cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PEMANFAATAN PANGAN LOKAL JEWAWUT DAN SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA IBU HAMIL DI DESA PESA, WAWO KAB.BIMA Khatimah, Nur Husnul; Iksan, Muhamar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34654

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menghadapi masalah kesehatan dunia yaitu stunting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaatan pangan lokal dalam pencegahan stunting. Masalah utama adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai gizi dan pemanfaatan pangan lokal yang berdampak negatif pada status gizi ibu dan anak. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan eksperimental serta edukasi tentang pemanfaatan pangan lokal dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil yang diukur melalui pre-test dan post-test. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengevaluasi perbedaan skor pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah edukasi mengenai pemanfaatan pangan lokal. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan, di mana rata-rata nilai pre-test yang awalnya sebesar 16,03 mengalami kenaikan menjadi 25,00 setelah intervensi edukasi. Nilai Signifikansi (Sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0,000, yang berada di bawah tingkat signifikansi umum (p < 0,05). Nilai ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, mengindikasikan bahwa intervensi edukasi memberikan efek positif yang kuat terhadap peningkatan pemahaman ibu hamil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi tentang pemanfaatan pangan lokal secara efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting. Program edukasi yang berkelanjutan, melibatkan tenaga kesehatan, dan meningkatkan akses informasi kesehatan sangat penting untuk mencegah stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang kaya nutrisi.
ANALISIS PEMERIKSAAN CT SCAN ABDOMEN PADA KASUS SUSP STENOSIS PYLORUS GASTER DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP PERSAHABATAN Taufani, Maria Selania; Prasetya, I Made Lana; Mahendrayana, I Made Adi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34682

Abstract

Stenosis pylorus adalah kondisi penyempitan pada bagian pylorus gaster yang menghambat pengosongan lambung ke usus. Penyakit ini lebih sering terjadi pada bayi dan jarang ditemukan pada orang dewasa. Pemeriksaan CT Scan abdomen dengan kontras merupakan modalitas efektif untuk menegakkan diagnosis stenosis pylorus karena mampu memberikan visualisasi anatomi lambung dan pylorus yang lebih baik dibandingkan modalitas lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan CT Scan abdomen, serta penggunaan media kontras oral dan intravena pada kasus susp stenosis pylorus gaster di RSUP Persahabatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan pada Juli–Agustus 2024. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mentranskrip hasil wawancara, mereduksi informasi relevan, dan melakukan coding terbuka untuk menarik kesimpulan. Prosedur pemeriksaan CT Scan abdomen dimulai dengan pemindaian topogram dari diafragma hingga symphysis pubis, diikuti dengan scan pre-kontras, post-kontras, dan scan full-blass. Media kontras oral berupa campuran 150 ml iodine dan 450 ml air mineral diberikan sekali sebelum pemeriksaan, sedangkan media kontras intravena sebanyak 50 ml dengan flow rate 2,5 ml/detik diberikan setelah scan pre-kontras selesai. Meskipun metode ini berbeda dari teori yang melibatkan tiga jenis kontras (oral, anal, dan intravena), pendekatan yang digunakan di RSUP Persahabatan tetap memberikan visualisasi anatomi yang memadai untuk menegakkan diagnosis stenosis pylorus.
PENGEMBANGAN MODEL KASITING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP DETEKSI DINI STUNTING BAYI PADA KADER KESEHATAN Pamungkas, Putri; Hidayathillah, Ariska Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34697

Abstract

Tahun 2021 prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4%. Jawa Timur mempunyai prevalensi pada tahun 2021 sebanyak 23,5%. Prevalensi di Indonesia dan Jawa timur tersebut masih dikatakan tinggi karena di atas rata-rata WHO yaitu 20% saja. Deteksi dini stunting memungkinkan intervensi lebih dini dan efektif untuk mencegah dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model KASITING berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi dini stunting pada bayi, yang dapat digunakan oleh kader kesehatan. KASITING adalah sebuah sistem aplikasi yang memanfaatkan algoritma AI untuk mengidentifikasi dan memantau kondisi kesehatan bayi secara akurat dan efisien. Dalam penelitian ini, model AI dikembangkan menggunakan data kesehatan bayi yang mencakup parameter seperti berat badan, tinggi badan, dan faktor gizi. Menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk menghasilkan sebuah produk baru berupa aplikasi web yang dapat melakukan deteksi dini. Diterapkan untuk menganalisis data dan mengidentifikasi pola yang terkait dengan stunting. Uji coba dilakukan dengan melibatkan sejumlah kader kesehatan, yang dilatih untuk menggunakan aplikasi KASITING dan memberikan umpan balik terkait keakuratan dan kemudahan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model KASITING berbasis AI dapat mendeteksi risiko stunting dengan akurasi 87%, sensitivitas 90%, spesifisitas 85%, precision 88% dan dapat digunakan secara praktis dalam kegiatan sehari-hari kader kesehatan. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas deteksi dini stunting, yang dapat mendukung upaya penurunan angka stunting di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adopsi teknologi AI dalam aplikasi kesehatan seperti KASITING dapat menjadi alat yang berharga untuk mendukung kader kesehatan dalam memantau dan menangani masalah stunting dengan lebih baik.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA TENAGA KESEHATAN DI RS XYZ Nudianti, Retna Mutiara; Yanti Eff, Aprilita Rina; Jus'at, Idrus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34718

