cover
Contact Name
Parea Rusan Rangan
Contact Email
pareausanrangan68@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journaldynamicsaint@gmail.com
Editorial Address
Jalan Nusantara No. 12 Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Dynamic SainT
ISSN : 23554169     EISSN : 27225364     DOI : https://doi.org/10.47178
Journal Dynamic SainT is a scientific journal in Engineering Fields consist of lectures, researchers and practitioners which is published by Engineering Faculty of Universitas Kristen Indonesia Toraja since 2014. This journal publishes including : Regional and Spatial Planning, Civil Engineering and Environment, Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Information Technology, Industrial Engineering
Articles 163 Documents
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN PORTAL BAJA (STUDI KASUS : GEDUNG GEREJA GBI NANGGALA) Zain Patongloan; Israel P.; Hernita Matana; Abraham Ganti; Zwengly L. Honta; Jufri Manga
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang segala aktivitasnya, ketersediaan lahan yang luas pun dibutuhkan untuk mendirikan sebuah bangunan seperti gedung. Untuk itu bangunan gedung bertingkat menjadi solusi untuk mengatasi ketersediaan lahan yang sempit. Perencanaan ini memperhitungkan nilai ekonomis dan efisiensi waktu pelaksanaan pekerjaan dan aksebilitas pada gedung. Namun aspek yang paling penting yaitu ketahanan struktur gedung tersebut terhadap beban statis yang direncanakan ataupun ketahanan struktur terhadap potensi bencana seperti gempa. Struktur baja merupakan suatu alternatif yang menguntungkan dalam pembangunan gedung dan struktur lainnya. Dengan menggunakan portal baja kebutuhan ruang yang luas dengan bentangan yang besar akan dapat dipenuhi. Pada perencanaan ulang gedung Gereja GBI Nanggala menggunakan struktur portal baja dengan tujuan disamping kekuatan dan proses kerja yang praktis sehingga diharapkan waktu yang direncanakan semakin singkat. Adapun metode yang digunakan yaitu metode LRFD dan bantuan program SAP 2000. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai analisis desain ulang pada gedung tersebut maka didapatkan profil kolom dan balok yang dipakai berdasarkan perhitungan adalah menggunakan kolom profil baja H-Beam 400x400x13x21 dan H-beam 300x300x10x15 dan untuk balok induk menggunakan profil baja IWF 400x200x7x11 dan balok anak menggunakan profil baja IWF 300x200x9x14. Untuk sambungan balok induk dengan kolom menggunakan 16 buah baut, sedangkan Untuk sambungan balok anak ke kolom menggunakan 12 buah dengan masing-masing sambungan mengunakan baut 16mm dengan ketebalan las 10mm.
TINJAUAN PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DAN KAKU DENGAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN (MDP) 2017 ST Azril; TB Rilva; Abdias Tandy Arrang
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MDP 2017 dengan melakukan penelitian lapangan menggunakan alat DCP untuk mengetahui daya dukung tanah (CBR), data survey lalu lintas, dan data geometri jalan.Hasil perhitungan nilai ESA5 sebesar 0,3E+06 didapatkan tebal lapis perkerasan HRS WC 5 cm, lapis pondasi bawah kelas A 15 cm, lapis pondasi bawah kelas B atau kerikil alami 15 cm. untuk alternatif AC WC 4cm, AC BC 6 cm, LFA Kelas A 40 cm. untuk nilai kelompok sumbu sebesar 0,59E+06 didapatkan tebal lapis perkerasan, tebal pelat beton 26,5 cm, lapis pondasi bawah LMC 10 cm, dan lapis drainase 15 cm.
