cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Pendampingan Pengisian Assesmen Penanggulangan Krisis Kesehatan dan Kelengkapan Data Dukung Menggunakan Sistem HARMONIS di Kabupaten Sumedang Arief Tarmansyah Iman; Ida Wahyuni; Rizka Ajeng Trikusumah
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26417

Abstract

Kabupaten Sumedang merupakan salah satu daerah dengan tingkat kejadian bencana yang tinggi sehingga memerlukan kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan yang didukung oleh data asesmen yang akurat dan berkelanjutan. Namun, pelaksanaan asesmen penanggulangan krisis kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2019 belum optimal karena keterbatasan pengetahuan petugas dalam pengisian instrumen asesmen dan kelengkapan data pendukung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam pengisian asesmen penanggulangan krisis kesehatan menggunakan Health Crisis Risk Monitoring Information System (HARMONIS). Kegiatan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri atas 34 petugas surveilans Puskesmas dan 1 petugas Dinas Kesehatan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan praktik langsung, serta evaluasi terhadap proses pengisian asesmen menggunakan Sistem HARMONIS. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mampu menyelesaikan pengisian asesmen penanggulangan krisis kesehatan beserta data pendukung melalui pendampingan intensif. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi beberapa kendala teknis pada Sistem HARMONIS, antara lain proses login, perubahan kata sandi, tampilan dashboard, dan penyaringan data berdasarkan wilayah kerja Puskesmas, yang selanjutnya menjadi masukan bagi pengembangan sistem. Kegiatan pendampingan ini mendukung peningkatan kapasitas petugas dalam penggunaan Sistem HARMONIS sekaligus memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan di Kabupaten Sumedang. Pendampingan secara berkelanjutan serta penyempurnaan fitur sistem direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas data asesmen dan mendukung pengambilan keputusan dalam penanggulangan krisis kesehatan.
Penerapan Rocket Stove sebagai Solusi Inovatif Pembakaran Sampah Minim Asap dalam Mendukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Desa Pandansari, Kabupaten Kebumen Harry Fauzi; Wildan Nurul Fajar; Muhammad Rafassa Delfano; Puput Amelia; Revalina Utami Salsabilla; Farhan Dwi Firmansyah; Gian Anggun Sabrina; Felita Marsya Salsabila; Hendry Yuda Pratama; Niswa Najibah; Yulinda Pramudita Kusuma; Felix Adestia Aptajaya; Nada Karima Abdillah
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26700

Abstract

Persoalan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan serius di wilayah pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen. Keterbatasan layanan pengangkutan sampah dan minimnya fasilitas tempat pembuangan sementara mendorong warga mengelola sampah dengan cara pembakaran terbuka, yang menimbulkan asap tebal, menurunkan kualitas udara, serta berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Rocket Stove sebagai solusi alternatif pembakaran sampah minim asap di Desa Pandansari, sekaligus menganalisis efektivitasnya dalam mengurangi asap serta respons masyarakat terhadap penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa dan warga, serta uji coba langsung penggunaan Rocket Stove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rocket Stove mampu menyalakan api dengan cepat, menjaga kestabilan api selama proses pembakaran, serta menghasilkan asap yang jauh lebih tipis dibandingkan pembakaran terbuka konvensional, berkat desain ruang bakar tertutup dan cerobong vertikal yang mempertahankan suhu tinggi secara stabil. Penerapan alat ini juga berdampak positif terhadap kualitas udara di sekitar lokasi pembakaran dan mendapat respons baik dari masyarakat karena kemudahan pengoperasian, biaya terjangkau, dan perawatan yang sederhana. Selain manfaat teknis, penerapan Rocket Stove turut menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Dengan demikian, Rocket Stove dapat dijadikan model teknologi tepat guna yang mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan berpotensi direplikasi di desa-desa lain dengan permasalahan sampah yang serupa.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Plastik Styrofoam Menjadi Perekat Bernilai Guna dan Bernilai Ekonomi di Desa Cibeusi Jatinangor Sumedang Tati Karliati; Nita Nur Rezkia; Rudi Dungani; Anne Hadiyane; Deni Nugraha
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26286

