cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Latihan Buerger Allen: Intervensi Mandiri Upaya Meningkatkan Sensitivitas Kaki Hasaini, Asni; Muhlisoh, Muhlisoh; Sukmawaty, Martini Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.3151

Abstract

Prevalensi komplikasi utama Diabetes Mellitus Tipe 2 yaitu Diabetic Neuropathi Perifer (DNP) meningkat dari 16% sampai 87%. Strategi untuk menurunkan komplikasi dengan deteksi dini keluhan dari DNP yaitu sensitivitas kaki. Salah satunya dengan melakukan promosi latihan Buerger Allen sebagai penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi DM dengan meningkatkan sensitivitas kaki. Tujuan melakukan promosi dan penyuluhan Latihan Buerger Allen dalam upaya mencegah komplikasi DM dengan meningkatkan sensitivitas kaki. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah menggunakan promosi edukasi latihan Buerger Allen menggunakan video dan pengajaran. Penilaian yang dilakukan kepada 43 warga desa dan 7 kader kesehatan dengan cara melakukan evaluasi terhadap pengetahuan warga tentang pelaksanaan Latihan Buerger Allen dan pengukuran skor sensitivitas kaki dan untuk hasil dari evaluasi didapatkan peningkatan pemahaman dari pelaksanaan tersebut dan mengaplikasikan latihan jika mengalami keluhan pada kaki. Hasil kegiatan berupa data evaluasi setelah promosi dan edukasi dan data pengukuran skor sensitivitas kaki.
Pemanfaatan Nanas Parigi sebagai Bahan Pembuatan Sabun Mandi untuk Meningkatkan UMKM Masyarakat Dusun Danau Jutuh Warman, Taufik; Halipah, Yuliana; Pertiwi, Rahmi Kemala; Nasir, Muhamad; Wayudi, Rahmat; Putri, Yosy Rahmasyah; Rizqi, Akhmad Fathul; Ulya, Nur Raisya; Anistasya, Jenny Fatrisna; Lestari, Siti Wahdiani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.3180

Abstract

Kecamatan Dusun Selatan, Desa Pararapak, Dusun Danau Jutuh salah satu daerah yang berada di Kabupaten Barito Selatan berpotensi sumber daya alam sangat bagus. Desa Pararapak menjadi tujuan utama untuk pelaksanakan KKN IAIN Palangka Raya. Salah satu potensi alam yang dimiliki Desa Pararapak, adalah perkebunan nanas. Metode penelitian ini menggunakan jenis dengan pendekatan Asset, Based Community, Development (ABCD). Lokasi penelitian di dusun Danau Jutuh dan waktu pelaksanaan pada tanggal 3 September 2023 pukul 14.00-16.30 WIB. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 30 orang ibu warga Dusun Danau Jutuh. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap perencanaan/awal, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi. Dengan adanya hasil nanas ini, banyak warga sekitar yang menjadikan nanas sebagai salah satu mata pencarian mereka. Nanas yang di budidaya oleh warga setempat merupakan buah yang berasal dari desa Pararapak yang di kenal dengan sebutan Nanas Parigi. Produk yang sudah dihasilkan oleh nanas madu parigi ini seperti selai nanas, keripik nanas, manisan nanas, sirup nanas, dan juga sabun mandi. Selain dimanfaatkan untuk olahan makanan, ternyata nanas parigi juga bisa dimanfaatkan menjadi sabun mandi. Hal ini bisa dijadikan inovasi baru bagi Desa Pararapak. Dengan inovasi baru dalam pengolahan nanas parigi menjadi sabun mandi diharapkan dapat meningkatkan UMKM yang ada di Desa Pararapak.
Implementasi Terapi Dzikir untuk Menurunkan Nyeri Pasien Post Operasi Laparatomi Najibulloh, Muhamad; Novitasari, Dwi; Sebayang, Septian Mixrova
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3194

Abstract

Laparatomi merupakan pembedahan dengan sayatan besar di perut untuk mendapatkan akses ke rongga peritoneum. Tiap pasien yangmana menghadap suatu trauma berat terkait (pressure, temperatur, hingga kimiawi) maupun pasca prosesi pembedahan hendaknya dilaksanakan suatu penanganan akan rasa nyeri akut, disebabkan dampak nyeri tersebut bisa menimbulkan Respon Stress Metabolik (MSR) yangmana kemudian akan berefek di seluruh sistem tuuh serta memperparah kondisi pasien. Oleh karena itu, dengan melakukan terapi dzikir diharapkan rasa nyeri penderitaan pasien post operasi laparatomi berhasil berkurang intensitasnya. Tujuan program PkM ini adalah meminimalisir rasa nyeri pada pasien post operasi laparatomi menggunakan teknik terapi dzikir. Mitra yangmana dirujuk program berikut yakni RSUD Dr. Soedirman Kebumen, dengan peserta kegiatan adalah pasien post operasi laparatomi sejumlah 30 peserta. Metode yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi, kemudian implementasi, setelahnya dilakukan diskusi serta evaluasi. Kegiatan dimulai dari tahap persiapan, dilanjutkan dengan pelaksanaan dan tahap akhir dengan hasil kegiatan berjalan dengan lancar Berdasarkan hasil implementasi terapi dzikir dapat menurunkan skala nyeri, sebanyak 10 pasien merasakan nyeri sedang dan 20 pasien merasakan nyeri berat terkontrol sebelum dilakukan implementasi, setelah dilakukan implementasi terapi dzikir skala nyeri menurun dengan pasien merasakan nyeri sedang sejumlah 25 pasien, serta nyeri ringan sejumlah 5 pasien. Kegiatan ini menurunkan skala nyeri di pasien post operasi laparatomi juga dimanfaatkan menjadi mediator studi berwujud video pengukuran nyeri menggunakan metode Skala Penilaian Numerik (NRS).
Pelatihan Screening dan Monitoring Kesehatan Berbasis Personal Health Record bagi Pemilik Indekos sebagai Pencegahan Dead of Collage Mahasiswa Rantau Hidayatullah, Hengki Tri; Setiyowati, Arbin Janu; Abdullah, Dzulkifli; Rindiyanti, Rizki; Izza, Jasmine Nurul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.3212

Abstract

Banyaknya permasalahan kesehatan mahasiswa indekos pun menjadi tanggungjawab dari pemilik indekos. Namun sayangnya masalah kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan serta tidak adanya sarana untuk melakukan pengecekan kesehatan menjadi kendala pemilik kos. Tujuannya memberikan pelatihan kepada pemilik indekos dalam melakukan screening dan monitoring kesehatan terhadap para penghuni indekos sebagai salah satu upaya dalam mencegah kematian mahasiswa rantau akibat masalah kesehatan tertentu. Jenis pelatihan screening dan monitoring yang diberikan kepada para pemilik indekos adalah berbasis personal health record dalam bentuk website SIMOLIN (Sistem Monitoring Online) yang akan mempermudah dalam mengawasi kesehatan penghuni indekos. Pada pelaksanaannya pengusul melakukan analisis mitra kemudian mengurus administrasi dan berkoordinasi dengan mitra. Kemudian memberikan materi dasar serta mengadakan forum group discussion. Pada tahap pelatihan pengusul mengajarkan bagaimana cara membuat sistem personal health yang baik dan benar. Kegiatan berlangsung pada Juli s.d Agustus 2023 dengan 4 sesi pelatihan. Para pemilik indekos dilatih memaksimalkan penggunaan website untuk memasukkan data. Pengusul membuka konsultasi mengenai masing-masing permasalahan pada kosnya sehingga solusi dan saran dapat tepat sasaran. Masalah terselesaikan dengan mampunya pemilik indekos melakukan pantauan data kesehatan mahasiswa rantau di indekosnya dan meminimalisir terjadinya permasalahan kesehatan parah pada penghuni indekos. Evaluasi keberhasilan program pengabdian menggunakan evaluasi hasil melaui implementasi IPTEKS oleh peserta pelatihan serta feedback positif pasca implementasi dan Evaluasi Proses pada partisipasi kehadiran keseluruhan peserta pelatihan.
Pemberdayaan Kader melalui Kegiatan Pertolongan Pertama pada Luka Bakar di Posyandu Anggrek Saelan, Saelan; Kurniawan, Sahuri Teguh; Kusuma, Aria Nurahman Hendra
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3215

Abstract

Pertolongan pertama pada kecelakaan adalah tindakan untuk memberikan pertolongan sementara dan pengobatan kepada korban kecelakaan sebelum mencari bantuan lebih lanjut dari dokter atau tim medis lainnya pada kasus seperti luka bakar. Salah satu langkah untuk meningkatkan persiapan bantuan medis adalah dengan memberikan perawatan darurat kepada konsumen. Di masyarakat penanganan luka bakar masih ditemui kesalahan dalam melakukan pertolongan pada luka bakar seperti menggunakan bensin,dll. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pelatihan management luka bakar pada kader posyandu. Metode yang digunakan adalah pelatihan management luka bakar yang dilakukan dengan metode edukasi, diskusi, tanya jawab, dan alat yang digunakan dengan media leaflet, cream luka bakar. Hasil pelatihan luka bakar tingkat pengetahuan kader dalam memahami perawatan darurat bagi konsumen sebesar 90%.
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Kondisi Kegawatan Kasus Krisis Hipertensi melalui Program Keladi Septianingtyas, Maya Cobalt Angio; Sulistyaningrum, Danny Putri; Nurrizky, Mianti; Juwariyah, Siti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3216

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dan termasuk salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Tekanan darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan kerusakan organ target yang disebut juga krisis hipertensi. Hipertensi emergensi dan urgensi perlu dibedakan, karena cara pencegahan keduanya berbeda. Hipertensi urgensi adalah situasi dimana tekanan darah meningkat sangat tinggi dengan tekanan darah systolik ≥180mmHg dan tekanan darah diastolik ≥110mmHg, akan tetapi tidak terdapat kerusakan organ lain. Sedangkan hipertensi emergensi merupakan peningkatan tekanan darah systolik ≥180mmHg dan tekanan darah diastolik ≥110mmHg yang diikuti dengan kerusakan organ terkait seperti jantung, otak, ginjal, mata dan pembuluh darah perifer) (Palupi dan Rahmawati, 2015). Dengan masalah tersebut, maka perlu dilakukan upaya yang terencana, fokus dan meluas agar hipertensi dapat ditanggulangi. Salah satu upaya pencegahan adalah dengan melakukan promosi kesehatan. Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan pengetahuan, perubahan perilaku, ketrampilan dan komitmen dalam penanggulangan hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah dan memberikan pertolongan atau penanganan pertama pada kondisi kegawatan penyakit krisis hipertensi melalui program KELADI yaitu KElola stress, LAtihan fisik, Diet, patuh mInum obat. Kegiatan ini diberikan kepada penderita hipertensi melalui kader sebagai fasilitator kesehatan di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 30 orang kader di Wilayah RW 1, 6, 8, 9, dan 13 Kelurahan Krobokan, Kota Semarang. Kegiatan ini diawali dengan memberikan pelatihan kader mengenai program KELADI. Selanjutnya kader akan memberikan edukasi kepada masyarakat yang menderita hipertensi. Tingkat self management penderita hipertensi diukur sebelum (pre test) dan setelah (post test) diberikan edukasi KELADI oleh kader. Hasil pelaksanaan kegiatan abdimas didapatkan peningkatan self management pada kategori baik dari (dari 46,87% menjadi 68,75%). Kegiatan ini akan dilanjutkan oleh kader sebagai upaya pencegahan kegawatan hipertensi di wilayah mitra.
Optimalisasi Kader Posyandu dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Kronis dengan Menggunakan KPSP di Wilayah Kelurahan Karangayu Semarang Asih, Sri Hartini Mardi; Victoria, Arlies Zenitha; Kristiyawati, Sri Puguh; Lestari, Siti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3223

Abstract

Penyakit kronis adalah penyebab kematian terbesar di dunia, termasuk penyakit kronis yang menyerang anak. Penyakit kronis yang diderita anak tersebut perlu dilakukan screening secara dini agar apabila terdapat penyimpangan, maka akan dilakukan penanganan yang segera sehingga tidak terlambat ditangani. Upaya pemerintah dan masyarakat yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kualitas anak dengan penyakit kronis dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal guna mendeteksi adanya kelainan pada anak kronis dalam deteksi dini, diantaranya dengan program KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk pembentukan kelompok Kader Posyandu dan melatih kader untuk dapat melakukan penilaian atau tes tumbuh kembang anak kronis dengan menggunakan KPSP. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Karangayu Kota Semarang dengan diikuti oleh 17 orang kader dan 32 balita. Tim abdimas melakukan skrining awal pada masalah tumbuh kembang anak di wilayah mitra serta melatih kader dalam melakukan skrining dengan menggunakan KPSP. Selanjutnya kegiatan skrining dilakukan oleh kader bersamaan dengan kegiatan posyandu di wilayah mitra. Hasil kegiatan abdimas ini didapatkan hasil terbentuknya kelompok kader yang sudah dilatih tentang KPSP mampu melakukan deteksi dini KPSP, pemeriksaan dan penanganan masalah tumbuh kembang anak kronis secara berkala, kader posyandu melaksanakan program KPSP melalui upaya preventif dan promotif dalam setiap kegiatan Posyandu anak.
Edukasi dan Pelatihan Nursing Implementation Terapeutik Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Gangguan Pernapasan Riani, Suksi; Wulansari, Ni Made Ayu; Aldila, Silvy
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3234

Abstract

Indonesia memiliki 4 kasus penyakit pernapasan terbanyak yaitu PPOK, kanker paru, pneumonia dan asma. Data penyakit pernapasan sesuai profil Dinas Kesehatan Kota Semarang tahun 2022 yaitu TB Paru dan pneumonia. Data dari RSUD Sunan Kalijaga Demak bulan Juni tahun 2023 kasus terbanyak pasien gangguan pernapasan yaitu bronkopneumonia. Pasien mengalami gangguan fisik seperti batuk, sesak napas, saturasi turun. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam mengaplikasikan tindakan keperawatan berbasis penelitian. Tindakan keperawatan mandiri perawat (nursing implementation terapeutik) dapat diberikan yaitu batuk efektif, konservasi energi, active cycle breathing dan inhalasi aromaterapi. Tindakan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup pasien gangguan pernapasan. Fenomena yang terjadi perawat belum menerapkan tindakan keperawatan mandiri yang sudah dilakukan penelitian. Oleh karena itu perawat perlu mendapatkan edukasi dan pelatihan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu teknik pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan perawat dalam menerapkan nursing implementation terapeutik untuk memperbaiki kualitas hidup pasien. Perawat harus melakukan penelitian tindakan keperawatan yang efektif untuk mengatasi masalah fisik maupun psikologis pasien.
Senam Kegel: Exercise Guna Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja Ariyanti, Lilik; Amarseto, Binuko
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3240

Abstract

Dismenore adalah kondisi nyeri panggul yang bersifat siklus dan persisten yang berhubungan dengan menstruasi. Ini juga bisa termasuk sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, diare, sakit punggung, dan pusing. Olahraga telah diklaim bermanfaat untuk dismenore, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan dan menginformasikan kepada siswa terkait senam Kegel yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid pada remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah presentasi materi, tanya jawab, diskusi, tutorial juga membagikan kuisioner untuk menilai tingkat pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berusia 16-17 tahun dan 4,6% dari mereka telah mengalami mentruasi pertama (menarche) di usia 10 tahun. Semua responden mengalami dismenore, akan tetapi lebih 81% di tahap sedang hingga berat. Mereka yang mengalami dismenore merasa terganggu aktivitasnya dan hampir 30% merasa dismenore itu sangat nyeri. Mereka melaporkan lebih dari 2 titik lokasi nyeri dengan rerata lama nyeri 1-2 hari. Ada peningkatan pengetahuan responden setelah diberi penyuluhan dan sekitar 20% penurunan persentase responden yang berpengetahuan kurang. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh para guru dan siswa untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi khususnya terkait menstruasi dan permasalahannya serta meningkatkan kemandirian siswa dalam melakukan senam kegel secara mandiri dirumah saat dismenore.
Edukasi Bahaya Timbal terhadap Kesehatan di Lingkungan Industri Batik di Kelurahan Laweyan Surakarta Susilowati, Indah Tri; Dewi, Noviana; Kusuma, Adriana Fossa Andra; Fadhila, Alifa Asmarani; Dinanti, Ana Amara
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3244

Abstract

Kampung batik Laweyan berada di kota Solo, merupakan kawasan kampung wisata batik. Proses pewarnaan batik merupakan bagian penting dari produksi batik. Timbal yang di hasilkan dari proses pewarnaan batik jika penggunaan dan pembuangan tidak diperhatikan akan menyebabkan pencemaran di lingkungan sekitar industry batik sifat eliminasi dalam tubuh yang lambat menyebabkan timbal dalam jangka panjang dapat terkumulasi dan memberikan dampak pada kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi resiko dampak pewarna sintetis batik yang mengandung timbal bagi kesehatan, baik pada pekerja, masyarakat sekitar dan balita di masa pertumbuhan sehingga meminimalkan terjadinya stunting di wilayah Laweyan. Pengabdian dihadiri oleh 29 ibu-ibu PKK dan kader posyandu di Laweyan. Pelaksanaan pengabdian dengan: (1) memberikan edukasi pencemaran timbal sebagai faktor penurunan kekutan tangan pekerja batik dan resiko stunting kemudian dilanjutkan dengan dampak stunting terhadap kerusakan otak dan gangguan perilaku serta bagaimana pencegahan dampak toksikologi timbal disertai diskusi interaktif Pencegahan timbal salah satunya dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, (2) Pelatihan pembuatan sabun. hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dan peserta antusias bertanya mengenai materi yang telah diberikan.

Page 63 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025