cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Pelatihan Surat Menyurat Digital Bagi Perangkat Desa Mekarmukti Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi untuk Mengurangi Penggunaan Kertas Wiji Safitri; Novi Fitria Hermiati; Miftakul Huda; Arief Teguh Nugraha
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5178

Abstract

Surat menyurat adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan oleh Perangkat Desa. Penggunaan surat digital sebaiknya sudah dilakukan untuk mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat proses surat sampai kepada penerima. Pelatihan ini bertujuan untuk membuat surat digital, mengarsip surat, dan mengirim surat dalam bentuk digital. Pelatihan diikuti oleh 17 perangkat Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Metode yang dipergunakan adalah perencanaan, pelaksanan, dan observasi. Waktu pelaksanaan pelatihan ini selama satu hari pada tanggal 28 Januari 2022.  Selain itu, dipergunakan metode cooperative learning yang bertujuan agar peserta aktif. Evaluasi pelatihan adalah pelatihan sangat baik, dari sisi materi dan pembicara. Untuk program selanjutnya, dibuat tim untuk menularkan kepada perangkat desa setempat mengenai pembuatan surat digital. Correspondence is an inseparable part of the Village Apparatus. The use of digital mail should have been done to reduce paper use and speed up the process of letters reaching the recipient. This training aims to create digital letters, archive letters, and send letters in digital form. The training was attended by 17 officials from Mekarmukti Village, North Cikarang, Bekasi Regency. The method used is planning, implementation, and observation. Training implemented on one day, 28th January 2022. In addition, cooperative learning methods aim to make participants active. The training evaluation is a very good training, in terms of material and speakers. For the next program, a team was created to transmit to local village officials about making digital letters.
Workshop Penyusunan Bahan Ajar Elektronik Topik Dinamika Partikel Bermuatan Ayat-Ayat Al-Quran Dewi Dewantara; Abdul Salam M; Sarah Miriam; Misbah Misbah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5002

Abstract

Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan No. 3 Tahun 2017 pasal 4 tentang penyelenggaraan pendidikan menyatakan bahwa maksud penyelenggaran pendidikan yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat, berilmu, cerdas, cakap, kreatif, mandiri dan unggul. Untuk menyelaraskan dengan hal tersebut, maka tim mengadakan “Workshop Penyusunan Bahan Ajar Elektronik Topik Dinamika Partikel Bermuatan Ayat-Ayat Al-Quran”. Hal ini agar guru terlatih dalam menyusun bahan ajar elektronik yang bermuatan ayat-ayat Al-Qur’an. Mitra adalah Guru MGMP Fisika Kabupaten Tanah Bumbu. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Maret- Juni 2021. Metode kegiatan dibagi menjadi tiga tahap yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengabdian ini  berjalan dengan lancar. Guru pada akhirnya mampu menyusun bahan ajar elektronik dinamika partikel bermuatan ayat-ayat Al-Quran secara mandiri. Guru akan mengimplementasikan bahan ajar yang telah disusun sehingga permasalahan pada mitra dapat diminimalisir.  South Kalimantan Provincial Regulation No. 3 of 2017 Article 4 concerning the implementation of education states that providing education prepares human resources who are faithful and devoted to God Almighty, healthy, knowledgeable, intelligent, capable, creative, independent and superior. The team held a "Workshop on the Preparation of Electronic Teaching Materials on the Topic of Particle Dynamics Containing Al-Quran Verses" to harmonize with this. This is so that teachers are trained in compiling electronic teaching materials containing verses of the Qur'an. Partners are MGMP Physics Teachers in Tanah Bumbu Regency. The training will be held from March-June 2021. The activity method is divided into three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. This service is running smoothly. The teacher can finally independently compose electronic teaching materials for particle dynamics charged with Al-Quran verses. The teacher will implement the teaching materials prepared so that problems with partners can be minimized.  
Edukasi Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Rejasa Tabanan Ketut Sherly Nindya Ovitasari; Dea cantrika; Yolandari Ayu Murti; Erwin Satria Widana; I Gede Agus Kurniawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4986