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, dalam pengelolaan sampah plastik styrofoam melalui penerapan teknologi tepat guna menjadi perekat bernilai guna dan bernilai ekonomi. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, kader PKK, karang taruna, pengrajin kayu/bambu, dan perguruan tinggi melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup potensi dan permasalahan sampah termasuk pemilahan sampah, kelembagaan pengelolaan sampah, dan  teknik pengolahan limbah styrofoam menjadi perekat multiguna, serta aplikasi perekat pada produk kayu. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi sirkular. Kebaruan program terletak pada hilirisasi hasil penelitian mengenai teknologi perekat berbasis limbah styrofoam yang diimplementasikan secara langsung kepada masyarakat melalui model pemberdayaan partisipatif. Selain mendukung pengurangan pencemaran lingkungan akibat akumulasi limbah styrofoam, kegiatan ini mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Keberhasilan program diukur melalui peningkatan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi peserta dalam mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan lanjutan yang mencakup aspek produksi, pengendalian mutu, pengemasan, pemasaran, serta penguatan kemitraan antara masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan yang lebih luas.
Pemberdayaan Nazhir Melalui Strategi Preventif Sengketa Lahan Produktif Di Indonesia Dan Kedah, Malaysia Meisha Poetri Perdana; Nina Herlina; Dindin Mochamad Hardiman; Iwan Setiawan; Wildan Sany Prasetiya; Siska Susilawati; Imas Siti Masitoh; Shela Fauziah
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25838

Abstract

Wakaf produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan aset secara berkelanjutan. Namun demikian, pengelolaan tanah wakaf produktif di Indonesia maupun Malaysia, khususnya di Negeri Kedah, masih menghadapi berbagai tantangan berupa sengketa kepemilikan, ketidakjelasan status hukum, lemahnya administrasi pertanahan, rendahnya kapasitas nazhir, serta minimnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya legalitas aset wakaf. Kondisi tersebut berpotensi menghambat optimalisasi pemanfaatan tanah wakaf untuk kegiatan ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas nazhir dalam menerapkan strategi preventif penyelesaian sengketa lahan produktif melalui penguatan aspek hukum, administrasi, tata kelola kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi informasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, pelatihan administrasi wakaf, pendampingan penyusunan dokumen legal, diskusi kelompok terarah, dan evaluasi melalui pre-test serta post-test. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif bersama lembaga pengelola wakaf di Indonesia dan Kedah, Malaysia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prosedur sertifikasi tanah wakaf, pengelolaan dokumen administrasi, mekanisme mitigasi sengketa, dan tata kelola wakaf produktif. Selain itu, terbentuk model pemberdayaan nazhir berbasis kolaborasi antara akademisi, Badan Wakaf Indonesia, Majlis Agama Islam Negeri Kedah, pemerintah daerah, serta masyarakat sebagai upaya preventif dalam meminimalkan potensi sengketa lahan produktif. Model ini diharapkan menjadi alternatif strategi pemberdayaan nazhir yang dapat direplikasi pada berbagai wilayah yang memiliki karakteristik pengelolaan wakaf serupa.
Bimtek Pengolahan Tepung Ubi Kayu sebagai Bahan Produksi Beras Analog bagi KWT Desa Notoharjo Lampung Tengah Liana Verdini; Nurbani Kalsum; Zukryandry Zukryandry; Kusmaria Kusmaria; Annisa Fitri
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24162

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Notoharjo, Lampung Tengah, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pengolahan tepung ubi kayu dan pemasaran digital beras analog. Kegiatan ini meliputi bimbingan teknis (bimtek) yang mencakup pengolahan tepung ubi kayu, pembuatan beras analog, desain pengemasan produk, serta pemasaran digital menggunakan platform seperti TikTok, WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan anggota KWT, baik dari segi teknis produksi maupun pemasaran produk. Dengan adanya peningkatan keterampilan ini, produk beras analog berbahan tepung ubi kayu diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan memperluas jangkauan pasar, baik secara lokal maupun daring, serta mendukung keberlanjutan ekonomi desa.
Pelatihan Wirausaha Muda: Menggali Potensi Peluang Bisnis Digital Bagi Siswa/i SMA Negeri 17 Medan Djoesept Harmat Tarigan; Jimmy Peranginangin; Bersama Sinuraya; Anjar Pinem; Sakaria Efrata Ginting
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26626

