cover
Contact Name
Rose Fitria Lutfiana
Contact Email
rose@umm.ac.id
Phone
+6285646622646
Journal Mail Official
rose@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023" : 10 Documents clear
Upaya Guru Paud Dalam Menanamkan Karakter Kebangsaan Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Anak Usia Dini Patola, Sinta; Marampa, Elieser R; Sitorus, Johnson; Sinlae, Demsi Yanto
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.23795

Abstract

The aim of this research is to analyze and determine the efforts of PAUD teachers in forming children's national character from an early age through citizenship education. In this research, researchers used library research by collecting and analyzing various sources such as journal articles, PDF drives and books related to the problems that will be solved through this research. In the process of collecting data from various related sources, the researcher did it carefully in order to ensure that the information or data obtained was truly accurate so that the results of this research show that: (1) Early childhood education is a valuable opportunity to develop an attitude of love. peaceful, responsible and with national character such as love of the homeland, respect for the values ​​of Pancasila and diversity; (2) PAUD teachers have a very strategic role in forming national character in early childhood through instilling civic values ​​in order to prevent children from committing criminal acts in the future. Data analysis was carried out using a qualitative approach, with a focus on identifying patterns, main findings or previous research, and relationships between concepts that emerged from the sources collected. Researchers evaluated information to form an in-depth understanding of PAUD Teachers' efforts to instill or shape national character through Citizenship Education for early childhood.
Meningkatkan Civic Knowledge Mahasiswa Melalui Model Pembelajaran Blended Learning Dengan Sistem Asyncronous Cahyono, Cahyono; Danial, Endang; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.25114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran blended learning dengan sistem asynchronous dalam meningkatkan pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge) mahasiswa Universitaas Pasundan. Metode penelitian yang dipilih yaitu metode kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, karena dianggap lebih tepat untuk menjawab tujuan penelitian tersebut yang diimplementasikan pada mata kuliah Pendidikan Kewargaengaraan. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa program studi teknik lingkungan sebagai kelas eksperimen, dan mahasiswa program studi teknik pangan sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukan bahwa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran blended learning dengan sistem asynchronous lebih efektif untuk meningkatkan civic knowledge mahasiswa dengan rata-rata skor hasil postestnya yaitu 91,50. Model pembelajaran blended learning dengan sistem Pembelajaran asynchronous terbimbing sangat direkomendasikan dalam sistem pembelajaran daring karena terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge) mahasiswa
Penguasaan Kompetensi Digital Berdasarkan Efikasi Diri Dan Jenis Kelamin: Tinjauan Literatur Sistematis Saputri, Rizky Novia; Prasetiyo, Wibowo Heru
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.25295

Abstract

The progress of the digital era has become increasingly rapid in recent years, including its impact on the world of education which must prepare competent human resources. Students are expected to have competencies that can meet the demands of the times. This research aims to identify the relationship between men's and women's self-efficacy towards their mastery of digital competencies. Using Systematic Literature Review (SLR), guided by the PRISMA review protocol using three databases, namely Scopus, Doaj and Eric, related to digital competence, self-efficacy and socio-demographic gender. In this study, 265 articles were screened, then 20 articles were obtained that met the predetermined inclusion and exclusion criteria. After that it is filtered with open journal access options and some restrictions. The results of this systematic literature survey show that the self-efficiency of digital competence between men and women is equal. Self-effectiveness of digital competencies plays a key role in student learning performance as it greatly affects student confidence in problem-solving, interpreting and understanding digital learning materials and performing well in digital learning.
Penerapan Nilai – Nilai Pancasila Dalam Mengembangkan Sikap Cinta Tanah Air Pada Kurikulum Merdeka Di SMAN 2 Trenggalek Muhammad Irwawan Siswantoro
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.25892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai Pancasila dalam mengembangkan sikap cinta tanah air pada kurikulum merdeka. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi. Penelitian dilaksanakn di SMAN 2 Trenggalek dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru dan siswa. Dari hasil observasi penelitian, peneliti menemukan terdapat beberapa strategi yang dilakukan oleh guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada kurikulum merdeka, yaitu pelaksanaan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang didalamnya terdapat projek dengan mengangkat tema kearifan lokal di Trenggalek dan juga kegiatan pembiasaan baik itu terencana maupun tidak terencana yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, guru sudah melaksanakan strategi ini dengan baik.
Penilaian Afektif Dalam Pembelajaran PPKn Tingkat SMA: Persepsi Dan Implementasi Guru Riyanti, Dwi; Purwantiningsih, Ary; Manik, Toba Sastrawan
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.26325

