cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL PAKKAT (CALAMUS CAESIUS BLUME) DAN BIJI PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP BAKTERI PADA IKAN SALAI DI DAERAH ROKAN HULU Sitepu, Bintang Darma M; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Mutia, Maya Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34457

Abstract

Pakkat atau juga dapat di sebut Rotan Muda merupakan makanan khas suku maindailing. Hasil skrining fitokimia dari tumbuhan pakkat ini menunjukan bahwa terdapat golongan senyawa trepenoid, saponin, flavonoida dan tannin yang termasuk golongan metabolik sekunder. Tanaman pala pada bagian biji, daging, buah dan kulit telah banyak dimanfaatkan sebagai antibakteri, Biji buah pala (Myristica Fragrans Houtt) mengandung minyak atsiri, saponin, terpenoid, flavonoid, yang diketahui berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas ekstrak pakkat dan biji pala terhadap Bakteri yang terdapat pada ikan salai. Jenis Jenis penelitian yang di gunakan adalah eksperimen. Penelitian ini dilakukan di Laboraterium Basic Science Universitas Prima Indonesia pada bulan Maret 2024 sampai bulan Juni 2024. Populasi ikan salai dengan berat 10-30 gram. Ekstrak Pakkat ada 5 kelompok yaitu K-, K+ amoxixilin dan ciprofloxacin, ekstrak pakkat 12,5%, 25% dan 50% dan ekstrak biji pala 12,5%, 25% dan 50%. Analisa data menggunakan uji kruskall-wallis. Hasil uji statistik Kruskal Wallis menunjukkan zona hambat pada ekstrak biji pala dengan nilai rata rata paling tinggi di konsentrasi 50% yaitu 8,05 mm dalam kategori sedang, tetapi tidak efektif untuk di jadikan sebagai antibakteri karena belum masuk kategori zona hambat kuat atau sangat kuat. tidak terdapat zona hambat ekstrak pakkat dan biji pala terhadap Shigella dan S-Aureus (p>0,05), tidak terdapat efektivitas ekstrak pakkat dan biji pala terhadap bakteri pada ikan salai dan tidak ditemukan dosis yang efektif terhadap pemberian ekstrak pakkat pada ikan salai.
GAMBARAN PENGETAHUAN, POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK PADA ANGGOTA KELUARGA YANG BERISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 (STUDI KASUS PUSKESMAS OESAPA) TAHUN 2023 Natonis, Sara Aprilia; Ndoen, Honey Ivon; Wahyuni, Maria Magdalena Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34483

Abstract

Kota Kupang memiliki kasus Diabetes Mellitus tertinggi di NTT, dengan Kecamatan Kelapa Lima di wilayah kerja Puskesmas Oesapa menempati urutan pertama. Pada Januari-Agustus 2023, terdapat 394 kasus Diabetes Mellitus, terdiri dari 77 kasus Tipe I dan 317 kasus Tipe II. Penelitian ini berfokus pada anggota keluarga yang berisiko terkena Diabetes Mellitus Tipe II, yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat. Tujuannya adalah menggambarkan pengetahuan, pola makan, dan aktivitas fisik pada kelompok berisiko di wilayah kerja Puskesmas Oesapa tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah anggota keluarga yang merupakan kelompok berisiko Diabetes Mellitus Tipe II sejumlah 294 orang dan sampel penelitian adalah 153 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat serta tabel silang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kelompok berisiko tergolong cukup (76,5%), pola makan baik (54,2%), dan aktivitas fisik intensitas sedang (62,1%). Hal tersebut tak terlepas karakteristik responden itu sendiri seperti umur, jenis kelamin dan pendidikan yang dimiliki oleh kelompok beresiko Diabetes Mellitus Tipe II. Diharapkan pihak Puskesmas Oesapa dapat melakukan promosi kesehatan pada kelompok berisiko Diabetes Mellitus, mengingat penyakit ini merupakan penyakit keturunan sehingga bisa dilakukan pencegahan dini kasus Diabetes Mellitus yang berasal dari kelompok berisiko. Selain itu, diharapakan anggota keluarga yang berisiko dapat menerapkan pola hidup yang sehat, seperti mengurangi mengomsumsi gula dan meningkatkan konsumsi buah-buahan.
STRATEGI PENINGKATAN CAKUPAN SKRINING FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2024 Sari, Risna Puspita; Yunita, Jasrida; Kiswanto, Kiswanto; Syafrani, Syafrani; Hanafi, Ahmad; Asmarwiati, Septien
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34527

