cover
Contact Name
Parea Rusan Rangan
Contact Email
pareausanrangan68@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journaldynamicsaint@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusantara No. 12 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Dynamic SainT
ISSN : 23554169     EISSN : 27225364     DOI : https://doi.org/10.47178
Journal Dynamic SainT is a scientific journal in Engineering Fields consist of lectures, researchers and practitioners which is published by Engineering Faculty of Universitas Kristen Indonesia Toraja since 2014. This journal publishes including : Regional and Spatial Planning, Civil Engineering and Environment, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Information Technology, Industrial Engineering
Articles 163 Documents
Studi Eksperimental Karakteristik Palm Fiber Concrete Brick Bastian A. Ampangallo
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i2.1955

Abstract

Palm Fiber Concrete Brick merupakan suatu jenis unsur bangunan berbentukbata yang terbuat dari bahan utama semen Portland, air, dan agregat yangdipergunakan untuk pasangan dinding. Banyak inovasi yang dilakukan dalammemodifikasi batako baik dalam segi memodifikasi campuran ataupunditambahkan dengan bahan-bahan yang dapat meminimalir kekurangan batakoitu sendiri. Salah satunya dengan menambahkan abu serat ijuk dalampembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahanabu serat ijuk terhadap nilai kuat tekan batako. Metode yang digunakan adalaheksperimen dengan total benda uji sebanyak 36 buah. Tiap variasi terdiri dari 12sampel. Benda uji penelitian dibuat dengan perbandingan komposisi semen,agregat halus, dan air dengan 3 variasi abu serat ijuk. Pengujian kuat tekandilakukan pada hari ke-3, 7, 14, dan 28 hari. Dari hasil pengujian didapatkannilai kuat tekan optimum 10,6 Mpa dan termasuk dalam tingkat mutu IV. Kuattekan paling rendah yang diperoleh sebesar 9.1 Mpa dan termasuk dalam tingkatmutu IV
ANALISIS WAKTU KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA JEMAAT MALANGO’ Ferdinan Samban; Henrianto Masiku; Jacob Bokko
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2134

Abstract

Proses perencanaan hingga pengendalian proyek selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi merupakan kegiatan penting dari suatu proyek. Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek dapat disebabkan perencanaan yang kurang matang serta pengendalian yang kurang efektif sehingga kegiatan proyek tidak efisien. Hal tersebutlah yang mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kualitas, dan meningkatnya biaya pelaksanaan pada pembangunan gedung Gereja Jemaat Malango’.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai penerapan manajemen konstruksi berdasarkan jarigan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Critical Path Method (CPM) dan BartChart yang dapat mengatur waktu penyelesaian proyek dengan lebih efisien dan efektif. Untuk dapat mengurangi dampak keterlambatan waktu proyek dapat diusulkan proses yang benar dengan alternatif pengendalian seperti: penembahan tenaga kerja, kerja lembur, percepatan durasi dan monitoring. Hasil penelitian ini adalah perhitungan data di lapangan dengan pemakaian tenaga kerja yang tersedia awal perencanaan proyek durasi penyelesaian 448 hari. Dan kenyataan di lapangan pelaksanaan pekerjaan baru mencapai 75% yang memakan waktu 1095 hari. Setelah melakukan analisis dengan metode CPM sesuai analisis pekerjaan durasi penyelesaian 141 hari.
ANALISIS MUTU BETON READY MIX PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUNAWA MAHASISWA UKI TORAJA Elson Tanga; Reni O. Tarru; Harni Eirene Tarru
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2135

