cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Pendampingan Tutor PKBM di Kota Merauke dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Strategi Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan Nur, Andi Saparuddin; Dewi Puji Rahayu; Sumarsono, Adi
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.36996

Abstract

Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) menjadi solusi alternatif bagi anak-anak putus sekolah di Kota Merauke agar tetap belajar. Salah satunya adalah PKBM Weda Agletok Say (WAS). Namun, proses pembelajaran yang digunakan masih bersifat tradisional dan belum terdapat penggunaan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar tutor PKBM-WAS. Metode yang digunakan adalah pelatihan melalui presentasi, diskusi, demonstrasi, dan pendampingan. Strategi pendampingan menggunakan metode ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, dan Extension) dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman tutor tentang pembelajaran efektif dan menyenangkan, dari skor rata-rata pre-test sebesar 30,94 menjadi 75,94 saat post-test. Keterampilan mengajar tutor menunjukkan peningkatan kualitas dari aspek pemanfaatan media pembelajaran, penggunaan ice breaking, dan penguasaan konsep materi ajar.
Rehabilitasi Terumbu Karang melalui Pendekatan Berbasis Kelompok Nelayan Keramba Apung Lampio di Perairan Teluk Lianabanggai, Kabupaten Buton Tengah Hasidu, La Ode Abdul Fajar; Rahmat Karim; Arif Prasetya; Endi Ardianto; Indra Ardiansyah; Anwar; Firman Syah
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.37053

Abstract

Praktik Destructive Fishing menggunakan bom ikan oleh beberapa nelayan masih marak dilakukan di kawasan perairan Kabupaten Buton Tengah. Oleh karena itu, beberapa ekosistem terumbu karang di perairan Buton Tengah telah mengalami kerusakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk melakukan transplantasi dan pelepasan media penempelan karang melalui pendekatan berbasis kelompok nelayan di Perairan Teluk Lianabanggai, Desa Lanto, Kabupaten Buton Tengah. Transplantasi menggunakan media kubus beton, dan media penempelan larva karang berupa bioreeftek. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan bahaya dan dampak destructive fishing bagi keberlanjutan sumberdaya perikanan dan meningkatkan kapasitas mitra dalam upaya rehabilitasi terumbu karang. Pelaksanaan sosialisasi dan penguatan kapasitas mitra dilakukan secara langsung dengan metode ceramah. Pembuatan media transplantasi menggunakan media beton berbentuk kubus dan bioreeftek menggunakan batok kelapa. Pelepasan media dilakukan secara partisipatif, yaitu masyarakat kelompok nelayan terlibat secara aktif. Hasil kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya dan dampak destructive fishing, peningkatan kapasitas masyarakat mengenai rehabilitasi terumbu karang. Masyarakat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini mengingat kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan di Desa Lanto, Kabupaten Buton Tengah. Diperlukan adanya upaya penelitian lebih lanjut mengenai status kondisi terumbu karang di perairan Selat Lianabanggai, Kabupaten Buton Tengah.
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Otago Exercise Di Puskesmas Kandang Kota Bengkulu Aprilatutini, S.Kep.,M.Pd, Titin; Yustisia, Nova; Slamet, Samwilson; Suryanti, Suryanti
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.37136

Abstract

Penurunan fungsi tubuh pada lansia tidak jarang dapat menimbulkan terjadinya risiko seperti terjatuh, terpeleset atau cedera yang tiba-tiba. Dampak jatuh dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti adanya luka, patah tulang, gangguan mobilitas fisik dan kematian. Status kesehatan lansia semakin menurun seiring bertambahnya usia, yang akan mempengaruhi kualitas hidup lansia. Penuaan disertai dengan munculnya berbagai penyakit, penurunan fungsi fisik, keseimbangan dan risiko jatuh. Menurunnya status kesehatan lansia berlawanan dengan keinginan lansia untuk tetap sehat, mandiri, dan mampu melakukan aktivitas seperti biasa seperti mandi mandiri, berpakaian mandiri dan beraktivitas. Lansia yang mengalami risiko jatuh menyebabkan mereka mengalami cidera sehingga tidak dapat beraktivitas secara mandiri dan akan mempengaruhi kualitas hidup lansia tersebut. Tujuan pengabdian ini   adalah  untuk  menurunkan risiko jatuh pada lansia dan meningkatkan kemampuan lansia melalui otago exercise sehingga lansia mampu melakukan latihan Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah latihan otago exercise yang dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu minggu selama dua minggu. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat rata-rata peningkatan hasil score keseimbangan pada 25 orang lansia yang menjadi peserta yaitu dari 43,68 menjadi 48,92  adanya peningkatan rata-rata hasil risiko jatuh, yang artinya setelah dilakukan latihan otago risiko jatuh menjadi berkurang. Hasil kegiatan ini masih perlu pemantauan dan pendampingan dari Puskesmas khususnya program lansia agar dapat menjadi salah satu kegiatan rutin di Posyandu Lansia.
Diversification of Products and Alternative Energy from Guava Fruit Waste (Syzygium Malaccense) in Kemumu Village, North Bengkulu Regency Ratnawati, Devi; Martono Hadi Putranto, Agus; Dwi Sutanto, Teja
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.37256

