cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
MPLEMENTASI PERMAINAN KARTU KREATIF SEBAGAI MEDIA BELAJAR PADA ANAK USIA DINI Pramono, Pramono; Putra, Yudhitia Dian; Sutama, I Wayan; Tirtaningsih, MunaisraTri; Galuh, Ajeng; Badzlin, Safira
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.18779

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain, belajarnya anak sebagian belajar melalui bermain permainan yang mereka lakukan. Belajar melalui bermain inilah pola hubungan yang paling ideal antara belajar dan bermain. Bermain sambil bermain adalah lebih mengutamakan belajar daripada permainan. Bermain hanya sebatas sarana, bukan sebagai tujuan. Permainannya bisa dalam bentuk apa saja, salah satunya permainan kartu kreatif untuk meningkatkan rasa percaya diri anak. Kartu kreatif  memberikan manfaat memberikan atau menciptakan inovasi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dan. Dalam aktivitas gerak memberikan banyak kegiatan untuk mengembangkan kreatifitas pada anak usia dini, menggunakan bergabai aktivitas dengan motorik kasar maupun motork halus. Adapun permainan yang dipilih disesuikan dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Ketercapaian semua kegiatan aktivitas pada anak tidak lepas dari perhatian jangka Panjang yang diperagakan oleh anak, mulai dari Gerakan-gerakan tangan dan Gerakan-gerakan lainya serta perpaduan atau pengorganisasian antara gerakan motorik kasar dan motorik halus.Pelaksanaan pembuatan kartu kreatif  bagi orang tua dan guru PAUD Matahari Tegalgondo yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pendidik paud matahari dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas gerak dalam pemebalajaran pengembangan fisik motorik anak usia dini. Permainan kartu kreatif sebagai media belajar pada anak usia dini sangat membantu pada proses pembelajaran aktivitas gerak pada anak usia dini di PAUD Matahari
SEKOLAH LAPANG BUDIDAYA TANAMAN CABAI DI TANAH VERTISOL DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA Dewi, Rika Andriati Sukma; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul; Baharuddin, Baharuddin; Mulyati, Mulyati; Wulan, Raden Sri Tejo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.19003

Abstract

Jenis tanah di desa Sukadana tergolong dalam jenis tanah vertisol dimana pada proses budidaya tanaman berbagai kendala kondisi tanah akan dihadapi. Sekolah Lapang budidaya tanaman cabai di tanah vertisol merupakan salah satu pendekatan dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan petani dalam menerapkan prinsip-prinsip budidaya tanaman cabai yang tepat. Tujuan dilaksanakannnya sekolah lapang ini adalah meningkatkan pengetahuan petani dan kemampuan analisa masalah kaitannya dengan budidaya tanaman cabai di tanah vertisol serta dapat mencari solusi yang tepat dari permasalahan lapangan yang mereka hadapi sehingga produktivitas tanaman lebih optimal. Sasaran masyarakat pada kegiatan pengabdian ini adalah kelompok tani Patuh Bersama yang ada di Dusun Montong Tekot, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Tahapan kegiatan persiapan yang dilakukan berupa koordinasi awal dengan petani sasaran, mempersiapkan instrument, penyampaian materi, praktik lapang, dan evaluasi. Materi yang didapatkan oleh petani dapat diterapkan kaitannya dengan pengelolaan lahan vertisol dengan memberikan ameliorant berupa biochar, dapat mengenal dan mengaplikasikan pestisida dengan tepat dan bijak, serta dapat memberikan pemupukan sesuai dengan tujuan dan kaidah pemupukan.
PELATIHAN PRODUKSI MOCAROLL BAGI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DESA BAWANG BANJARNEGARA Hasanah, Isna Nur; Afifah, Dini Nur; Khukaemah , Qonitatun; Nur Fadzilah, Rizqiya; Satrio, Bagas Bimo; Afrizal, Dimas Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19128

