cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Pemberdayaan Guru Majelis Ibu Pawiyatan Melalui Workshop Penjaminan Mutu Pendidikan dan Teknologi Dhimas Nur Setyawan; Astuti Wijayanti; Yuli Prihatni; Susanti Susanti; Devi Septiani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26693

Abstract

Sekolah dapat memastikan layanan pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar nasional maupun kebutuhan peserta didik melalui sistem penjaminan mutu. Penjaminan mutu bagi sekolah berperan dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan profesionalisme guru, serta menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan kesadaran guru terhadap penjaminan mutu pendidikan serta pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah di bawah Majelis Ibu Pawiyatan. Metode yang digunakan adalah workshop dan pendampingan. Pengambilan data melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Mitra pengabdian melibatkan tiga sekolah dengan peserta sebanyak 12 guru yang mewakili masing-masing sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru memahami pentingnya teknologi, khususnya website sekolah, sebagai sarana komunikasi, informasi, dan promosi yang berkontribusi terhadap transparansi dan citra sekolah. Seluruh responden menilai konten utama website, seperti profil sekolah, visi-misi, informasi akademik, dan berita kegiatan, penting untuk mendukung sistem penjaminan mutu. Namun, keterbatasan sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi menjadi kendala utama dalam implementasi. Workshop dan pendampingan terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran guru mengenai peran teknologi dalam mutu pendidikan. Implikasi kegiatan ini menekankan perlunya pelatihan literasi digital berkelanjutan, penguatan sistem teknologi informasi sekolah, serta pengembangan budaya mutu yang berkesinambungan melalui kolaborasi antar sekolah di bawah Majelis Ibu Pawiyatan. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan mutu pendidikan.
Peningkatan pengetahuan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui Edukasi Kesehatan di Desa Bontolangkasa Utara, Kecamatan Bontonompo Salwah Suardi; Irwandi Rachman; Haeril Haeril; Ummu Kalsum; Muh. Afdhal; Hesty Hamelya Duapadang
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26285

Abstract

Pada tahun 2024, Indonesia mencatat lebih dari 257 ribu kasus DBD dengan 1.461 kematian. Kabupaten Gowa tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan kasus DBD tertinggi di Sulawesi Selatan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai vektor penular, siklus hidup nyamuk, dan gerakan 3M Plus menjadi salah satu penghambat utama keberhasilan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga Desa Bontolangkasa Utara, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, mengenai pencegahan dan pengendalian DBD melalui penyuluhan. Desain kegiatan adalah one-group pretest-posttest dengan kuesioner 10 pernyataan benar-salah mencakup perilaku menggigit nyamuk Aedes aegypti, tempat perindukan, siklus hidup nyamuk, gejala DBD, gerakan 3M, fogging, larvasida abate, kelambu, dan program Satu Rumah Satu Jumantik. Sebanyak 24 peserta mengikuti pre-test dan post-test dan seluruhnya berhasil dipasangkan untuk analisis. Mayoritas peserta perempuan (95,8%) dengan rerata usia 44,33±9,88 tahun dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (87,5%). Rerata skor pengetahuan meningkat dari 4,38±2,08 (pre-test) menjadi 8,92±0,97 (post-test) pada skala 0–10, atau meningkat 103,8%. Uji normalitas Shapiro-Wilk terhadap selisih skor menunjukkan distribusi tidak normal (p=0,012), sehingga uji Wilcoxon signed-rank digunakan sebagai analisis utama dan menunjukkan perbedaan yang sangat bermakna (p<0,001), didukung uji paired t-test sebagai analisis sensitivitas (t=10,89; df=23; p<0,001) dengan besar pengaruh yang sangat besar (Cohen's d=2,22). Proporsi peserta berkategori pengetahuan baik meningkat dari 8,3% menjadi 91,7%. Penyuluhan kesehatan berbasis evaluasi kuantitatif terbukti sangat efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD dan dapat menjadi model intervensi promosi kesehatan yang direplikasi di wilayah endemis DBD lain, dengan penguatan berkelanjutan melalui peran kader Jumantik dan pemerintah desa.
Pemberdayaan Kader Muda Puskesmas dalam Edukasi Kesehatan Jiwa Berbasis Digital untuk Pencegahan Gangguan Psikososial di Komunitas Dewi Lena Suryani Kurniasih; Fery Fadly; Ayu Rahayu Lestari; Neli Puspitasari; Asep Rahmadiana; Desinta Rahayu; Jajang Misbah; Fitri Fitrianie; Imas Haryati; Neli Susanti
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25835

