cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
MANAJEMEN PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TANDUN II KECAMATAN TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU yeni, gusnita; Lapau, Buchari; Mitra, Mitra; Abidin, Aldiga Rienarti; Zubaidah, Siti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34966

Abstract

Hanya 26,33% penderita hipertensi di Puskesmas Tandun II yang berobat secara teratur pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui permasalahan manajemen program pengendalian dan pencegahan hipertensi di Puskesmas Tandun II tahun 2021-2023. Penelitian menggunakan mix method dengan convergent design, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengendalian hipertensi diteliti melalui 1) penelitian kualitatif non-standar; 2) time series analysis untuk mengetahui hubungan antara keteraturan berobat dengan hipertensi terkontrol; 3) descriptive cross sectional study untuk mengetahui angka prevalensi hipertensi terkontrol pada tahun 2024. Pencegahan hipertensi diteliti dengan 4) time series analysis untuk megetahui hubungan antara beberapa faktor dengan kejadian hipertensi di puskesmas; 5) descriptive cross sectional study untuk mengetahui angka prevalensi hipertensi tahun 2024. 1) Promosi kesehatan, peningkatan gizi, deteksi dini, dan keteraturan berobat belum optimal dilaksanakan di Puskesmas Tandun II; 2) Kecenderungan ketidakteraturan berobat berhubungan dengan peningkatan hipertensi tidak terkontrol; 3) Prevalensi hipertensi terkontrol yaitu 15,1%-25,9% di Wilayah Kerja Puskesmas Tandun II; 4) Faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, dan pendidikan meningkatkan risiko hipertensi; 5) Prevalensi hipertensi berkisar antara 45,3%-58,7%. Dirumuskan rencana jangka menengah 5 tahun untuk meningkatkan prevalensi hipertensi terkontrol dan menurunkan prevalensi hipertensi, kemudian dilakukan pemantauan tahunan dan evaluasi menjelang akhir periode.
HUBUNGAN PENGETAHUAN INFEKSI DENGAN PRAKTIK PPI DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD ARIFIN ACHMAD Purnamasari, Devi; Bisra, Marido; Christy Amanda, Stephani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34967

Abstract

Infeksi nosokomial menjadi suatu rintangan global bagi rumah sakit, dikarenakan mengakibatkan morbiditas dan mortalitas meningkat, menimbulkan biaya perawatan medis yang lebih tinggi serta memperpanjang durasi penanganan. Oleh karena itu, penanganan infeksi nosokomial dipandang sebagai elemen penting pada kesehatan. Berdasarkan hasil observasi di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad bahwasanya, radiografer yang bertugas pada area pemeriksaan konvensional saat melakukan kebersihan tangan menggunakan air dan sabun maupun dengan alkohol, tidak mempraktikkan 6 langkah cuci tangan. Lalu, tidak menggunakan alat pelindung diri masker saat berinteraksi langsung dengan pasien dan saat mengatur posisi pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan pengetahuan infeksi nosokomial dengan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi oleh radiografer di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Menggunakan variabel dependen yaitu praktik serta variabel independen yaitu pengetahuan. Data primer dikumpulkan secara observasi langsung serta memberikan kuisioner kepada radiografer. Metode pengumpulan sampel menggunakan non probability sampling. Lokasi pelaksanaannya di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada Maret-Mei 2024. Hasil persentase pengetahuan infeksi nosokomial dan praktik pencegahan dan pengendalikan infeksi sama-sama memiliki persentase 100% dengan kategori yang baik, sedangkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,709 signifikansi (Sig.) 0,000. Disimpulkan adanya hubungan pengetahuan infeksi nosokomial dengan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi oleh radiografer di Instalasi Radiologi RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI KLINIK PRATAMA TRITUNGGAL JAKARTA UTARA TAHUN 2024 Cahyaningsih, Tirta; Rosyati, Heri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34975

Abstract

Kebutuhan kontrasepsi masih menjadi isu global dengan 214 juta Wanita Usia Subur yang belum memiliki akses. Program kontrasepsi merupakan investasi penting untuk mendukung kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan. Meski penggunaan KB di Indonesia mengalami penurunan dari 51,13% (2019) menjadi 46,14% (2021), DKI Jakarta mencatat peningkatan signifikan dengan 576.106 akseptor KB suntik dan total akseptor mencapai 55,49% pada 2023. Sebuah penelitian dilakukan di Klinik Pratama Tritunggal Jakarta Utara pada tahun 2024 untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan berat badan pada pengguna KB suntik 3 bulan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan uji chi-square. Sampel penelitian mencakup 40 ibu yang diambil melalui total sampling. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara kenaikan berat badan dengan berbagai faktor, ditunjukkan dengan p-value 0,000 untuk semua variabel. Odds Ratio (OR) dengan Confidence Interval 95% menunjukkan: usia (OR=165), pendidikan (OR=52,8), dan masing-masing OR=102,667 untuk pekerjaan, jumlah paritas, dan lamanya penggunaan KB. Kesimpulan penelitian mengonfirmasi adanya hubungan yang signifikan antara kenaikan berat badan dengan faktor usia, pendidikan, pekerjaan, jumlah paritas, dan durasi penggunaan KB pada akseptor KB suntik 3 bulan di Klinik Pratama Tritunggal.
PENGEMBANGAN SISTEM BERBASIS WEBSITE YANG TERDESENTRALISASI DAN TERINTEGRASI UNTUK STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM): SPM Handoko, Bobi; Fajar, Rahmatul; Zaky, Abdul; Bisra, Marido Bisra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34979

Abstract

Kabupaten Siak memiliki 15 Puskesmas. Setiap bulannya pihak puskesmas akan melakukan pelaporan pelayanan SPM ke dinas kesehatan Kabupaten Siak dan dinas kesehatan melakukan perekapan data SPM seluruh Puskesmas. Penelitian ini membantu pihak puskesmas dan dinas kesehatan untuk mengelola data SPM dan dapat di lihat oleh masyarakat yang mebutuhkan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan metode development research atau penelitian pengembangan. Objek dari penelitian ini adalah SPM Puskesmas di Kabupaten Siak, dengan pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan dibuat menjadi suatu data base yang akan dibuat. Penelitian ini dilaksanakan pada 5 januari hingga 25 juli 2024 di Kabupaten Siak “Sistem Desentralisasi SPM Puskesmas Kabupaten Siak” Website ini dirancang menggunakan metode prototyping dengan bahasa pemograman PHP,HTMLCS,CSS dan Javasecipt. Website ini dapat diakses melalui PC dan Smartphone di google menggunakan paket data. Hasil dari uji fungsi dan uji kelayakan yang dilakukan pada website ini berjalan dengan baik dan layak untuk digunakan. Website sistem desentralisasi SPM puskesmas dirancang untuk mempermudah masyarakat umum untuk melihat informasi terkait pelayanan SPM dan mempermudah pihak puskesmas dan Dinas kesehatan dalam mengelola data SPM Puskesmas. Saran untuk pemerintah Kabupaten Siak diharapkan dapat melakukan Desentralisasi di berbagai aspek di Kabupaten Siak.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG ASI EKSKLUSIF (STUDI PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT) Mandati, Dewi Anjani; Kartini, Apoina; Musthofa, Syamsulhuda Budi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35024

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI eksklusif pada bayi selama enam bulan pertama kehidupannya dinilai sangat penting bagi kesehatan dan perkembangan bayi agar lebih optimal. Akan tetapi, angka cakupan ASI eksklusif pada beberapa daerah di Indonesia masih tergolong rendah salah satunya yaitu di Kabupaten Seram Bagian Barat. Pada tahun 2021 cakupan ASI eksklusif pada Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu 22,6%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang ASI eksklusif di kalangan remaja putri. Adapun desain penelitian ini yaitu quasi experiment, yang dilakukan di SMA N 1 SBB (kelompok perlakuan) dan SMA N 3 SBB (kelompok kontrol) di Kabupaten Seram Bagian Barat. Sebanyak 44 remaja putri pada masing-masing kelompok yang menjadi responden. Kelompok perlakuan menerima intervensi berupa video pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner sebanyak tiga kali pengukuran yaitu pretest, posttest-1 dan posttest-2. Pengujian dengan uji Mann Whitney U dan Independent Sample T-Test untuk melihat perbedaan signifikan antara dua kelompok pada pengetahuan dan sikap setelah intervensi. Hasil penelitian didapatkan rerata skor pengetahuan kelompok perlakuan meningkat 2,07 dari pretest ke posttest-2 dan pengetahuan kelompok kontrol menurun -1,03 dari pretest ke posttest-2. Rata-rata skor sikap kelompok perlakuan menurun -0,25 dari pretest ke posttest-2 dan kelompok kontrol menurun -1,94 dari pretest hingga posttest-2. Secara statistik video pendidikan kesehatan (p=0,000) berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tetapi video pendidikan kesehatan (p=0,176) tidak berpengaruh terhadap peningkatan sikap tentang ASI eksklusif antara sebelum dan sesudah intervensi.
ANALISIS PEMERIKSAAN MSCT SCAN THORAX DENGAN KONTRAS MEDIA INTRAVENA PADA KLINIS YANG TERDIAGNOSIS TUMOR PARU DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR Dirza Sudirman, Zulfa; Prasetya, I Made Lana; Mahendrayana, I Made Adhi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35036

