cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Bank Sampah sebagai Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan . Ambarini, Nur Sulistyo Budi; Sofyan, Tito; Septaria, Ema; Chanafiah, Yayah
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.38155

Abstract

Pengembangan pariwisata di Desa Tapak Gedung menjadi desa wisata merupakan upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat tetapi juga menimbulkan masalah sampah baik dari warga desa maupun pengunjung kawasan wisata. Permasalahannya di Desa Tapak Gedung belum ada Bank Sampah, karena BUMDes belum memiliki unit pengelola sampah. Hal tersebut dikarenakan pengelola BUMDes dan perangkat desa lainnya belum memiliki pengetahuan, kesadaran tentang Bank Sampah dan keterampilan mengelola Bank Sampah serta mengolah sampah. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan keterampilan mengelola dan mengolah sampah melalui Bank Sampah sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan metode ceramah, diskusi, dan pelatihan ini berupaya untuk memberikan motivasi dan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pentingnya mengelola dan mengolah sampah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini telah memberikan pengetahuan melalui materi pariwisata berkelanjutan, sampah organik dan anorganik, pilah dan olah sampah serta kelembagaan Bank Sampah. Pelatihan pilah dan olah sampah organik menjadi eco-enzyme dan sampah anorganik menjadi eco-brick. Menyampaikan draft AD/ART dan struktur organisasi Bank Sampah. Setelah kegiatan PkM ini diharapkan di Desa Tapak Gedung melalui musyawarah desa dapat membentuk Bank Sampah Desa.
Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Ultra Mikro (UMi) Kota Bengkulu Melalui Program Inkubasi Bisnis Windirah, Nola; Novanda, Ridha Rizki; Barchia, Faiz; Rahman, Refpo; Komalasari, Delia; Anis, Ulfah; Husna, Muhimmatul; Agwil, M. Winalia; Saputra, Ismed; Yusuf, Muhammad; Hendrawan, Faiz Rasyid; Arif, Prasetya; Sopian, Mochamad
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.38782

Abstract

Abstrak: Pelaku usaha ultra mikro seringkali menghadapi berbagai kendala. Termasuk keterbatasan akses terhadap pembiayaan, kurangnya pengetahuan tentang manajemen bisnis, dan minimnya dukungan dalam aspek legalitas serta pemasaran produk. Program inkubasi bisnis oleh Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Bengkulu (IBT Unib) yang berkolaborasi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Kementerian Keuangan RI bertujuan untuk memberdayakan debitur atau calon debitur Pembiayaan UMi melalui serangkaian kegiatan peningkatan kapasitas. Subyek pengabdian pada program ini yakni Pelaku Usaha Ultra Mikro (UMi) Kota Bengkulu yang menerima pembiayaan usaha oleh PIP KemenKeu RI berjumlah 200 orang. Metode kegiatan dilakukan dengan rangkaian tutorial “Youth IBT agent (YIA)”, kick off meeting, Workshop Financial Smart, Pelatihan Pengelola Keuangan dan Pemasaran, dan Pelatihan Pendampingan Legalitas Usaha. Hasil kegiatan pertama yakni dosen dan mahasiswa telah mampu untuk menjalankan pendampingan dari serangkaian kegiatan. Kedua, kick of meeting menghasilkan kesepakatan kerjasama program antar IBT dan PIP. Ketiga, kapasitas pelaku ultra mikro di Kota Bengkulu mengalami peningkatan terkait financial smart, pengelolaan keuangan dan pemasaran, dan legalitas usaha.
REKOMENDASI STRATEGI PENGENDALIAN DENGUE DI KOTA BENGKULU TAHUN 2023-2025: FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) Triana, Dessy; Gunasari, Lala Foresta Valentine; Martini, Martini; Suwondo, Ari; Sofro, Muchlis Achsan Udji
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.39717