Abstract

Desa Rejasa Kabupaten Tabanan memiliki luas desa 2,44 km2. Desa Rejasa ini merupakan desa yang berkembang di bidang pertanian serta terdapat penangkaran ikan lele. Namun, ibu rumah tangga serta masyarakat Desa Rejasa belum mengetahui pemanfaatan pengolahan sampah organik dan anorganik, Oleh karena itu penting untuk menyadarkan kepedulian warga agar tidak sembarangan dalam membuang sampah serta mengedukasi terkait pengolahan sampah. Berawal dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan solusi melalui edukasi pentingnya menjaga kebersihan desa, memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan olahan sampah tersebut sehingga memiliki nilai tambah. Bentuk nyata kegiatan ini berupa memberi fasilitas tempat sampah yang terpilah dan memberi pupuk kompos organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah   mengedukasi melalui tahapan sosialisasi, perijinan, persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PkM yang dilaksanakan tanggal 20 Januari 2022 adalah pedulinya masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pemilahan sampah serta pengetahuan untuk memanfaatkan sampah. Selain itu masyarakat Desa Rejasa dapat mengetahui manfaat sampah dengan cara 3R Reduce, Reuse, and Recyle. Kegiatan PkM ini memberikan dampak positif karena hasil monitor dan evaluasi terbukti lingkungan menjadi bersih dan masyarakat telah berhasil mengolah sampah yang ada. Rejasa Village, Tabanan Regency, has a village area of 2.44 km2. Rejasa Village is a village developing in agriculture, and there is a catfish farm. However, homemakers and the people of Rejasa Village do not know about the use of organic and inorganic waste processing. Therefore, it is important to raise residents' awareness so that they are not careless in disposing of waste and educate them about waste management. Starting from these problems, this community service activity aims to provide solutions through education on the importance of maintaining village cleanliness, sorting organic and inorganic waste and utilizing processed waste so that it has added value. The tangible form of this activity is to provide facilities for segregated trash bins and provide organic compost. The method used in this community service activity is to educate through the stages of socialization, licensing, preparation, implementation and evaluation. The results of the service activities carried out on Thursday, January 20, 2022, showed the public's concern for maintaining cleanliness, increasing public understanding of waste sorting and knowledge of utilizing waste. In addition, the people of Rejasa Village can find out the benefits of waste through 3R Reduce, Reuse, Recycle. The implication is very positive because the monitoring and evaluation results prove that the environment is clean and the community has succeeded in processing the existing waste. 
Sosialisasi Penerapan Aplikasi TikTok sebagai Inovasi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Eka Fitri Novita Sari; Nofi Marlina Siregar; Sukiri Sukiri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan sosial media TikTok di masyarakat sebaiknya disikapi positif oleh guru di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan membangun motivasi dan kreativitas dalam mengembangkan aplikasi TikTok sebagai inovasi pembelajaran pendidikan jasmani serta memperkaya khazanah ilmu terutama pemanfaatan media pembelajaran pendidikan jasmani untuk satuan pendidikan sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada 23 September 2021, diikuti oleh 117 peserta guru Pendidikan jasmani dari wilayah Jakarta Bogor Tangerang melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Dengan materi (1). Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran, (2). Inovasi pembelajaran Pendidikan jasmani yang tepat guna dengan fitur-fitur yang disiapkan media sosial TikTok. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini menambah motivasi para peserta untuk dapat menghasilkan karya cipta yang kreatif dalam bentuk media pembelajaran pendidikan jasmani melalui aplikasi TikTok pada satuan pendidikan yang ditekuninya. The rapid development of TikTok social media in the community should be responded to positively by teachers at schools. Community service activities are carried out to seek to build motivation and creativity in developing the TikTok application as a physical education learning innovation and enriching the treasure of science, especially the use of physical education learning media for school education units. The activity was held on September 23, 2021, attended by 117 participants from the Jakarta Bogor Tangerang area and the activities through the Zoom Meeting platform. The materials consist of: (1). how to use social media in learning, (2). what kind of physical education learning innovation can be pursued within TikTok social media effectively and a guide to the ease of using the features prepared by TikTok. Based on this service activity, it can be concluded that this activity increases the participants' motivation to produce creative works in physical education learning media through the TikTok application in the educational unit they are engaged in. 
BUMDes Management Through Accounting Information Systems at BUMDes in Cisarua District, West Bandung District Siti Kustinah; Heni Nurani Hartikayanti; Edi Winarso
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5240