Abstract

Pemanfaatan gadget dan media sosial di kalangan remaja saat ini masih didominasi oleh aktivitas konsumtif, padahal ekosistem digital menawarkan peluang besar untuk pengembangan kemandirian ekonomi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha muda serta menggali potensi peluang bisnis digital bagi siswa/i SMA Negeri 17 Medan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Juli 2026, dengan melibatkan siswa kelas XI sebagai khalayak sasaran. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan utama, meliputi persiapan (survei dan perizinan), pelaksanaan (pre-test, pemaparan materi literasi keuangan digital, strategi digital branding, dan workshop pembuatan konten menggunakan Canva serta media sosial), serta evaluasi melalui post-test dan penilaian produk rintisan bisnis digital. Hasil dan pembahasan menunjukkan adanya lonjakan pemahaman kognitif peserta yang signifikan mengenai mekanisme operasional e-commerce dan teknik copywriting. Selain itu, aspek psikomotorik siswa berkembang pesat yang dibuktikan dengan keberhasilan mereka merancang serta mempresentasikan cetak biru ide bisnis kreatif berbasis potensi lokal Kota Medan secara mandiri. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam merekonstruksi pola pikir siswa menjadi lebih produktif dan siap menjadi wirausaha muda digital. Pihak sekolah disarankan untuk menindaklanjuti program ini dengan membentuk wadah praktis berupa ekstrakurikuler Digital Entrepreneur Club demi menjaga keberlanjutan inkubasi bisnis siswa.
Penerapan Self-Care Berbasis Kebutuhan Lapangan dalam Mencegah Kelelahan Emosional Tenaga Asuh Panti Sosial Rehabilitasi Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus di Ogan Ilir Indra Prapto Nugroho; Yenni Anna Appulembang; Angeline Hosana Zefany Tarigan; Putri Intan Purwari; Muhammad Fadhli; Kurdeniansyah Kurdeniansyah
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26134

Abstract

Layanan rehabilitasi psikososial bagi anak yang membutuhkan perlindungan khusus sangat dipengaruhi oleh kemampuan tenaga asuh dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan stabilitas emosional selama menjalankan tugas pengasuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan self-care, mengurangi indikasi kelelahan emosional, memperkuat kemampuan regulasi emosi, serta mengembangkan praktik self-care yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh tenaga asuh di UPTD Panti Sosial Rehabilitasi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan lapangan yang meliputi identifikasi masalah, perencanaan solusi, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Materi intervensi mencakup psikoedukasi mengenai burnout dan secondary traumatic stress, teknik relaksasi, mindfulness, micro-break, strategi coping adaptif, serta penguatan dukungan sebaya. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen delapan butir yang mengukur indikasi kelelahan emosional dan praktik self-care, serta melalui observasi dan refleksi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan rerata skor sebesar 50%, yaitu dari 12,4 sebelum intervensi menjadi 6,2 setelah intervensi. Penurunan skor tersebut menunjukkan berkurangnya indikasi kelelahan emosional dan meningkatnya keteraturan penerapan self-care. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai kesehatan psikologis serta kemampuan mempraktikkan teknik relaksasi, regulasi emosi, dan pemulihan diri dalam aktivitas pengasuhan. Keberlanjutan program didukung melalui penggunaan modul self-care, worksheet pemantauan mandiri, dan dukungan sebaya. Program ini memberikan model pendidikan kesehatan mental berbasis praktik dan kebutuhan lapangan yang dapat mendukung kesejahteraan psikologis tenaga asuh serta kualitas layanan rehabilitasi sosial anak. 
Interpersonal Skills to Build Inclusive Collaboration at Telesandi Communication Vocational School Bekasi Pratiwi Rachmadi; Nani Krisnawaty Tachjar; Lucia Sri Istiyowati; M. Fairuz Qolbi; Segi Bayu Pratiwi; Afrilia Az Zahra
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25507