Abstract

Dengue is a global health problem. There has been an increase in cases of more than 15 times over the last two decades. The causes of the rise in the number of cases and the increase in infected areas are very complex and multifactorial, including viral, vector, environmental, and human factors. A comprehensive prevention strategy is needed that includes all component factors that influence dengue disease to predict the incidence of the disease. This activity aimed to implement effective dengue control in Bengkulu City to reduce the number of dengue cases. The activity partners were the Bengkulu City Health Service, Bengkulu Provincial Health Service, Community Health Centers in Bengkulu City, and surveillance officers. The method of this activity was to focus group discussion to formulate a dengue control strategy in Bengkulu City for 2023-2025.  The dengue control strategy that has been formulated can be implemented in the work area of ​​the community health center to reduce the number of dengue cases.
Pelatihan Permainan Kimia Untuk Guru-Guru Di Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Abdullah, Abdullah; Herdini, Herdini; Erviyenni, Erviyenni; Copriady, Jimmi; Rasmiwetti, Rasmiwetti; Susilawati, Susilawati; Wulandari, Putri Adita; Putri, Tiara Swastika
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.40552

Abstract

Kimia adalah proses ilmiah yang sebaiknya diajarkan melalui aktivitas langsung sebagai salah satu bentuk pendekatan keterampilan proses. Kegiatan praktikum merupakan salah satu kegiatan yang sangat berperan dalam meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar. Laboratorium beberapa sekolah di kecamatan XIII Koto kampar berada pada keadaannya kurang baik, sehingga tidak dapat digunakan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran. Permainan merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang saat ini telah banyak digunakan pada semua kalangan dalam bidang pendidikan. Pendekatan konsep kimia melalui permainan dianggap akan lebih memudahkan peserta didik dalam menghubungkan konsep kimia yang ada dengan permainan yang telah mereka lakukan. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dan menambah inovasi serta kreativitas guru sains di Kecamatan XIII Koto Kampar dengan cara memberikan pelatihan tentang penerapan permainan kimia dalam pembelajaran.
Optimalisasi Administrasi Pajak Penghasilan: Edukasi dan Pendampingan untuk Yayasan Alpha Indonesia Jawa Tengah Ratnawati, Juli; Pamungkas, Imang Dapit; Setiawanta, Yulita; Mardjono, Enny Susilowati; Setiawan, Aries
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.40911

Abstract

Sosialisasi perpajakan bagi badan nirlaba, terutama pada Yayasan Alpha Indonesia Jawa Tengah, memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan. Sebagai organisasi sosial yang fokus pada kegiatan kemanusiaan, Yayasan Alpha Indonesia Jawa Tengah masih menghadapi berbagai kendala dalam memahami dan mengimplementasikan kewajiban perpajakan, terutama terkait dengan regulasi pajak penghasilan yang harus dipatuhi oleh yayasan tersebut. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus yayasan mengenai regulasi perpajakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan teknis. Metode yang digunakan meliputi pertemuan edukatif, pelatihan pencatatan keuangan berbasis teknologi, serta simulasi pelaporan pajak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap 15 pengurus inti yayasan terhadap kewajiban perpajakan. Selain itu, implementasi sistem pencatatan keuangan digital selama dua hari mampu membantu yayasan dalam mempermudah proses pelaporan pajak secara akurat. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dalam bidang keuangan dan perpajakan. Pendampingan dan edukasi sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan kepatuhan yayasan terhadap kewajiban pajak sehingga yayasan mampu secara mandiri mengelola kewajiban perpajakannya.
Pelatihan Pemanfaatan Agens Hayati Rhizobakteria untuk Meningkatkan Pertumbuhan Jahe di Nagari VIII Koto Kabupaten Lima Puluh Kota Yanti, Yulmira; Hamid, Hasmiandy; Umami, Irwin Mirza; Triana, Lora; Noveriza, Hermeria; Zahara, Vatima
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.40948

