Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Edukasi Intermitten Fasting sebagai Upaya Penerapan Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Peningkatan Kadar Gula Darah
Irmaya, Hanny;
Yanti, Yuli;
Vionika, Tiara
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v5i2.5753
Kenaikan jumlah penyandang Diabetes melitus di Indonesia menjadi masalah kesehatan yang mengkahwatirkan dan harus dicegah. Diabetes melitus tipe 2 yang tidak diterapi dengan benar akan menyebabkan komplikasi pada jantung, mata dan ginjal. Kegagalan pengendalian glikemia pada diabetes mellitus menjadi faktor yang memperparah kondisi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi intermitten fasting sebagai upaya penerapan pola hidup sehat untuk mencegah peningkatan kadar gula darah. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah Ibu – ibu PKK RW 006 Keluarahan Tajurhalang berjumlah 15 orang. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan mayoritas peserta memiliki kadar gula darah dalam kategori tidak normal. Kategori tidak normal terdiri dari terlalu tinggi dan terlalu rendah. Sedangkan Evaluasi pengetahuan menunjukkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan tentang diabetes melitus kategori kurang (66,7%). Setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan menjadi baik (93,3%). Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan memberikan dampak yang positif untuk diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu terhadap Pencegahan dan Deteksi Dini Kasus Tuberkulosis
Irfan, Irfan;
Wanti, Wanti;
Handayani, Fitri;
Liunokas, Oklan BT;
Kleden, Simon Sani;
Widyastuti, Ririn
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5755
Banyaknya kasus Tuberkulosis (TBC) di TTS dan mengingat peran kader sekarang sangat diperlukan dalam layanan primer terutama dalam preventif dan promotive maka tim Poltekkes Kemenkes Kupang melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat dalam deteksi dini TBC. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pencegaha dan deteksi dini TBC pada kader dan masyarakat di Desa Oinlasi Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan ini dilakukan di Desa Oinlasi Oktober 2024 dengan peserta 30 kader posyandu dan kader TBC serta masyarakat. Kegiatan meliputi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode kegiatan adalah penyuluhan dan demonstrasi skrining TBC pada peserta yang hadir. Evaluasi dilakukan melalui diskusi dan tanya jawab di akhir sesi penyuluhan serta dengan melihat kemauan peserta saat melakukan skrining TBC denagn X-Ray Portable. Penyuluhan untuk peningkatan pengetahuan kader Posyandu dan masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kasus TBC dilakukan atas kolaborasi Poltekkes Kemenkes Kupang, Kecamatan Mollo Selatan, Puskesmas Siso, dan Desa Oinlasi. Kegiatan dilakukan di kantor Desa Oinlasi yang dihadiri oleh pihak dari Camat Mollo Selatan, Kepala dan staf Puskesmas Siso, dan Kepala Desa dan staf Desa Oinlasi, serta kader kesehatan dan masyarakat. Sesi penyuluhan disampaikan oleh Kepala Puskesmas, Kepala Desa dan Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang. Tidak lupa juga Camat Mollo Selatan ikut melakukan dukungan dan penguatan kepada kader dan masyarakat dalam pencegahan Tuberkulosis. Kolaborasi kegiatan ini dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat dan kader dalam melakukan pencegahan TBC dan skrining awal TBC. Dari evaluasi yang dilakukan yaitu melalui tanya jawab dan diskusi setelah sesi penyuluhan maka didapat bahwa kader dan masyarakat mampu menjawab dengan baik pertanyaan yang disampaikan oleh pemateri, dan lebih terbuka dalam menyampaikan permasalahann yang dihadapi dalam pencegahan dan deteksi awal Tuberkulosis.
Edukasi Latihan Tehnik Imajinasi Terbimbing pada Remaja sebagai Upaya Penanganan Disminore
Hikma, Waode Erty;
Mustikawati, Mustikawati;
Wahdini, Morika;
Anggraeni, Diana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v5i2.5756
Nyeri disminorea merupakan masalah umum pada perempuan yang mengalami menstruasi. Penangan nyeri haid dapat dilakukan dengan cara nonfarmakologi atau tanpa obat. Namun belum banyak remaja yang memanfaatkan Teknik nonfarmakologi. Tujuan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan edukasi latihan tehnik imajinasi terbimbing pada remaja sebagai upaya penanganan disminore. Metode edukasi menggunakan ceramah, diskusi, tanya jawab dan Latihan. Peserta mendapatkan informasi dari powerpoint materi dan dilakukan pembagian leaflet sebagai media informasi yang bisa dibawa pulang. Peserta kegiatan berjumlah 23 siswa remaja putri SMK Keperawatan Meilia Medika. Hasil kegiatan yaitu telah terlaksananya edukasi dan Latihan tehnik imajinasi terbimbing pada remaja sebagai upaya penanganan disminore. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pengalaman remaja putri dalam penanganan disminore. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan.
