cover
Contact Name
Misrita
Contact Email
misrita@for.upr.ac.id
Phone
+628112552005
Journal Mail Official
misrita@for.upr.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Agrienvi : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : 19784562     EISSN : 27150100     DOI : https://doi.org/10.36873/aev.v13i02.657
Core Subject : Agriculture,
Focus dan Scope AGRIENVI diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya secara berkala setahun dua kali (bulan Juni dan Desember) yang memuat hasil penelitian, ulasan ilmiah, dan artikel di bidang Ilmu-ilmu Pertanian dan Lingkungan
Articles 147 Documents
PENGARUH VARIETAS TERHADAP HASIL KACANG PANJANG (Vigna unguiculata L.) DI TANAH REGOSOL Topan, M. Takwir; Rajiman, Rajiman; Megawati, Sari
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.15079

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas terhadap hasil kacang panjang di tanah regosol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2024 di kebun riset PT. Hibrida Jaya Unggul, Sendangtirto, Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap 4 perlakuan yang terdiri dari calon varietas JS KCP 03, varietas Anjani, varietas Zalva, dan varietas Gultor dengan 4 ulangan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dilanjutkan dengan BNJ 5%. Berdasarkan hasil pengamatan pada karakter kuantitatif beberapa varietas menunjukkan bahwa perlakuan varietas berbeda nyata terhadap parameter panjang polong, diameter polong, bobot per polong, jumlah biji per polong, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, berat polong per petak, dan produktivitas, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter umur berbunga dan umur panen.
PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA PATAS 1, KECAMATAN GUNUNG BINTANG AWAI, BARITO SELATAN Mubarak, M. Irsadul; Hidayat, Maulana; Hindom, Nelly; Isravel, Kristian; Darmawan, Cahyo Wahyu
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.15397

Abstract

Sampah telah menjadi isu lingkungan global yang mendesak, dengan tantangan yang beragam di setiap wilayah, baik dalam penanganan sampah organik maupun non-organik. Salah satu solusi yang efektif untuk menghadapi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengolahan sampah. Pengolahan sampah bertujuan untuk mengurangi volume sampah serta memanfaatkan potensi yang terkandung di dalamnya, seperti menghasilkan bahan daur ulang, produk baru, dan energi. Pentingnya pengolahan sampah semakin meningkat seiring dengan bertambahnya volume sampah di berbagai daerah, serta kebutuhan akan metode penanganan yang tepat guna menjaga kebersihan dan estetika lingkungan. Di Kabupaten Barito Selatan, khususnya di Kecamatan Gunung Bintang Awai, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, sementara sampah non-organik, terutama plastik, dapat diubah menjadi paving block. Hasil penelitian ini juga disusun dalam bentuk ebook yang informatif dan menarik, dengan tujuan menginspirasi masyarakat dan mendorong aktivitas positif di komunitas.
STRATEGI PEMASARAN FROZEN FOOD PRODUK CHAROEN POKPHAND INDONESIA PADA KIOS UNGGAS DI KOTA PALANGKA RAYA Astuti, Maria Haryulin; Imanuel, Robertho; Paulini, Paulini; Ma'rifah, Siti; Diotamaputra, Efrein
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.15685

Abstract

Strategi pemasaran adalah suatu kegiatan dengan maksud untuk menjual hasil olahan ataupun produk yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini mengangkat sebuah masalah terkait dengan dimana ada fenomena  Frozen food menjadi salah satu solusi bagi beberapa orang yang menyukai makanan siap saji. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh kios ungas dalam memasarkan produk frozen food nya.  Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT yang mencakup matriks EFE dan matriks IFE pada tahap penginputan data,  matriks IE, dan matriks QSPM pada tahap keputusan. Hasil analisis SWOT menunjukan pada faktor internal di peroleh nilai tertinggi dari kekuatan sebesar 0.3546 dan  nilai tertinggi dari kelemahan adalah 0.1573. Pada faktor eksternal di peroleh nilai tertinggi dari peluang  sebesar 0.3571 dan nilai tertiggi dari ancaman adalah 0.3090. Pada matriks internal dan eksternal posisi Kios Unggas berada pada kuadran kedua yaitu  hold and maintain. Terakhir dalam analisis matriks QSPM menunjuan bahwa Strategi I terpilih menjadi salah satu alternatif pemilihan strategi untuk Kios Unggas.
PELUANG USAHA TANI, NILAI TAMBAH, DAN PEMASARAN NANAS DI KECAMATAN BASARANG KABUPATEN KAPUAS Faridawaty, Evi; Andanu, Odi; Idsan, Rakha Satya; Suparno, Suparno; Jaya, Herry Palangka
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.16531

