cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Pengaruh Pemberian Bidai terhadap Penurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Fraktur: Studi Kasus Rafiqi, Sandi Ihsan; Budi, Arif Wahyu Setyo; Romaningsih, Yuli Eko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6449

Abstract

Fraktur adalah kerusakan atau patahnya tulang atau struktur tulang rawan, baik sebagian maupun seluruhnya, atau terputusnya kontinuitas tulang yang disebabkan oleh suatu gaya yang melebihi elastisitas tulang. Pembidaian atau Splinting merupakan teknik yang digunakan untuk immobilisasi atau menstabilkan anggota tubuh yang patah. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pembidaian terhadap tingkat nyeri pada pasien fraktur di RSUD Tjitrowardojo Purworejo. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pemberian intervensi pembidaian kepada pasien yang mengalami fraktur dan dilakukan evaluasi 10 menit sebelum dan setelah dilakukan tindakan. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk nyeri. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi olah data komputer. Hasil penelitian pretest mencatat rata-rata skor nyeri sebesar 6.33 ± 2.3, sementara pada post-test nilai tersebut menurun menjadi 2.67 ± 1.15. Dengan demikian, intervensi pembidaian berkontribusi terhadap penurunan nyeri sebesar 3.66 ± 1.15 (mean ± SD), yang mengindikasikan efektivitas teknik ini dalam mengurangi ketidaknyamanan pasien pasca-fraktur. Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pembidaian kepada pasien fraktur dapat menurunkan tingkat nyeri yang dialami oleh pasien.
Mekanisme Infeksi Giardia Lamblia Parasit Usus Gizi pada Anak Sekolah Dasar Darmawan, Agisti Putri; Puteri, Delia Yunita; Firdaus, Naufal Ali; Jayadi, Putri Meyna; Husein, Siti Hajar Mutia; Sopiah, Popi; Afriani, Dini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6453

Abstract

Giardiasis merupakan infeksi gastrointestinal yang disebabkan oleh Giardia lamblia, protozoa usus yang banyak menyerang anak usia sekolah dasar, terutama di wilayah dengan sanitasi buruk. Infeksi ini berkontribusi pada gangguan penyerapan nutrisi, diare kronis, dan penurunan status gizi anak. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mekanisme infeksi Giardia lamblia, faktor-faktor risiko penularannya, dampaknya terhadap sistem pencernaan dan status gizi anak, serta strategi pencegahannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelusuri artikel ilmiah dari berbagai database seperti Google Scholar dan ResearchGate, menggunakan kriteria inklusi jurnal 5 tahun terakhir yang relevan dengan topik. Dari 50 jurnal yang diperoleh, 3 jurnal dipilih untuk dianalisis lebih lanjut karena paling relevan dan berkualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa Giardia lamblia menempel pada mukosa usus menggunakan cakram ventral dan flagela, merusak struktur vili, menyebabkan malabsorpsi, inflamasi kronis, serta gangguan metabolisme dan mikrobiota usus. Infeksi ini berdampak signifikan pada pertumbuhan anak, bahkan pada kasus tanpa gejala klinis. Kesimpulannya, giardiasis merupakan ancaman tersembunyi bagi kesehatan anak yang memerlukan pendekatan pencegahan yang komprehensif melalui peningkatan kebersihan pribadi, perbaikan sanitasi lingkungan, edukasi kesehatan, dan intervensi berbasis komunitas
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an terhadap Tingkat Depresi pada Lansia Fathunnisa, Cika; Binoriang, Dinasti Pudang; Rohman, Muh Fathoni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6456

Abstract

World Health Organization (WHO) telah mengidentifikasi lansia sebagai kelompok masyarakat yang mudah terserang kemunduran fisik dan mental. Salah satu gangguan mental yang sering dialami lansia adalah depresi. Salah satu cara untuk mengatasi depresi lansia adalah dengan relaksasi. Salah satu jenis terapi relaksasi yang dikembangkan oleh Benson adalah terapi relaksasi religius. Terapi relaksasi Al-Qur’an dapat mempercepat penyembuhan, lantunan Al-Quran dapat menurunkan hormon-hormon stres, mengaktifkan hormon endorfin alami, meningkatkan perasaan rileks, menimbulkan ketenangan, kendali emosi, pemikiran yang lebih dalam dan metabolisme yang lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap tingkat depresi pada lansia. Metode: Pendekatan studi kasus melalui proses asuhan keperawatan seperti pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Intervensi dilakukan selama 5 hari dengan menggunakan pre-test dan post-test kuesioner GDS. Sampel dalam penelitian ini 1 responden. Data dianalisis dengan menggunakan skoring dari setiap jawaban pertanyaan yang terdiri dari 15 pertanyaan pendek dengan masing-masing pertanyaan di setiap jawaban "Ya" pada pertanyaan yang mengarah pada gejala depresi, dan jawaban "Tidak" pada pertanyaan yang tidak mengarah pada gejala depresi, diberi skor 1. Jumlah skor tersebut dikelompokkan sebagai berikut: 0-4 normal, 5-8 depresi ringan, 9-11 depresi sedang dan 12-15 depresi berat. Hasil: Setelah dilakukan implementasi selama 5 kali pasien mengalami penurunan Tingkat depresi dengan bobot skor 1-2. Pada hari pertama score GDS awal tercatat score 9 setelah dilakukan implementasi 5 kali tingkat depresi pasien mengalami penurunan dengan score GDS 7 pada hari kelima. Simpulan: Terapi murottal Al- Qur’an efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia.
Manajemen Perawatan Pasien dengan Penurunan Curah Jantung ET Causa Non-ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) Killip 3 di Ruang ICCU Anggraini, Maulida; Chayati, Nur; Tyawarman, Ady
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6457

