cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Training Produksi dan Pemanfaatan Ecoenzyme: Solusi Ramah Lingkungan Limbah Kulit Buah dan Sayuran bagi Ibu Rumah Tangga di Kota Bengkulu Helmiyetti; Sipriyadi; Wibowo, Risky Hadi; Darwis, Welly; Safniyeti; Anggraini, Putri Lisya; Taifur, Aghus; Thamara, Monika; Sasmita, Anggun
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41436

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menyebabkan peningkatan limbah yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme yang bernilai guna dan ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi langsung pembuatan eco-enzyme, serta observasi. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta yang dievaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta; seluruh peserta (99,33%) menyatakan "tahu" atau "sangat tahu" terkait manfaat dan cara pembuatan eco-enzyme setelah pelatihan, dibandingkan sebelum kegiatan yang hanya 59,33%. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, tetapi juga membuka peluang wirausaha rumah tangga berbasis produk ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model edukasi pengelolaan limbah organik yang aplikatif dan berkelanjutan di masyarakat.
Pelatihan Dan Pengampingan Shockwave Therapy (SWT) Sebagai Media Rehabilitasi Cedera Atlet Pada Tenaga Pengajar Sekolah Menengah Atas Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO) Bengkulu Ilahi, Bogy Restu; Rizky, Oddie Barnanda; Yarmani
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.39089

Abstract

Kegiatan ini berjudul Pelatihan Shockwave Therapy Sebagai Inovasi Rehabilitasi Cedera Siswa Kelas Olahraga Kota Bengkulu Tujuan pengabdian ini untuk untuk menambah pengetahuan dan keterampilan tenaga pengajar di kelas olahraga di Kota Bengkulu tentang bagaimana meningkatkan prestasi melalui pendalaman rehabilitasi cedera saat pra pertandingan dan pasca pertandingan yang sesuai dengan kebutuhan saat ini yaitu lebih mengedepankan teknologi yaitu Shockwave Therapy (SWT) sebagai media rehabilitasi cedera siswa kelas olahraga. Metode yang kami gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan dengan cara ceramah dan tanya jawab serta mengadakan praktek langsung bagi para peserta pelatihan dilanjutkan dengan pendampingan sehingga ada tujuan bisa tercapai maksimal. Kegiatan Pelatihan  dan Pengampingan Shockwave Therapy (SWT) Sebagai Media Rehabilitasi Cedera Siswa kelas olahraga Pada Tenaga Pengajar Kelas Olahraga di SMAN Keberbakatan Olahraga Kota Bengkulu Bengkulu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga pengajar dalam menjalankan program dan kurikulum sekolah tentang prestasi olahraga dan akan direncanakan pada Juni atau agustus 2024. Peserta kegiatan ini adalah Tenaga Pengajar Kelas Olahraga Kota Bengkulu Bengkulu berjumlah 20 orang. Pelatihan ini menghasilkan peningkatan 43% pengetahuan tenaga pengajar tentang tentang Rehabilitasi Cedera Siswa kelas olahraga Menggunakan Shockwave Therapy (SWT).
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Interaktif (Edugame) Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Penggerak SD Negeri 149 Seluma Era Merdeka Belajar Hiasa, Fina; Agustina, Emi; Rahayu, Ngudining; Ilahi, Bogy Restu
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.40521