Abstract

Penilaian Afektif adalah salah satu aspek yang ditekankan dalam setiap kurikulum. Dalam pembelajaran PPKn, Penilaian Afektif tidak terpisahkan seiring dengan tujuan pembelajaran PPKn yang bertujuan untuk menciptakan warganegara yang berkarakter dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Tujuan penelitian ialah untuk mendeskripsikan penilaian afektif dalam pembelajaran PPKn sesuai dengan persepsi dan implementasi guru. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan guru sebagai subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini 3guru  SMK Swasta Budi Agung Medan, SMA Negeri 1 Tanah Masa (Nias), dan MAN Batubara. Data dikumpulkan dengan melakukan angket Googleform, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur. Hasil dari penelitian ini ialah guru memahami pentingnya penilaian afektif terhadap siswa; guru telah mengimplementasikan penilaian afektif dengan dua metode yakni observasi dan penilaian diri. Penilaian dilakukan setiap pembelajaran berlangsung, akhir materi pembelajaran, dan tergantung pada Buku Guru. Guru belum mengembangkan instrumen sendiri dan menggunakan apa yang disediakan dalam Buku Guru. penelitian ini perlu untuk diteliti lebih mendalam agar kesulitan guru-guru dalam penilaian afektif bisa digali lebih mendalam.
Mediasi Antarbudaya Untuk Pencegahan Stres Akulturasi Pada Mahasiswa Urban Andhika Yudha Pratama; Saputra, Meidi; Mawarti, Rista Ayu; Sudirman, Sudirman
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.26523

Abstract

Intercultural mediation is considered to be one of the approach disciplines in building good and positive relations between multicultural community spaces. This approach places great importance on a dialogical space that involves social groups with equal principles. Therefore, this approach is very much needed in the composition of a society that has diverse cultures. One of how the diversity of the community is built is the relationship between urban groups of students and residents. In several cities in Indonesia, the composition of the two in terms of numbers shows a very large number. This study seeks to explain the importance of intercultural mediation as a priority need to create a harmonious space in society. This needs to be studied because in many cases it is difficult for urban students to blend in with their new environment so they experience acculturation stress which leads to conflict and failure to study. This research will be conducted using a qualitative method with a case study approach. Exploration of cases regarding the symptoms and facts of acculturation stress that have been experienced by students is the main narrative in this study. Case studies that occur in the largest urban students destinations such as Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Malang, and Bandung will be the main focus of the search. This study will present a narrative about the strong relationship between intercultural mediation as a solution to the problem of cultural acculturation stress in urban student groups. The existence of a dialogue room that focuses on cultural recognition and social understanding between groups available in cities where many students come needs to be created and improved. Many ways can be done such as student day programs on campus with a duration of up to two semesters, community involvement around campus in new student orientation programs, and cultural festivals, policy making from the local government that regulates urban student administration. It is hoped that this study will become an important study for the community, universities, and all stakeholders to design preventive efforts through the development of various models of intercultural mediation implementation so that acculturation stress in urban students can be minimized.
Model Value Clarification Technique Dalam Membentuk Kecerdasan Kewarganegaraan Pada Pembelajaran Hukum Tata Negara Siregar, Hotma; Jamaludin, Jamaludin; Moad, Moad
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.26728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terbentuknya kecerdasan kewarganegaraan melalui mata kuliah Hukum Tata Negara yang dilaksanakan dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam enam kali pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyajian lembar observasi dan lembar asesmen. Lembar asesmen terdiri dari 10 soal dengan model menjodohkan yang diberikan pada saat pretest yang mencakup tujuh indikator ketercapaian kecerdasan kewarganegaraan. Diakhir pembelajaran diberikan lembar asesmen dalam bentuk postest dengan memberikan pertanyaan. Setelah melalui tahapan-tahapan penelitian, maka data-data yang terkumpul akan dianalisis. Pada penelitian tindakan dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis yang bersifat naratif kualitatif atau dengan kata lain menguraikan/menjelaskan secara jelas dilihat dari proses sampai hasil temuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tindakan. Berdasarkan kajian analisis dari 16 orang mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Hukum Tata Negara, maka terlihat kecenderungan kecerdasan mahasiswa dengan memberikan tanggapan bahwa mata kuliah tersebut berkontribusi terhadap kecerdasan warga negara dalam aspek pengetahuan dan keterampilan civic knowledge & civic skill. Sedangkan pada sikap dan tindakan mahasiswa dapat di tekankan pada aspek civic disposition, civic confidence, civic commitment, civic competence dan civic culture.
Penguatan Sistem Pengamanan Internal Balai Kota Bogor Melalui Pembinaan Wawasan Kebangsaan Dalam Mencegah Ancaman Terorisme Pranowo, Andityas; Supriyadi, Asep Adang; Sucitra, I Gusti Ngurah Bagus
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.27601