Abstract

Non ST segment elevation myocardial infarction merupakan sindrom koroner akut akibat iskemia miokard tanpa elevasi segmen ST pada elektrokardiogram. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen keperawatan pada pasien dengan Non-ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) Killip 3 di ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), khususnya dalam penatalaksanaan risiko penurunan curah jantung serta peran edukasi pola hidup sehat dalam mendukung proses pemulihan dan mencegah kekambuhan. Metode penelitian dengan studi kasus seorang pasien laki-laki, 76 tahun, dengan klasifikasi Killip 3 dirawat di ICCU. Analisis data diambil dari asuhan keperawatan dan intervensi yang diberikan, yaitu pemantauan ketat tanda vital dan elektrokardiogram, terapi farmakologis sesuai pedoman acute coronary syndrome, serta edukasi pola hidup sehat dan dukungan keluarga. Setelah lima hari perawatan intensif, kondisi klinis pasien membaik, namun target luaran intervensi risiko penurunan curah jantung belum teratasi, kondisi ini dikarnakan klasifikasi NSTEMI Killip 3 yang dialami pasien. Klasifikasi Killip 3 yang dialami pasien memerlukan waktu rehabilitasi lebih panjang.
Efektivitas Pemberian Blanket Warmer pada Pasien Pascaoperasi dengan Hipotermia di Recovery Room: Study Case Wardhani, Auliyaa Ihda; Sutrisno, Resti Yulianti; Suprapti, Yuni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6460

Abstract

Hipotermia merupakan salah satu komplikasi pasca tindakan pembedahan yang paling sering terjadi. Hipotermia merupakan kondisi ketika suhu tubuh berada dibawah rentang normal 36 ◦C, apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani dapat mengakibatkan berbagai dampak negatif. Salah satu tindakan non-farmakologis yang dapat dilakukan yaitu pemberian blanket warmer. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya efektivitas pemberian blanket warmer pada pasien pascaoperasi dengan hipotermia di recovery room. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain study kasus dengan melihat efektivitas pemberian blanket warmer terhadap suhu tubuh sebelum dan setelah diberikan intervensi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling dengan jumlah responden sebanyak 10 partisipan, yang dibagi menjadi 2 kelompok: 5 partisipan merupakan kelompok eksperimen dan 5 partisipan merupakan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menerima intervensi berupa pemberian blanket warmer dan kelompok kontrol menerima intervensi berupa selimut kain yang tersedia di rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji independent sample t-test. Hasil analisis indepandent sample t-test diperoleh p-value sebesar 0,000 (p < 0.05) yang dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan suhu tubuh sesudah intervensi pada kelompok eksperimen dan kontrol.
Efektivitas Latihan Intradialytic Range of Motion (ROM) dengan Kombinasi Pursed Lips Breathing (PLB) terhadap Fatigue pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Post-Hemodialisis Faiqoturrohmah, Faiqoturrohmah; Syahruramdhani, Syahruramdhani; Tariyah, Tariyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6461

Abstract

Penyakit ginjal kronik yang memerlukan terapi cuci darah sering menimbulkan kelelahan fisik yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas latihan gerak rentang sendi yang dikombinasikan dengan teknik pernapasan terhadap penurunan kelelahan pada pasien pasca cuci darah. Desain studi yang digunakan adalah studi kasus dengan satu responden yang mengalami kelelahan berat dan telah menjalani hemodialisis lebih dari satu bulan. Intervensi dilakukan empat kali selama dua minggu, dan evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner FACIT dan hasil menunjukkan penurunan tingkat kelelahan dari kategori berat menjadi sedang. Kuisioner FACIT versi Indonesia telah terbukti valid (r > 0,279) dan reliabel (α = 0,646). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan ini mendukung efektivitas intervensi nonfarmakologis berupa latihan ROM dengan PLB dalam manajemen kelelahan pasien penyakit ginjal kronik pasca hemodialisis.
Pemberian Pursed Lip Breathing terhadap Saturasi Oksigen dan Frekuensi Napas Pasien Post Ekstubasi Mahanani, Wilastu Suci; Khoiriyati, Azizah; Purwanti, Rini
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6463