Abstract

Upaya pencegahan dan penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui skrining faktor resiko PTM merupakan salah satu indikator keberhasilan program kesehatan dan masuk dalam SPM Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu yang harus dicapai. Penelitian bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024. Lokasi penelitian di Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu. Waktu penelitian pada bulan Maret-Juli 2024. Adapun yang menjadi informan sebanyak 16 informan. Uji validitas penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi data dan triangulasi metode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data kualitatif dilakukan melalui analisis tematik. Perumusan strategi dilakukan dengan analisis SWOT melalui tahap input stage yaitu Internal factor (IF) dan External Factor (EF), Matching stage yaitu SWOT matrix serta Decision Stage yaitu QSPM matrix. Hasil penelitian berdasarkan analisis SWOT, posisi strategi peningkatan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular di Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2024 berada di titik (0,875 ; 1,35) terletak di Kuadran I (S-O). Hasil matrik QSPM menunjukkan skor tertinggi berada pada strategi kolaborasi dengan faskes swasta melalui Instruksi Bupati Rokan Hulu Nomor 3 Tahun 2019 dan dukungan Kepala Dinas Kesehatan dengan skor 4,305. Kolaborasi lintas sektor, yang didukung oleh kebijakan yang jelas dan komitmen dari pimpinan daerah, merupakan faktor penting dalam meningkatkan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular.
ANALISIS HUBUNGAN SISTEM PENDAFTARAN RAWAT JALAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL TAHUN 2024 Dani, Eni; Rochadi, Kintoko; Anita, Surya; Tarigan, Frida Lina Br; Ketaren, Otniel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34529

Abstract

Pendaftaran rawat jalan merupakan tahap awal yang penting dalam pelayanan rumah sakit karena berdampak pada pengalaman pasien, terutama pengguna BPJS. Proses pendaftaran yang lambat atau kurang efisien dapat menyebabkan ketidakpuasan pasien dan menurunkan kualitas layanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sistem pendaftaran rawat jalan terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS di Murni Teguh Memorial Hospital. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini  dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Desember 2024. Sampel yang diambil menggunakan accidental sampling dengan jumlah 83 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menilai sistem pendaftaran rawat jalan sudah baik, terutama dalam aspek reliabilitas (81%), integrasi (80%), dan aksesibilitas (76%). Sementara itu, kepuasan pasien juga tinggi, terutama dalam aspek konten (78%), akurasi (77%), dan format (75%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas sistem pendaftaran dengan kepuasan pasien pengguna BPJS (p-value < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem pendaftaran rawat jalan di Murni Teguh Memorial Hospital memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS. Aspek reliabilitas dan integrasi merupakan faktor yang paling berpengaruh. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan aksesibilitas dan waktu respons guna mengoptimalkan pengalaman pasien pengguna BPJS.
INOVASI POJOK ROKOK BAMBU UNTUK MENGURANGI RISIKO HIPERTENSI DI DESA PADANG TUALANG, LANGKAT Syafitri Sagala, Shinny; Mahpuja Dasopang, Lailatul; Dwi Fitria, Adinda; Salwa, Fadillah; Khairani, Khovifah; Rahmawati, Nurul; Susilawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34548

Abstract

Merokok dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti Hipertensi dikarenakan akibat bahan kimia nikotin yang terkandung dalam rokok. Hal ini, dapat merusak lapisan  dinding arteri dan menyebabkan aterosklerosis. Nikotin merangsang sistem saraf simpatik, meningkatkan fungsi jantung, dan menyempitkan pembuluh darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah kesehatan utama yang dihadapi  masyarakat  Desa Padang Tuaran dan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap prevalensinya. Metode penelitian ini kualitatif dengan FGD (Focus Group Discussion) mengindentifikasi masalah, tahap  intervensi kedua, dan tahap akhir mengevaluasi intervensi yang dilaksanakan. Studi tersebut menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat seperti merokok dan pola makan yang buruk berkontribusi terhadap tingginya angka hipertensi di desa tersebut. Sebagai langkah intervensi, rencana pemasangan pojok tembakau dengan asbak bambu bertujuan untuk mengurangi dampak merokok di  rumah dan melindungi  keluarga, terutama anak-anak. Kami juga memberikan edukasi  pencegahan darah tinggi untuk meningkatkan kesadaran  akan pentingnya  hidup sehat. Hasil dari survey di Desa Padang Tualang berhasil mengidentifikasi hipertensi sebagai masalah kesehatan utama yang dihadapi oleh masyarakat. Sebagai langkah solusi, diadakan rembuk desa yang menghasilkan rencana pembuatan Pojok Rokok dengan asbak dari bambu
INFORMASI CITRA MRI KNEE JOINT KASUS RUPTURE ACL SEKUEN PD FATSAT DAN DIXON Masus, Gresaldy Mayori Permata; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Sugiartha, I Putu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34557

