cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 1,220 Documents
Optimalisasi Nilai Tambah Jambu Air Melalui Inovasi Manisan di Desa Meranjat III Rahmat Ismul Haris; Ilham Ilham; Maulida Dinda Ningsih; Nuraini Nuraini; Raudhatur Rahma Fitria; Dinda Nabila; Risky Risky; Rizki Ali Akbar; Muchtadiyansah Muchtadiyansah; Akmal Pasha Ramadiansyah; Muslimin Muslimin
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26607

Abstract

Desa Meranjat III, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi jambu air yang cukup melimpah dan banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai komoditas pertanian pekarangan. Masalah muncul ketika produksi meningkat pada musim panen raya, sementara hasil panen sebagian besar masih dipasarkan dalam bentuk buah segar. Kondisi tersebut menyebabkan harga jual di tingkat petani berpotensi menurun dan sebagian buah mengalami kerusakan karena tidak segera terjual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan diversifikasi pengolahan jambu air menjadi manisan sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan komoditas lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi dan wawancara awal, sosialisasi, diskusi kelompok, pelatihan teknis, praktik pembuatan manisan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test . Peserta kegiatan berjumlah 20 orang yang berasal dari kelompok tani dan masyarakat Desa Meranjat III. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 11 peserta (55,00%) berada pada kategori memahami dengan baik, enam peserta (30,00%) berada pada kategori cukup memahami, dan tiga peserta (15,00%) masih membutuhkan pendampingan. Praktik langsung membantu peserta memahami tahapan pengolahan mulai dari pemilihan bahan, pencucian, pemotongan, perendaman, pengolahan dengan larutan gula, hingga pengemasan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengolahan jambu air menjadi manisan dapat menjadi alternatif pemanfaatan hasil panen dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha berbasis komoditas lokal. Pendampingan lanjutan diperlukan dalam aspek pengemasan, pencatatan biaya produksi, perizinan, dan pemasaran.
Pembaruan Mesin Pemarut Singkong untuk Meningkatkan Produktivitas Pemarutan Singkong pada Produksi Kerupuk Singkong di UMKM Rasa Prima Kota Batu Yurida Ekawati; Purnomo Purnomo; Sunday Alexander Theophilus Noya
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26063

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di UMKM Rasa Prima yang berlokasi di Kecamatan Junrejo Kota Batu bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra UMKM tersebut. Permasalahan utama mitra adalah peningkatan jumlah permintaan terhadap hasil produk mitra berupa kerupuk singkong dengan beberapa varian rasa, sedangkan kapasitas produksi mitra telah penuh. Peningkatan kapasitas produksi perlu dilakukan dengan penggantian dan atau penambahan beberapa peralatan produksi. Penggantian peralatan produksi yang mendesak untuk dilakukan adalah pada mesin pemarut singkong yang sudah sangat menurun kinerjanya. Mesin pemarut tersebut mampu memarut singkong dengan produktivitas 1,5 kuintal singkong per jam. Pembaruan mesin pemarut singkong dilakukan dengan merancang dan membuat mesin pemarut dengan memanfaatkan beberapa komponen dari mesin-mesin yang sudah tidak terpakai namun komponennya masih layak digunakan ditambah dengan beberapa komponen baru. Mesin dirancang agar memiliki kapasitas yang lebih besar dengan meningkatkan daya motor, pisau pemotong dan corong masuk (hopper). Pembuatan mesin diserahkan pada pihak ketiga yaitu sebuah workshop di kota Batu. Mesin yang dihasilkan kemudian diuji coba sebelum dioperasikan untuk dilakukan modifikasi karena terdapat ketidaksesuaian. Mesin pemarut yang baru meningkat produktivitas pemarutannya menjadi 2,25 kuintal per jam. Peningkatan tersebut cukup bermakna bagi mitra karena proses pemarutan adalah bagian dari proses awal produksi sehingga membuat proses-proses  selanjutnya dapat dilakukan lebih awal dan produk segera dapat memasuki fase pengeringan. Hal tersebut penting karena proses pengeringan dilakukan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Untuk tahap selanjutnya disarankan untuk melanjutkan usaha meningkatkan kapasitas produksi dengan meperbarui atau menambah mesin produksi yang ada.
Penguatan Kapasitas UMKM Olahan Tepung Pisang melalui Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Produktivitas di Desa Merak Batin Kabupaten Lampung Selatan Depita Anggraini; Zukryandry Zukryandry; Dea Rizki Widiana; Ailsa Azalia; Prastya Atma Negara
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25337