Pemberdayaan Keluarga Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus di Posbindu
Mustikawati, Mustikawati;
Hikma, Waode Erty;
Cahyani, Indah Gita;
Apriliani, Mitha Rizki
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v5i2.5759
Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme tubuh yang menahun akibat hormoninsulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah. Tujuan pengabdian ini yaitu memberdayakan keluarga dalam control gula darah penderita diabetes melitus. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan selama 22 hari mulai tanggal 02 – 23 Juli 2022. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan tentang Diabetes Mellitus dan komplikasinya serta Pembuatan jadwal Diet DM selama 2 minggu. Pelatihan senam Diabetes yang dilakukan selama 5 hari berturut-turut selama 15-30 menit serta pemeriksaan gula darah sewaktu secara mandiri. Peserta kegiatan yang hadir adalah 20 orang, yaitu 10 orang penderita DM dan 10 orang anggota keluarganya. Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab dan observasi kegiatan. Seluruh (100%) peserta penyuluhan memahami tentang pengertian DM, penyebab, tanda-gejala dan komplikasi DM, 90% peserta mengetahui hasil GDS normal dan tidak normal. Sebanyak 80% peserta (Keluarga) mampu membuat menu makan sehari-hari selama 1 minggu. Hasil evaluasi pelatihan senam Diabetes dan Pemeriksaan GDS mandiri didapatkan 50% keluarga rutin melakukan senam Diabetes setiap hari selama 10-15 menit, 40% keluarga melakukan senam Diabetes kadang-kadang, dan 10% keluarga belum melakukan senam Diabetes di rumahnya. Terdapat 2 orang keluarga yang mempunyai alat GDS sendiri dan sudah mampu melakukan pemeriksaan GDS mandiri. Sudah 50% keluarga menerapkan menu sesuai diet DM yang sudah dibuat saat pelatihan. Simpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pemberdayaan keluarga kontrol gula darah penderita diabetes mellitus di posbindu dinyatakan efektif membantu mengatur pola hidup sehat masyarakat.
Edukasi Penerapan Yoga Hatha pada Remaja Ketika Mengalami Stres dan Disminore
Yanti, Yuli;
Syarifah, Syarifah;
Hikma, Waode Erty
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v6i3.5767
Disminore merupakan rasa nyeri perut bawah, yang dapat muncul sebelum, saat, atau setelah selesai menstruasi. Disminore dapat mengganggu aktifitas, dan dapat menyebabkan ketidakstabilan emosional hingga mengarah ke stress. Yoga hatha merupakan aliran yoga yang membangkitkan dua energi dalam hidup, teknik yang diuraikan dalam hatha yoga adalah menyelaraskan dan memurnikan sistem tubuh serta memfokuskan pikiran, memperbaiki kesehatan mental dan detoksifikasi fisik. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan edukasi penenerapkan teknik yoga hatha pada remaja ketika mengalami stres dan disminore. Pengabdian ini dilaksanakan di wilayah RT 01 RW 04 Cinere Kota Depok, digunakan beberapa metode ceramah untuk memaparkan materi yang telah disusun oleh Tim Pelaksana. Metode diskusi tanya Jawab untuk merespon sejauh mana tingkat pemahaman peserta sosialisasi terhadap materi yang telah disampaikan. Serta praktek yoga hatha. Tahapan kegiatan yang dijalankan meliputi persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan terapi yoga Hatha telah dilaksanakan dan berjalan tertib, baik dan lancar. Peserta dalam kegiatan ini adalah 15 remaja putri yang telah menstruasi. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengatakan pasti disminore saat haid dan disminore dianggap menggangu aktivitasnya hingga mengakibatkan stress. Pengetahuan peserta sebelum edukasi adalah 0% tidak mengetahui tentang yoga hatha, setelah edukasi dilakukan 100% peserta mengetahui tentang yoga hatha dan mampu mempraktekkannya. Melihat hasil yang ada maka edukasi penerapan yoga hatha pada remaja ketika mengalami stres dan disminore berjalan dengan baik.