Abstract

Rupture Anterior Cruciate Ligament adalah kondisi dimana ligament pada sendi lutut mengalami robek, yang dapat disebabkan oleh trauma. Untuk mengoptimalkan anatomi dan patologi maka diperlukan teknik fat saturation untuk mensupresi lemak dan cairan. Penggunaan Dixon relatif lebih lama tetapi dapat menghasilkan empat citra sekaligus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan informasi citra pada pemeriksaan MRI Knee Joint potongan sagital pada kasus Rupture Anterior Cruciate Ligament (ACL) dengan sekuen Proton Density FatSat dan Proton Density Dixon sekaligus mengetahui manakah yang lebih baik diantara kedua teknik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental yang menggunakan data prospektif yang  bertujuan untuk mengetahui perbedaan informasi citra Proton Density FatSat dan Proton Density Dixon pemeriksaan MRI Knee Joint potongan sagital. Penelitian ini menerapkan total sampling, dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 10 pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan informasi citra antara sekuen Proton Density FatSat dan Proton Density Dixon pada pemeriksaan Knee Joint potongan sagital dengan nilai p-value ?(?0,05) dengan nilai mean rank pada sekuen Proton Density FatSat (70,50) dengan nilai p-value (<0,001) dan nilai mean rank pada sekuen Proton Density Dixon (0) dengan nilai p-value (000). Pada anatomi Anterior Cruciate Ligament dengan nilai p-value (0,002) dan anatomi Posterior Cruciate Ligament dengan nilai p-value (0,002). Sekuen Proton Density FatSat lebih bagus dalam menunjukkan informasi anatomi pada pemeriksaan MRI Knee Joint Potongan Sagital dibandingkan dengan sekuen Proton Density Dixon, karena penekanan lemak yang lebih homogen pada anatomi Anterior Cruciate Ligament dan Posterior Cruciate Ligament
KARAKTERISTIK PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI RUMAH SAKIT IBNU SINA TAHUN 2019-2024 Astarifa, Dina; Sam, Andi Dhedie Prasatia; Amba, Erick Gameliel; Hasan, Hasan; Putra, Fadil Mula
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34572

Abstract

Gout Arthritis merupakan gangguan/penyakit dimana terjadi peradangan sendi akibat penumpukan asam urat yang berlebihan. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) (2013), Arthritis gout menduduki urutan kedua terbesar setelah penyakit Osteoarthritis di Indonesia. Untuk mengetahui karakteristik pasien Gout Arthritis di Rumah Sakit Ibnu Sina. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif dengan desain sample survey menggunakan data Rekam medik. Berdasarkan karakteristik usia terlihat bahwa responden masa manula atau usia 65 tahun keatas memiliki jumlah terbanyak yaitu 10 orang dengan presentase sebesar 33%, dan jumlah terkecil pada masa dewasa awal yaitu 2 orang dengan presentase 7%. Berdasarkan karakteristik IMT terlihat bahwa responden terbanyak adalah responden dengan IMT yang normal lsebanyak 15 orang dengan presentase sebesar 50% dan IMT terendah pada responden dengan IMT Obesitas 2 sebanyak 2 orang dengan presentase sebesar 7%. Berdasarkan karakteristik jenis kelamin, responden laki-laki adalah yang terbanyak berjumlah 28 orang dengan presentase sebesar 93%. Sedangkan responden perempuan yaitu sebanyak 2 orang dengan presentasi hanya sebesar 7%. Berdasarkan karakteristik kadar asam urat terlihat bahwa responden dengan kadar asam urat yang normal dan meningkat adalah sama, yaitu sebanyak masing-masing 15 orang dengan presentase sebesar 50%. Penderita Gout Arthritis paling banyak terkena pada usia manula atau >65 tahun, lebih dominan pada pria dengan jumlah 28 orang (93%), dan terbanyak pada pasien-pasien yang memiliki IMT kategori normal dengan rentang nilai 18.6 – 22.9 kg/m2 dengan jumlah 15 orang (50%), serta tidak selalu terjadi peningkatan kadar asam urat pada pasien-pasien Gout Arthritis di RS Ibnu Sina karena didapatkan hasil kadar asam urat normal dan meningkat jumlahnya sama, masing-masing 15 orang (50%).
GAMBARAN FOTO TORAKS PADA ORANG TUA (45-65) YANG MENGALAMI PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE II (2022-2023 Napitupulu, Tri Krisna Parluhutan; Nasution, Ikhwanul Hakim; Pulungan, Icha Yulianti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34608