Abstract

Tujuan pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat berbasis riset ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah jambu bol menjadi minuman kesehatan dan memanfaatkan hasil sampingnya sebagai briket arang untuk sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 4 tahap yaitu: perencanaan program, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pada pelaksanaan program, dilakukan implementasi program kegiatan yang meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan, demonstrasi dan pembinaan beserta pelatihan teknologi buah jambu bol menjadi minuman kesehatan dan briket arang. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Kemumu dalam memanfaatkan jambu bol (Syzygium malaccense) menjadi minuman kesehatan dan briket arang, yang memberikan alternatif energi terbarukan serta peningkatan ekonomi lokal. Tingkat keberhasilan adopsi teknologi tercermin dari kemampuan peserta mereplikasi prosedur diversifikasi produk tanpa pendampingan langsung.
Optimalisasi Self care management pada pasien Diabetes mellitus tipe 2 Melalui Diabetic Self Management Education (DSME) di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu Bardah; Ikhsan; Saki, Vernonia Yora; Ema Komala, Encik Putri; Suryanti
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.37371

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) berkaitan erat dengan komplikasi jangka panjang dan penurunan kualitas hidup. Salah satu perwujudan pilar penatalaksanaan DM adalah melalui Diabetes Self-Management Education (DSME). Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, program DSME dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan Self Care Management pada Pasien DM Tipe 2 melalui DSME. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode group based melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, bimbingan, dan pemeriksaan kesehatan. DSME dilakukan melalui beberapa kegiatan, yakni edukasi self-care management DM, pemeriksaan gula darah, demonstrasi senam kaki, dan spa kaki diabetik. Hasil pretest menunjukkan 26 orang (86,7%) berpengetahuan rendah, dengan rata-rata hasil pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) adalah 260,5 mg/dl. Setelah dilakukan DSME dan posttest pada minggu ke 4, terjadi peningkatan pengetahuan yakni 25 orang (83,3%) berpengetahuan baik dengan kadar glukosa darah rata-rata pada pemeriksaan pertama adalah 233,7 mg/dl. Terjadi peningkatan pengetahuan dan penurunan rata-rata glukosa darah sewaktu.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Pencegahan Penyakit Infeksi Kulit Rizqoh, Debie; Nugraheni, Enny; Prihatiningrum, Atik; Meidiyanti, Prima
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.37797

Abstract

Penyakit kulit sering ditemukan pada masyarakat yang kurang memperhatikan personal hygiene dan sanitasi lingkungan. Beberapa jenis penyakit yang sering dialami masyarakat yaitu psoriasis, kusta atau hansen, dermatitis, scabies, panu, cacar, dan lain-lain. Kebersihan kulit, tangan, kuku dan kebersihan handuk paling banyak masuk dalam kategori buruk. Kebersihan kulit, tangan, kuku, pakaian, handuk, tempat tidur, sprei, dan sanitasi lingkungan memiliki korelasi yang signifikan dengan keluhan penyakit kulit. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu strategi untuk menanggulangi masalah penyakit infeksi kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan di Desa Sri Kuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2024. Sebelum kegiatan tersebut, tim pengabdian menyusun buku edukasi dan poster edukasi yang dibagikan pada saat kegiatan penyuluhan. Pada saat kegiatan pengabdian, ada dua materi yang disampaikan yaitu materi “Penyakit Infeksi pada Kulit” dan “Pencegahan Penyakit Infeksi Kulit”. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi pengetahuan peserta. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan pengabdian.
Capacity Building Kader Posyandu Melalui Digitalisasi dan Creative Health Berbasis Ketahanan Pangan Lokal dan Inovasi Produk Ternak sebagai Percepatan Zero Stunting di Posyandu Melati, Kab. Probolinggo Santi, Maya Weka; Firgiyanto , Refa; Syahniar , Theo Mahiseta; Andriani, Mira
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.38080