Abstract

Kegiatan ini berjudul Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Interaktif Berbasis EduGame Sebagai Media Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Penggerak SD Negeri 149 Seluma di Era Merdeka Belajar. Tujuan pengabdian ini untuk menambah kompetensi mengajar tenaga pendidik di Sekolah Penggerak SD Negeri 149 Seluma dalam membuat alat peraga pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan saat ini yaitu lebih mengedepankan teknologi melalui media pembelajaran berbasis EduGame. Metode yang kami gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan dengan cara ceramah dan tanya jawab serta mengadakan praktek serta pendampingan langsung bagi para peserta pelatihan sehingga tujuan bisa tercapai maksimal. Kegiatan Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Interaktif Berbasis EduGame Untuk Meningkatkan tingkat keterampilan dalam pembuatan bahan ajar pada tenaga pendidik  di Sekolah Penggerak SD Negeri 149 Seluma untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga pendidik dan rencana akan dilaksanakan pada Juni atau Agustus 2024. Peserta kegiatan ini adalah Tenaga Pendidik Sekolah Penggerak SD Negeri 149 Seluma berjumlah 14 orang Dari pelaksanaan kegiatan tersebut bisa menjawab permasalahan yang ada, dimana manfaat yang  setelah mengikuti pelatihan adalah; (1)  Guru mulai menggunakan Alat Peraga Interaktif Berbasis EduGame yang sesuai dengan kebutuhan proses belajar mengajar, (2) Meningkatkan pengetahuan guru mengenai pemanfaatan teknologi untuk menunjang pembelajaran yang interaktif dan komunikatif, (3) Meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam hal mempersiapkan perangkat pembelajaran yang inovatif, dan (4) Membantu guru untuk menghasilkan media pembelajaran yang berkualitas melalui Alat Peraga Interaktif Berbasis EduGame. Dengan hasil peningkatan sebelum pelatihan dengan setelah pelatihan 45% meningkat menjadi 83,5%.
Peningkatan Pengetahuan Guru Bahasa Inggris Tentang Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas di Kota Lahat Yunita, Wisma; Maisarah, Ira; Sofyan, Dedi
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.40547

Abstract

Salah satu kendala dalam pengembangan profesinalisme guru saat ini adalah terkait dengan penulisan dan pelaksanaan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian PTK ini dapat dilaksanakan dengan terlebih dahulu merancang proposal yang berisi semua hal yang perlu dilakukan untuk melakukan penelitian tersebut. Agar guru dapat menulis proposal PTK, diperlukan suatu kegiatan sosialisasi membekali mereka dengan pengetahuan mengenai penulisan proposal PTK. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk meningkatkan pengetahuan guru bahasa Inggris tentang cara menulis proposal PTK serta meningkatkan kesadaran guru akan pentingnya PTK dalam pengembangan karier sebagai guru.  Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 31 orang guru Bahasa Inggris di Tingkat SMP dan SMA di Kota Lahat Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan yang dilakukan melalui tahapan 1) persiapan peserta dan perlengkapan kegiatan pengabdian, 2) pemaparan materi dan diskusi grup melalui Zoom Cloud Meeting, 3) Diskusi lanjutan melalui Grup WhatApps, dan 4) evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan guru tentang PTK mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 8,322 pada pre-test menjadi 12,032 pada post-test. Selain itu guru-guru juga telah mampu merancang kerangka proposal PTK dan diharapkan kegiatan ini dilanjutkan dengan kegiatan seperti pembimbingan penulisan proposal dan pelaksanaan penelitian berdasarkan proposal yang dirancang.
Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu pada Tanaman Bawang Merah di Desa Sumber Sari Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu Hikmah, Hikmatul Husna Al Mursyidi; Sutrawati, Mimi; Bustamam, Hendri; Ginting, Sempurna; Khaila, Adelia Putri; Susmiati, Apri Fajar
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.44046

Abstract

Petani hortikultura di Desa Sumber Sari, Kabupaten Kepahiang, masih bergantung pada pestisida sintetis untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Penggunaan pestisida sintetis secara terus menerus dapat menyebabkan resistensi organisme pengganggu tanaman, mencemari lingkungan, serta menimbulkan gangguan kesehatan bagi petani maupun konsumen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengenali gejala penyakit tanaman serta keterampilan petani dalam memproduksi dan mengaplikasikan biopestisida secara mandiri dengan menggunakan agens hayati Trichoderma sp. dan Streptomyces sp.. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, praktik lapangan, serta pendampingan dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kapasitas teknis petani secara signifikan mengenai pengendalian hayati, dengan seluruh peserta (100%) menyatakan ketertarikan untuk menerapkan teknologi ini. Sebanyak 80% peserta memahami proses pembuatan biopestisida, dan 60% mampu mengaplikasikannya di lahan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik lapangan efektif dalam membangun kesadaran serta kemandirian petani menuju pertanian berkelanjutan. Perlu penguatan kelembagaan lokal dan pelatihan lanjutan serta fasilitasi akses terhadap bahan dan informasi guna memperluas adopsi teknologi pengendalian hayati di tingkat petani.
Peningkatan Daya Saing UMKM Olahan Pertanian Melalui Branding dan Strategi Pemasaran Digital Firmansyah, Firmansyah; Fatharani, Arina; Gusriani, Ika
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.44769