Abstract

Thorax merupakan rongga berbentuk kerucut yang dilapisi tulang rawan dan tulang asli. Beberapa penyakit yang sering terjadi pada rongga dada adalah tumor atau massa, gangguan sirkulasi, radang, trauma, gangguan perikardium, serta infeksi rongga dada lainnya. MSCT Scan Thorax kontras adalah prosedur yang menggunakan zat kontras untuk memperjelas struktur dan organ di dalam dada. Kelainan seperti tumor, pembuluh darah yang tersumbat atau bocor, peradangan dan infeksi di dalam dada dapat diidentifikasi menggunakan zat kontras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan MSCT Scan Thorax dengan kontras media intravena pada klinis yang terdiagnosis tumor paru sekaligus mengevaluasi kelebihan dan kekurangan penggunaan slice thickness 3-5 mm dan delay 35 detik. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan subjek tiga radiografer, dua dokter spesialis radiologi, satu dokter pengirim, dan tiga pasien. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur ini melibatkan persiapan pasien, persiapan alat dan bahan, serta pelaksanaan scanning. Protokol Chest -C digunakan untuk scanning pre-kontras, sementara Chest +C untuk post-kontras dengan penggunaan injector pada flow rate 1,5 mL/detik serta volume media kontras dan saline (NaCl) sekitar 50 mL. Penggunaan slice thickness 3-5 mm meningkatkan detail anatomi dan deteksi lesi kecil dengan lebih baik, sedangkan delay 35 detik membantu memperjelas perfusi paru serta pembuluh darah arteri dan vena. Meskipun prosedur ini efektif dalam diagnosis tumor paru, durasi pemeriksaan yang lebih lama dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien.
ANALISIS PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN DENGAN KLINIS EPILEPSI DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR HASAN SADIKIN BANDUNG Aprilia, Helen Prisca; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Supriyani, Nyoman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35091

Abstract

Epilepsi adalah gangguan otak yang dicirikan oleh kecenderungan mengalami serangan epilepsi berulang, yang mempengaruhi faktor neurobiologis, kognitif, psikologis, dan sosial. MRI membantu melihat penyebab dari kejang dan memprediksi kemungkinan kejang berulang setelah kejadian kejang pertama. MRI dapat mengungkapkan penyebab kejang pertama kali sekitar 28% dan paling sensitif pada pasien dengan kejang fokal. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. dengan metode Observasi, wawancara dan Dokumentasi kemudian data diolah dengan cara reduksi data dalam bentuk tabel kategorisasi dan coding terbuka, disajikan dalam bentuk kuotasi kemudian dapat diambil kesimpulan. Dari hasil observasi Langkah pertama yang dilakukan adalah pemeriksaan dengan sequence rutin localizer Axial, Sagittal, Coronal, pre contrast menggunakan Sag T1 SE, axial T2 FLAIR, axial T2 SE, coronal T2 SE, axial T1 SE, axial DWI, axial SWI, 3D TIR axial dan coronal. Selanjutnya Post contrast menggunakan sequence Sag T1 SE, Axial T1 SE dan Cor T1 SE. sekuen TIR menjadi salah satu sequence penting pada pemeriksaan MRI Brain pada klinis epilepsi karena bertujuan untuk menghilangkan sinyal dari white matter yang dapat memberikan citra kontras yang tinggi antara grey/white matter pada daerah hippocampus. Tujuan dari penggunaan sekuens TIR tegak lurus Hippocampus yaitu untuk menampilkan gambaran anatomi yang simetri pada area cortical dan area hippocampus pada lobus temporalis.
PERAN SEQUENCE 3D AXIAL SWAN PADA MRI BRAIN KASUS PARKINSON Dwi Royansyah, Firman; Juliantara, I Putu Eka; Ariec, I Wayan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35098