Abstract

Kabupaten Probolinggo menempati posisi kedua tertinggi kabupaten/kota pada masalah stunting di Jawa Timur sebesar 15,71% (9.840 balita) tahun 2022. Rangkaian program yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat diterapkan melalui 4 (empat) tahapan kegiatan, yaitu (1) Persiapan, (2) Sosialisasi, (3) Pelaksanaan kegiatan, (4) Monitoring dan Evaluasi. Berdasarkan kuesioner pretest dan postest, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar kader Posyandu merasa terbantu dengan adanya sistem e-Posyandu. Sistem ini mendukung deteksi dini kejadian stunting pada balita di Posyandu Melati, Desa Kamal Kuning. Kader sangat senang karena memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk membuat produk PMT berbahan dasar kelor yang berprotein tinggi, seperti yoghurt, puding, dan nugget ayam kelor. Selain itu, mereka juga memahami bagaimana cara melakukan budidaya tanaman dengan media aquaponik. Evaluasi dilakukan untuk menjadi rujukan dalam merencanakan keberlanjutan kerja sama antara tim pengabdian dan pihak mitra Posyandu Melati agar seluruh hasil kegiatan pengabdian dapat dikelola dan memberikan manfaat yang optimal.
MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEURSHIP SANTRI MELALUI WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN SYARI'AH DAN PEMASARAN DIGITAL PADA INSTITUT TAHFIZ BINTULU MALAYSIA Puji Purwatiningsih, Aris; Setiawan, Aries; Rakhman, Itmam Aulia; Janah, Miftahul; Setyawati, Harini Abrilia; Azizah, Siti Nur
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.38092

Abstract

Artikel ini mengkaji optimalisasi literasi digital dan pengetahuan syariah dalam mempersiapkan remaja menghadapi tantangan era digital, dengan fokus pada studi kasus di Institut Tahfiz Bintulu Malaysia. Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak besar pada kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan, termasuk bagi remaja Muslim. Oleh karena itu, literasi digital menjadi kunci untuk membantu remaja memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, terutama dalam bisnis dan kewirausahaan berbasis syariah. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui lokakarya, observasi, wawancara, dan studi literatur, dengan santri dari Institut Tahfiz Bintulu, Malaysia, 11-14 Oktober 2024 dengan jumlah peserta 91 santri putra dan putri sebagai subjek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan literasi digital dan pengetahuan syariah secara sinergis dapat memberdayakan remaja untuk menghadapi tantangan digital, membangun bisnis syariah, dan tetap menjaga etika serta moralitas Islam. Sinergi antara pendidikan agama dan teknologi digital sangat diperlukan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kompeten, dan berakhlak mulia di era modern.
Tingkat Pengetahuan Dan Keterampilan Petani Tentang Tanaman Refugia Dan Musuh Alami Hama Padi di Desa Sumber Agung, Bengkulu Utara Hamidi, Ilmi; Djamilah; Sutrawati, Mimi; Zarkani, Agustin; Sitohang, Enjelina Br
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.38363

Abstract

Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan dalam pengendalian hama padi di Desa Sumber Agung, Bengkulu Utara, telah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan ramah lingkungan, seperti pemanfaatan tanaman refugia dan musuh alami, untuk mendukung keberlanjutan pertanian padi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang manfaat tanaman refugia dan peran musuh alami dalam pengendalian hama. Metode kegiatan meliputi observasi, pelaksanaan pelatihan interaktif, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan petani tentang tanaman refugia dari 1,50 menjadi 3,00, peran musuh alami dari 1,70 menjadi 3,60, dan keterampilan diagnostik hama padi dari 1,70 menjadi 3,20. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman petani terkait teknik pengelolaan hama berbasis ekologi yang mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia. Edukasi lebih lanjut diharapkan dapat memperluas adopsi strategi pengendalian hayati untuk mendukung produktivitas dan kelestarian ekosistem pertanian di wilayah ini.
Penyuluhan dan Pelatihan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Petugas Pengangkut Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu Gunasari, Lala Foresta Valentine; Oktoviani; Anggraini, Rizkianti; Agustriawan, Deni; Indiarma, Verani; Triana, Dessy
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.37470

Abstract

Petugas pengangkut sampah beresiko tinggi mengalami penyakit akibat kerja, salah satunya ialah infeksi soil-transmitted helminths (STH) karena pekerjaannya sangat memungkinkan mereka untuk kontak dengan telur dan larva cacing yang ada di tanah atau sampah. Penelitian yang dilakukan pada 84 petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu tahun 2022 lalu menunjukkan bahwa 46 orang (54,8%) di antaranya mengalami infeksi STH. Kesimpulan dari penelitian tersebut ialah terdapat hubungan antara personal hygiene yang buruk dan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar dengan infeksi STH. Sebagai tindak lanjut, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada 92 petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu. Kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat pekerjaan yang kontak dengan sampah, pentingnya menggunakan APD saat bekerja, cara penggunaan APD yang sesuai standar, cara menjaga personal hygiene, dan perlunya mengkonsumsi obat cacing sebagai upaya eliminasi dan pencegahan infeksi STH.