Abstract

Salah satu permasalahan penting di Desa Bawang adalah rendahnya angkatan kerja masyarakat. Data hasil survei terhadap 2081 masyarakat setempat diketahui bahwa sebanyak 275 orang belum bekerja dan 237 lainnya memilih menjadi rumah tangga. Melalui data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa 24.60% masyarakat Desa Bawang belum berpenghasilan. Salah satu penyebab tingginya kasus pengangguran di Desa Bawang adalah keterbatasan peluang kerja di Banjarnegara, sehingga persaingan dunia kerja menjadi sangat ketat. Melihat pada hal tersebut, maka perlu digali alternatif peluang kerja bagi masyarakat setempat, salah satunya kegiatan kewirausahaan. Jenis program ekonomi kerakyatan yang dibangun melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah produksi MOCAROLL. Produk tersebut merupakan olahan pangan berbahan baku MOCAF dan susu kambing yang dihasilkan dari Desa Bawang. Pendayagunaan bahan baku lokal untuk kegiatan kewirausahaan diharapkan tidak hanya berdampak pada ibu rumah tangga, namun juga kelompok petani singkong, dan peternak kambing perah di Desa Banjarnegara. Sasaran dalam program ini adalah ibu rumah tangga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bawang Ceria, Srikandi, dan Berkah Jaya. Perwakilan anggota KWT sebanyak 15 orang dilatih dengan cara praktek langsung berwirausaha melalui produksi, pengemasan, pemasaran dan evaluasi bisnis MOCAROLL. Data penjualan menunjukkan bahwa pada pekan kedua Agustus 2023 kelompok sasaran telah mampu menjual 10 toples MOCAROLL dengan total penjualan senilai Rp.230.000,00. Sedangkan pada penjualan batch kedua, yaitu pertengahan September telah terjual 9 pouch MOCAROLL dengan total penjualan mencapai Rp.135.000,00. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa produk MOCAROLL memiliki BEP sebesar Rp 21.600.000 melalui produksi sebanyak 2895 kemasan. Perhitungan R/C (return rasio) produk MOCAROLL menunjukkan nilai lebih dari 1, yaitu sebesar: 1.49. Dengan perolehan nilai tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan bisnis produk MOCAROLL layak untuk dijalankan.
PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI MONITORING KBM PADA MIS NU SABILUN NAJAH 26 PASURUAN Hendrawan, Muhammad Afif; Pramana Yoga Saputra; Indra Dharma Wijaya; Arwin Datumaya Sumari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19342

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) NU Sabilun Najah 26 adalah salah madrasah ibtidaiyah swasta yang ada di Pasuruan. MIS NU Sabilun Najah 26 menginginkan sebuah sistem informasi monitoring kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa. Hal ini dikarenakan, dalam kegiatan belajar mengajar yang telah dilaksanakan dirasa masih kurang pengawasan. Pihak orang tua tidak mengetahui apa yang siswa di sekolah. Diharapkan ada evaluasi mengenai perilaku siswa di sekolah, kehadiran siswa, pelaksanaan ujian, beberapa event yang diadakan oleh sekolah. Sehingga dengan adanya sistem informasi monitoring KBM siswa, dapat memudahkan orang tua untuk monitoring kegiatan siswa. Selain itu dapat mencegah adanya kesalahpahaman antara pihak wali murid dan pihak lembaga. Serta dapat membantu pihak sekolah untuk memonitoring siswa dengan mudah, serta dalam penyimpanan data dan perekapan data dengan menggunakan sistem terkomputerisasi.
MENGOLAH UMBI GEMBILI DAN GADUNG SEBAGAI PRODUK PENUNJANG WISATA PUNCAK SOSOK Novitasari, Dwi; Ambarwati, Lilik; Yulianto, Prafidhya Dwi; Prasetyo, Agung Slamet
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19399

Abstract

Nilai tambah (value added) adalah suatu pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami  proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Kata lain, barang  yang telah hilang manfaatnya, diberikan nilai tambah agar bertambah nilai manfaatnya. Warga  Bawuran dengan keterbatasan yang dimiliki, seringnya langsung menjual umbi gadung dan  gembili daripada diolah terlebih dahulu atau dikonsumsi sendiri dengan jumlah yang sedikit.  Saat periode tertentu ketika melimpahnya hasil panen biasanya ketika musim panas (rata-rata 30-50 kg tiap kali panen), harga umbi gadung dan gembili bisa sangat murah berkisar Rp. 1.000/per karung hingga Rp. 4000/kg, sehingga terkadang hanya dibiarkan begitu saja. Urgensi dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk pemberdayaan dari warga desa Bawuran khususnya Ibu PKK untuk dapat memanfaatkan dan mengolah hasil bumi yang ada berupa umbi gembili dan gadung hingga dapat dijual sebagai produk penunjang (oleh-oleh) khas wisata Puncak Sosok. Selain itu, Ibu PKK dapat meningkatkan pendapatannya dengan memiliki usaha rintisan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dalam produksi, manajemen usaha dan pemasaran produk. Hasil dari pelatihan dan pendampingan tersebut adalah Ibu PKK desa Bawuran mampu mandiri dalam memproduksi, mengelola usaha dan memasarkan produk yang dihasilkan. Ibu PKK juga telah memiliki usaha rintisan serta wisata puncak Sosok memiliki produk khas. Hasil ini menjadi penting karena dapat menciptakan produk unggulan desa, pemberdayaan masyarakat serta adanya peningkatan pendapatan.
WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU SMP Faizah, Siti; Sa'adah, Nihayatus; Saraswati, Sari; Rodliyah, Iesyah; Rahmawati, Novia Dwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19428

Abstract

Artikel ilmiah merupakan salah satu syarat untuk mengajukan kepangkatan bagi guru di lingkungan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia. Workshop ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik penulisan artikel ilmiah. Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 1 Diwek Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur kemudian pesertanya adalah guru di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan penugasan. Angket digunakan sebagai umpan balik peserta kepada tim pengabdi, sedangkan penugasan yang diberikan berupa penulisan artikel ilmiah. Dari hasil workshop diketahui bahwa para peserta sangat antusias mengikuti workshop bahkan banyak peserta yang ingin waktunya ditambah. Hal tersebut dapat diketahui dari hasil pengisian angket peserta yang menunjukkan bahwa 95% peserta memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan workshop. Kemudian dari hasil penyusunan artikel yang dilakukan oleh peserta menunjukkan bahwa para peserta masih perlu pendampingan lebih lanjut terkait penulisan artikel ilmiah
PENGUATAN EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENUNTASAN STUNTING DENGAN PENGENALAN MAKANAN TRADISIONAL MELALUI KEGIATAN FUN COOKING PADA ANAK USIA DINI KOTA SURAKARTA Yuli Setiawan, M. Hery; Wahyuseptiana2, Yetty Isna; Ajie, Dina Pertiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.19443

Abstract

Pendidikan anak usia dini bertujuan memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan anak secara holistik sejak dini termasuk dalam aspek kesehatan salah satunya stunting, anak usia dini di Kota Surakarta masih berpotensi untuk mengalama stunting. Dalam Program PAUD HI Kota Surakarta mencanangkan Zero stunting pada tahun 2024, ini menjadikan HIMPAUDI Kota Surakarta sebagai mitra Pendidikan anak usia dini perlu melakukan gebrakan dalam proses pembelajaran di PAUD untuk dapat berperan sebagai garda terdepan menyuskseskan Zero Stunting lemat pemyelanggaran Pendidikan anak usia dini. Dalam rangka menyukseskan program yang mulai ini Tim Pengabdian kepada Masyarakat menyelangarakan Penguatan Edukasi Pencegahan dan Penuntasan Stunting dengan Pengenalan Makanan Tradisional Melalui Kegiatan Fun Cooking pada Anak Usia Dini Kota Surakarta. Tujuan dari penyelangraan PKM ini untuk memberikan penguatan pemahaman terkait pencegahan dan penagulangan stunting dengan pengenalan makanan tradisional yang dikemas dalam inovasi pembelajaran Fun cooking. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 09-10 September 2023 yang dihadiri 30 Peserta dari perwakilan Lembaga PAUD di 5 Kecamatan Kota Surakarta yang tergabung dalam HIMPAUDI Kota Surakarta. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik, kegiatan ini berjalan dengan lancar, peserta antusias dalam kegiatan diskusi dan praktik hingga selesai, peserta menilai bahwa kegiatan ini penting dan memberikan pendalaman materi baru serta sangat diperlukan. Dari kegiatan ini terlihat telah mengalami peningkatan pemahaman peserta dan berdasarkan monitoring peserta telah mampu mengimplemtasikan hasil dari penyuluhan di Lembaga masing-masing.
PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK WANITA TANI MERBAU DESA SALO TIMUR MELALUI DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL KAMPAR PATIN KELOR Afrinis, Nur; Sari, Nur Hidayah; Gusman, Deddy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.19512

Abstract

Ikan patin dan kelor merupakan pangan lokal yang banyak terdapat di Kampar. Kelompok Wanita Tani (KWT) Merbau merupakan salah satu KWT yang bergerak dibidang budidaya kelor. Mitra memiliki banyak daun kelor segar tetapi pengolahannya belum optimal karena kurangnya peralatan produksi dan pengetahuan dalam pengolahan pasca panen, kemasan sederhana dan penjualan hanya terbatas didesa dan pasar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah kelor menjadi produk bernilai jual tinggi, kemasan produk yang menarik dan pemasaran yang luas sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan atau perekonomian mitra. Adapun permasalahan mitra adalah: (1) Rendahnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah daun kelor menjadi produk yang bernilai jual tinggi (2) Pendapatan mitra masih rendah (3) Belum bervariasinya olahan produk kelor (4) Penggunaan teknologi pengolahan kelor pasca panen masih sederhana (5)Kemasan produk masih sederhana, belum ada PIRT dan sertifikasi halal (6)Pemasaran yang terbatas. Solusi yang ditawarkan (1)Memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan produk berbahan patin dan kelor (2) Pemberian alat pengaduk adonan, mesin pembuat mie, dan sealer (3)Pengemasan produk yang menarik, ada label gizi, tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa. Ada PIRT dan sertifikat halal, (4)Perluasan pemasaran secara online. Luaran yang ingin dicapai: (1)Meningkatnya pengetahuan mitra tentang kelor dan patin, (2)Meningkatnya keterampilan mitra membuat produk berbahan kelor dan patin (3) Meningkatnya pendapatan mitra, (4)Adanya produk olahan patin kelor seperti nugget, abon dan mie patin kelor (5) Mesin pengaduk adonan dan pembuat mie dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas produk (6)Kemasan produk yang menarik disertai dengan label gizi, tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa (7) Mitra mendapatkan NIB, PIRT dan sertifikasi halal (8) Semakin luasnya pemasaran menggunakan internet. Hasil kegiatan dipublikasi di Jurnal Nasional terakreditasi, media massa Nasional dan Youtube. Kegiatan melibatkan 2 mahasiswa yang akan direkognisi pada mata kuliah KKN 2 SKS dan Praktek Belajar Lapangan Gizi Masyarakat 4 SKS.
UPAYA PENCEGAHAN CACINGAN MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK KEBERSIHAN TANGAN DAN KUKU Handayani, Dwi; Dalilah, Dalilah; Sabrina, Tia; Prasasty, Gita Dwi; Susilawati, Susilawati; Naue, Dian Adhe Bianggo; Rahmadona, Risa; Fadilatunnisa, Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19541

Abstract

Infeksi cacingan masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat namun seringkali diabaikan. Anak-anak usia sekolah dasar merupakan kelompok yang rentan mengalami infeksi ini. Salah satu faktor risiko terjadinya infeksi cacingan adalah kebersihan tangan dan kuku yang buruk akibat rendahnya pengetahuan dan kesadaran dalam mencuci tangan dan memelihara kebersihan kuku. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang cacingan dan praktik mencuci tangan enam langkah menurut WHO. Sasaran kegiatan ini adalah santri dan orangtua/wali santri Rumah Tahfidz Yatim Dhuafa Persaudaraan Muslimah Ilir Timur 2 (RTYD Salimah IT 2) yang berlokasi di Lorong Wiraguna, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur 2, Kota Palembang. Edukasi dilakukan melalui beberapa metode yaitu pengisian kuesioner, pemeriksaan tinja, penyuluhan, dan praktik/peragaan cara mencuci tangan dan memotong kuku. Sebanyak 72 orang santri hadir dalam kegiatan dan mengisi kuesioner berisi pertanyaan mengenai cacingan, kebiasaan mencuci tangan, dan kebersihan kuku melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan psikomotor setelah diberikan edukasi terkait cacingan dan mencuci tangan. Pada pemeriksaan tinja ditemukan satu sampel yang positif cacing Ascaris lumbricoides. Peningkatan pemahaman mengenai bahaya cacingan diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam pencegahan cacingan di keluarga dan masyarakat.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN DI DESA PANYADAP KECAMATAN SOLOKAN JERUK KABUPATEN BANDUNG Marina, Marina Sulistyati; Mauludin, MuhamadAli; Hermawan, Hermawan; Yunasaf, Unang; Nurlina, Lilis; Alim, Syahirul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.19548

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Mengetahui kondisi balita di desa Panyadap kecamatan Solokan Jeruk; 2) Mengkaji tingkat pengetahuan ibu-ibu mengenai stunting; 3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi/pelatihan melalui tehnik PRA (Participation Rural Appraisal) dan FGD (Focus Group Discussion). Evaluasi dilakukan melalui: 1) melakukan pretest dan posttest serta diskusi untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap dari materi yang diberikan. 2) Mengevaluasi faktor pendukung dan penghambat kegiatan penyuluhan. Peserta penyuluhan berjumlah 72 orang. Materi meliputi: pengertian stunting serta ciri-cirinya, penyebab dan dampak yang diakibatkannya. pengertian gizi seimbang, triguna makanan gizi seimbang. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi perubahan kognitif dan afeksi secara kuantitatif hasil pretest 80,4 kemudian posttest menjadi 87,4. Hasil evaluasi faktor pendukung dan penghambat menunjukkan terjadi perubahan sikap skor pretest 58 menjadi 81,2. Kesimpulan menunjukkan: 1) Kondisi balita di desa Panyadap kecamatan Solokan Jeruk cukup baik,walaupun terdapat beberapa anak beresiko stunting. 2) Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan mengenai upaya pencegahan stunting. 3) Beberapa faktor pendorong harus dijadikan motivasi untuk terus memantau kondisi balita, meminimalkan faktor penghambat melalui beberapa strategi seperti: memberikan penyuluhan berkesinambungan mengenai stunting dan berbagai menu sehat bagi balita serta melakukan praktik dengan ibu-ibu kader pada saat posyandu.