Edukasi Tentang Quality of Nursing Worklife (QNWL) dalam Upaya Peningkatan Kinerja Perawat melalui Pemahaman Konsep QNWL
Sulisetyawati, S. Dwi;
Murharyati, Atiek;
Listyorini, Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5772
Quality of nursing worklife merupakan aspek penting dalam mempengaruhi pelayanan keperawatan, sehingga perbaikan kualitas kehidupan perawat penting dalam meningkatkan kinerja pelayanan perawatan. Aspek perbaikan kualitas kehidupan kerja perawat dapat dilakukan dengan memberikan reward bagi perawat yang memiliki kinerja lebih baik. Kualitas kehidupan kerja perawat dapat meningkatkan kinerja pelayanan. Kualitas kehidupan kerja perawat (Quality of Nursing Work Life) adalah sebuah konsep yang menggambarkan persepsi perawat terhadap pemenuhan kebutuhan melalui pengalaman kerja dalam organisasi, sehingga tujuan dari kualitas kehidupan kerja dapat selaras dengan fungsi manajemen untuk mengelola SDM yang unggul dan memiliki produktivitas kerja yang maksimal serta karyawan tersebut mendapat kepuasaan pribadi atas pemenuhan kebutuhannya (Brooks & Anderson, 2005). Oleh karena itu, peningkatan pemahaman perawat tentang quality of nursing worklife menjadi salah satu tahapan dalam menerapkan konsep QNWL dan selanjutnya bisa berdampak pada peningkatan kinerja perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep quality of nursing worklife pada perawat di RSUD Simo Boyolali. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RSUD Simo pada bulan Juli 2024 dan dilakukan monitoring lanjutan di bulan Agustus 2024. Pengabdian diberikan dalam bentuk sosialisasi berupa materi tentang Quality of Nursing Worklife atau Kualitas Kehidupan Kerja Perawat (K3P), dengan peserta adalah perawat sebanyak 21 perawat. Setelah dilaksanakan sosialisasi tersebut diketahui perawat memiliki pemahaman yang baik tentang konsep Quality of Nursing Worklife dan selanjutnya bisa diterapkan dalam meningkatkan kinerja perawat.
Upaya Peningkatan Motivasi Instrinsik-Ekstrinsik Orangtua dengan Anak Leukemia saat Mendampingi Kemoterapi
Wulanningrum, Dian Nur;
Putri, Diyanah Syolihan Rinjani;
Suryandari, Dewi;
Priambodo, Galih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5775
Leukemia adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada anak-anak. Pengobatan utama untuk anak-anak dengan leukemia adalah kemoterapi, yang merupakan proses panjang dan melelahkan, baik secara fisik maupun emosional. Peran orang tua dalam proses tersebut menjadi sangat penting, karena dukungan psikologis dan fisik sangat diperlukan anak. Orangtua akan merasa menghadapi tantangan besar dalam menjalani proses pendampingan tersebut, baik tekanan mental, emosional, dan fisik. Motiviasi merupakan salah satu cara yang dapat membantu orangtua dalam proses pendampingan kemoterapi. Motivasi tersebut dapat berupa motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Tujuan: meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik orangtua dengan anak leukemia saat mendampingi kemoterapi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan media booklet. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada orangtua yang sedang mendampingi anak kemoterapi pada bulan Mei 2024 di Rumah Singgah Solo Raya Kota Surakarta sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dilakukan evaluasi dengan cara pre-tes dan post-test. Hasil: pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan hasil bahwa ada peningkatan motivasi intrinsik dan ekstrinsik orangtua dalam mendampingi anak saat kemoterapi. Motivasi intrinsik didapatkan hasil pengetahuan tentang leukemia mayoritas kategori baik sebanyak 21 responden (84%) sebelum dan 23 responden (92%) sesudah diberikan edukasi, dan menurut keyakinan orangtua mayoritas kategori baik sebelum sebanyak 23 responden (92%) dan sesudah 24 responden (96%). Motivasi ekstrinsik orangtua sebelum diberikan edukasi kesehatan didapatkan dukungan sosial mayoritas kategori baik sebanyak 23 responden (92%) sebelum dan 25 responden (100%) sesudah diberikan edukasi kesehatan, dan menurut dukungan tenaga kesehatan mayoritas kategori baik sebanyak 22 responden (88%) sebelum dan 25 responden (100%) sesudah diberikan edukasi kesehatan.