Abstract

Nanas (comusus) merupakan salah satu menjadi komoditas andalan ekspor Indonesia. Petani di Kecamatan Basarang sampai saat ini masih melakukan usaha tani nanas, namun sampai saat ini masih kurang berkembang dan mengalami fluktuasi turun naik setiap tahun . Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran peluang usaha tani nanas berdasarkan keadaan umum usaha tani, penyelenggaraan usaha tani, nilai tambah, pemasaran dan keberlanjutan dari sudut dimensi ekonomi, sosial, kelembagaan, lingkungan dan teknologi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – September 2024 menggunakan metode survei (observasi dan purposive sampling). Data sekunder diperoleh dari Dinas Pertanian Kapuas mengenai luas area tanam, luas panen nanas dan produksi nanas dari tahun 2018 - 2022. Pengukuran peluang usaha tani dilakukan dengan melakukan wawancara dengan responden petani nanas di Kecamatan Basarang. Perkembangan produksi Nanas di Kecamatan Basarang mengalami fluktuasi naik turun sejak tahun 2018 sampai dengan tahun 2022. Upaya yang dilakukan oleh petani nanas terhadap nilai tambah hanya sebatas pada dibersihkan dan sortasi saja sebesar 54,84 % dan  3,23 % yang melakukan pengolahan nanas menjadi produk.Peluang cukup keberlanjutan pada atribut dimensi ekonomi,dan dimensi sosial. Atribut dimensi  kelembagaan menunjukkan nilai kurang keberlanjutan. Atribut dimensi teknologi dan  dimensi lingkungan usaha tani nanas memiliki nilai keberlanjutan yang baik.
RESPON TANAMAN KOBIS BUNGA (Brassica oleraceae L) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA MEDIA TANAH GAMBUT Zubaidah, Siti; Sustiyah, Sustiyah; Rahayuningsih, Sri Endang Agustina
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.16599

Abstract

Tujuan penelitian adalah: 1). Mengetahui respon kobis bunga terhadap pemberian pupuk organik cair di tanah gambut; 2). Mengetahui pupuk organik dan dosis pupuk organik terbaik pada pertumbuhan dan hasil kobis bunga. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 7 taraf perlakuan yaitu: B0 = Kontro (tanpa POC), B1 = Pupuk POC Nasa konsentrasi 2 ml/L air, B2 = Pupuk POC Nasa konsentrasi 3 ml/L air, B3 = Pupuk POC Nasa konsentrasi 4 ml/ L air, B4 = Pupuk POC Agrobost konsentrasi 2 ml/ L air, B5 = Pupuk POC Agrobost konsentrasi 3 ml/L air, B6 = Pupuk POC Agrobost konsentrasi 4 ml/ L air, ulangan sebanyak 3 kali sehingga terdapat 21 satuan percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisios ragam (Uji F) taraf 5% dan 1%, apabila berpengaruh nyata dan sangat nyata dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pupuk organik hanya berpengaruh nyata pada variable jumlah daun tanaman kobis bunga. Pemberian pupuk organik air Agrobost dengan konsentrasi 4 ml/ L air memberikan jumlah daun terbanyak, dengan jumlah daun 13,50 helai daun. Namun ada kecenderungan bahwa pupuk organik cair Nasa dan Agrobost konsentrasi 4 ml/L air mampu meningkatkan tinggi tanaman (30,10 cm), berat basah tanaman (213,00 gr), keliling batang (5,67 cm), berat bunga (96,33 gr) dan keliling bunga (30,04 cm) dari tanaman kobis bunga.
MASA KADALUARSA KERIPIK PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca) RASA COKLAT KEMASAN ALUMINIUM FOIL MENGGUNAKAN METODE ACCELERATED SHELF LIFE TESTING MELALUI PENDEKATAN ARRHENIUS Saputera, Saputera; Kusumadati, Wijantri; Suparno, Suparno; Andanu, Odi; Semboja, Niko
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.16801