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Merak Batin, Lampung Selatan bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM olahan tepung pisang melalui penguatan pengelolaan keuangan dan peningkatan produktivitas usaha. Permasalahan utama mitra meliputi pencatatan keuangan yang belum terstruktur, efisiensi produksi yang rendah, serta keterbatasan pemasaran produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Kegiatan difokuskan pada pencatatan keuangan sederhana, perhitungan biaya produksi, peningkatan efisiensi proses produksi, serta pengenalan pemasaran digital berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan usaha, khususnya dalam pencatatan keuangan, pengelolaan produksi, dan pemasaran digital. Program ini memberikan dampak positif dalam memperkuat kemandirian dan daya saing UMKM olahan tepung pisang di Desa Merak Batin.
Pelatihan Visualisasi Data Menggunakan Tableau Pada Petugas Kesehatan Di Kabupaten Banyuwangi Rachmah Indawati; Soenarnatalina Melaniani; Diah Indriani; Nandina Salsabila; Nabila Shafiya; Nabila Nur Rosyada; Yasti Nurislami; Herlina Herlina
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23692

Abstract

Visualisasi data adalah mengubah data yang kompleks menjadi tampilan yang mudah dipahami (infografis). Analisis visual merupakan ilmu yang sedang berkembang dan telah menunjukkan potensi bermakna dalam mengatasi masalah kesehatan. Tantangan memberikan visualisasi data pada petugas kesehatan yaitu memberikan ilmu penalaran statistik dan interpretasi data kompleks, serta cara membuat analisis visual. Tujuan yaitu memberi pengetahuan dan melatih keterampilan petugas kesehatan tentang visualisasi data. Metode memberi pelatihan visualisasi data menggunakan tableau. Tableau merupakan software yang interaktif, diharapkan dapat mendorong minat petugas kesehatan menggunakannya. Peserta yaitu petugas kesehatan di Dinas kesehatan dan semua puskesmas di wilayah kerja kabupaten Banyuwangi. Total sebanyak 45 peserta. Data yang dipakai dalam pelatihan menggunakan data kesehatan yang diambil secara langsung dalam situs resmi. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan setelah pelatihan. Nilai pengetahuan sebesar 80. Artinya peserta memiliki pemahaman mengenai data, konsep visualisasi data (tabel, chart, dan grafik). Sebesar 85% peserta memiliki keterampilan membuat visualisasi data. Artinya peserta memiliki wawasan yang komprehensif sehingga dapat menerapkan kondisi data dan pemilihan bentuk visualisasi data yang cocok. Sedangkan kemampuan memberi makna masih cukup. Kesimpulan kemampuan memberi makna ini masih perlu dilatih dan dikembangkan agar informasi yang dihasilkan benar. Dan software tableau menjadi daya tarik peserta untuk terus berlatih dan mencoba menggunakan data berbeda.
DIGIFUNMATH: Program Optimalisasi Pembelajaran Matematika Kelas VIII SMP Melalui Digitalisasi Pembelajaran Matematika Interaktif dan Menyenangkan Henny Ekana Chrisnawati; Nur Rahman Najib; Petir Harsa Samudra; Rahma Fitri Inayati; Ramadani Yoga Pratama; Regita Cahyani; Zalwa Amalia
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25966