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan mengalami gangguan psikososial akibat tingginya paparan media digital dan media sosial. Peningkatan literasi kesehatan jiwa melalui pemberdayaan kader muda menjadi salah satu strategi promotif preventif untuk meningkatkan kemampuan mengenali, mencegah, dan menangani masalah kesehatan jiwa di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader muda mengenai kesehatan jiwa berbasis digital sebagai upaya pencegahan gangguan psikososial  komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Aula UPTD Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya dengan melibatkan 26 kader muda dari SMKN 2 Tasikmalaya dan SMPN 9 Tasikmalaya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kasus, simulasi, pembagian leaflet edukatif, dan pemanfaatan media digital. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri atas 15 pertanyaan literasi kesehatan jiwa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Rata-rata skor peserta meningkat dari 13,19 (87,95%) menjadi 13,72 (91,47%) dengan peningkatan 0,53 poin (3,52%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor pre-test dan post-test (Z = -2,446; p = 0,014), sehingga edukasi kesehatan jiwa berbasis digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader muda. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai deteksi dini gangguan psikososial, penggunaan media sosial yang sehat, keamanan digital, komunikasi empatik, dan pentingnya verifikasi informasi kesehatan. Pemberdayaan kader muda melalui edukasi kesehatan jiwa berbasis digital efektif meningkatkan literasi kesehatan jiwa sebagai upaya promotif dan preventif komunitas. Program ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara Puskesmas, institusi pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat peran kader muda sebagai agen promosi kesehatan jiwa.
Peran Kader Posyandu dalam Pemantauan Praktik MP ASI di Posyandu Untuk Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Samberejo Kabupaten Rejang Lebong Jumiyati Jumiyati; Lela Hartini; Ayu Pravita Sari; Risda Yulianti; Yunita Yunita; Leli Mulyati; Anang Wahyudi
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24146

Abstract

Stunting  merupakan  gangguan  tumbuh  kembang  pada  balita  yang  disebabkan  oleh  kekurangan  gizi jangka panjang terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemantauan pertumbuhan anak dan pemantauan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) secara tepat dan berkualitas menjadi strategi utama pencegahan stunting. Peran kader Posyandu dalam pemantauan MP-ASI di hari buka posyandu sangat strategis sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini. Keterlibatan aktif kader dalam pemantauan pertumbuhan anak, edukasi gizi, dan pemantauan pemberian MP-ASI menjadi keberhasilan intervensi gizi berbasis masyarakat. Kader Posyandu berperan sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan. Metode pengabdian masyarakat dengan kegiatan pelatihan dan pendampingan fokus pada penguatan peran kader posyandu dalam pemantauan praktik MP ASI. Kegiatan dilaksanakan selama empat bulan di wilayah kerja Puskesmas Samberejo Kabupaten Rejang Lebong. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader setelah pelatihan. Kader mampu menjalankan perannya secara optimal, tidak hanya sebagai pengumpul data, tetapi juga sebagai edukator yang memberikan umpan balik perbaikan praktik pemberian makan kepada ibu atau pengasuh. Kesimpulan pelatihan dapat meningkatkan keterampilan kader dalam pemantauan praktik MP ASI di hari buka posyandu. Disarankan pemantauan praktik MP ASI tetap dilakukan dan didampingi oleh tenaga gizi.
Integrasi Reaktor Biogas Beton dan Perancangan Aplikasi Berbasis Web untuk Optimalisasi Pengelolaan Limbah Peternakan Sapi di Cilengkrang Asep Rizal Nurjaman; Choerudin Choerudin; Euneke Widyaningsih; Muhammad Axel Syahwin; Daffa Maulana Ibrahim
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26623