Abstract

Pasien post ekstubasi yang mengalami gagal napas memerlukan proses adaptasi fisiologis untuk mengembalikan fungsi paru secara optimal dari ketergantungan ventilasi mekanik. Latihan pursed lip breathing dapat dijadikan terapi non farmakologis untuk memulihkan sistem pernapasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pemberian pursed lip breathing terhadap saturasi oksigen dan frekuensi napas pada pasien post ekstubasi. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi melalui observasi dan pencatatan hasil. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan selisih hasil sebelum dan sesudah intervensi, yang kemudian disajikan dalam bentuk grafik untuk menggambarkan perubahan yang terjadi. Subyek penelitian sebanyak 1 pasien post ekstubasi yang telah dilakukan craniotomy dengan gagal napas. Intervensi dilakukan sebanyak 2 kali sehari dengan durasi 10 menit selama 3 hari di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan intervensi pursed lip breathing terjadi peningkatan saturasi oksigen sebanyak 3% dari 94% menjadi 97%, serta frekuensi napas menurun dari 26x/menit menjadi 20x/menit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian pursed lip breathing dapat meningkatkan saturasi oksigen dan menurunkan frekuensi napas pada pasien post ekstubasi.
Pengaruh Terapi Akupresur dan Kompres Bawang Merah terhadap Penurunan Nyeri Gout Arthritis Yasa, Dewa Gede Putu Putra; Surasta, I Wayan; Verdhiarsini, Ni Ketut
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6466

Abstract

Lansia adalah proses akhir di perjalanan kehidupan manusia setelah melewati tahapan dimulai dari bayi, anak- anak, remaja, hingga dewasa. Gangguan kesehatan yang sering terjadi pada lansia salah satunya adalah Gout Arthritis. Gejala umumnya terasa nyeri pada sendi, adanya pembengkakan dan kemerahan di area sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Akupresur dan Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Nyeri Gout Arthritis Pada Lansia di Puskesmas Sukasada I. Desain penelitian ini menggunakan pra- eksperimental rancangan one-group pretest – posttest design dengan jumlah responden 33 orang menggunakan teknik sampling non probability sampling dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi numeric rating scale (NRS) yang dikembangkan oleh McCaffery, M. dan Beebe, A. Yang sudah valid dan reliabel sebagai alat ukur nyeri. Penelitian ini menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan uji normalitas Shapiro Wilk. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value (0,000 < 0,05) yang berarti (H0) ditolak serta (Ha) diterima. Disimpulkan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh terapi akupresur dan kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri gout arthritis pada lansia
Hubungan Tingkat Pendidikan Akhir Ibu terhadap Status Gizi Balita (BB/TB) Fayola, Diva; Zuraida, Reni; Jausal, Anisa Nuraisa; Darwis, Iswandi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6467

Abstract

Status gizi balita merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan, salah satunya adalah pola konsumsi makanan sehari-hari yang sangat dipengaruhi oleh kemampuan orang tua, terutama ibu, dalam memahami kebutuhan gizi anak. Tingkat pendidikan ibu diyakini memengaruhi pengetahuan dan perilaku dalam memenuhi asupan makanan yang seimbang. Ibu dengan pendidikan lebih tinggi cenderung lebih terbuka terhadap informasi kesehatan dan lebih memahami pentingnya pola makan yang baik bagi pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan terakhir ibu dan status gizi balita berdasarkan perbandingan berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB). Penelitian dilakukan di sembilan Posyandu di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Jumlah sampel sebanyak 53 ibu dan balitanya ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, dengan teknik proportionate stratified random sampling yang dilanjutkan dengan simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji chi-square, sebagian besar ibu memiliki latar belakang pendidikan SMA (60,4%) dan mayoritas balita menunjukkan status gizi normal (77,7%). Hasil uji menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita (p = 0,002). Hal ini mengindikasikan bahwa pendidikan ibu berperan penting dalam mendukung status gizi anak.
Pengaruh Pijat Endorphin dan Pijat Oksitosin untuk Mengurangi Nyeri Persalinan dan Mempercepat Proses Persalinan Tuti, Khoirunnisa Widyas; Indriastuti, Nur Azizah; Herningsih, Herningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6471

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi ibu saat melahirkan, yang dapat memengaruhi kelancaran proses persalinan. Pijat endorfin dan oksitosin merupakan teknik yang dapat mendukung proses persalinan. Pijat endorfin membantu meredakan nyeri secara alami, sementara pijat oksitosin memperkuat kontraksi rahim dan mempererat hubungan emosional ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin dan pijat oksitosin sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengurangi nyeri dan mempercepat proses persalinan sehingga memberikan efek relaksasi, mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kenyamanan emosional ibu. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada lima ibu bersalin di RSUD Kabupaten Temanggung. Intervensi dilakukan berupa pijat endorphin dan pijat oksitosin selama 10–15 menit, sebanyak tiga kali selama proses persalinan. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan perubahan nyeri, pembukaan serviks, dan tingkat kenyamanan ibu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini mampu menurunkan skala nyeri dari 7 menjadi 5, meningkatkan rasa nyaman, serta mempercepat pembukaan serviks dari 0-3 menjadi 4-10. Terapi ini juga membantu mengurangi ketegangan emosional dan meningkatkan partisipasi keluarga dalam proses persalinan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi pijat endorphin dan oksitosin efektif dalam membantu ibu mengelola nyeri persalinan serta mempercepat proses kelahiran secara aman dan alami.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue