Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 2 (2024)"
:
20 Documents
clear
Pemanfaatan berbagai macam tanaman herbal yang digunakan sebagai obat tradisional
Santoso, Rizky Budi;
Akrom, Akrom
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21753
Obat tradisional adalah ramuan yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan yang berkhasiat. Pemanfaatan dan pengobatan obat tradisional ini terus menerus dipakai turun temurun dalam menyelesaikan segala permasalahan kesehatan manusia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada siswa SMKS Indonesia Yogyakarta dalam meningkatkan pengetahuan siswa terhadap manfaat dari obat tradisional. Kegiatan promosi kesehatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan ini diperoleh siswa laki-laki memperoleh nilai rata-rata pre-test 78,4 dan post-test 97,6. Sedangkan perolehan nilai rata-rata pre-test siswa perempuan yakni sebesar 81,3 dan post-test sebesar 98,8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sosialisai berupa penyampaian materi presentasi dan diskusi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi mengenai obat tradisional di SMKS Indonesia Yogyakarta. Diharapkan hasil dari kegiatan promosi kesehatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa terhadap manfaat penggunaan obat tradisonal sebagai pengobatan berbagai macam penyakit.
Pengembangan kemandirian digital melalui workshop digital marketing bagi generasi Z
Lazuarni, Shafiera;
Asharie, Asmawati;
Rahmawaty, Putri
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21773
Kota Palembang mengalami perubahan besar dalam ranah teknologi informasi dan komunikasi. Namun masih banyak tantangan yang dihadapi generasi Z seperti kesenjangan keterampilan, kurangnya pemahaman tentang digital marketing, dan persaingan di pasar kerja. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan keterampilan digital marketing untuk mempersiapkan mereka masuk ke dalam pasar kerja yang semakin terdigitalisasi. Agar pelatihan berjalan efektif dan efisien, tim menggunakan metode ABCD. Audience: peserta diidentifikasi berdasarkan tingkat pengetahuan awal melalui survei. Behavior: peserta diharapkan memahami dan menerapkan channel digital marketing serta merencanakan kampanye digital yang efektif. Condition: materi disusun sesuai kebutuhan peserta, kegiatan dilaksanakan selama dua hari secara online menggunakan media presentasi, video tutorial, dan praktik langsung. Degree: Keberhasilan dievaluasi melalui penilaian sebelum dan sesudah pelatihan serta umpan balik untuk perbaikan kegiatan mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta dalam semua aspek yang dievaluasi. Pemahaman peserta meningkat menjadi baik atau sangat baik. Khususnya pada aspek channel marketing digital, perencanaan kampanye, analisis target audiens, strategi konten media sosial, struktur kampanye, dan penggunaan alat analisis digital meningkat dengan mayoritas peserta melaporkan pemahaman menjadi sangat baik di setiap aspek.
Pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick sebagai upaya pemanfaatan kembali sampah plastik
Adiyanto, Okka;
Faishal, Muhammad;
Utami, Endah;
Bariyah, Choirul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21793
Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sangat mendesak untuk dapat diselesaikan. Berbagai program sudah dirancang untuk dapat menekan jumlah sampah yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Salah satu bentuk manajemen pengelolaan sampah yaitu dengan adanya organisasi kemasyarakatan yang berhubungan dengan sampah. Salah satu organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Bantul yaitu Kelompok Sedekah Sampah (KSS) Berkah Bersama. KSS Berkah Bersama memiliki beberapa permasalahan yang perlu diselesaikan salah satunya yaitu pemanfaatan sampah plastik yang belum optimal. Oleh karena itu, program pendampingan masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai salah satunya ecobrick. Pada program pendampingan masyarakat ini dilakukan dengan metode Community Development dimana masyarakat akan sangat berperan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil dari pendampingan dapat dilihat dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan dengan membuat kuesioner dan disebarkan sebelum dan sesudah program pendampingan. Terdapat 4 indikator yang ditanyakan yaitu kreativitas, pengetahuan, keberlanjutan, dan juga manfaat dari program. Hasil kuesioner menunjukkkan terdapat peningkatan dari ke empat indikator yang ditanyakan.
Kultur jaringan tumbuhan dasar sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa
Restiani, Ratih;
Kaban, Sarah Mega Pratenna;
Sekar, Astrid Ayu;
Matheos, Josiah Harold;
Galgani, Gemma
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21800
Perkembangan IPTEK saat ini berkontribusi dalam meningkatnya implementasi bioteknologi dalam kehidupan manusia. Kultur jaringan tumbuhan merupakan salah satu aplikasi bioteknologi di bidang pertanian. Pengenalan kultur jaringan tumbuhan sejak dini bagi siswa SMA menjadi salah satu upaya mempersiapkan SDM yang terampil. Namun demikian, siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran bioteknologi terutama pada topik ini. Pembelajaran yang berfokus pada teori dan tidak dilengkapi dengan kegiatan praktikum merupakan penyebab siswa sulit memahami pelajaran tersebut. Kendala ini terutama dialami oleh siswa kelas XII SMA BOPKRI I Yogyakarta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar siswa pada materi kultur jaringan tumbuhan. Metode kegiatan pengabdian adalah participatory Action Research (PAR) yang diberikan dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi dua sesi yaitu pemaparan materi pengantar, demonstrasi praktikum dan kegiatan praktikum. Acara praktikum meliputi pembuatan media kultur dan sterilisasi serta inokulasi eksplan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pengabdian ini telah berhasil sebesar 100% dalam meningkatkan pengetahuan berdasarkan hasil tanya jawab selama pelatihan serta keterampilan dalam melaksanakan tahapan kultur jaringan tumbuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini lebih lanjut dapat diintegrasikan dengan kegiatan pembelajaran biologi di kelas sehingga proses pelatihan dan pendampingan mengenai kultur jaringan tumbuhan dapat berlangsung lebih intensif. Selain itu, project kelompok yang diberikan selama kegiatan pengabdian dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran bioteknologi di kelas.
Edukasi pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah berbasis pondok pesantren
Azhari, Ainul;
Rahmawati, Aslihatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21817
Bullying merupakan tindakan intimidasi yang dilakukan secara berulang-ulang oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah, dilakukan dengan sengaja dan bertujuan untuk melukai korbannya secara fisik maupun emosional. Dalam melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada Pondok Pesantren Daarul Abroor Lebak Wangi Kabupaten Tangerang menggunakan metode PAR (Participatory Action Research)Permasalahan bullying ini seringkali terjadi dalam berbagai konteks sosial, khususnya dalam bidang pendidikan. Karena siswa-siswi SMP dan SMA rentan dari bullying. Upaya penyuluhan perlu dilakukan, agar pelaku dan bullying memahami dampak yang akan terjadi. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan kepada pengurus OSIS SMP dan SMA Daarul Abroor Lebak Wangi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa penyuluhan di lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bullying dan upaya dalam pencegahan perbuatan bullying dan penanganan dari tindakan bully serta menumbuhkan kesadaran dan membiasakan diri dalam kehidupan sehari-hari untuk berbicara dan bertindak yang sopan kepada guru, teman dan orang tua di rumah. Kemudian dari penyuluhan tersebut dilanjutkan ke pendampingan kepada pengurus OSIS dari SMP dan SMA Daarul Abroor agar dapat dan memiliki peran penting dalam mengawasi serta meminimalisir terjadinya tindakan bullying baik di lingkungan sekolah maupun pondok pesantren. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar.
Implementasi fotografi produk dengan menggunakan kamera smartphone bagi pelaku UMKM
Putri, Intan;
Dendi;
Mulyadi, Ahmad Iman;
Adli;
Triesia, Diah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21843
Teknologi digital menjadi unsur utama terhadap pengembangan industri konvensional menuju industri digital sehingga mampu mentransfer data tanpa bantuan manusia serta dengan adanya big data agar mampu membantu dalam menentukan arah dalam bisnis. Perubahan-perubahan ini yang mengharuskan pelaku UMKM menguasai dengan baik sehingga mampu memasarkan produknya dengan baik dengan berbagai aplikasi yang akan digunakan nantinya. Hadirnya beragam platform belanja online (digital) menjadi pasar potensial bagi siapa saja khususnya pelaku UMKM untuk ikut berkecimpung sehingga dapat secara maksimal memasuki dunia digital tersebut. Hampir semua platform tersebut basisnya adalah internet, bahkan media sosial yang saat ini hampir digunakan masyarakat Indonesia dimanfaatkan untuk berjualan atau memasarkan produk, jasa dan layanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Implementasi Fotografi Produk dengan Menggunakan Kamera Smartphone Bagi Pelaku UMKM di 26 Ilir Kota Palembang merupakan bentuk sosialisasi dengan metode project based learning dalam pelatihan dan pendampingan yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan Kamera Smartphone sebagai bentuk Implementasi Fotografi Produk yang bertujuan dapat meningkatkan pemasaran produk UMKM khususnya di Kota Palembang.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program kampung zakat
Dewi, Erna;
Lubis, Muhlisah
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21857
Zakat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam berbagai hal kehidupan umat, di antaranya adalah pengaruh dalam bidang ekonomi. Pengaruh zakat yang lainnya adalah terjadinya pembagian pendapatan secara adil kepada masyarakat Islam. Dengan kata lain, pengelolaan zakat secara profesional dan produktif dapat ikut membantu perekonomian masyarakat lemah dan membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Desa Hutabargot Dolok merupakan salah satu desa yang dipilih oleh Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal untuk dijadikan desa Kampung Zakat. Dengan banyaknya potensi alam dan SDM yang ada di desa Hutabargot Dolok bisa menjadikan desa tersebut maju dalam memperbaiki ekonomi masyarakat setempat. Dan harapannya juga dengan adanya program kampung zakat di desa tersebut bisa menjadikan icon percontohan bagi desa-desa lain yang ada di kabupaten Mandailing Natal. Langkah-langkah yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan PKM ini antara lain: berdiskusi dengan mitra PKM tentang permasalahan yang ada di masyarakat serta solusi yang dibutuhkan, mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, mendata atau mengklasifikasikan asset/modal yang ada di desa Hutabargot Dolok, menyusun perencanaan kegiatan yang dilaksanakan, melakukan sosialisasi kampong zakat, memberikan pembinaan dan pendampingan pelaksanaan program kampung zakat, evaluasi dan tindak lanjut. Dampak dari kegiatan PKM ini adalah memunculkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan produksi masyarakat ke pasar yang lebih luas di kabupaten Mandailing Natal.
Pencegahan stunting melalui edukasi gaya hidup sehat dan penguatan ekonomi
Said, Dede Hafirman;
Rahmah, Azizatur
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21872
Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan terberat di Indonesia. Di Indonesia, stunting disebut kurang gizi, kerdil, gangguan pertumbuhan fisik pada anak dan pada otak pada anak. Pengabdian ini dilakukan Desa Bandar Sonoi Kabupaten Batubara, saat ini masalah stunting di Kabupaten Batubara menjadi isu utama yang wajib segera dilakukan penanganan dengan melibatkan seluruh sumber daya yang ada. Menurut data statistik Desa Bandar Sono termasuk salah satu desa yang tingkat stuntingnya cukup tinggi yang ada di Kabupaten Batubara. Mengingat di daerah ini Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Hal ini tidak hanya terkait dengan kurangnya gizi, tetapi juga faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup penguatan ekonomi masyarakat serta peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.Metode yang digunakan adalah dengan mengaakan penyuluhan tentang pentingnya menjaga sanitasi dan pola hidup sehat dengan memenuhi kebutuhan gizi pada anak, serta pelatihan keterampilan membuat kue karas-karas. Tim pengabdi melakukan survey sebelum dan sesudah pelaksaan kegiatan hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu dan perubahan prilaku untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan menerapkan pola hidup sehat, pengetahuan serta meningkatnya pemahaman dan keterampilan ib-ibu desa Bandar Sono untuk mengoptimalkan usaha kue karas-karas agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Tindak lanjut dari kegiatan ini adanya komitmen bersama dengan mitra seperti apartur desa, petugas kesehatan dan kader posyandu untuk secara berkelanjutan memantau pemenuhi gizi pada anak setiap tahunnya dan akan di evaluasi pertiga nulan.
Mengembangkan keterampilan konseling untuk meningkatkan kualitas pelayanan
Sonata, Beta Ria
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21887
Kesehatan mental adalah salah satu aspek penting dari kesejahteraan manusia. Namun sering sekali terganggu oleh karena berbagai faktor seperti lingkungan keluarga, teman sebaya, masyarakat, dan media sosial. Oleh sebab itu Brave to Talk and Share Community hadir untuk memberikan lingkungan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para siswa dan mahasiswa binaan sebagai wadah untuk menceritakan permasalahan mereka. Lingkungan kondusif seperti ini tercipta jika para mentor memiliki keterampilan konseling seperti teknik listening, understanding, analytical, dan empathy. Dengan demikian, pelatihan ini dilakukan untuk memperlengkapi para mentor memiliki pemahaman dan keterampilan dasar konseling. Metode yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini adalah service learning. Teknis pelaksanaannya dilakukan dengan tiga tahap, pertama yaitu melakukan pengamatan, wawancara, dan diskusi bersama Pendiri Brave to Talk and Share Community. Tahap kedua adalah pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Tahap ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan melakukan observasi, wawancara, dan memberikan form evaluasi melalui google form. Hasil yang diperoleh adalah peserta memahami konsep teori, dan mampu mempraktikkannya dalam latihan konseling. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan telah terlaksana dengan baik dan mencapai target yang diharapkan.
Pengelolaan keuangan keluarga dalam kehidupan sehari-hari: pendekatan praktis untuk petani dan peternak
Mau, Ignatia Thomasita Bau;
Wutun, Maria Bernadethe Mawarni Gelu;
Lejap, Hedwigh Hendrikus Temai;
Seran, Adiutrix Maria Irayanti;
Burin, Stefanie Noviega Bribin;
Watu, Engelbertus Gloria Christy;
Irianto, Eugenius Dwi Ardhika;
Amaral, Maria Augustin Lopes
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21934
Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bani-bani, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, melalui edukasi dan pelatihan pengelolaan keuangan. Mayoritas penduduk desa ini bekerja sebagai petani dan peternak dengan penghasilan yang tidak tetap, dan saat ini hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari tanpa perencanaan untuk menabung atau investasi. Kondisi sosial yang menuntut pengeluaran tambahan untuk adat dan kegiatan sosial memperparah situasi finansial mereka.Kegiatan pengabdian ini mencakup edukasi finansial, pelatihan keterampilan kewirausahaan, akses terhadap layanan keuangan mikro, dan peningkatan literasi digital. Selain itu, program ini juga mengembangkan infrastruktur penunjang dan akses pasar untuk produk lokal. Implementasi asuransi pertanian dan perlindungan sosial juga diberikan untuk manajemen risiko. Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak untuk aktif berpartisipasi dalam program-program yang dirancang, menciptakan komunitas yang kuat dan mendukung diversifikasi penghasilan. Diharapkan bahwa dengan adanya pelatihan dan bimbingan ini, masyarakat dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik, menciptakan sumber penghasilan baru, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran finansial dan kemampuan pengelolaan keuangan yang lebih baik di kalangan masyarakat Desa Bani-bani.