Abstract

Village-Owned Enterprises were formed to improve the financial capacity of the village government in administering government and increasing community income through various economic business activities in rural communities. However, in reality, the goal of establishing a BUMDes in the Cisarua District has not been fully achieved. The understanding of BUMDes managers on the importance of BUMDes management, especially regarding the BUMDes accounting system, has not been fully implemented optimally. Socialization about the importance of professional BUMDes management through applying the accounting system is one alternative solution to solve this problem. Through the socialization program that has been carried out, the results obtained are that there is a fairly good understanding of the BUMDes managers in several things that need to be addressed in professional BUMDes management, namely the participants' understanding of the elements of professional BUMDes management and participants' understanding of the need for information technology. In contrast, the understanding of Village Owned Enterprises managers in Cisarua District, West Bandung Regency regarding accounting information systems showed poor results, especially participants' understanding of the accounting system, financial statements, especially equity reports and cash flow statements. 
Pelatihan Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita berdasarkan Newman untuk Guru Matematika SMP/MTs Hidayah Ansori; Yuni Suryaningsih; Rizki Amalia; Juhairiah Juhairiah; Umaira Afifah; Muhammad Roid Albari; Ahmad Faisal Rahman
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4793

Abstract

Matematika masih dianggap sebagai salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Kesulitan siswa dapat dilihat dari masih terdapatnya siswa yang melakukan kesalahan saat mengerjakan matematika, khususnya pada soal cerita. Soal cerita merupakan bentuk soal matematika yang dirancang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa, kemudian dicari penyelesaiannya menggunakan kalimat matematika yang bisa memuat bilangan, operasi hitung, dan relasi. Kesalahan dalam penyelesaian soal matematika tidak dapat dibiarkan karena pada dasarnya kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal sehingga perlu dianalisis lebih lanjut, yaitu menggunakan prosedur Newman. Oleh karena itu, perlu diadakan pelatihan kepada guru untuk melatih bagaimana menganalisis kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita menggunakan prosedur Newman. Tujuan akhir pelatihan ini adalah diharapkan hasil analisis kesalahan siswa dapat dijadikan dasar oleh guru untuk memberikan bantuan yang tepat kepada siswa yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita. Pelatihan ini dilaksanakan pada 15 – 29 Juli 2021, dilakukan dengan metode sinkronus dan asinkronus. Kegiatan dilaksanakan secara sinkronus pada 15 Juli 2021 secara daring menggunakan Zoom meeting. Adapun secara asinkronus berupa bimbingan secara asinkronus melalui Whatsapp grup dari 16 – 29 Juli 2021. Sebanyak 31 orang guru anggota MGMP Matematika SMP Kabupaten Barito Kuala mengikuti kegiatan pelatihan ini. Hasil akhir pelatihan adalah guru mampu melakukan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, yang dilihat dari hasil pengumpulan tugas. Beberapa kesalahan siswa berdasarkan prosedur Newmann yang ditemukan guru berdasarkan jawaban soal cerita siswa adalah kesalahan siswa dalam memahami soal (comprehension error) dan kesalahan transformasi (proses skill error). Mathematics is still considered one of the subjects considered difficult by students. Students' difficulties can be seen in the number of students who make mistakes when doing mathematics, especially in story problems. Story questions are a form of a mathematical problem designed to relate to students' daily lives and then find solutions using mathematical sentences that can contain numbers, arithmetic operations, and relations. Errors in solving math problems cannot be ignored because errors in solving math problems indicate that the learning objectives have not been achieved optimally, so further analysis is needed, namely using the Newman procedure. Therefore, it is necessary to hold training for teachers to train how to analyze the mistakes made by students in solving story problems using the Newman procedure. The ultimate goal of this training is that it is hoped that the results of the analysis of student errors can be used as a basis by the teacher to provide appropriate assistance to students who make mistakes in solving story problems. This training will be held on 15 – 29 July 2021, using synchronous and asynchronous methods. The activity was carried out synchronously on July 15, 2021, using a Zoom meeting. Meanwhile, asynchronously in the form of asynchronous guidance via Whatsapp group from 16 – 29 July 2021. A total of 31 teachers who are members of the Mathematics MGMP of the Barito Kuala Regency Junior High School participated in this training activity. The final result of the training is that the teacher can analyze student errors in solving math story problems, which can be seen from the results of the collection of assignments. Some of the student errors based on the Newmann procedure found by the teacher based on the answers to the students' story questions were comprehension errors and process skill errors. 
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pradiabetes dan Gaya Hidup Sehat sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Diabetes pada Kelompok Pekerja Abigael Grace Prasetiani; Yesiana Dwi Wahyu Werdani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5150

Abstract

Pradiabetes menjadi deteksi awal dan pengembangan terjadinya diabetes mellitus tanpa gejala. Orang yang telah didiagnosa diabetes melitus dulunya tidak sadar kalau mengalami pradiabetes karena kurangnya pengetahuan/informasi atau memiliki pengetahuan yang sangat rendah. Resiko tinggi terkena pradiabetes kebanyakan pada pekerja kantor yang lebih banyak duduk daripada beraktivitas. Pradiabetes dapat dicegah dengan cara perubahan gaya hidup yang sehat. Sangat penting bagi semua orang khususnya pekerja kantor untuk mendapatkan informasi maupun promosi kesehatan supaya dapat mengadopsi perilaku sehat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang prediabetes kepada pekerja. Sasaran kegiatan diikuti oleh 14 guru. Model kegiatan adalah penyuluhan kesehatan, sebelum dan sesudah penyuluhan semua guru diminta untuk mengerjakan soal sebanyak 10 soal (pretest dan post-test) tentang pradiabetes. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 30 Maret 2022. Hasil pengabdian ini didapatkan para guru memiliki antusias dalam mengikuti kegiatan ini dibuktikan dari adanya peningkatan hasil pretest dan post-test selain itu banyak pertanyaan yang diajukan setelah penyuluhan. Simpulan pada kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang prediabetes dan gaya hidup sehat. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah deteksi dini dan intervensi seperti aktivitas fisik. Prediabetes develops into early detection and increases diabetes mellitus non-symptoms. People with diabetes mellitus are unaware of prediabetes bygone because minimalize information or knowledge about prediabetes. People are working in offices more inactive, and they have a high risk. Prediabetes could prevent to change of behaviour to healthy behaviour. It is essential for everyone, especially working people, to get information and health promotion to adopt healthy behaviour. The social activity aims to increase knowledge about prediabetes among working people—teachers are an object of this activity. The activity model is health education. Before and after health education, teachers filled out pretest and post-test about prediabetes. The activity was scheduled for March 30, 2022. The teacher’s enthusiasm and the result of the pretest and post-test increased, and they asked after health education. The activity outcome was increased knowledge about prediabetes and a healthy lifestyle. The activity implies early detection and physical activity as changes in health behaviour.
Penerapan Agroteknologi Terintegrasi Guna Mewujudkan Desa Wisata Menarik pada Masa Pandemi COVID-19 di Kecamatan Tanjung Jabung Barat Dede Martino; Ardiyaningsih Puji Lestari; Linda Handayani; Dawam Suprayogi; Rustan Rustan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.4863

Abstract

Wabah COVID-19 yang terjadi di Wuhan China pada akhir 2019 telah menjadi pandemi di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Kondisi pandemi ini mengakibatkan jumlah kunjungan wisata menurun drastis akibat larangan keluar masuk beberapa daerah termasuk wisata alam Kopi Liberika di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan pengabdian ini mencoba membantu masyarakat menghidupkan sektor pariwisata tersebut dengan menerapkan beberapa teknologi terintegrasi supaya wisata alam ini menarik dan menarik minat banyak pengunjung. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Sadar Wisata Sukarejo Kelurahan Mekar jaya Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama kurang lebih 5 bulan mulai dari Mei sampai November 2021. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Particippatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan yang dilakukan yaitu pembimbingan terkait pembenihan kembang, penerapan teknologi BPPC, dan juga penerapan hidroponik. Meskipun kondisi masih sangat rawan dengan COVID-19, tim masih terus berupaya optimal dalam mendampingi masyarakat baik secara daring ataupun luring. Hasil pengabdian ini yaitu terbentuknya taman bunga yang menjadi daya tarik pengunjung, pupuk cair dari limbah sampah organik, dan sayuran hidroponik. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan daya tarik wisata alam Kopi Liberika Tanjung Jabung Barat dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan sampah menjadi pupuk cair dengan teknologi BPPC, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan hidroponik.  The COVID-19 outbreak in Wuhan, China, at the end of 2019 has become a worldwide pandemic, and Indonesia is no exception. As a result, various sectors of human life are experiencing serious impacts, especially UMKM in the tourism sector. The tourism industry depends on its growth on physical tourist visits. This pandemic has resulted in the number of tourist visits dropping drastically due to the prohibition on going in and out of several regions. In Tanjung Jabung Barat Regency, there is Liberika Coffee nature tourism which local people and immigrants often visit. Based on interviews with administrators, since COVID-19, the number of visitors has been very small and can be counted on the fingers. Therefore, the team will try to revive the tourism sector by implementing several integrated technologies so that this natural tourism can attract and attract many visitors. Service activities are carried out for approximately five months, from May to November 2021. The team has assisted the community regarding flower seeding, the application of BPPC technology, and also the application of hydroponics. The community is very enthusiastic about the application of this technology. Even though conditions are still very vulnerable to COVID-19, the team continues to strive optimally to assist the community both online and offline. This activity has been visited by the LPPM UNJA and received appreciation. 
Sosialisasi Penyakit pada Sapi dan Kambing Serta Pencegahannya di Desa Salarri Kecamatan Limboro, Polewali Mandar Hendro Sukoco; Najmah Ali; Irma Susanti; Muhammad Irfan; Agustina Agustina; Suhartina Suhartina; Marsudi Marsudi; Eni Susanti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5238

Abstract

Penyakit masih menjadi kendala utama peternak di Indonesia, terutama peternakan rakyat, hal ini dikarenakan kondisi iklim tropis dan sumber daya peternak yang tergolong rendah pengetahuannya tentang penyakit, sehingga kurang memperhatikan dalam memelihara ternaknya, terutama yang berkaitan pencegahan dan pengendalian penyakit. Desa Salarri merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Limboro, Polewali Mandar. Sebagian besar masyarakat di desa tersebut berprofesi sebagai peternak sapi dan kambing. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan bersama dengan Kepala Desa setempat diperoleh bahwa minimnya pengetahuan para peternak di Desa Salarri terkait dengan penyakit pada sapi dan kambing serta upaya pencegahannya. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi mengenai penyakit pada sapi dan kambing serta pencegahannya di Desa Salarri Kecamatan Limboro, Polewali Mandar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Maret 2022 di Aula Kantor Desa Salarri. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Sasaran dari kegiatan ini adalah peternak yang ada di Desa Salarri. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan sosialisasi dengan baik dan lancar. Dengan adanya kegiatan ini para peternak di desa tersebut mendapatkan pengetahuan baru mengenai penyakit pada sapi dan kambing serta upaya pencegahannya.The disease is still the main obstacle for breeders in Indonesia, especially on smallholder farms, this is due to tropical climate conditions and breeders' resources which are relatively low in knowledge about diseases, so they pay less attention to raising livestock, especially those related to disease prevention and control. Salarri Village is one of the villages located in Limboro District, Polewali Mandar. Most of the people in the village work as cattle and goat breeders. Based on the results of the identification of problems with the local Village Head, it was found that the farmers in Salarri Village lacked knowledge regarding diseases in cattle and goats and their prevention efforts. So it is necessary to disseminate information about diseases in cattle and goats and their prevention in Salarri Village, Limboro District, Polewali Mandar. This activity was held on Thursday, March 24, 2022, in the Salarri Village Office Hall. The method used in this activity is lecture and question and answer. The target of this activity is farmers in Salarri Village. The results obtained from this activity are the implementation of socialization activities well and smoothly. With this activity, farmers in the village gain new knowledge about diseases in cattle and goats and their prevention efforts.
Pelatihan Foto Produk bagi Aswan Snack RR. Pramesthi Ratnaningtyas
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5186

Abstract

Pengabdian masyarakat ini mengulas masalah yang dihadapi UMKM/UKM pada masa pandemi Covid-19. Aswan Snack tidak bisa menjual dagangannya karena masih berdagang secara offline. Penjualan secara daring masih merupakan hal yang baru, karena itu dilakukan pelatihan foto produk agar pihak mitra bisa aktif berjualan secara daring. Mitra juga diberikan bantuan studio mini portabel, tripod, ring fill light dan latar foto produk portabel. Perlengkapan tersebut diberikan agar memudahkan mitra untuk berlatih sendiri setelah pelatihan selesai. Pelatihan dilaksanakan pada 11 September 2021 dengan menggunakan studio mini portabel yang merupakan cara yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan. Penggunaan ring fill light dan tripod membutuhkan persiapan yang lebih lama daripada mini studio portabel, karena berkaitan dengan penataan alat dan penempatan cahaya yang tepat. Latar untuk memotret dengan tema berbeda yakni kayu dan makanan menjadi tambahan keanekaragaman pilihan ketika mitra ingin menggali ide foto. Pengabdian masyarakat ini mampu mengajak mitra untuk berpikir lebih kreatif dalam mempromosikan produk snacknya. Terlihat dari pihak mitra mencoba tahapan memotret produk mulai dari penggunaan mini studio portabel, hingga gabungan dari ring fill light, tripod dan latar foto secara bersamaan. Kesimpulan kegiatan ini, mitra bisa mempromosikan usaha yang sedang digeluti secara lebih luas melalui sosial media. Kegiatan serupa dapat diselenggarakan dengan melibatkan mitra yang lebih luas dan banyak. This community service reviews the problems faced by MSMEs/SMEs during the Covid-19 pandemic. Aswan Snack cannot sell its products because it is still trading offline. Selling online is a new matter. Therefore product photo training is conducted so that partners can actively sell online. Partner is also given a set of simple photo equipment: a portable mini studio, a tripod, a fill light ring, and portable photo backdrops. The equipment is provided to make it easier for partners to practice independently after the training is completed. The training is held on September 11, 2021, using a portable mini-studio, the simplest and easiest way to do the photo session. The fill light ring and tripod require more preparation than the mini-studio because they need the right setup and placement. The photo backdrops, available in different themes, become additional variations when partners want to explore more. This community service can offer partners to think more creatively in promoting their snack products online. It can be seen from the partner trying the stages of photographing products, starting from using a portable mini studio to a combination of ring fill light, tripod, and photo background simultaneously. In conclusion, the partner can promote its products widely through social media with proper photos. Similar activities can be organized by involving a wider range of partners.