ANALISIS KINERJA BETON BERPORI Ermitha Ambun RD; Parea Rusan Rangan; Mercy Palembangan
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lingkungan seperti banjir dan bencana alam saat ini menjadi perhatian. Beton berpori dapat menjadi solusi untuk meningkatkan infiltrasi air tanah melalui pori-pori beton. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan bahan aditif resin epoxy terhadap kinerja beton dalam hal ini kuat tekan, porositas dan permeabilitas beton berpori, dengan harapan dapat memperbaiki sifat-sifat beton berpori. Penelitian menggunakan metode ekperimental di laboratorium. Resin Epoxy yang digunakan pada campuran beton porous dengan variasi 0%, 1%, 1,5% dan 2% terhadap berat semen dengan kuat tekan rencana 10 Mpa. Gradasi agregat yang digunakan adalah gradasi tipe 67 dan benda uji beton berbentuk silinder berukuran 15x30 cm. Karakteristik beton porus yang dianalisis adalah kuat tekan beton pada umur perawatan 3, 7, 14, 21 dan 28 hari, serta porositas dan permeabilitas pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan nilai kuat tekan beton porous dengan variasi resin epoxy 1%, 1,5%, 2% pada umur 28 hari berturut-turut adalah 9,531 Mpa, 9,814 Mpa, 10,380 Mpa dan untuk beton porous tanpa bahan tambahan adalah 8,776 MPa.. . Pengujian porositas pada beton berpori dengan variasi resin epoxy 0%, 1%, 1,5%, 2% diperoleh 3,063%, 2,919%, 2,768%, 2,593%. Sedangkan nilai permeabilitas pada umur 28 hari diperoleh masing-masing sebesar 5,159 mm/detik, 4,875 mm/detik, 4,580 mm/detik, dan 4,266 mm/detik. Hasil penelitian menunjukkan beton porous dengan penambahan resin epoxy mencapai kuat tekan rencana pada umur 28 hari dengan penambahan material 2% dan hasil permeabilitas memenuhi standar ACI 522R-2010 yaitu antara 1,4 mm/detik sampai dengan 12,2 mm/detik.
Pengaruh Penggunaan Abu Purun Tikus Terhadap Karakteristik Beton Berpori Parea Rusan Rangan; Ermitha Ambun RD; Age’ Joice Lapik; Yulieanti S. Mapaliey
Journal Dynamic Saint Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton dengan porositas tinggi dapat diaplikasikan sebagai beton permeabel yang memungkinkan air hujan dan air dari sumber lain dapat melewatinya sehingga mengurangi limpasan permukaan dan meningkatkan tinggi muka air tanah. Namun beton berpori mempunyai daya dukung yang rendah. Peningkatan daya dukung dapat dilakukan dengan menambahkan zat pada campuran beton segar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kuat tekan beton porous tanpa penambahan abu purun dan dengan penambahan abu purun pada umur beton 28 hari diperoelah Kuat tekan beton porous yang tidak menggunakan bahan tambah abu purun dan beton yang menggunakan penambahan abu purun 2%, 4%, dan 6% berturut- turut adalah 9.34 Mpa, 11,13 MPa, 13.68 MPa dan 14.15 MPa. Penambahan Abu purun tikus mengakibatkan peningkatan nilai kuat tekan karena abu purun bereaksi dengan semen sehingga memberikan daya lekat yang lebih kuat. Selain itu abu purun juga mengisi pori yang ada sehingga pori berkurang dan beton menjadi lebih padat.Pada uji porositas diperoleh hasil beton berpori tanpa penambahan abu purun pada umur 28 hari dengan rata-rata 3,787%, penambahan abu purun 2% menghasilkan porositas beton dengan rata-rata 3,223%, penambahan 4 % abu purun menghasilkan porositas beton yang rata-rata. – rata-rata 3,12% dan penambahan abu purun 6% menghasilkan porositas beton dengan rata-rata 2,827%. Pada uji permeabilitas beton porous tanpa penambahan abu purun berumur 28 hari dengan rata-rata 4,52 mm/detik. Penambahan abu purun 2% menghasilkan permeabilitas beton dengan rata-rata 4,405 mm/detik, penambahan abu purun 4% menghasilkan permeabilitas beton dengan rata-rata 4,393 mm/detik, penambahan abu purun 6% menghasilkan beton permeabilitas dengan rata-rata 4,282. mm/detik.
Study of the Use of Cigarette Butt Filters and Rice Husk Ash as Additional Materials for Making Concrete Tile Roofs Eka Priska Kombong; Israel Padang; Henrianto Masiku
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puntung rokok merupakan benda sisa yang terkecil dari rokok yang cenderung dipandang sebelah mata dan seringkali dibuang sembarangan. Untuk mendapatkan kualitas beton mutu tinggi dengan memperhitungkan biaya, terdapat beberapa cara yang dilakukan di antaranya perlu di perhatikan komponen-komponen penyusunnya. Tujuan penelitian ini yaitu memanfaatkan filter puntung rokok dan abu sekam padi sebagai bahan tambah pembuatan atap genteng beton sehingga diharapkan meningkatkan mutu kualitas atap dan menjadi solusi atas penanganan masalah puntung rokok yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan cetakan atap genteng beton manual berukuran 42 cm x 33 cm. Masing-masing pengujian terdiri dari 2 benda uji, genteng beton normal dan genteng beton dengan variasi penambahan filter puntung rokok 10 gram, 15 gram, 20 gram, 25 gram, dan 30 gram. Pengujian dilakukan pada umur 28 hari dengan dilakukan perawatan terlebih dahulu sebelum pengujian. Hasil pengujian rembesan air dalam penelitian ini memenuhi syarat yang mengacu pada SNI 0096:2007. Beban lentur untuk kelima variasi genteng beton penambahan filter puntung rokok dan pengurangan pasir tersebut telah memenuhi standard SNI 0096 : 2007. Persentase peningkatan beban lentur genteng beton pada variasi 10 gr 0,07%, 15 gr 7,97%, 20 gr 24,51%, 25 gr 100,23%, dan 30 gr 150,28%. Hasil pengujian penyerapan panas atap genteng beton dengan bahan tambah filter puntung rokok yang telah diuji dengan suhu ruang tertinggi pada variasi filter 30 gram yaitu T1=51°C, T2=32°C, mengalami penurunan akibat penyerapan panas sebesar 19°C atau sebesar 37,25%.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN ABU CANGKANG KERANG HIJAU TERHADAP KARAKTERISTIK BETON PORUS Ermitha Ambun RD; Parea Rusan Rangan; Age’ Joice Lapik
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton porous juga dikenal sebagai beton permeable atau beton berpori dapat menjadi salah satu solosi untuk menghindari genangan air akibat betonisasi. Beton porous memiliki banyak rongga sehingga mudah dilewati air. Jika air yang jatuh langsung diserap tanah, maka tidak ada genangan air, sehingga mengurangi resiko banjir. Kondisi ini mengganti fungsi beton konvensional yang tidak dapat menyerap air kedalam tanah. Namun beton berpori mempunyai daya dukung yang rendah. Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian kuat tekan, pada beton umur 28 hari dengan penambahan abu cangkang kerang hijau 2%, 4% dan 6% menghasilkan nilai kuat tekan berturut-turut 12,88 MPa, 14,58 MPa dan 16,14 MPa sedangkan kuat tekan beton tanpa bahan tambah diperoleh 10,76 MPa. Pada pengujian porositas didapatkan rata-rata pada umur 28 hari untuk penambahan abu cangkang kerang hijau 2%, 4% dan 6% diperoleh nilai porositas berturut-turut 2,435%, 2,375% dan 2,195% sedangkan porositas untuk beton tanpa bahan tambah diperoleh 3,185%. Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi persen penggunaan bahan tambah abu cangkang kerang hijau pada komposisi tertentu maka nilai porositas semakin berkurang. Pada pengujian permeabilitas beton umur 28 hari untuk penambahan abu cangkang kerang hijau 2%, 4% dan 6% diperoleh nilai permeabilitas berturut-turut 5,62 mm/detik, 5,23 mm/detik dan 5,13 mm/detik, sedangkan permeabilitas untuk beton tanpa bahan tambah 6,06 mm/detik. Dengan demikian penambahan abu cangkang kerang hijau pada komposisi tertentu dapat menambah kuat tekan beton namun menurunkan nilai porositas dan permeabilitas beton porus.
ANALISIS KELELAHAN DAN KEKERASAN BAJA AISI 1025 METODE PACK CARBURIZING CAMPURAN ARANG CEMARA DAN BARIUM KARBONAT Frans R. Bethony; Formanto Paliling; Risa Lasarus
Journal Dynamic Saint Vol. 8 No. 1 (2023): Journal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelelahan, kekerasan dan struktur mikro baja AISI 1025 dengan metode pack carburizing campuan arang cemara dan barium karbonat. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja AISI 1025, arang cemara dan barium karbonat. Sampel uji kelelahan dan kekerasan mikro baja AISI 1025 masing-masing dibuat sesuai dengan standar ASTM E-466 dan ASTM E 92. Sampel uji dikenai proses pack carburizing dengan campuran antara 75% serbuk arang cemara dan 25% barium karbonat (BaCO3). Proses carburizing dilakukan pada variasi temperatur pemanasan 835, 870 dan 905oC dengan waktu penahanan selama 4 jam. Selanjutnya, sampel uji dilakukan proses quenching pada temperatur 850oC dengan waktu penahanan selama 20 menit. Pengujian kelelahan dilakukan dengan mesin uji rotary bending machine, sedangkan pengujian kekerasannya dilakukan dengan micro hardness tester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur proses pack carburizing semakin tinggi pula kelelahan (fatigue), yaitu 5.910.200 siklus. Kekerasan tertinggi terjadi pada bagian permukaan sampel uji, yaitu 809,03 HV. Kekerasan mikro dan kelelahan dengan kedalaman difusi karbon kedalam permukaan sampel uji terjadi korelasi yang linearitas.
Studi Eksperimen Limbah Buah Pinus Sebagai Sumber Energi Alternatif Ditinjau Dari Variasi Butiran Sallolo Suluh; Petrus Sampelawang; Kurniawan borotoding
Jurnal Dynamic Saint Vol 5 No 2 (2020): Jilid 5 Volume 2
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v5i2.2390

Abstract

Studi Eksperimen Limbah Buah Pinus Sebagai Sumber Energi Alternatif Ditinjau Dari Variasi Butiran. Dibimbing oleh Dosen Sallolo Suluh, ST., MT. dan Ir. Petrus Sampelawang., MT. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui kemampuan nilai kalor pada briket arang buah pinus ditinjau dari variasi butiran (2) Mengetahui efisiensi thermal pada briket arang buah pinus ditinjau dari variasi butiran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan memanfaatkan limbah buah pinus sebagai bahan bakar pada kompor untuk mendidihkan air. Hasil pengujian nilai kalor didapatkan Briket 1 yaitu 5721 cal/gr, briket 2 sebesar 5340 cal/gr dan briket 3 sebesar 5686 cal/gr. Hasil pengujian pembakaran menunjukkan bahwa briket 3 yang paling unggul dalam hal mendidihkan air sebanyak 3 (tiga) kali) dan efisiensi pembakaran sebesar 43,58% disusul briket 2 sebesar 33,18% dan briket 1 sebesar 32,17%
PERILAKU MEKANIS BAJA KARBON AKIBAT PACK CARBURIZING DENGAN MEDIA ARANG TULANG KERBAU Yafet Bontong; Nitha; Mius Barto Belopadang
Jurnal Dynamic Saint Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Dynamic Saint
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v7i1.2391

Abstract

Arang Tulang Kerbau merupakan salah satu energizer yang dapat digunakan pada proses carburizing khususnya pada karburasi padat. Mengingat ketersediaan tulang kerbau terlebih di daerah Toraja dari rumah potong hewan dan dari pesta pemakaman masyarakat Toraja. Hal ini sangat menunjang pemanfaataan tulang kerbau dalam penelitian pack carburizing ini. Arang tulang kerbau yang digunakan dengan ukuran arang mesh 20 dan 30 dengan persentase volume arang dan Barium Carbonat 60%ATK+40%BaCO3, 70%ATK+30%BaCO3, 80%ATK+20%BaCO3 yang dipanaskan dalam tungku pada suhu 8500C dan 9500C digunakan untuk sumber karbon pada baja karbon rendah untuk mengetahui pengaruhnya proses karburasi padat terhadap kekerasan baja karbon rendah tersebut. Penelitian kekerasan untuk bahan normal atau tanpa perlakuan untuk baja karbon rendah 92,7 Kg/mm2 dan setelah mengalami proses karburasi padat diperoleh kekerasan tertinggi pada baja karbon rendah pada mesh 20 dan temperatur pemanasan 8500C dengan persentase arang tulang kerbau 80%ATK+20%BaCO3 yakni 318,749 kg/mm2. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa proses karburasi padat dengan media arang tulang kerbau meningkatkan nilai kekerasan baja karbon rendah.
Optimasi Perendaman Air Belerang Panas Terhadap Sifat Mekanis dan Sifat Fisis Strip Bambu Petung (Dendrocalamus asper) Frans Robert Bethony; Chendry Johan; Fransiskus Fresly
Jurnal Dynamic Saint Vol 6 No 1 (2021): Jilid 1 Volume 6
Publisher : Publikasi dan UKI Press UKI Toraja.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/dynamicsaint.v6i1.2392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memberdayakan manfaat dari bambu. Bahan yang dipilih pada penelitian ini adalah bambu petung (Dendrocalamus asper) yang selama ini hanya di gunakan sebagai bahan bangunan dan kerajinan tangan akan diubah menjadi material teknik, maka perlu diteliti sifat mekanis dan sifat fisisnya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mangetahui optimasi perendaman air belerang panas terhadap sifat mekanis dan fisis strip bambu petung. Untuk mengetahui masing-masing sifat mekanis fisis strip bambu petung dan mengetahui fungsi secara umum dari bambu tersebut. Dalam penelitian ini, dirancang terlebih dahulu langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian. Pada proses selanjutnya adalah mulai dari penebangan bambu petung, pembuatan strip, pengeringan, perendaman dengan bahan perendam air belerang panas, pengujian sampel untuk mengetahui kekuatan tarik dan difoto untuk melihat perubahan- perubahan apa yang terjadi secara fisik pada sampel.