Abstract

Penelitian ini dilandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan tingginya tingkat turnover di kalangan tenaga kesehatan yang berdampak pada stabilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara empiris pengaruh kecerdasan emosional dan kualitas kehidupan kerja terhadap komitmen organisasional dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah tenaga kesehatan di unit rawat inap. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sehingga ditemukan responden sebanyak 77 tenaga kesehatan dengan status karyawan tetap. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three-box method serta PLS-SEM dengan bantuan program Smart-PLS dan SPSS sebagai perbandingan. Hasil analisa membuktikan bahwa secara simultan dan parsial, kecerdasan emosional, kualitas kehidupan kerja dan budaya organisasi berpengaruh terhadap komitmen organisasional Budaya organisasi mampu memperkuat pengaruh kecerdasan emosional terhadap komitmen organisasional, sedangkan budaya organisasi tidak mampu memoderasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap komitmen organisasional. Budaya organisasi merupakan variabel dominan yang mampu meningkatkan komitmen organisasional.
GANGREN FOURNIER DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE II PADA LAKI-LAKI USIA 28 TAHUN : LAPORAN KASUS Wijaya, Nathanael Ryan Hansel; Sucinta, Ardianto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34752

Abstract

Gangren Fournier adalah penyakit dengan progresivitas yang cepat yang menyerang lapisan dalam dan superfisial dari jaringan di daerah perineum, anus, skotum, dan genital. Lebih sering mengenai pria daripada wanita. Proses penyakit ini diakibatkan oleh infeksi sinergis polimikroba aerobik dan anaerobik pada fasia dan jaringan lunak subkutan. Pasien dengan Gangren Fournier biasanya muncul dengan tanda dan gejala yang spesifik, seperti pembengkakan pada perineum, nyeri hingga sangat hebat, demam tinggi yang disertai rasa panas dan menggigil, dan pada beberapa kasus, terbentuknya sinus dan keluarnya cairan serosa yang berbau busuk. Gangren Fournier adalah keadaan darurat bedah. Proses penyakit ini ditangani dengan kombinasi intervensi bedah dan medis karena pasien sering mengalami septik dan berujung syok sepsis. Kami memeriksa kasus seorang pasien laki-laki usia 28 tahun yang datang dengan keluhan muncul benjolan pada buah zakar yang membesar dengan cepat sejak 1 hari sebelum masuk ke rumah sakit. Pemeriksaan status lokalis didapatkan tampak benjolan berukuran 20 x 15 cm pada regio skrotum, terdapat eritema dan edema, saat dilakukan palpasi teraba hangat, terdapat nyeri tekan dan fluktuatif. Penatalaksanaan pada kasus ini adalah tindakan debridemen dan pemberian antibiotik ceftriaxone. Setelah dilakukan tindakan debridemen pasien juga dirujuk ke dokter spesialis bedah plastik untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan lebih lanjut.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN GIZI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RS AWAL BROS PANAM PEKANBARU TAHUN 2024 Putri, Syifa Suciana; Mitra, Mitra; Yunita, Jasrida; Ismainar, Hetty; Abidin, Aldiga Rienarti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34774

Abstract

Kepuasan pasien salah satu masalah utama di rumah sakit. Salah satunya sering tertuju pada pelayanan gizi. Angka kunjungan pasien di RS Awal Bros Panam meningkat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini mungkin karena dampak positif kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Namun disisi lain tiga indikator kualitas layanan gizi yaitu ketepatan waktu, jumlah komplen pasien, kekurangan porsi dan jumlah makanan pasien masih belum mencapai target capaian 100%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan gizi rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross-sectional dimulai pada Maret 2024, sampel dari 212 pasien rawat inap menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa data menggunakan uji univariat, bivariat (Chi-square) dan multivariat (regresi logistik ganda). Menurut hasil uji multivariat regresi logistik ganda, proporsi kepuasan pasien di RS Awal Bros Panam Pekanbaru adalah 59,4%. Variabel ketepatan waktu menunjukkan hubungan yang signifikan OR 2,314 (CI = 1,128-4,748) artinya ketepatan waktu mempunyai peluang 2 kali lebih besar terhadap kepuasan pasien dan dikendalikan oleh variabel cita rasa makanan. Kesimpulannya adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah ketepatan waktu yang berasosiasi dengan variabel cita rasa makanan. Untuk lima variabel lainnya tidak ada hubungan yang signifikan. Upaya untuk meningkatkan kepuasan pasien terhadap layanan gizi meliputi pemantauan dan evaluasi beban kerja tenaga ahli gizi, pengkajian multidisipliner perjanjian kerja sama pihak ketiga sebagai penyedia makanan untuk meningkatkan kualitas penyajian makanan, terutama dengan memperbaiki waktu pengantaran dan penjemputan makanan, perubahan cita rasa yang dapat meningkatkan selera makan sehingga pasien makan dengan baik.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) MENGGUNAKAN MODEL CIPP DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2024 Suryani, Dewi; Hartono, Budi; Ismainar, Hetty; Kiswanto, Kiswanto; Hanafi, Ahmad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34805

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Rokan Hulu masih tinggi, dengan 3 kasus kematian ibu dan 35 kasus kematian bayi pada 2023. Meskipun program P4K telah diterapkan, evaluasi program P4K di Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan cakupan yang rendah dan berbagai kendala dalam implementasinya. Penelitian bertujuan untuk diketahuinya informasi komprehensif terkait evaluasi Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) menggunakan model CIPP di Kabupaten Rokan Hulu tahun 2024. Informan sebanyak 19 orang. Analisis data dilakukan secara transkip data, koding data, proses analisis, menyajikan data dalam bentuk matriks, analisis data selama pengumpulan data dan analisis Isi. Pelaksanaan Program P4K di Kabupaten Rokan Hulu menghadapi berbagai tantangan, termasuk kekurangan SDM kompeten PONED, belum semua puskesmas memiliki UGD PONED, fasilitas, pendanaan, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Meski didukung aset serta peluang kerjasama lintas sektoral dan pendanaan dari BOK dan dana desa, implementasi P4K masih belum optimal. Proses orientasi, sosialisasi, operasionalisasi, pencatatan, dan pelaporan program tidak sepenuhnya sesuai dengan Juknis. Akibatnya, target Standar Pelayanan Minimal (SPM) 100% belum tercapai, dengan cakupan pemeriksaan kehamilan dan persalinan di fasilitas kesehatan masing-masing hanya 75,4% dan 74,87%, serta penanganan komplikasi kebidanan hanya 8,16%. Dinas Kesehatan Rokan Hulu perlu meningkatkan anggaran, pelatihan, kerjasama lintas sektor, dan sistem pencatatan. Puskesmas dapat bermitra dengan sektor swasta, menggunakan media sosial, melatih kader, melibatkan tokoh masyarakat, memperkuat komunikasi, dan memastikan pemasangan stiker P4K serta pemantauan aktif ibu hamil.
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT KELUARGA DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN DIABETES MELITUS PADA PASIEN DI PUSKESMAS TUMINTING KOTA MANADO Warouw, Friska Mentari; D. Kandou, Grace; P. J. Kaunang, Wulan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34816

Abstract

Diabetes adalah penyakit metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah, yang seiring berjalannya waktu dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. World Health Organization (WHO), pada tahun 2023 sekitar 422 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes, sebagian besar tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dan 1,5 juta orang meninggal disebabkan oleh diabetes setiap tahunnya. International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan pada tahun 2045 penderita diabetes dapat mencapai 28,57%, dimana jumlah ini meningkat 47% jika dibandingkan dengan jumlah penderita diabetes pada tahun 2021 yaitu 19,47%. Riskesdas tahun 2013 salah satunya diliat dari prevalensi pemeriksaan gula darah, diabetes melitus meningkat dari 6,9% menjadi 8,5%. Provinsi Sulawesi Utara berada di peringkat 4 prevalensi diabetes melitus terbanyak berdasarkan Riskesdas dengan jumlah 2,27%. Kota Manado angka kejadian Diabetes Melitus mencapai 12.991 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat keluarga dan kebiasaan makanm dengan Diabetes Melitus pada pasien di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan rancangan penelitian Cross sectional study (studi potong lintang). Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2024 dengan sampe berjumlah 74 responden. Hasil uji chi square diperoleh nilai p value untuk hubungan antara riwayat keluarga dengan Diabetes Melitus adalah 0, 215 dan nilai p value untuk hubungan antara kebiasaan makan dengan Diabetes Melitus 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara kebiasaan makan dengan Diabetes Melitus dan tidak terdapat hubungan antara riwayat keluarga dengan Diabetes Melitus pada pasien di Puskesmas Tuminting Kota Manado
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN HIPERTENSI DENGAN CERDIK DAN PATUH DI PUSKESMAS ALAHAIR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI TAHUN 2024 Alendra, Verani; Syafrani, Syafrani; Dewi, Oktavia; Kiswanto, Kiswanto; Abidin, Zainal
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34819

Abstract

Hipertensi adalah penyakit paling banyak di Puskesmas Alahair, dengan prevalensi 34% pada tahun 2023. Ini menegaskan perlunya penatalaksanaan pada hipertensi melalui program CERDIK dan PATUH. Namun, tantangan seperti kekurangan SDM, peran kader yang minim, dan keterbatasan dana menghambat implementasi program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan program pelayanan kesehatan hipertensi dengan CERDIK dan PATUH di Puskesmas Alahair Kabupaten KepulauanĀ Meranti tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan Grindle. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan sebanyak 10 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian menunjukkan Puskesmas Alahair menjalankan program hipertensi CERDIK dan PATUH sesuai Permenkes No. 71 tahun 2015, didukung oleh pemerintah pusat, anggaran, dan partisipasi masyarakat. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengobatan hipertensi, dengan target 100% pelayanan kesehatan sesuai Permenkes No. 4 tahun 2019. Pengambilan keputusan melibatkan data dari berbagai sumber dan stakeholder. Pelaksanaan program mencakup promosi kesehatan, skrining hipertensi, dan pengobatan. Sumber daya manusia dan pendanaan belum mencukupi, sarana prasana belum lengkap. Puskesmas Alahair berupaya mengatasi hambatan dengan strategi komunikasi, edukasi, dan kunjungan rumah. Struktur organisasi melibatkan berbagai peran, namun kesadaran masyarakat masih rendah. Monitoring dan evaluasi dilakukan rutin, dengan umpan balik positif dari masyarakat meski beberapa masih meremehkan pentingnya program. Puskesmas Alahair perlu meningkatkan koordinasi lintas sektor, kerjasama multisektoral dengan aswasta, melibatkan tokoh masyarakat laki-laki dalam mensosialisasikan CERDIK dan PATUH hipertensi.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN DENGAN KEPUTUSAN MEMILIH LAYANAN KESEHATAN BAGI PASIEN DI UNIT RAWAT JALAN RUMAH SAKIT PELITA Tonis, Marian; Shinta Yuliana, Anastasya; Handoko, Bobi; Erlisa, Hamita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34849

Abstract

Rumah sakit di Indonesia mengalami persaingan yang ketat, oleh sebab itu, tidak keliru jika pengelola rumah sakit mulai melirik pemasaran dengan harapan dapat menjawab tantangan-tantangan yang ada.Bauran pemasaran merupakan usaha pokok rumah sakit yang erat hubungannya dengan perilaku pasien untuk melakukan pemanfaatan pelayanan. Elemen bauran pemasaran terdiri dari: product (produk), price (harga), promotion (promosi), place (tempat), people (orang), process (proses), dan physical facility (fasislitas fisik). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara strategi bauran pemasaran yang diterapkan oleh Rumah Sakit Pelita dengan keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan di unit rawat jalan Rumah Sakit Pelita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, dilaksanakan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Pelita dengan jumlah responden 96 pasien yang di ambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data di analisis dengan menggunakan uji square. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden menjawab setuju Product sebesar 0,001, Place sebesar 0,022, People sebesar 0,021, Process sebesar 0,028 pada 4 indikator yaitu Product sebesar 53%, Place sebesar 50%, People sebesar 55%, dan Process sebesar 49%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan strategi bauran dengan keputusan pasien memilih layanan kesehatan di unit rawat jalan rumah sakit pelita. Disarankan lebih tingkatkan lagi bauran pemasaran dan mencetak brosur yang telah di buat oleh tim marketing rumah sakit pelita, sosialisasi terkait pelayanan yang tersedia di rumah sakit dan membuat banner petunjuk arah rumah sakit pelita.