cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
OPTIMALISASI PRODUK UMKM MELALUI APLIKASI B’PUNG LAPAK BERBASIS DIGITAL SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI KABUPATEN SIKKA –NTT Suban, Agustinus Lambertus; Jepira, Harry Janto; Darkel, Yohanes Brekmans M; Temalunu, Maria Anace Getrudis; Wula, Theodosia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39663

Abstract

Universitas Nusa Nipa bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sikka dalam pengembangan kerajinan tangan dan cendramata sejak tahun 2015. Asosiasi Pelaku UMKM Kabupaten Sikka (AKUSIKKA) dibentuk di bawah pengawasan KADIN Kabupaten Sikka sebagai lembaga yang bergerak dalam seni kerajinan tangan dan cendramata. Mereka memproduksi berbagai souvenir seperti topi, dompet, sarung, selendang, asesoris tenun, camilan, dan produk khas Flores. Produksi dilakukan oleh beberapa pengrajin skala kecil yang tergabung dalam lembaga ini. Galeri AKUSIKKA di Kecamatan Alok, Kota Maumere, merupakan pusat penjualan berbagai kerajinan tangan, seperti tenun ikat, selendang, gelang, dompet, tas, topi, dan kain tenun sarung. Namun, AKUSIKKA menghadapi keterbatasan dalam akses informasi dan pemasaran. Oleh karena itu, perlu dikembangkan strategi e-Commerce untuk pemasaran produk UMKM mereka. Solusi yang diusulkan adalah aplikasi B'Pung Lapak, yang memungkinkan transaksi antara penjual dan pembeli, distribusi barang, dan komunikasi antar anggota komunitas. Aplikasi ini juga akan menyediakan informasi produk, layanan pembayaran, dan bantuan konsumen. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM AKUSIKKA dalam seni kerajinan tangan dan cendramata.
LATIHAN OLAH NAFAS DAN PENGUATAN KADER POSBINDU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANSIA Wahyudi, Fikri Mourly; Yuliani, Meda; Mulyan, Yanyan; Mulyati, Iceu; Oktafiani, Hani; Wahdana, Wahyu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39665

Abstract

Kota Cimahi merupakan kota terpadat di Jawa Barat. Per tahun 2024, jumlah lansia di Cimahi mencapai 58.509 jiwa atau sekitar 10% dari total penduduk. Persentase yang besar ini tentu membutuhkan pengelolaan program agar kesehatannya tetap terjaga. Upaya kesehatan lansia dan pra lansia oleh masyarakat disebut dengan Posbindu. RW 14 Kelurahan Baros, Kota cimahi memiliki Posbindu Flamboyan yang terbentuk sejak bulan Mei 2024. Sebelum terbentuk, lansia dan pra lansia di wilayah tersebut belum memiliki kegiatan rutin dalam rangka peningkatan derajat kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular. Kader yang menjadi pengurus posbindu belum mendapatkan pelatihan, sehingga masih dalam tahap mengidentifikasi kebutuhan program dan bagaimana program bisa tepat dilaksanakan. Padahal, kader posbindu merupakan agen terdepan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit pada lansia, sehingga penguatan peran kader posbindu menjadi urgensi yang tidak terelakan lagi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mencakup kegiatan pemeriksaan kesehatan dengan konsep 5 meja posbindu dan pembekalan kader melalui penyuluhan mengenai penyakit hipertensi dan konsep organisasional posbindu yang disampaikan oleh perwakilan Puskesmas Cigugur Tengah. Sebagai bentuk upaya keberlanjutan program, tim pengmas menyiapkan kader kit berisi buku saku kader yang berisi materi-materi yang dapat digunakan kader saat kegiatan posbindu, alat-alat pemeriksaan kesehatan (tensimeter, timbangan badan digital, set alat pemeriksaan gula darah, alat ukur tinggi badan, dll.), dan KMS lansia sebagai media pencatatan dan pemantauan perubahan kesehatan lansia serta pemberian edukasi terkait olah nafas pada lansia dalam penurunan tekanan darah serta kesimbangan gula dalam darah. Salah satu perubahan yang terjadi setelah kegiatan pengmas adalah adanya peningkatan signifikan dari kunjungan masyarakat ke kegiatan posbindu, yaitu 17 orang di bulan September, menjadi 52 orang di bulan Desember 2024, diharapkan dengan penguatan posbindu ini dapat meningkatkan kepesertaan Lansia dalam kunjungan serta dengan hal tersebut dapat meningkatkan derajat Kesehatan lansia
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
ESKALASI AGRICULTURAL COOPERATIVES: PEMBERDAYAAN USAHATANI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BAGI PETANI SWADAYA Heriyanto, Meyzi; Ikhsan, Masrul; Rifai, Ahmad; Fermi, Muhammad Iwan; Vani, Resa Vio; Rahmanul, Rahmanul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39668