Penerapan Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Keluarga Tn. S
Rakhmasari, Pramesti Regita;
Maryoto, Madyo
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5779
Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan oleh tekanan darah di atas normal secara terus-menerus, tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg setelah dua pengukuran terpisah. Terapi genggam jari adalah bagian dari teknik Jin Shin Jyutsu, yang sederhana dan mudah dilakukan oleh siapa saja karena melibatkan jari dan pernapasan. Tujuan untuk engetahui perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan relaksasi genggam jari dan nafas dalam untuk menurunkan tekanan darah pada Ny.S di Desa Prigi Padamara. Terapi non-farmakologi hipertensi dengan genggam jadri dan nafas dalam dilakukan pada lansia dengan metode penelitian pre-experimental dengan single group pretest-posttest design. Ini adalah penelitian yang dilakukan sedemikian rupa sehingga variabel diamati terlebih dahulu sebelumperlakuan (pre-test) dan diukur kembali setelah perlakuan (post-test). Pengolahan data dilakukan dengan cara analisa deskriptif. Teknan darah pada Ny.S penderita hipertensi di Desa Prigi Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga selama 3 hari berturut turut terdapat kesimpulan yaitu terdapat perbedaan perkembangan tekanan darah sebelum penerapan terapi relaksasi genggam jari dan nafas dalam pada Ny.S terjadi rata rata penurunan tekanan darah sistolik selama tiga hari sebesar 5 mmHg dan diastolic sebesar 6,67 mmHg. Terapi genggam jari dan tarik nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi.
Penyuluhan Kesehatan Jiwa dan Demonstrasi Senam Otak dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Fungsi Kognitif pada Pasien Jiwa
Mukaromah, Afifatul;
Wulandari, Wulandari;
Utami, Ima Safitri Puji;
Nurahmah, Hilda Octri;
Dewi, Ni Nyoman Armelia;
Anggraeni, Dyah;
Prasetia, Dwi Indah;
Nihayati, Hanik Endang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Januari 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i1.5799
Gangguan jiwa adalah penyakit fungsi mental yang mencakup perubahan pikiran, emosi, perilaku, daya tilik diri dan penurunan motivasi yang mempengaruhi kehidupan sesorang di masyarakat. Hampir semua pasien dengan gangguan jiwa mengalami kekambuhan berulang. Pemberian pengabdian masyarakat diberikan dalam bentuk edukasi mengenai kesehatan jiwa, pencegahan kekambuhan, dan pemberian demonstrasi senam otak untuk mencegah kekambuhan berulang pada pasien dengan gangguan jiwa. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya pengetahuan pencegahan kekambuhan pasien jiwa, latihan dan terapi yang mendukung untuk pencegahan kekambuhan. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat sebanyak 19 orang pasien jiwa rehabilitasi di Bengkel Sehat Mandiri didampingi oleh keluarga dan care giver dengan metode ceramah menggunakan Power Point Presentation (PPT) selama 40 menit dan demonstrasi senam otak selama 15 menit. Kegiatan pretest dan posttest dilakukan menggunakan pertanyaan sederhana untuk menilai pemahaman peserta mengenai materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan fungsi kognitif peserta setelah diberikan edukasi kesehatan dan demostrasi senam otak. Langkah-langkah pencegahan kekambuhan dapat ditingkatkan melalui pemberian edukasi, terapi dan latihan untuk mendukung fungsi kognitif pasien jiwa sebagai upaya pencegahan kekambuhan dalam perawatan jangka panjang.
Optimalisasi Gizi Lansia melalui Program Edukasi Partisipatif sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus
Ridwanto, Muhammad;
Lasmini, Lasmini;
Faridah, Umi;
Hidayah, Noor
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v7i2.5028
Diabetes Melitus merupakan penyakit yang disebabkan adanya kelainan metabolik yang saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia, karena angka morbiditas dan mortalitasnya yang meningkat. Kelompok Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah penyakit diabetes melitus pada lansia. Metode pengabdian dilakukan dengan diberikan edukasi tentang gizi dan senam lansia untuk partisipatif berupa permainan menyusun menu isi piringku lansia. Data pengetahun diperoleh melalaui kuesioner pre dan pos tes, untuk data pemeriksaan tekanan darah didapatkan dari alat tensi digital dan data kadar glukosa darah di dapatkan dari alat digital pemeriksa kadar glukosa darah. Subjek pengabdian ini adalah lansia perempuan sebanyak 40 orang dari PCA Undaan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah lansia mengalami peningkatan pengetahuan, dan peningkatan kesehatan. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi gizi lansia melalui program edukasi partisipatif sebagai upaya pencegahan penyakit diabetes melitus sangat di sarankan untuk diterapkan dan keberhasilan dari pengabdian ini adalah perlu adanya partisipatif dari setiap lansia untuk dapat mengimplementasikan secara mandiri.