkan model kompetensi yang di tentukan dalam pengembangan sumber daya manusia seperti  rekrutmen, evaluasi hasil kerja serta pelatihan dan keterampilan.
ADVANCEMENTS IN REGENERATIVE THERAPIES FOR LUMBAR DISCOGENIC PAIN : THEORETICAL REVIEW OF STEM CELL THERAPY AND GENE THERAPY Aurellia, Aurellia; Sim, Alfred Sutrisno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34928

Abstract

Nyeri diskogenik lumbal yang diakibatkan oleh degenerasi diskus intervertebralis merupakan kondisi yang umum dan melemahkan yang berdampak signifikan pada kualitas hidup pasien dan membebani sistem perawatan kesehatan. Perawatan tradisional sering kali gagal mengatasi patologi yang mendasarinya, sehingga mendorong peningkatan minat pada terapi regeneratif seperti terapi sel punca, biologik, dan terapi gen, yang bertujuan untuk memulihkan fungsi diskus dan memberikan kelegaan yang bertahan lama. Tinjauan pustaka dilakukan menggunakan PubMed, MEDLINE, dan Embase, dengan fokus pada studi dari 10 tahun terakhir. Kata kunci meliputi "regenerasi diskus intervertebralis," "terapi sel punca," dan "terapi gen." Studi dipilih berdasarkan relevansi dan kualitas metodologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi sel punca menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan regenerasi diskus melalui diferensiasi seluler dan sekresi faktor pertumbuhan. Terapi gen menawarkan perbaikan diskus yang terarah tetapi menghadapi kendala terkait sistem pemberian dan keamanan. Terapi regeneratif berpotensi mengubah manajemen nyeri diskogenik lumbal dengan mengatasi akar penyebabnya daripada gejalanya. Namun, tantangan etika, regulasi, dan teknis harus diatasi. Penelitian lebih lanjut, termasuk uji coba jangka panjang dan multipusat, sangat penting untuk memvalidasi manfaat klinisnya.
DIETARY INTAKE AND GREENHOUSE GAS EMISSION IMPACT IN INDONESIA : A LITERATURE REVIEW Bafani, Unun; Faza, Farah; Fikha, Idri Iqra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34936

Abstract

Meningkatnya suhu global akibat degradasi lingkungan menjadi perhatian utama. Emisi gas rumah kaca (GRK), sebagian berasal dari konsumsi makanan manusia, memberikan kontribusi yang signifikan. Tinjauan ini secara sistematis mengidentifikasi studi di Indonesia yang meneliti hubungan antara konsumsi makanan dan dampak lingkungan, terutama GRK. Penelitian dari Science Direct dan Pubmed antara tahun 2002 dan 2022 dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsumsi makanan berbasis hewani dan olahan, dengan asupan makanan berserat tinggi yang rendah. Tingkat konsumsi saat ini sedikit melebihi target global, kemungkinan karena peningkatan konsumsi kelompok makanan dengan emisi GRK yang lebih tinggi. Transformasi pola makan, termasuk pilihan makanan dan jumlahnya, memainkan peran penting. Pergeseran ke arah makanan berbasis hewani dan olahan, ditambah dengan asupan makanan berserat tinggi yang terus-menerus rendah, berdampak pada lingkungan. Mengonsumsi makanan beragam dalam porsi yang dianjurkan sangat penting untuk meminimalkan GRK dari konsumsi makanan
LAPORAN KASUS : TAP (TRANSVERSUS ABDOMINIS PLANE) BLOCK SEBAGAI MANAJEMEN NYERI POST OPERASI PADA PASIEN YANG MENJALANI SEKSIO SESAREA Adinda Putri, Tasya; Harahap, Muhammad Wirawan; Jaya, Gede Indra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34952

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan prosedur pembedahan yang banyak dilakukan di seluruh dunia, dengan sekitar 20% wanita saat ini menjalani metode persalinan ini. Transversus abdominis plane block (TAP blok) sebagai blok saraf perifer memberikan analgesia pada area dinding abdomen. TAP blok cukup aman dan efektif untuk menghasilkan efek analgesia pada dinding abdomen yang dipersarafi cabang saraf setinggi T6-L1. Blok dilakukan dengan memasukkan regimen anestesi lokal pada fascia plana diantara muskulus transversus abdominis dan muskulus internal oblique secara blind atau dengan dipandu ultrasound. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain case control. G1P0A0 Gravid 41 minggu 5 hari belum inpartu + fetal hidrosefalus + calon akseptor AKDR. Dilakukan operasi seksio sesarea transperitoneal profunda + insersi Alat Kontrasepsi Dalam Rahim selama 1 jam 45 menit, perdarahan 300 mL. Post operasi pasien nafas spontan adekuat, hemodinamik stabil, pasien sadar baik dan pasien dipindahkan ke PACU. Tatalaksana TAP (Transversus abdominis plane) Blok ( Bupivacain isobarik 0,25% 50 mg bilateral, total 100mg, tidak melebihi dosis toksis 150mg), Parasetamol 1 gram/6 jam/IV, Metamizole 1 gram/8 jam/IV. TAP Blok sebagai bagian dari multimodal analgesia memberikan analgesia yang aman dan efektif pada pasien yang menjalani presedur Sectio caesarea karena dapat menurunkan penggunaan opioid, mempercepat waktu mobilisasi dan mengurangi hari rawat inap sama dengan pasien normal
KEBIJAKAN ALUR MEJA VAKSINASI COVID 19 :STUDI KUALITATIF PADA VAKSINATOR POLRI DI BIDDOKKES POLDA SUMUT TAHUN 2023 Yusuf Fahma Razi, Dede; Nababan, Donal; M. Siregar, Laura; Hakim, Lukman; Bancin, Dewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34956

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah dengan menggali lebih dalam tentang berbagai aspek yang terkait dengan kebijakan alur meja vaksinasi Covid-19 di Biddokkes Polda Sumut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi, meliputi perpanjangan waktu pengumpulan data, triangulasi sumber informasi, dan triangulasi metode pengumpulan data. Informan dalam penelitian ini adalah petugas vaksinator di Biddokkes, unsur pimpinan Biddokkes, serta masyarakat yang terlibat dalam proses vaksinasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Miles dan Hubberman yang melibatkan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi dari alur lima meja yang diterapkan oleh Biddokkes Polda Sumut yang terdiri dari pendaftaran, pemeriksaan fisik, skrining, penyuntikan, dan observasi memiliki dampak yang signifikan. Modifikasi ini terbukti mampu mengurangi dari risiko, memastikan keamanan pasien, meningkatkan efisiensi dari proses vaksinasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi tersebut. Keberhasilan alur vaksinasi ini juga tidak terlepas dari dukungan tokoh masyarakat dan pihak Polsek yang aktif mengedukasi serta meyakinkan masyarakat mengenai kemudahan dan manfaat vaksinasi Covid-19. Mereka berperan sebagai garda terdepan dalam mengatasi keraguan dan ketakutan masyarakat terhadap vaksinasi, sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan keberhasilan yang dicapai, sistem pelayanan lima meja ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi instansi kesehatan lainnya. Implementasi alur yang terstruktur dan didukung oleh kolaborasi berbagai pihak dapat memastikan bahwa program vaksinasi berjalan efektif dan efisien, serta memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik vaksinasi di berbagai instansi kesehatan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan menggali lebih dalam tentang berbagai aspek yang terkait dengan kebijakan alur meja vaksinasi Covid-19 di Biddokkes Polda Sumut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan peneliti bertindak sebagai instrumen utama. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi, meliputi perpanjangan waktu pengumpulan data, triangulasi sumber informasi, dan triangulasi metode pengumpulan data. Informan dalam penelitian ini adalah petugas vaksinator di Biddokkes, unsur pimpinan Biddokkes, serta masyarakat yang terlibat dalam proses vaksinasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Miles dan Hubberman yang melibatkan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi dari alur lima meja yang diterapkan oleh Biddokkes Polda Sumut yang terdiri dari pendaftaran, pemeriksaan fisik, skrining, penyuntikan, dan observasi memiliki dampak yang signifikan. Modifikasi ini terbukti mampu mengurangi dari risiko, memastikan keamanan pasien, meningkatkan efisiensi dari proses vaksinasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi tersebut. Keberhasilan alur vaksinasi ini juga tidak terlepas dari dukungan tokoh masyarakat dan pihak Polsek yang aktif mengedukasi serta meyakinkan masyarakat mengenai kemudahan dan manfaat vaksinasi Covid-19. Mereka berperan sebagai garda terdepan dalam mengatasi keraguan dan ketakutan masyarakat terhadap vaksinasi, sehingga meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan keberhasilan yang dicapai, sistem pelayanan lima meja ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi instansi kesehatan lainnya. Implementasi alur yang terstruktur dan didukung oleh kolaborasi berbagai pihak dapat memastikan bahwa program vaksinasi berjalan efektif dan efisien, serta memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik vaksinasi di berbagai instansi kesehatan di Indonesia.
KARAKTERISTIK PASIEN KONJUNGTIVITIS RUMAH SAKIT MATA MAKASSAR PERIODE JANUARI – DESEMBER 2023 Amaliah M, A. Alya; Maharani, Ratih Natasha; Sodiqah, Yani; Rahmah Akib, Marliyanti Nur; Aulia, Nur; Hastiah, Hastiah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34960

Abstract

Konjungtivitis adalah peradangan konjungtiva, yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, termasuk virus, bakteri, jamur, serta alergi dan iritasi kimia. Konjungtivitis pada wanita cenderung lebih tinggi dibandingkan pria, seperti yang ditemukan dalam beberapa studi terbaru. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk paparan yang lebih sering terhadap agen infeksius (seperti virus) dalam lingkungan rumah tangga dan pekerjaan, terutama di kalangan wanita dewasa yang terlibat dalam pengasuhan anak. Selain itu, wanita lebih sering mengalami bentuk konjungtivitis alergi, yang mungkin terkait dengan respons imun yang berbeda dibandingkan pria. Secara garis besar konjungtivitis jarang menyebabkan kebutaan atau gangguan struktural mata lainnya, tetapi perlu diperhatikan bahwa konjungtivitis sangat menular terutama konjungtivitis viral sehingga penderita harus memiliki kewaspadaan yang tinggi untuk tidak menyebarkan penyakit kepada orang lain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pasien konjungtivitis di Rumah Sakit Mata Makassar pada periode Januari hingga Desember 2023. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Sampel penelitian ini sebanyak 118 subjek. Penelitian menunjukkan bahwa konjungtivitis paling sering terjadi pada kelompok usia 18-45 tahun (35,6%), Jenis kelamin perempuan (60,2%), etiologi konjungtivitis alergi (39%), Tatalaksana terbanyak untuk konjungtivitis alergi adalah artificial tears. Pada penelitian konjungtivitis yang paling banyak ditemukan sampel pada kelompok usia produktif (18-65 tahun). Sampel perempuan lebih banyak ditemukan menderita konjungtivitis dibandingkan laki – laki. Alergi adalah etiologi dari konjungtivitis yang paling sering ditemukan