Abstract

Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, memiliki potensi peternakan sapi perah yang tinggi namun dihadapkan pada permasalahan pencemaran lingkungan akibat penimbunan limbah kotoran ternak secara terbuka di kawasan berlahan miring. Adopsi teknologi biogas sebagai solusi energi sirkular terkendala oleh karakteristik topografi, keterbatasan ruang, serta inefisiensi pada proses perancangan reaktor yang masih dilakukan secara manual oleh penyedia jasa industri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan solusi terintegrasi melalui perancangan infrastruktur fisik dan sistem digital. Pelaksanaan program menggunakan metode Participatory Technology Development dengan pendekatan kolaborasi multidisiplin (Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Sistem Informasi) yang melibatkan Kelompok Peternak Sapi Perah Manglayang (KPSPM) dan mitra industri PT Anugrah Triple-Cycle. Secara fisik, dibangun reaktor biogas beton bertulang yang adaptif terhadap lahan miring, berfungsi sebagai penstabil tanah, dan dilengkapi sistem saluran masuk (inlet) gravitasi yang mengeliminasi kebutuhan pengadukan manual. Untuk mendukung infrastruktur tersebut, dikembangkan aplikasi berbasis web dan mobile bernama OWREN yang berfungsi mengotomatisasi perhitungan potensi biogas, dimensi reaktor, dan estimasi kebutuhan material berdasarkan parameter lapangan. Integrasi teknologi fisik dan digital ini diharapkan mampu menuntaskan masalah sanitasi dan kemandirian energi bagi peternak, sekaligus mempercepat proses perancangan bagi mitra industri, menciptakan model teknologi tepat guna yang efisien, berdaya guna, dan mudah direplikasi.
Sister’s Digital Lab: Pelatihan Pembuatan Konten Edukatif untuk Penguatan Kampenye Literasi Keluarga oleh Kader Salimah Sri Maryani; Ai Siti Nurjamilah; Angga Yogaswara; Dimas Hermawan; Irnawati Dewi Agustina Laja; Delita Nur Septiani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26122

Abstract

Program Sister’s Digital Lab merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan konten edukatif untuk penguatan kampanye literasi keluarga oleh kader PD Salimah Kota Tasikmalaya. Program ini didasari oleh rendahnya keterampilan digital kader dalam membuat konten edukatif yang menarik sebagai media kampanye literasi keluarga di era digital. Adapun pelaksanaan program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan kader sebagai subjek aktif dan koinisiator dalam setiap tahap program. Hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan keterampilan digital kader secara konsisten pada aspek sosial kemasyarakatan sebesar +4,4% dan aspek manajemen sebesar +6,8%. Sebagai strategi keberlanjutan dan desiminasi, program ini menghasilkan Community of Practice (CoP) virtual dan Portal LMS Sister’s Digilab. Oleh karena itu, program ini memiliki potensi besar sebagai model program bagi organisasi masyarakat lain dalam upaya memperkuat kampanye literasi keluarga dan pemberdayaan digital bagi masyarakat. 
Pengembangan Desa Huma Guna Mendukung Kemandirian Pangan di Zona Ekologi Lahan Kering Desa Arjasari Kabupaten Bandung Anne Charina; Iwan Setiawan; Sri Fatimah; Dika Supyandi; Adi Nugraha; Yayat Sukayat
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25504

Abstract

Program pengabdian ini dirancang sebagai upaya pengembangan Desa Binaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan kering melalui pengembangan sistem pertanian desa huma berbasis komoditas padi huma hitam. Kegiatan dilaksanakan di Desa Arjasari yang berada di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Pelaksanaan program diawali dengan tahap identifikasi potensi dan permasalahan desa. Hasil identifikasi kemudian menjadi dasar dalam penyusunan rencana kegiatan serta koordinasi dengan pemerintah desa dan kelompok tani sebagai mitra utama dalam program pengabdian. Tahap berikutnya adalah sosialisasi program kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai konsep pengembangan desa huma serta potensi budidaya padi huma hitam sebagai komoditas pangan alternatif. Program ini dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan teknis budidaya padi huma di lahan kering yang mencakup teknik persiapan lahan, penanaman, pemupukan organik, serta pengelolaan tanaman secara berkelanjutan. Implementasi teknologi dilakukan melalui pembangunan demonstration plot (demplot). Selama proses budidaya berlangsung, tim pengabdian melakukan pendampingan teknis dan monitoring secara berkala guna memastikan keberhasilan penerapan teknologi dan membantu petani dalam mengatasi kendala yang dihadapi di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat adopsi teknologi padi huma hitam oleh petani cukup baik. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemanfaatan sumber daya lokal, memperkuat diversifikasi pangan, serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan masyarakat desa.
Edukasi Gaya Hidup Sehat untuk Mengatasi Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi Hana Haryani; Arini Sri Wahyuni; Nurul Novtiana Sabilah
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23890