Abstract

The rapid development of information technology necessitates that vocational school students acquire not only technical competencies but also interpersonal skills that facilitate effective collaboration and workplace communication. This community service activity was designed to enhance students’ understanding of key interpersonal skills, including inclusivity, empathy, active listening, ethical communication, teamwork, and digital collaboration. The activity was implemented at SMK Komunikasi Telesandi Bekasi through interactive presentations, group discussions, simulations, and case-based learning. The content addressed psychological safety, empathy in team settings, ethical digital communication, and conflict management in information technology projects. The outcomes indicated that students were actively engaged throughout the session and demonstrated heightened awareness of effective communication and collaborative conduct. Participants were able to identify examples of inclusive practices, apply empathy mapping techniques, and appreciate the importance of netiquette in digital communication. The training further encouraged students to critically reflect on their own behavior in team and online contexts. This activity contributes to the development of students’ soft skills in preparation for entry into the professional world, particularly in technology-driven industries where strong interpersonal communication and teamwork are essential.
Pengabdian Masyarakat: Inovasi Kemasan dan Promosi Sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing UMKM Desa Sumberarum Kabupaten Bojonegoro Reza Anggapratama; Mamluatus Zaimah; Nurin Niswatin; Siti Nur Azizah; Rina Sulistyowati; Mohamad Dwi Prakoso
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23912

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mmeiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, masih banyak UMKM yang menghadapi kendala, khususnya dalam aspek kemasan dan strategi promosi yang berdampak pada rendahnya daya saing produk . Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Desa Sumberarum Kabupaten Bojonegoro melalui inovasi kemasan dan promosi. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat melalui sosialisasi dan pendampingan langsung. Kegiatan meliputi perbaikan kemasan dengan penambahan label, pembuatan banner, dan promosi digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa inovasi kemasan dan promosi meningkatkan daya tarik produk dan kepercayaan konsumen. Kemasan menjadi lebih informatif, sementara promosi dapat membantu memperluas jangkauan pasar. Sebagian besar responden menyatakan bahwa kemasan dan promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kesimpulannya, inovasi kemasan dan promosi penting untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Pelatihan Manajerial dan Inovasi Produk Daur Ulang Sampah Sebagai Strategi Penguatan Bank Sampah ”Ceria” Sembungan Erni Saharuddin; Fayakun Nurrohmah; Enny Fitriahadi; Siti Arifah; Dinar Mindrati Fardhani; Elsa Argarita
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25993

Abstract

Bank Sampah “Ceria” Sembungan di Kalurahan Sidoagung, Sleman berdiri tahun 2023, bank sampah ini mengha  dapi sejumlah kendala kelembagaan dan manajerial, seperti belum adanya struktur organisasi, pembagian tugas, serta sistem pembukuan yang tertata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan dan manajerial Bank Sampah “Ceria” dan memperkenalkan inovasi pengolahan limbah cair rumah tangga (minyak jelantah) menjadi lilin ramah lingkungan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui empat tahapan: persiapan dan koordinasi, pelatihan manajerial kelembagaan, pelatihan inovasi produk daur ulang, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kelembagaan, ditandai dengan terbentuknya struktur organisasi dan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan serta pembukuan keuangan yang transparan. Nilai rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 84,7% pada pretest menjadi 99% pada posttest, dengan sebagian besar indikator mencapai 100%. Selain itu, peserta juga menghasilkan produk lilin aroma terapi dari minyak jelantah sebagai inovasi bernilai ekonomi dan ekologis. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan kelembagaan berbasis komunitas, peningkatan kesadaran lingkungan, dan penerapan prinsip circular economy di tingkat lokal, sejalan dengan pencapaian SDGs poin 11, 12, dan 13.