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM olahan pertanian di Desa Banyumas Lama, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Mei 2025 di Balai Desa Banyumas dengan melibatkan 26 pelaku UMKM yang memproduksi berbagai olahan pertanian seperti keripik pisang, opak singkong, dan kerupuk. Meskipun desa ini memiliki potensi pertanian yang melimpah, para pelaku UMKM menghadapi kendala signifikan dalam pemasaran digital akibat keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan mengintegrasikan tiga tahap utama yaitu persiapan (survei kebutuhan, perizinan, penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi dan pelatihan interaktif tentang branding, pemasaran digital, dan manajemen penjualan), serta evaluasi partisipasi peserta. Pelatihan difokuskan pada penerapan IPTEKS melalui platform digital seperti Instagram dan Shopee, strategi branding produk, serta teknik pembuatan konten pemasaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kehadiran mencapai 90% dengan 80% peserta berhasil mempraktikkan langsung materi yang diajarkan. Dampak positif program terlihat dari peningkatan kemampuan peserta dalam pembuatan akun digital, transformasi desain kemasan produk yang lebih profesional, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran yang lebih luas. Beberapa UMKM bahkan telah berhasil mendapatkan pesanan dari luar daerah melalui platform digital. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan berkala, peningkatan akses internet, dan kolaborasi strategis dengan dinas terkait.
Penerapan Good Agricultural Practice pada Mangga di Kelompok Wanita Tani Delima Merah, Kabupaten Bondowoso Pratita, Dian Galuh; Oktafa, Huda; Rizky Fadillah, Anggita; Firgiyanto, Refa
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.44916

Abstract

Kabupaten Bondowoso memiliki potensi akan produk buah–buahan salah satunya mangga. Hal itu dikarenakan mangga menjadi komoditas yang telah dibudidayakan secara turun temurun di pekarangan rumah. Namun Teknik budidaya yang dilakukan belum sesuai dengan tata cara budidaya yang baik atau Good Agricultural Practices. Tingginya potensi akan produksi mangga akan menurun jika tidak dilakukan perbaikan dalam proses budidaya. Wanita memiliki peran penting dalam proses budidaya. Pemerintah melalui penyuluh melakukan pendampingan melalui kelompok wanita tani salah satunya KWT Delima Merah yang terletak di Desa Darus Sholah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Delima Merah, Kabupaten Bondowoso dengan mengikutsertakan 30 anggota. Kegiatan yang dilakukan merupakan kolaboratif aktif antara tim dan mitra dengan beberapa kegiatan utama yaitu persiapan pelaksanaan, penyuluhan, dan penerapan teknologi GAP. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan perubahan akan pengetahuan sebesar 71% dan perubahan akan kemampuan berbudidaya sebesar 78%. Kegiatan berlangsung lancar sesuai dengan perencanaan dengan partisipasi aktif dari para anggota kelompok.
Peningkatan Ekonomi Melalui Pengolahan Durian di UKM Durian Rembangan Bersinar, Kabupaten Jember Yufit Riskiawan, Hendra; Fathoni K, Mokhammad; Galuh Pratita, Dian; Firgiyanto, Refa
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.44917