Abstract

Pemahaman peserta didik jenjang SMP terhadap konsep-konsep abstrak dari materi pembelajaran seperti geometri dan aljabar dapat dilihat melalui hasil Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT). Sementara itu, pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta tingkat minat belajar siswa memiliki keterkaitan erat dalam meraih pemahaman yang mendalam terkait konsep abstrak. Namun dalam praktiknya, KBM cenderung menggunakan pendekatan konvensional sehingga belum mampu mendorong keaktifan, eksplorasi, dan pemahaman konsep secara mendalam. Hal serupa terjadi di salah satu SMP negeri di kota  Surakarta terkhususnya dalam KBM pembelajaran matematika kelas VIII. Hal ini menjadi latar belakang utama pelaksanaan program pengabdian DIGIFUNMATH melalui Hibah Jarpak UNS 2026 untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika melalui media digital interaktif dalam menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Hasil pengabdian yang dilaksanakan selama Februari-Juli 2026 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata nilai siswa sebesar 6.99%. Disimpulkan bahwa program DIGIFUNMATH dapat memaksimalkan penggunaan media interaktif berbasis teknologi dengan pendekatan pembelajaran aktif dan menyenangkan selama KBM sehingga meningkatkan pemahaman peserta didik jenjang SMP terhadap konsep-konsep abstrak dari materi pembelajaran seperti geometri dan aljabar. Dengan demikian, diharapkan adanya integrasi serta pengembangan lebih lanjut terkait strategi pembelajaran diferensiatif agar seluruh siswa dapat terfasilitasi dengan baik, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas pada mitra sebagaimana sejalan dengan SDG 4 dan SDG 17 yang merupakan tujuan keempat dari Sustainable Development Goals (SDGs)
Fasilitasi dan Koordinasi Pendampingan Peduli Stunting di Desa Panggulawu Kabupaten Konawe Utara Ulyasniati Ulyasniati; Suharjo Suharjo; Milawati Saranani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24614

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui program kampus Peduli Stunting di Desa Panggulawu Kabupaten Konawe Utara. Program dilaksanakan melalui kegiatan fasilitasi, koordinasi, sosialisasi, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta pelaksanaan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pendataan keluarga berisiko stunting, edukasi masyarakat, dan demonstrasi menu makanan sehat bergizi. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil, ibu menyusui, calon pengantin, kader PKK, dan masyarakat Desa Panggulawu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi keluarga. Kegiatan dapur sehat atasi stunting juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengolahan makanan sehat berbasis pangan lokal. Program ini mendapat dukungan dari pemerintah desa, kader PKK, dan masyarakat setempat sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara
Pemanfaatan Produk Eco-enzyme pada Kelompok Wanita Tani Nelayan Pulau Pari Rahmania Ratih Maharsi; Nurul Nisa'a Amin; Nurul Khotimah; Tuty Maria Wardiny; Endang Indrawati
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.23569

Abstract

Limbah rumah tangga, khususnya limbah organik merupakan salah satu masalah lingkungan yang perlu segera ditangani. Salah satu alternatif penanganan limbah organik tersebut adalah pembuatan eco-enzyme yang merupakan cairan hasil fermentasi dari bahan-bahan organik. Eco-enzyme dapat digunakan sebagai pembersih, antiseptik, pestisida alami, pupuk, serta penjernih air. Selain itu, eco-enzyme juga dapat dimanfaatkan dalam produk-produk rumah tangga lainnya seperti sabun mandi, shampoo, dan deterjen. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani Nelayan di Pulau Pari dalam pemanfaatan produk dari eco-enzyme yang dihasilkan dari limbah organik rumah tangga. Program PkM ini merupakan kelanjutan dari kegiatan PkM tahun 2024 dengan tema kegiatan pelatihan pembuatan eco-enzyme dan pemanfaatannya sebagai pupuk organik. Selanjutnya, diperlukan program PkM lanjutan untuk mengoptimalkan pemanfaatan eco-enzyme dengan hilirisasi ke produk-produk lainnya yang lebih beragam seperti pembuatan sabun, pemanfaatan eco-enzyme untuk penjernih air dan untuk pestisida alami. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah organik di Pulau Pari dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat setempat melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga.
Pemberdayaan PKK dan Gapoktan melalui Optimalisasi Sumber Daya Lokal untuk Penguatan Ketahanan Pangan Desa Sidomulyo Anita Anita; Soffa Zahara; Ahmad Yusuf Kholil
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26418