Abstract

Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3D Axial SWAN otak adalah teknik pencitraan non-invasif yang digunakan untuk memvisualisasikan struktur dan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran sequence 3D Axial SWAN pada pemeriksaan MRI otak pada kasus klinis Parkinson. Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif yang ditandai dengan gangguan motorik dan non-motorik. Pemeriksaan MRI otak menggunakan sequence 3D Axial SWAN mampu memberikan visualisasi yang lebih jelas terkait perubahan mikrostruktural di otak, terutama dalam mendeteksi kelainan vaskular kecil dan penumpukan zat besi yang berhubungan dengan degenerasi jaringan. Penelitian ini dilakukan di salah satu rumah sakit di Jakarta, dengan melibatkan beberapa radiografer, dokter radiologi, dan pasien yang didiagnosis Parkinson. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran sequence SWAN dalam diagnosis Parkinson, serta memberikan wawasan praktis dalam meningkatkan akurasi diagnostik MRI Brain pada pasien Parkinson.
ANALISIS PEMERIKSAAN MSCT ABDOMEN DENGAN KLINIS CA RECTUM DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. HASAN SADIKIN BANDUNG Darawia, Inggrid Anjali; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Wikanadi, Ni Komang Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35103

Abstract

Abdomen merupakan rongga terbesar pada tubuh manusia yang berbentuk lonjong dan meluas dari diafragma hingga pelvis. Kanker rektum merupakan pertumbuhan sel abnormal yang berasal dari mukosa usus besar bagian bawah, yang sering kali menimbulkan gejala seperti perdarahan pada rektum, perubahan kebiasaan buang air besar, dan penurunan berat badan. Multi Slice Computed Tomography (MSCT) merupakan sebuah modalitas imejing yang sangat penting dalam membantu penegakan diagnosa dan staging kanker rektum, serta dapat mengidentifikasi metastasis dan komplikasi seperti perforasi dan pembentukan fistula. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan mengambil 3 pasien dengan klinis kanker rectum. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Prosedur pemeriksaan MSCT Abdomen pada klinis Ca rectum memiliki serangkaian persiapan diantaranya pasien cek ureum dan kreatinin, puasa 4-6 jam sebelum pemeriksaan, posisi pasien supine feet first dengan tangan di atas kepala. Pemasukan media kontras dilakukan dengan cara oral, rectal, intravena sebanyak 80 ml dengan flowrate 2,5 ml/detik. Tahapan scanning pre dan post contrast.Teknik Pemeriksaan menggunkan oral, rectal dan intravena ini sudah cukup untuk mendiagnosa dan waktu pemeriksaan menjadi lebih singkat karena tidak dilakukan 3 fase pada pemeriksaan ini. hanya saja kurang memberikan informasi yang detail seperti vaskularisasi tumor dan metastasis mikro yang mungkin terlihat pada fase-fase tertentu.
PERSEPSI IBU BALITA TENTANG STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANDRAMUKTI KAB.TULANG BAWANG BARAT Sutrio; Rahmadi, Antun; Nugroho, Arie; Muliani, Usdeka; Mulyani, Roza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35122

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji persepsi ibu balita tentang pengertian, penyebab, pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah Puskesmas Candra Mukti. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dengan informan kunci yaitu ibu balita stunting, informan tambahan yaitu kader pos yandu dan pemegang program gizi puskesmas. Ibu mempersepsikan pengertian stunting cenderung kepada tanda-tanda fisik yang meliputi anak terlihat kecil, serta pertumbuhan lambat, dengan ciri- ciri badan pendek, kurus, lemah dan kurang gizi. Petugas kesehatan melakukan sosialisasi lanjutan mengenai stunting, edukasi gizi, keterampilan hidup bersih dan sehat serta KIA dengan lebih sering menggunakan media promosi kesehatan yang mudah dipahami oleh semua kalangan. Informasi yang digaungkan bukan saja berkaitan dengan aspek fisik akibat stunting dan faktor langsung penyebab stunting, tetapi lebih diutamakan pada akibat stunting terhadap kecerdasan dan perkembangan otak anak dan faktor tidak langsung penyebab stunting seperti ketersediaan air bersih dan sanitasi.