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, salah satunya menstruasi. Gangguan siklus menstruasi pada remaja putri sering kali dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengoptimalkan pengetahuan dan pemahaman remaja putri terkait gaya hidup sehat untuk mengatasi gangguan siklus menstruasi di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah 45 remaja putri. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 4,71 (pretest) menjadi 8,49 (posttest) dari skala 10, dengan peningkatan sebesar 3,78 poin. Kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang gaya hidup sehat dan pengelolaan gangguan siklus menstruasi. Diharapkan sekolah dapat mengembangkan program kesehatan reproduksi yang berkelanjutan bagi siswi.
Penerapan Teknologi Produksi dan Pemasaran Digital pada Home Industri Kerupuk Gendar Next GEN-DAR di Magetan Hari Murti; Herny Februariyanti; Imam Husni Al Amin
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25990

Abstract

Home industri kerupuk gendar Next GEN-DAR di Desa Sukowinangun, Kabupaten Magetan, menghadapi kendala berupa pengadukan dan pemotongan adonan secara manual, kemasan yang belum memiliki identitas kuat, serta pemasaran yang masih berorientasi lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan produksi dan daya saing mitra melalui penerapan teknologi tepat guna, inovasi kemasan, dan pemasaran digital. Program dilaksanakan pada 12-14 Juni 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui FGD dan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, evaluasi praktik, dan rencana keberlanjutan. Teknologi yang diterapkan meliputi mesin pengaduk adonan gendar, mesin pemotong gendar, dan alat press kemasan. Intervensi nonfisik mencakup penyusunan logo dan label Next GEN-DAR, pembuatan akun Instagram dan TikTok, serta pelatihan pembuatan konten. Data diperoleh melalui observasi proses, FGD, praktik langsung, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kondisi awal, output kegiatan, perubahan kemampuan dasar, dan kesiapan adopsi teknologi oleh mitra. Hasil menunjukkan bahwa mitra telah memperoleh akses terhadap tiga perangkat produksi dan pengemasan, mampu melakukan pengoperasian dasar dengan pendampingan, memahami fungsi kemasan sebagai pelindung dan media komunikasi, serta memiliki kanal pemasaran digital yang aktif. Program juga menghasilkan video impact dan publikasi media massa. Dampak kuantitatif terhadap kapasitas, waktu proses, dan penjualan masih memerlukan monitoring beberapa siklus produksi.
Peningkatan Kapasitas Digital UMKM Melalui Pelatihan Coretax dan Penyusunan Laporan Keuangan di Kabupaten Garut Windi Ariesti Anggraeni; Lina Nurlaela; Deri Alan Kurniawan; Eliya Fatma Harahap; Wahidah Halimahnur
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24753

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menghadapi berbagai kendala dalam administrasi perpajakan dan pencatatan keuangan usaha, terutama dalam menghadapi transformasi digital perpajakan melalui Coretax Administration System. Selain itu, sebagian besar UMKM belum memiliki pencatatan keuangan yang terstruktur dan masih mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital dan administrasi keuangan UMKM melalui pelatihan Coretax dan penyusunan laporan keuangan sederhana di Kabupaten Garut. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 dengan melibatkan 28 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi praktik, pendampingan, dan diskusi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan perpajakan UMKM, Coretax Administration System, simulasi pelaporan SPT Tahunan, serta penyusunan laporan keuangan sederhana berdasarkan prinsip SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai administrasi perpajakan digital, penggunaan Coretax, dan pentingnya pencatatan keuangan usaha yang terstruktur. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengidentifikasi berbagai permasalahan administrasi usaha dan perpajakan yang dihadapi UMKM, seperti penggunaan NPWP pribadi untuk kegiatan usaha dan belum adanya pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesiapan UMKM menghadapi transformasi digital perpajakan serta memperkuat pengelolaan administrasi usaha yang lebih tertib dan akuntabel.