Abstract

Ketahanan pangan desa dapat diperkuat melalui optimalisasi sumber daya lokal yang melibatkan masyarakat secara aktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas PKK dan Gapoktan Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dalam mengolah hasil dan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan pada 6 Juli–6 Agustus 2026 dengan melibatkan 60 peserta, terdiri atas 30 anggota PKK dan 30 anggota Gapoktan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kelompok PKK dilatih mengolah ubi jalar menjadi tepung menggunakan mesin perajang, cabinet dryer, dan mesin penepung, sedangkan Gapoktan dilatih membuat pupuk bokashi berbahan jerami padi, dedak, arang sekam, EM4, dan molase. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan median pengetahuan PKK dari 4 menjadi 7 dan Gapoktan dari 3 menjadi 7, dengan p=0,001 (p<0,05). Sebanyak 100% peserta PKK mampu membuat tepung dan mengoperasikan mesin penepung, sedangkan 80% peserta Gapoktan mampu membuat bokashi secara mandiri. Kegiatan menunjukkan bahwa integrasi pengolahan pangan dan pemanfaatan limbah pertanian mampu meningkatkan nilai tambah, mengurangi limbah, mendukung diversifikasi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Pendekatan tersebut juga mendorong kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan komoditas desa, memperpanjang masa simpan hasil pertanian, serta menyediakan sumber bahan organik untuk mendukung keberlanjutan budidaya tanaman di tingkat desa.
Pelatihan Pengolahan Teh Cascara sebagai Produk Fungsional Berbasis Kulit Kopi bagi KWT di Kabupaten Lampung Barat Maryanti Maryanti; Febrina Delvitasari; Irene Zaqyah; Zukryandry Zukryandry; Widia Rini Hartari; Annisa Fitri
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.24163

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota KWT di Kabupaten Lampung Barat, dalam pengolahan kulit kopi menjadi teh cascara dan pemasaran digital produk tersebut. Pelatihan yang diberikan mencakup tahap-tahap pengolahan kulit kopi, pengemasan produk yang menarik, dan strategi pemasaran menggunakan platform media sosial seperti WhatsApp, Shopee, Facebook, Instagram, dan TikTok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan anggota KWT, baik dalam pengolahan, pengemasan, maupun pemasaran digital produk teh cascara. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah, produk teh cascara tidak hanya memberikan nilai tambah, tetapi juga memperkenalkan produk fungsional yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan pemberdayaan ekonomi desa melalui usaha berbasis produk lokal.
Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah melalui Website Komunitas KKN UMT di Jelupang Titi Rachmi; Nurul Fitria Kumala Dewi; Siti Aisyah; Eya Wirahma Ratu Insani; Desty Marhilda
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26701

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di RW 04 Kelurahan Jelupang dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Pemberdayaan difokuskan pada penguatan Bank Sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah organik menggunakan komposter, serta pemanfaatan Website Komunitas Jelupang Hub sebagai media informasi lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui tahapan observasi, wawancara dan koordinasi, perancangan dan persiapan, pelaksanaan seminar dan edukasi, demonstrasi serta praktik pembuatan komposter, pengenalan website, dan monitoring serta evaluasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 16 peserta dengan tiga variabel, yaitu pengetahuan tentang Bank Sampah (P1), pemilahan sampah dan komposter (P2), serta Website Komunitas Jelupang Hub (P3). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh variabel. Pengetahuan tentang Bank Sampah meningkat dari 72,25% menjadi 80,00%, pemilahan sampah dan komposter dari 72,25% menjadi 79,75%, sedangkan pengetahuan tentang Website Komunitas Jelupang Hub meningkat dari 65,75% menjadi 68,75%. Secara keseluruhan, hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan melalui edukasi, praktik langsung, dan monitoring dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan sampah. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan secara berkala agar peningkatan pengetahuan dapat berkembang menjadi kebiasaan, partisipasi, dan kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan.