cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023)" : 35 Documents clear
Pendirian dan pengembangan usaha internal pesantren dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren Fitriyani; Malik, Anhar Januar; Syarif, Rahmat; Syahnur, Khaerunnisa Nur Fatimah; Riana, Mirandha Ariesca; Waspada, Saifullah; Arifin, Iskandar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19969

Abstract

Di Indonesia, pesantren adalah salah satu bentuk institusi pendidikan yang banyak ditemukan, dimana tidak hanya mengajarkan pengetahuan umum, tapi juga memberikan berbagai pelajaran yang sifatnya mengkaji ilmu agama islam kepada para santri. Salah satu persoalan yang sering dihadapi pada pesantren adalah keuangan. Hal ini seringkali disebabkan oleh keterbatasan sumber daya yang ada pada pesantren. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode ABCD (Asset-Based Community Developmetn yang berbentuk pemberian materi dasar-dasar pengelolaan usaha kecil dan pendampingan kepada pesantren untuk mulai mendirikan dan menjalankan usaha mandiri di lingkungan pesantren itu sendiri. Proses pendampingan berlangsung mulai bulan Agustus sampai Oktober. Setelah menjalani proses pendampingan, pesantren PPTQ An-Nail sebagai lokasi pengabdian, akhirnya dapat mengelola minimarket yang kemudian menjadi sumber pendapatan pesantren selain dari sumbangan ataupun donor.
Penerapan sistem jaminan produk halal pada UMKM untuk meningkatkan daya saing produk Munawar, M. Soleh Al; Rohmah, Miftakhur; Anton Rahmadi; Marwati; Rachmawati, Maulida
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19996

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu usaha untuk yang cukup populer di masyarakat Indonesia. Salah satu usaha yang berkembang pesat di Indonesia adalah usaha dibidang pangan.  Namun demikian, dalam perkembangannya terdapat kendala untuk meningkatkan daya saing produk UMKM, yaitu tidak dimilikinya sertifikat halal. Di Indonesia, kewajiban sertifikasi halal diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 terkait jaminan kehalalan produk, khususnya produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia harus bersertifikat halal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan pendampingan penyiapan persyaratan dan implementasi pemenuhan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) terhadap UMKM Koperasi Kukar Idaman Lestari untuk memperoleh sertifikat halal melalui sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal agar produk yang dihasilkan terjamin kualitasnya dan dapat membantu melihat potensi usaha agar unggul dalam persaingan. Metode yang digunakan dalam kegitan ini adalah PAR (Participatory Action Research) dengan melibatkan partisipasi dan kolaborasi aktif antara pengabdi dan masyarakat atau pihak lain yang meliputi beberapa tahapan yaitu: (1) observasi dan wawancara; (2) identifikasi gap; (3) sosialisasi kepada UMKM; dan (4) penyiapan dokumen persyaratan dan pendaftaran sertifikat halal kategori self declare. Hasil pendampingan pelaku UMKM telah mengetahui pentingnya menghasilkan produk halal dan melakukan implementasi SJPH sehingga telah mendapatkan Sertifikat Halal melalui self declare sebagai pengakuan kehalalan produk. Manual SJPH yang dihasilkan dapat dijadikan pedoman untuk menerapkan sistem jaminan halal secara konsisten dari kegiatan yang telah dilaksanakan sehingga jika ditemukan ketidaksesuaian pelaku usaha akan melakukan tindakan perbaikan.
Pemahaman literasi keuangan di era vuca untuk para petani karet Sari, Rafika; Pebriani, Reny Aziatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20063

Abstract

Desa Alay adalah desa yang kaya akan sumber penghasilan dari perkebunan namun masyarakat desa belum memahami tentang cara pengelolaan keuangan yang tepat untuk kesejahteraan mereka. Sasaran utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pemahaman terkait literasi keuangan bagi para pelaku petani karet di Kecamatan Lembak Desa Alay. Para pengusaha UKM dibidang pengelolaan dan distribusi hasil pengolahan perkebunan karet belum dapat memaksimalkan pengelolaan keuangan sehingga usaha berjalan tidak efektif, sebagaimana diketahui sejak terjadinya pandemi 2019 terdapat kebijakan dan penurunan harga karet yang membuat usaha pengelooan perkebunan karet goyah dimana terjadi pergeseran ke era digital yang disebut dengan era vuca, era vuca adalah kondisi dimana perubahan terjadi begitu cepat akibat transpormasi digital yang ada, literasi keuangan adalah suatu keterampilan dalam pengelolaan keuangan yang penting dimiliki oleh para pelaku UKM untuk bertahan di era Vuca, Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah menggunakan service learning yaitu memberikan pelayanan pelatihan bagi para petani desa alay dalam memahami tentang literasi, hasil evaluasi respon mitra didapatkan bahwa denga nada nya pemahaman literasi keuangan dapat menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola asset dan penghasilan bagi petani didesa alay yang berdampak pada peningkatan keterampilan implikasinyadiharapkan petani karet akan mampu bertahan dalam berbagai ketidakpastiaan diera vuca.
Penguatan kompetensi guru melalui implementasi kurikulum merdeka Bastomi, Mohamad; Ocvitasari, Dini; Isyanuar, Nada Defina
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20155

Abstract

Kurikulum adalah pedoman yang mencakup seperangkat struktur rencana, strategi dan upaya yang disusun guna memberikan pengalaman belajar bagi siswa untuk mencapai tujuan Pendidikan. Program Merdeka Belajar menurut Mendikbud akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada meningkatkan kalitas sumber daya manusia. Sosialisasi kurikulum merdeka menjadi pilihan dalam proker kali ini. Sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan para guru di Desa Wonoayu tentang kurikulum merdeka sehingga para guru dapat mengimplementasikan kurikulm merdeka dalam pembelajaran dengan baik. Metode yang di gunakan pelatiha, pedampingan, sosialisasi, dan monitoring. Dari kegiata tersebut dapan menambah skill bagi guru tentang bagaimana implementasi kurikulum merdeka di Desa Wonoayu.
Peningkatan pelayanan kesehatan lansia dan balita melalui program posyandu Karimullah, Imam Wahyudi; Ghozali, Gita Angela; Saviana, Ameliya Rahma; Azizah, Eka Nur; Faisal, Moch Nafik; Mawardi, Ahmad Irfan; Faradina, Vina
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19861

Abstract

Perkembangan kesehatan di Indonesia sampai saat masih mengalami berbagai tantangan dalam upaya peningkatan tingkat kesehatan balita dan lansia. Tantangan tersebut antara lain ditandai dengan masih tingginya kekurangan gizi atau stunting pada bayi dan balita. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas adalah 359 per 100.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan utuk menganalisis peningkatan pelayanan kesehatan lansia dan balita melalui program posyandu. Populasi dalam penelitian ini adalah balita dan lansia di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang yang berada di wilayah kerja Puskesmas Singosari. Variabel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu bebas (independent) yang meliputi jenis kegiatan, pelaksanaan, fasilitas, dan pelayanan posyandu, serta variabel terikat (dependent) yaitu kesejahteraan lansia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif.
The Smart village and media convergence: Implementasi teknologi informasi dan komunikasi Adli; Putri, Intan; Dendi; Nanda Syukerti; Mulyadi, Ahmad Iman; Rizki Eriyansyah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19932

Abstract

Smart village secara khusus merupakan sebuah pengembangan dari konsep smart city. Pada dasarnya, konsep smart village merupakan sebuah konsep dimana sebuah desa dapat menyelesaikan permasalahannya dengan baik serta harus didukung oleh beberapa komponen agar penerapannya memberikan dampak positif dan maksimal. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Smart village digagas untuk memanfaatkan teknologi informasi bagi masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam melaksanakan program pelayanan publik yang lebih berkualitas dengan memanfaatkan teknologi informasi. Tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi di Pekon saja, Smart Village juga diharapkan dapat mengubah kondisi masyarakat menuju keadaan yang lebih baik dan sejahtera, menumbuhkan kesadaran di masyarakat akan pentingnya sebuah inovasi dalam usaha kecil yang berpotensi menciptakan kewirausahaan, dan meningkatkan kualitas pelayanan di Pekon. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah terlaksana dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat sambutan yang sangat baik, terbukti dengan keaktipan peserta mengikuti kegiatan. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan yaitu adanya kegiatan berkelanjutan berupa pembinaan sejenis dan selalu diselenggarakan secara periodik di Pekon Suka Maju Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung.
Implementasi sistem monitoring kebisingan berbasis web di pelabuhan terminal peti kemas Subekti, Arief; Santoso, Mochamad Yusuf; Arninputranto, Wibowo; Khairansyah, Mades Darul; Khumaidi, Agus
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20012

Abstract

Salah satu misi Program Studi Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya adalah melaksanakan kegiatan kemasyarakatan secara aktif dan produktif untuk mengembangkan Teknologi Keselamatan dan Kesehatan Kerja bidang industri umum maupun maritim. Pada kegiatan pengabidan masyarakat ini, kerjasama dilakukan dengan Pelabuhan Terminal Teluk Lamong untuk menyelesaikan permasalahan pemantauan kebisingan di pelabuhan. Menurut peraturan ketenagakerjaan, perusahaan wajib melakukan pemantauan lingkungan kerja, salah satunya kebisingan. Namun, pelabuhan tersebut memiliki area yang luas sedadngkan sumber daya K3 yang ada masih terbatas. Sehingga, aktivitas monitoring kebisingan belum dilakukan secara maksimal. Dari permasalahan tersebut, diusulkan solusi berupa perancangan dan implementasi Sistem Monitoring Kebisingan Lingkungan Kerja Berbasis Web. Kegiatan diawali dengan diskusi permasalahan mitra yang dilanjutkan ke tahap perancangan sistem. Perancangan dilakukan untuk perangkat keras dan perangkat lunak berbasis web. Sistem yang telah dirancang kemudian dipasang pada area dermaga pelabuhan peti kemas yang dilanjutkan dengan tahap monitoring dan evaluasi. Hasil pengujian pengukuran kebisingan menunjukkan bahwa alat yang dipasang pada area dermaga mampu memberikan pengukuran dengan tingkat presisi sebesar 91,59%. Sistem pengukuran kebisingan yang dirancang dapat menampilkan grafik pengukuran yang bisa dipantau melalui peramban desktop maupun mobile. Laman web mampu menampilkan grafik pengukuran secara real-time dengan sampling rate yang dapat disesuaikan oleh pengguna.
Pengenalan pengolahan jamu tradisional menjadi jamu millenial Tilaqza, Andri; Aqilah, Zaenab; Ningrum, Indah Sintia; Matdoan, Safna Soleha
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20074

Abstract

Jamu tradisional merupakan warisan bangsa Indonesia yang telah digunakan untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh. Ketertarikan terhadap konsumsi jamu pada generasi muda mengalami penurunan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah merevitalisasi persepsi masyarakat terhadap jamu tradisional dengan memodifikasi tampilan dan rasa jamu tradisional menjadi jamu millenial untuk diminati dari berbagai kalangan masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab. Pada kegiatan ini juga dilakukan pre-test dan post test untuk menilai pemahaman dan ketertarikan peserta terhadap jamu tradisional. Dari kegiatan ini didapatkan data bahwa lebih dari 50% peserta memilki keterterikan yang rendah terhadap jamu tradisional dikarenakan alasan berikut memiliki rasa yang pahit (45,1%), bau yang tidak enak (21,6%), penampilan yang tidak menarik (13,7%), tidak percaya akan khasiat jamu tradisional (19,6%). Berdasarkan hasil nilai rata-rata pre test dan post test peserta mengalami peningkatan dari nilai 36,8 dan menjadi 93,7. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman dan ketertarikan peserta terhadap jamu tradisional. Perlu dilakukan kegiatan pengenalan pengolahan jamu milenial yang serupa namun dilakukan secara offline dengan praktik secara langsung untuk lebih meningkatkan animo masyarakat terhadap jamu.
Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik Junaedi, Mohammad Rifqi; Rahma, Amalia; Ayu, Sekar; Marcello, Calvin
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20014

Abstract

Serba instan, cepat dan praktis menjadi tuntutan di era yang modern seperti saat ini, seringkali hal tersebut banyak dijumpai di perkotaan, namun  pada dasarnya hal tersebut dapat juga terjadi pada masyarakat desa yang masih belum banyak tersentuh oleh kemajuan IPTEK. Fenomena yang seringkali terjadi pada masyarakat desa yang mayoritasnya berkebun, bertani dan berternak adalah, mereka  menginginkan keinstanan dalam pengelolaan kebun dan sawah, tanpa melihat potensial hasil limbah ternaknya, sehingga seringkali menggunakan pupuk kimia intsan, hal tersebut tak lain dapat merusak ekosistem dan keseimbangan tanah. Pengetahuan mengenai pengelolaan kotoran ternak yang dapat diolah belum banyak diketahui oleh masyarakat desa. Alternatif dapat dilakukan yakni dengan  pupuk organik yang pada dasarnya mudah di buat dan dapat dikelola melalui lingkungan sekitar, tanpa harus membeli pupuk kimia yang memiliki dampak jangka panjang yang kurang baik. Masyarakat desa yang memiliki hewan ternak dapat memanfaatkan kotoran sapi yang banyak mengandung unsur hara yang sangat diperlukan oleh tanaman seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan dengan penambahan air cucian beras, tetes tebu, dan Em4, dapat mempercepat proses pembentukan pupuk organik serta menunjang zat hara yang di butuhkan oleh tanah jika dibandingkan dengan pupuk kimia.
Permainan tradisional sebagai media dukungan psikososial anak dan remaja penyintas bencana Nasution, Sri Mulyani; Churnawan, Rizky Purnomo Adji; Sulaeman, Pradika; Agustinah, Aminah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.20069

Abstract

Di antara media dukungan psikososial yang diberikan pada anak-anak dan remaja korban gempa cianjur adalah melibatkan mereka dalam permainan tradisional. Jenis permainan yang dipilih sebagai teknik intervensi psikososial untuk memulihkan kondisi psikososial anak-anak dan remaja penyintas gempa Cianjur adalah permainan sondah/engklek, ular naga, batu taba, gembatan, dan gobag sodor. Sebelum memberikan intervensi, dilakukan observasi dan wawancara dan diperoleh gambaran bahwa anak-anak yang pada awalnya menunjukan perilaku yang murung dan pendiam menjadi tampak lebih riang dan aktif karena dapat berinteraksi dengan teman-temannya. Metode Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan metode Service-Learning atau SL. Pelaksana pengabdian melakukan aktivitas yang melibatkan pengalaman praktis, pembelajaran akademik dan keterlibatan masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa anak-anak merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas bermain permainan tradisional. Anak yang mengalami trauma dapat keluar dari trauma. Dengan demikian disimpulkan bahwa permainan tradisional efektif untuk diberikan sebagai media dukungan psikososial bagi anak-anak dan remaja penyintas bencana. Permainan tradisional dapat menurunkan trauma, rasa cemas, dan takut pada anak dan remaja.

Page 3 of 4 | Total Record : 35