Abstract

Masyarakat Nagari VIII Koto yang berlokasi di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, bergantung pada hasil pertanian sebagai sumber penghasilan utama, terutama dengan budidaya jahe. Jahe yang dikembangkan kelompok Restu ibu yaitu jenis jahe gajah. Hasil panen yang tidak maksimal akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) menjadi hambatan utama bagi petani. Untuk mengatasi hal ini, penggunaan rizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) sebagai agen hayati diperlukan untuk meningkatkan produksi jahe. Tujuan kegiatan pemberdayaan kelompok tani ini untuk memberikan pemahaman kepada kelompok tani mengenai manfaat rizobakteri sebagai agen hayati, yang dapat memacu pertumbuhan dan peningkatan produksi jahe. Metode kegiatan ini menerapkan pendekatan praktis melalui sosialisasi, penyuluhan, dan demonstrasi penanaman langsung yang melibatkan partisipasi aktif kelompok tani. Hasil yang diperoleh yaitu kelompok tani memperoleh pemahaman mengenai manfaat rizobakteri sebagai agen hayati untuk memacu pertumbuhan dan hasil. Mereka juga mampu mengidentifikasi organisme pengganggu tanaman (OPT) dan mengetahui cara pengendalian yang efektif.
Pemberdayaan Kelompok Tani Padimas Melalui Introduksi Varietas Bawang Merah dan Penguatan Kelembagaan Amzeri, Achmad; Khoiri, Syaiful; Pawana, Gita
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41051

Abstract

Kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan implementasi teknologi pada demoplot bawang merah di Desa Sana Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola budidaya bawang merah. Sosialisasi yang melibatkan Kepala Desa, Ketua Gabungan Kelompok Tani, dan anggota Kelompok Tani Padimas, membahas topik-topik penting seperti pengendalian penyakit, pemilihan varietas sesuai kondisi agroklimat, serta penerapan teknologi baru seperti True Shallot Seed (TSS). Teknologi TSS diperkenalkan untuk mengatasi masalah penyediaan benih bawang merah yang terbatas dan meningkatkan ketahanan tanaman. Selain itu, pelatihan pengolahan pupuk organik dari limbah peternakan bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha tani melalui sistem pertanian sirkular. Kegiatan monitoring dan evaluasi produksi menunjukkan peningkatan produktivitas bawang merah sebesar 1,56 ton/ha, meskipun masih berada di bawah rata-rata produktivitas nasional. Penanaman bawang merah di luar musim berhasil menurunkan intensitas serangan penyakit hingga 96.5%, meningkatkan kualitas umbi, dan membuka peluang untuk harga jual yang lebih baik. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku petani, meningkatkan hasil pertanian, dan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi pada pengembangan pertanian berkelanjutan di Desa Sana Tengah.
Revitalisasi Sentral Kentang dengan Smart Greenhouse Berbasis IoT dan Smart Agrologistik dalam Pembibitan Kentang Serta Pengolahan Produk Mashed Potato di Bondowoso Wardana, Rudi; Lutfi, Faisal; Oktafa, Huda; Firgiyanto, Refa; Ramadhani, Rizkika; Kurniawan, Bayu
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41058