Abstract

Penelitian ini berjudul gambaran foto toraks pada orang tua (45-65) yang mengalami penyakit diabetes melitus tipe II. Diabetes melitus adalah salah satu gangguan metabolism yang tidak dapat menghasilkan insulin yang banyak, dikarenakan kenaikan kadar glukosa dalam darah. Foto toraks menjadi salah satu pemeriksaan yang sering digunakan dalam dunia medis, dimana gambar tersebut digunakan untuk melihat dan dievaluasi oleh tim medis terhadap kondisi organ pada tubuh pasien tersebut. Pada penelitian ini ditemukan adanya pemeriksaan foto thoraks pada pasien diabetes, yang mana hal ini dilakukan jika pasien mengalami gejala penyakit tambahan atau keinginan dari pasien itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan intepretasi terhadap foto thorax pada pasien lansia yang terkena diabetes melitus tipe II. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional dan cross sectional yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data dari RSU Royal Prima yang berupa rekam medik dan foto thorax pasien sejak bulan Mei tahun 2022 hingga bulan Mei 2023. Pada penelitian ini populasinya adalah pasien yang mengalami penyakit diabetes melitus tipe II. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu orang tua yang berusia 45-65 tahun. Pada hasil penelitian di dapati menunjukkan bahwa pasien yang terkena penyakit diabetes dan memiliki Gambaran foto thorax didapati sebanyak 26 orang dan pasien yang hanya terkena diabetes sebanyak 15 orang dengan nilai p-value = 0,989 yang berarti hasil analisis data menunjukan tidak terdapat hubungan signifikan antara gambaran foto thoraks dengan diabetes melitus tipe II.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JEWAWUT TERHADAP NILAI WARNA DAN DAYA TERIMA ROTI TAWAR Setyawan, Raihan Adi; Purwani, Eni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung jewawut terhadap nilai warna dan daya terima roti tawar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan substitusi tepung jewawut yang terdiri dari 4 substitusi yang meliputi: A : 0%, B : 15%, C : 25%, D : 35%. Nilai warna dan daya terima dianalisis dengan uji kruskall wallis dan anova one way. Hasil penelitian pendahuluan menunjukan roti tawar tepung jewawut yang lebih disukai adalah roti tawar substitusi tepung jewawut 15% dikarenakan menghasilkan warna yang lebih cerah, aroma dan rasa tidak terlalu khas seperti jewawut dan tekstur yang dihasilkan cenderung lebih empuk. Hasil penelitian utama menunjukan kadar air yang dihasilkan tepung jewawut setelah dilakukan dua kali analisis yaitu 10,87% dan 10,73% dengan hasil rata-rata yaitu 10,80%. Hasil penelitian utama juga menunjukan bahwa substitusi tepung jewawut berpengaruh nyata terhadap nilai warna roti tawar dengan nilai p<0,05. Oleh karena ada beda maka dilanjutkan uji Dunnet T3, hasil uji Dunnet T3 menunjukan ada beda nilai warna antar roti tawar substitusi tepung jewawut. Pengaruh daya terima roti tawar dari substitusi tepung jewawut memiliki nilai p<0,05 yang berarti ada pengaruh dari berbagai substitusi tepung jewawut terhadap daya terima roti tawar. Berdasarkan persentase secara kesukaan keseluruhan panelis cenderung menyukai roti tawar tanpa substitusi tepung jewawut (kontrol) dan pada roti tawar substitusi tepung jewawut hasil terbaik adalah roti tawar substitusi tepung jewawut 15% dengan ciri sensorik roti tawar berwarna putih kekuningan, tekstur lembut.
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STROKE DI RS MURNI TEGUH METHODIST SUSANNA WESLEY Modesta, Intan; Sinaga, Taruli Rohana; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Sitorus, Mido Ester
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34640

Abstract

Stroke gangguan fungsi otak akibat terganggunya aliran darah, yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kesulitan berbicara, gangguan penglihatan, kehilangan keseimbangan, atau bahkan kematian. Faktor risiko stroke terdiri dari yang tidak dapat diubah (genetik, usia, riwayat keluarga) dan yang dapat diubah (hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, merokok, alkohol, dan stres). Penelitian bertujuan mengidentifikasi faktor risiko stroke di RS Murni Teguh Methodist Susanna Wesley. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain case control untuk mengidentifikasi faktor risiko stroke secara retrospektif. Hasil penelitian pada Usia >55 tahun merupakan faktor risiko dominan stroke dengan risiko 148,511 kali lebih besar, diikuti oleh kelainan jantung (OR 3,753). Faktor lain yang berhubungan dengan stroke adalah hipertensi, diabetes, dan dislipidemia, sedangkan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan. RSU Murni Teguh Methodist Susanna Wesley perlu mengembangkan sistem skrining, pemeriksaan berkala, serta edukasi pasien dan keluarga untuk pencegahan stroke. Pasien disarankan menjalani pemeriksaan rutin, menerapkan gaya hidup sehat, mengelola stres, sementara penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi intervensi dan model prediksi risiko stroke.