Abstract

Durian menjadi komoditas hortikultura yang menjadi primadona khususnya di Kabupaten Jember. Desa Kemuning Lor menjadi salah satu sentra durian di Lokasi pengabdian. Durian dibudidayakan secara turun temurun. Potensi tersebut tidak diiringi dengan Upaya pemasaran yang tepat, penjualan hanya dilakukan dengan menjual durian segar di pinggir jalan atau pada tengkulak sehingga pada saat panen raya harga menjadi turun drastic. Didasarkan hal tersebut, pengolahan produk turunan durian dapat menjadi Solusi peningkatan kemampuan ekonomi anggota UKM. Beberapa produk yang diolah adalah durian beku, pancake durian, dan selai durian. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September di tahun 2025 di UKM Durian Rembangan Bersinar, Kabupaten Jember dengan jumlah peserta 30. Kegiatan ini menerapkan active participatory approach yang mengedepankan keaktifan dari para responden yang merupakan anggota dari UKM Durian Rembangan Bersinar, dengan beberapa kegiatan antara lain persiapan pelaksanaan, sosialisasi, dan penerapan teknologi. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui terdapat peningkatan sebesar 90 persen pada aspek keterampilan pengolahan, serta 79 persen pada aspek pengetahuan. Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusias dari para peserta.
Implementasi Platform Crowdfunding Digital dan Optimalisasi Peran Majelis Taklim Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Puji Purwatiningsih, Aris; Setyahuni, Suhita Whini; Salam, Abdus; Wardhani, Masitha Fahmi
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45111

Abstract

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Roja’ul Khoir menghadapi tantangan dalam efisiensi penghimpunan ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf) karena masih mengandalkan metode tradisional (kotak amal dan door-to-door) serta belum optimalnya peran Majelis Taklim sebagai motor penggerak filantropi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan platform crowdfunding digital dan mengoptimalisasi peran Majelis Taklim sebagai strategi terpadu dalam peningkatan akuntabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan lima tahapan terstruktur mulai dari sosialisasi dan pelatihan, hingga penerapan teknologi dan pendampingan yang berfokus pada sinergi antara teknologi dan kelembagaan sosial. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi filantropi digital masyarakat, dibuktikan dengan kenaikan rata-rata pemahaman peserta sebesar 34,8% pada hasil post-test. Implementasi platform digital berhasil menciptakan transparansi, efisiensi, dan kemudahan donasi. Sementara itu, optimalisasi peran Majelis Taklim melalui kemitraan formal terbukti efektif dalam memobilisasi jaringan sosial untuk mempromosikan kontribusi ZISWAF yang lebih rutin dan konsisten. Kesimpulannya, integrasi inovasi digital dan penguatan kelembagaan sosial Majelis Taklim berhasil memodernisasi tata kelola ZISWAF, meningkatkan kepercayaan publik, dan membangun model penghimpunan dana yang berkelanjutan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Optimalisasi Pemupukan untuk Meningkatkan Produktivitas Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Mulya Sari, Dr.Gita; Prawito, Priyono; Sudarma, Rahmat
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.45359

Abstract

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pemupukan Kopi Robusta di Kabupaten Kepahiang dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra, yaitu rendahnya produktivitas kebun kopi akibat teknik pemupukan yang belum optimal, penggunaan pupuk yang tidak sesuai dosis, pencampuran pupuk yang keliru, serta minimnya pengetahuan petani tentang prinsip pemupukan berimbang dan pembuatan kompos. Kondisi ini memengaruhi kualitas biji kopi dan keberlanjutan lahan, terutama karena sebagian besar petani masih mengandalkan cara-cara tradisional dalam pengelolaan tanah dan tanaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di Desa Kelilik, Kabupaten Kepahiang, dan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari petani kopi anggota kelompok tani setempat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani secara signifikan, di mana pemahaman yang semula hanya 32% meningkat menjadi 85% setelah kegiatan, khususnya dalam aspek penerapan prinsip pemupukan 4T, perbedaan pupuk organik dan anorganik, teknik pemberian pupuk, serta pembuatan kompos. Temuan ini mengonfirmasi bahwa edukasi yang disertai praktik lapangan merupakan pendekatan yang efektif untuk membentuk kesadaran dan perubahan perilaku petani menuju pengelolaan usahatani kopi yang lebih berkelanjutan. Untuk memperkuat dampak kegiatan, diperlukan dukungan kebijakan daerah melalui replikasi program ke sentra kopi lainnya, integrasi hasil pelatihan ke dalam program penyuluhan pemerintah, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian dalam pengembangan inovasi teknologi budidaya. Selain itu, penguatan kelompok tani dalam pengelolaan kompos secara kolektif dapat menurunkan biaya produksi dan menjaga kesehatan tanah, sehingga produktivitas dan mutu kopi Robusta Bengkulu dapat terus ditingkatkan.