Abstract

Penggunaan ready mix sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan pembangunan dengan alasan penggunaanya yang cepat dan mudah. Kualitas beton yang baik sangat tergantung dari homogenitas beton itu sendiri. Faktor yang mempengaruhi adukan mutu beton yaitu alat atau metode yang digunakan, lama pengadukan serta campuran material bahan beton itu sendiri, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton dan tingkat homogenitas dari mutu beton ready mix. Metode dalam penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan nilai kuat tekan beton, standar deviasi dan koefisien variasi dari mutu beton yang digunakan pada Pembangunan Rusunawa Mahasiswa UKI Toraja. Pengujian kuat tekan pada saat umur beton mencapai 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari, dan pengujian slump dilakukan pada saat pengecoran beton. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton rata - rata pada umur 3 hari sebesar 46,21 kg/cm², umur 7 hari sebesar 71,68 kg/cm², umur 14 hari sebesar 125,06 kg/cm² dan umur 28 hari sebesar 183,92 kg/cm². Menurut SNI 03-6815-2002 dari tabel standar kontrol standar deviasi dan koefisien variasi pada umur 28 hari dengan nilai standar deviasi sebesar 64,83 kg/cm² dan nilai koefisien variasi sebesar 35,25 % menunjukkan homogenitas dari benda uji yang di buat dari beton ready mix yang digunakan pada Proyek Pembangunan Rusunawa Mahasiswa UKI Toraja dikategorikan kurang homogen.
PERENCANAAN GELAGAR JEMBATAN SUNGAI MINANGA DENGAN BETON PRATEGANG Parea R. Rangan; Bastian A. Ampangallo; Hernita Matana; Abraham Ganti
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2136

Abstract

Pembangunan jembatan Sungai Minanga ditujukan untuk menghubungkan jalan poros Sa’dan Minanga yang di belah oleh alur sungai Saddang. Kehadiran jembatan ini sangat dibutuhkan guna memperlancar kegiatan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, jembatan yang dibangun harus memenuhi syarat kekakuan, lendutan, dan ketahanan terhadap beban yang bekerja. Beragam material menjadi pertimbangan dalam pembuatan jembatan Maka di ambil langka alternatif dengan menggunakan struktur beton prategang, beton prategang menjadi solusi yang dipilih dikarenakan karakteristiknya kuat terhadap pergeseran dan mengurangi potensi keretakan dengan dimensi yang lebih kecil, serta tahan terhadap karat. Setelah dilakukan analisia dan perhitungan, maka hasil perencanaan jembatan Minanga yaitu, direncanakan dengan gelagar prategang dengan jumlah gelagar 3 buah dengan 2 meter dan panjang jembatan 30 m, konstruksi antara balok gelagar dengan plat lantai jembatan merupakan komposit yang diikat dengan shear connector. dimensi gelagar dengan ukuran lebar bawah 65cm, lebar atas 55cm, dengan tinggi 160cm, menggunakan 4 buah tendon dengan jarak 172,3 mm disetiap gelar dan menggunakan tulangan utama Ø 22 mm dan tulangan geser Ø 8 mm. Gelagar pratengang menguntungkan untuk digunakan pada konstruksi jembatan sungai Minanga baik dari segi biaya maupun dari segi pelaksanaannya.
STUDI KINERJA SIMPANG TIGA JALAN LIMBONG JALAN SULOARA DI RANTEPAO TORAJA UTARA Abdias Tandy Arrang; Waldus Tangkedatu; Escher Kalapadang
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2137

Abstract

Pembangunan yang semakin meningkat berdampak pada meningkatnya pergerakan manusia dan barang. Pertumbuhan jumlah kendaraan setiap tahunnya meningkat dan tidak diimbangi dengan pembangunan prasarana akan menimbulkan konflik pada jalan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui kinerja simpang tiga tak bersinyal pada Jalan Suloara – Jalan Limbong Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Penenlitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data arus lalu lintas di simpang selama seminggu. Data kemudian diolah untuk mengetahu kapasitas jalan dan derajat kejenuhan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Diperoleh bahwa simpang tiga Jl. Suloara – Jl. Limbong merupakan tipe 322 dengan kapasitas dasar (Co) 2.700 SKR/jam, kapasitas simpang saat kondisi lalu lintas tersibuk sebesar 1.438 SKR/Jam terjadi pada hari Selasa pukul 12.00 – 13.00 Wita dengan nilai derajat kejenuhan saat itu sebesar 0,96. Nilai tersebut cukup tinggi melebihi saran PKJI maksimum sebesar 0,85
TINJAUAN GEOMETRIK DAN PERKERASAN JALAN RUAS SEREALE KECAMATAN TIKALA KABUPATEN TORAJA UTARA TB Rilva; ST Azril; P. Yulius; Reni O Tarru; Harni Tarru
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2138

Abstract

Pembangunan jalan Sereale (Tikala) di Kabupaten Toraja Utara, saat ini masih banyak kelandaian/kelengkungan, jarak pandang yang tidak sesuai dengan standar geometrik jalan dan dapat menyebabkan kecelakaan, sehingga perencanaan bentuk fisiknya perlu diperbaiki agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Dari hasil analisis keamanan untuk Rmin, Rmin lebih dari nilai radius tikungan dari 27 tikungan untuk kecepatan 30-50km/jam terdapat 19 tikungan yang tidak memenuhi, sehingga pada tikungan ke-19 tersebut mengurangi kecepatan menjadi 20km/jam dan masih terdapat 7 tikungan yang tidak memenuhi Rmin. lebih kecil dari jari-jari tikungan sehingga 7 tikungan tersebut memiliki elevasi 10% menurut AASTO dan Bina Marga dalam Hendarsin (2000), setelah elevasi dinaikkan pada 7 tikungan tersebut masih terdapat 3 tikungan yang tidak memenuhi standar sehingga disarankan untuk menaikan elevasi menjadi 12% setelah elevasi 3 tikungan tersebut dirubah menjadi 12% terdapat 3 dan masih terdapat 3 tikungan yang tidak memenuhi Rmin lebih kecil dari jari-jari tikungan dan disarankan untuk melakukan desain ulang. Tebal perkerasan mampu menahan tonase kendaraan dengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2017.
ALTERNATIF PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN KABUPATEN TANA TORAJA DENGAN MENGGUNAKAN PORTAL BAJA Bastian A. Ampangallo; Parea R. Rangan; Zwengly L. Honta; Jufri Manga
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2140

Abstract

Bangunan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang segala aktivitasnya, ketersediaan lahan yang luas pun dibutuhkan untuk mendirikan sebuah bangunan seperti Gedung. Untuk itu bangunan Gedung bertingkat menjadi alternatif untuk mengatasi ketersediaan lahan yang sempit. Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Tana Toraja direncanakan dengan struktur rangka yang terbuat dari beton bertulang. Seperti diketahui bahwa konstruksi beton bertulang menggunakan sistem pelaksanaan yang konvensional. Dengan kelemahan-kelemahan struktur beton bertulang konvensional seperti yang diuraikan di atas, maka dibutuhkan sebuah bahan alternatif yang memiliki keunggulan, terutama pada segi kekuatan strukturnya dan jenis bahan struktur yang memiliki keunggulan itu adalah baja. Pada alternatif bangunan Gedung ini menggunakan struktur portal baja dengan tujuan disamping kekuatan dan proses kerja yang praktis sehingga diharapkan waktu yang direncanakan semakin singkat.
ANALISIS KAPASITAS ELEMEN STRUKTUR GEDUNG KANTOR REKTORAT IAKN TORAJA TERHADAP BEBAN GEMPA DENGAN METODE PUSHOVER Semuel Rante Kapa’; Parea R. Rangan; Bastian A. Ampangallo
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2141

Abstract

Indonesia merupakan daerah yang rawan terjadi gempa, sehingga dibutuhkan desain bangunan yang tahan gempa. Desain bangunan berbasis gempa rencana pada bangunanyang dianggap sebagai beban static, besarnya dibesarkan secara bertahap sampai melampaui pembebanan yang menyebabkan terjadinya pelelehan disatu atau lebih lokasi di struktur tersebut. Penelitian ini membahas tentang gedung Rektorat IAKN Toraja yang terletak di jalan poros Makale-Makassar km. 10. Gedung ini merupakan bangunan 3 lantai dengan luas 33 m X 22m yang dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Pushover untuk mencari kurva kapasitas, batas kinerja dan berapa besar gaya maksimum akibat beban gempa dengan mengunakan software SAP2000 V22. Standar analisis mengacu SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, SNI 1729 2015, ATC 40 dan FEMA 356 . Hasil penelitian berdasarkan Kurva kapasitas struktur gedung di lihat nilai displacemen dilihat dari kurva demand FEMA 356, Perpindahan hasil pushover maksimum arah X sebesar 216,000167 mm dan Perpindahan hasil pushover maksimum arah Y sebesar 216,043849mm. Sedangkan berdasarkan ATC-40, perpindahan pushover maksimum arah X sebesar 72.985 mm dan arah Y sebesar 94,772 mm.Nilai base shear dilihat dari performance point dengan metode ATC-40 arah X sebesar 323351,2 Kg dan arah Y sebesar 231711,73 Kg, dengan FEMA 356 arah X sebesar 593561,54 Kg dan arah Y sebesar 308400,98 Kg . Titik kinerja berdasarkan peraturan ATC 40 struktur bangunan berada pada level kategori IO karena nilai maksimum total drift dan maksimum in-elastik drift arah x yang sama dengan nilai 0,005 , namun pada arah Y nilai maksimum total drift sebesar 0,005 dan maksimum in-elastik drift sebesar 0,007.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN GEDUNG KANTOR BUPATI TORAJA UTARA Eleksien Anugrah; Henrianto Masiku; Harni E. Tarru; Zain Patongloan
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2142

Abstract

Maintenance atau pemeliharaan pada gedung merupakan sebuah gabungan dari tindakan teknis dan administratif, yang dimaksudkan untuk mempertahankan, mencegah kerusakan bangunan, dan memelihara fungsi bangunan sebagaimana yang telah di rencanakan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan di Kantor Bupati Toraja Utara Jl. Poros Rantepao-Palopo, Tondon, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kerusakan pada gedung Kantor Bupati Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara Studi Kepustakaan memepelajari data-data buku literatur dan karya-karya ilmiah, serta browsing internet, dan Studi lapangan mengumpulkan data dengan pengamatan dan pengukuran secara langsung. Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Gedung Utama Kantor Bupati dengan tingkat kerusakan Ringan memiliki 123,16%, Tingkat kerusakan sedang 126,42%, sedangkan Tingkat kerusakan berat memiliki 54,16%. Pada Gedung sisi Timur Kantor Bupati dengan tingkat kerusakan Ringan memiliki 108,49%, Tingkat kerusakan Sedang memiliki 104,42%, sedangkan Tingkat kerusakan Berat memiliki 45,83%. Dan Pada Gedung sisi Barat kantor Bupati dengan tingkat kerusakan Ringan memiliki 147,34 %, Tingkat kerusakan sedang memiliki 86,95%, sedangkan Tingkat kerusakan berat memiliki 44,44%. Total nilai pemeliharaan komponen struktur, arsitektur dan utilitas pada gedung Utama Kantor Bupati Toraja Utara sebesar 259.052.433, Total nilai pemeliharaan komponen struktur, arsitektur dan utilitas pada gedung sisi Timur Kantor Bupati Toraja Utara sebesar Rp197.460.262, dan Total nilai pemeliharaan komponen struktur, arsitektur dan utilitas pada gedung sisi barat Kantor Bupati Toraja Utara sebesar 292.094.917
ANALISIS JATUH TEGANGAN DAN RUGI DAYA PADA FEEDER (T2) PT PLN (PERSERO) ULP RANTEPAO MENGGUNAKAN ETAP 19.0.1 Yusri Ambabunga; Lantana Dioren Rumpa; Derluis Patiung
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v8i1.2161

Abstract

Listrik merupakan salah satu kebutuhan utama manusia pada saat ini. Dalam proses penyaluran energi listrik dari feeder menuju trafo distribusi sering terjadi penurunan kualitas tegangan yang menyebabkan terjadinya jatuh tegangan dan rugi daya. Ukuran kawat distribusi, panjang saluran distribusi dan pembebanan menjadi hal yang dapat mempengaruhi terjadinya jatuh tegangan dan rugi daya. Berdasarkan SPLN 72 : 1978 jatuh tegangan saluran distribusi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sebesar ± 5% untuk jatuh tegangan dan -10% untuk rugi daya. Dari hasil simulasi yang dilakukan menggunakan software Etap jatuh tegangan dan rugi daya tertinggi pada saluran distribusi utama yaitu dari keluaran dari feeder (T2) menuju daerah Sa’dan dan terlihat pada malam hari semua bus saluran distribusi berwarna ungu, mengingat kebutuhan beban yang meningkat.