Abstract

Bondowoso memiliki agroklimat yang mendukung budidaya kentang dalam skala yang besar, tetapi produktivitasnya mengalami penurunan setiap tahunnya hingga mencapai 16,6 ton/Ha. Salah satu penyebabnya adalah serangan Nematoda Sista Kentang dan penyakit hawar daun, yang berdampak pada hilangnya hasil panen hingga 98,6%. Selain itu ketersediaan benih kentang yang hanya 7.045 ton dari dalam negeri dan 5.316 ton benih Impor. Permasalahan juga muncul pada saat panen raya, dimana belum adanya diversifikasi produk kentang yang bisa meningkatkan nilai ekonominya terutama pada saat harga jual kentang segar turun. Manajemen pertanian yang kurang memadai juga menambah permasalahan mitra untuk mengantisipasi kendala-kendala pada proses budidaya, panen dan pasca panen, serta proses pemasaran yang lebih luas. Solusi yang ditawarkan berdasarkan permintaan mitra melalui diskusi yaitu pengadaan tempat pembibitan desain terbuka dan tertutup dengan menggunakan smart screen house pembibitan berbasis IoT untuk membantu petani memproduksi benih yang berkualitas. Solusi yang kedua yaitu pengolahan Mashed Potato menjadi tepung kentang untuk diversifikasi produk. Ketiga yaitu penerapan smart agrologistic untuk mengantisipasi kendala-kendala yang mempengaruhi proses budidaya, panen dan pasca panen, serta proses pemasaran. Adapun luaran dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan petani sebesar 90% terkait pembibitan tanaman kentang; otomatisasi pengendalian iklim mikro melalui penambahan aset dalam bentuk rumah pembibitan kentang dengan smart greenhouse berbasis IoT, Tingkat kontaminasi dapat diminimalisir sampai 90% melalui proses sterilisasi dan seleksi yang sesuai SOP. Adanya peningkatan pengetahuan sebesar 100% terkait diversifikasi mashed potato menjadi tepung kentang. Tingkat partisipasi aktif petani sebesar 80% dalam menggunakan aplikasi smart agrologistic.
Upaya Peningkatan Ketahanan UMKM Buket Strategi Efektif Manajemen Waktu dan Pengelolaan Modal Melalui Kolaborasi Sharing session Nastalin, Arnetta Fadilla; Melianti, Vanni; Purwatiningsih, Aris Puji; Setyahuni, Suhita Whini; Wibowo, Mochammad Eric Suryakencana
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41105

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan Sharing session dengan pemilik UMKM buket bunga Infinitee.Bouquets, Semarang. Peran strategis UMKM di Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta peningkatan inovasi dalam membuat usaha menjadi dasar pelaksanaan program ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan UMKM buket melalui strategi manajemen waktu dan pengelolaan modal yang lebih efektif. Selain itu, Sharing session memperkuat jejaring antar pelaku usaha, memungkinkan UMKM buket meningkatkan produktivitas, stabilitas keuangan, dan daya saing di pasar. Metode yang digunakan adalah Sharing session dengan pendekatan kolaboratif, mencakup pelatihan manajemen waktu, strategi keuangan, serta diskusi dengan pemilik dan narasumber pengabdian. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei, serta analisis pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan pelaku UMKM mampu menyusun jadwal kerja yang lebih terstruktur, memprioritaskan aktivitas esensial, dan mengurangi pemborosan waktu. Hal ini membantunya dalam meningkatkan produktivitas usaha serta memenuhi permintaan pelanggan dengan optimal. Pelaku usaha juga memahami cara mengalokasikan modal secara strategis, termasuk memanfaatkan catatan keuangan sederhana untuk memantau arus kas dan mengurangi pemborosan.
Peningkatan Literasi Keuangan Kelompok Tani di Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah Khairani, Lathifah; Cahyadinata, Indra; Suryanty SN, Melli
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41152

Abstract

Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki beberapa lembaga yang mengelola produk-produk desa salah satunya kelompok tani. Proses keuangan kelompok tani belum optimal dilakukan sehingga perlu meningkatkan literasi keuangan kelompok tani. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani di Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah melalui peningkatan literasi keuangan dan pembukuan dan laporan keuangan sederhana. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan terkait pentingnya literasi keuangan, bentuk-bentuk akses permodalan bagi kelompok tani dan pembukuan dan laporan keuangan sederhana kepada kelompok tani yang beranggotakan 19 orang serta evaluasi berupa angket sebelum dan sesudah pemberian program pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 70% kelompok tani puas terhadap program pengabdian dan telah sepenuhnya memahami terkait konsep literasi keuangan, namun perlu pendampingan lebih lanjut mengenai pembukuan dan laporan keuangan sederhana.