Abstract

This journal aims to discuss the security system for the Bogor City Hall office in dealing with the threat of criminal acts of terrorism. The city of Bogor as a buffer for Jakarta is included in the VIP security ring because it is close to the Bogor Palace. This research method uses qualitative research with a descriptive analysis design. The results of this study conclude that First, physically, strengthening the Internal Security System for the Bogor City Hall Office can be carried out with the following steps; Increase the Risks, Increase the Effort, Reduce the Rewards, Remove Excuses, and Reduce Provocations. Second, efforts to strengthen the Internal Security System for the Bogor City Hall Office through Fostering the National Insight of Employees, fostering national insight for Bogor City Hall employees aims to help them internalize national values, such as love for the motherland, awareness of the importance of national security, and a spirit of unity and unity. Such coaching can help increase their awareness and alertness to suspicious signs and behavior around them.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Dalam Mempersiapkan Warga Negara Muda Yang Smart And Good Digital Citizenship Abiyuna, Thaufan
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.27674

Abstract

This study aims to place Civic Education proportionally as the right vehicle in preparing young citizens who are smart and good digital citizenship in the development of science and technology in the era of digital communication. The method used in this study is qualitative with data collection through interviews, observations, and documentation. With the results of conceptual research, there are differences in meaning between digital citizenship, digital citizens, and digital citizenship education. In today's digital era, the development of digital civic education in Indonesia should be a must. This is because the current era of digitalization has had a tremendous disruption impact on various aspects of people's lives, including in the world of education. However, the development of digital citizenship education in Indonesia must certainly look at various aspects of the opportunities and challenges that exist.
Peningkatan Peran Bawaslu Republik Indonesia Dalam Mengawasi Kampanye Hitam Di Media Sosial Pada Pemilu Serentak 2024 Nasution, Ali Imran; Azaria, Davilla Prawidya; Alfarissa, Tiara; Abidin, Fikri Rafi Musyaffa; Fauzan, Muhammad
Jurnal Civic Hukum Vol. 8 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v8i2.27700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peningkatan peran Bawaslu Republik Indonesia dalam mengawasi dan menindak kampanye hitam di media sosial pada Pemilu serentak 2024. Kegiatan kampanye Pemilu di media sosial lebih banyak dilakukan dalam bentuk kampanye hitam dibandingkan dengan kampanye positif. Bawaslu Republik Indonesia sebagai lembaga yang mengawasi penyelenggaraan Pemilu, belum sepenuhnya memiliki kewenangan penindakan kampanye hitam di media sosial. Maka daripada itu perlu adanya peningkatan peran Bawaslu Republik Indonesia dalam hal mengawasi kampanye hitam di media sosial. Metode penelitian yang digunakan menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa strategi Bawaslu Republik Indonesia dalam menindak kampanye hitam di media sosial dilakukan dengan cara bekerja sama dengan lembaga negara seperti Kemenkominfo, Kejaksaan, Kepolisian, dan lembaga pemantau Pemilu. Perluasan kewenangan Bawaslu Republik Indonesia terletak pada penambahan kewenangan pengawasannya atas kampanye hitam di media sosial, yang mengedepankan pada perubahan Pasal 93 UU No.7/2017 tentang Pemilihan Umum dalam rangka penegakan hukum terhadap pihak yang melakukan kampanye hitam di media sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 10