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan mutu keripik pisang kepok rasa coklat kemasan aluminium foil selama penyimpanan pada suhu yang berbeda, dan untuk menentukan masa kadaluarsa keripik pisang kepok rasa coklat kemasan aluminium foil menggunakan metode ASLT melalui pendekatan Arrhenius. Berdasarkan hasil penelitian  kadar air dari minggu ke-1 sampai minggu ke-5 cenderung tidak stabil, hal ini disebabkan karena kelembaban, suhu, maupun kondisi lingkungan yang berubah-ubah. Kadar Free Fatty Acid (FFA) yang semakin tinggi setiap minggunya karena dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu sehingga mempengaruhi kenaikan kadar asam lemak bebas pada produk keripik pisang rasa coklat. Sedangkan uji organoleptik pada minggu terakhir selama penelitian tingkat kesukaan terhadap warna dan aroma pada produk keripik pisang rasa coklat dengan nilai agak suka, tingkat kesukaan terhadap rasa dan tekstur dengan nilai netral. Parameter titik mutu kritis yang tepat untuk penentuan perhitungan masa kadaluarsa yaitu kadar FFA menggunakan metode ASLT melalui pendekatan Arrhenius. Umur simpan produk keripik pisang rasa coklat pada setiap suhu perlakuan dengan penyimpanan selama 5 minggu dengan hasil lama umur simpan: suhu ruang = 122,62 hari atau 4,09 bulan, pada suhu 40 °C = 122,58 hari atau 4,06 bulan, dan pada suhu 50 °C = 121,55 hari atau 4,05 bulan.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) DI KECAMATAN TABONGO KABUPATEN GORONTALO Kartiwi, Ni Made; Azis, Muhammad Arief; Apriliani, Silvana; Rahman, Rival
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.18328

Abstract

Evaluasi kesesuaian lahan dilaksanakan guna memahami suatu karakteristik atau kualitas pada suatu lahan sehingga dapat ditanami suatu tanaman alternatif yang sesuai. Observasi ini bermaksud guna memahami kelas sesuai lahan dengan tumbuhan kedelai yang dilaksanakan pada bulan Februari – Juni 2024 yang berlokasi di Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini memakai teknik matching pencocokan dari data lapang seluruh satuan lahan terhadap ketentuan kesesuaian lahan tumbuhan kedelai. Hasil analisis mengindikasikan perihal pada Kec.Tabongo mempunyai 2 kelas kesesuaian lahan Aktual bagi tumbuhan kedelai, ialah kelas S3 (Sesuai Marginal) terhadap aspek pembatas K Total, lereng, bahaya erosi, tekstur dengan luas 1003,44 ha serta kelas N (Tidak Sesuai) terhadap aspek pembatas batuan dipermukaan, serta singkapan batuan dengan luas 38,61 ha. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan potensial pada Kec.Tabongo yaitu mempunyai 3 golongan kelas, ialah golongan S2 (Cukup Sesuai) terhadap luas 954,69 ha, dan golongan S3 (Sesuai Marginal) dengan luas 48,75ha, sedangkan kelas N (Tidak Sesuai) dengan luas 38,61 ha. singkapan batuan dengan luas 38,61 ha. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan potensial di Kecamatan Tabongo yaitu memiliki tiga golongan kelas, ialah golongan S2 (Cukup Sesuai) dengan  luas 954,69 ha, dan golongan S3 (Sesuai Marginal) terhadap luas lahan 48,75ha, sedangkan kelas N (Tak Sesuai) terhadap luas lahan 38,61 ha.
PRODUKSI SERASAH DAUN PADA DUA JENIS MANGROVE DI PANTAI BAROS KABUPATEN BANTUL Suhartati, Tatik; Putriyani, Marsella; Kusumaningsih, Karti Rahayu; Purwadi, Purwadi
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 18 No. 2 (2024): Desember 2024: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v18i2.18556

Abstract

Produksi serasah mangrove berperan penting dalam menyediakan nutrisi esensial bagi lingkungan perairan di sekitarnya, karena memfasilitasi perpindahan bahan organik ke tanah. Produksi serasah merupakan ukuran produktivitas sebagai kontribusi terhadap sistem muara. Hutan Mangrove Baros merupakan kawasan konservasi di sepanjang pesisir pantai Baros dan muara Sungai Opak, yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Jenis vegetasi yang dominan di sini adalah Avicennia dan Rhizophora. Penelitian ini bertujuan mengetahui produksi serasah jenis mangrove di Pantai Baros. Penelitian dilakukan dengan meletakkan 3 petak ukur pada ke dua  jenis mangrove. Kerapatan pohon setiap petak diukur dan selanjutnya dipasang 3 buah litter trap pada masing-masing  petak ukur yang diletakkan secara purposive. Pengambilan serasah daun mangrove dilakukan setiap 7 hari sekali selama 28 hari. Serasah basah dimasukkan ke dalam plastik  untuk  ditimbang, kemudian dioven pada suhu 85º C sampai beratnya konstan, untuk memperoleh berat keringnya. Pengujian untuk mengetahui perbedaan berat kering serasah daun antar kerapatan  menggunaan uji-t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan kerapatan Avicennia 700 pohon/Ha dan 1.000 pohon/Ha berbeda dalam memproduksi serasah daun yaitu 2.21 gram/m²/hari dan  6,80  gram/m²/hari, sementara kerapatan Rhizophora 500 pohon/Ha, 900 pohon/Ha dan 1.000 pohon/Ha berturut-turut menghasilkan 4,81 gram/m²/hari, 5,21 gram/m²/hari, 7  gram/m²/hari belum menunjukkan perbedaan  dalam memproduksi serasah daun.
RESPON PENGGUNAAN BEBERAPA JENIS MULSA DAN PEMBERIAN PUPUK JAVA HIGROS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L) Siregar, Elda Sari; Indah, Erti Kumala; Lubis, Jalilah Azizah; Mahmud, Amir; Samosir, Benny Sofyan
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 19 No. 1 (2025): Juni 2025: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v19i1.15684

Abstract

Berbagai upaya peningkatan produksi kacang hijau dilakukan agar terpenuhi permintaan dalam negeri terpenuhi. Salah satu upaya tersebut adalah dengan penggunaan sistem budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon Penggunaan Beberapa Jenis Mulsa Dan Pemberian Pupuk Java Higros Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pargarutan Julu Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yaitu, Faktor pemberian beberapa jenis mulsa serta Faktor perlakuan pemberian Pupuk Java Higros. Dari hasil analisa secara statistik terhadap parameter diameter batang pada umur 6 dan 8mst, parameter jumlah bintil akar menunjukkan pengaruh yang nyata dengan perlakuan penggunaan mulsa jerami. Sedangkan Pada parameter yang lain menunjukkan pengaruh tidak nyata. jumlah cabang menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap perlakuan pemberian pupuk Java Higros. Sedangkan pada parameter yang lain menunjukkan pengaruh tidak nyata. diameter batang pada umur 6 mst menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap interaksi perlakuan penggunaan beberapa jenis mulsa dan perlakuan pemberian pupuk Java Higros. Sedangkan lain  menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap interaksi kedua perlakuan.
EFEKTIVITAS PUPUK KOTORAN KANDANG KAMBING DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.) Suryanto, Suryanto; Indah, Erti Kumala; Harahap, Muharram Fajrin; Siagian, Abdul Rahman; Hasibuan, Saddam Husain
Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 19 No. 1 (2025): Juni 2025: Journal Agrienvi
Publisher : Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/aev.v19i1.16505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk kandang kotoran kambing dan jarak tanam terhadap pertumbuhan, produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.), dan interaksi keduanya. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk kandang kotoran kambing (K0=kontrol, K1=380g/batang, K2=480g/batang, K3=580g/batang) dan jarak tanam (J1=50 x 60, J2=60 x 60, J3=70 x 60), dengan total 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang kotoran kambing memberikan pengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 21 hst, jumlah daun umur 14 dan 21 hst, berat buah per plot panen ke-4 dan berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman umur 14, 28, 35 dan 42 hst, jumlah daun 28, 35 dan 42 hst, jumlah buah per sampel panen ke-4, jumlah buah per plot panen ke-4, berat buah per sampel panen ke-4 dan tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 7 hst, jumlah daun umur 7 hst,jumlah buah per sampel panen ke-1,ke-2 dan ke-3, jumlah buah per plot panen ke-1, ke-2 dan ke-3 ,berat buah per sampel panen ke-1 dan ke-3, berat buah per plot panen ke-1, ke-2 dan ke-3. Dan jarak tanam memberikan pengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 28 dan 35 hst, jumlah daun umur28, 35 dan 42 hst, jumlah buah per plot panen ke-4, berat buah per plot panen ke-4 dan berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman umur 42 hst, jumlah daun umur 42 hst dan tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah buah per sampel panen ke-1, ke-2, ke-3, jumlah buah per plot panen ke-1, ke-2, ke-3dan ke-4, berat buah per sampel panen ke-1,ke-2, ke-3 dan ke-4, berat buah per plot panen ke-1, ke-2 dan ke-3, serta interaksi terhadap jumlah buah per sampel, jumlah buah per plot, berat buah per sampel, berat buah per plot. Hasil penelitian yang terbaik vegetatif adalah jarak tanam 60 x 60 dan pupuk kandang kotoran kambing 580 g/batang (J2K3) yaitu 308,06 cm, generatif adalah jarak tanam 70 x 60 dan pupuk kandang kotoran kambing 580 g/batang (J3K3) yaitu 3.755,00 g.