Abstract

Artikel ini mengkaji peran koperasi pertanian dalam pemberdayaan petani swadaya kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Riau. Tujuan utama pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas petani swadaya dalam memenuhi persyaratan administrasi dan keberlanjutan, seperti STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) dan SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup). Program ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi antara petani dan aktor terkait melalui model Penta Helix untuk mendukung keberlanjutan perkebunan. Metode yang digunakan termasuk pelatihan partisipatif, pendidikan, dan fasilitasi akses informasi serta teknologi, melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dan LSM dengan menggunakan pendekatan Agricultural Cooperatives Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan partisipasi petani swadaya, serta kolaborasi yang memperkuat keberlanjutan usaha perkebunan. Saran meliputi pengembangan pendampingan teknis dan akses teknologi, serta dukungan kebijakan pemerintah untuk mempermudah proses administrasi dan sertifikasi.
PENGGUNAAN FABEL SEBAGAI BIBLIOTERAPI: MENANGKAL DAMPAK PSIKOLOGIS PASCA COVID-19 PADA ANAK-ANAK Sessiani, Lucky Ade; Fahmy, Zulfa Fahmy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39669

Abstract

Covid-19 telah menciptakan berbagai tantangan yang tak terduga bagi bangsa Indonesia, termasuk di dalamnya dampak psikologis jangka panjang akibat kejadian traumatik selama pandemi. Anak-anak adalah kelompok yang menjadi pusat perhatian, karena terdampak akibat stress yang dialami baik oleh keluarga maupun individu orang dewasa di sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi dampak psikologis akibat Covid-19 melalui metode biblioterapi. Sesi biblioterapi dilakukan dalam 4 tahapan, dimulai dari tahap 1 yaitu pengenalan cerita fabel kepada anak-anak, tahap 2 yaitu penilaian terhadap cerita fabel, tahap 3 yaitu interaksi makna cerita dengan pengalaman anak-anak, dan tahap 4 yaitu menerapkan nilai cerita pada diri anak-anak. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terwujudnya pemahaman yang lebih baik serta meningkatnya tingkat kepercayaan anak-anak terhadap lingkungannya setelah bertahan dalam situasi krisis pandemi Covid-19. Anak-anak menunjukkan suasana hati yang lebih baik dan lebih percaya diri setelah menjalani sesi biblioterapi, hal ini menandakan adanya kesejahteraan psikologis yang meningkat. Kesimpulannya, biblioterapi merupakan strategi yang penting dilakukan dan dimasukkan ke dalam program pendidikan anak usia dini, sebagai upaya untuk meningkatkan literasi sekaligus untuk merawat kesehatan mental anak-anak.
DIFUSI TEKNOLOGI IRIGASI TETES SEBAGAI SOLUSI PENYIRAMAN KEBUN MELON SUMBER BERKAH BALIKPAPAN Farid, Mifta Nur; Wicaksono, Himawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39671

Abstract

Sistem penyiraman manual di Kebun Melon Sumber Berkah, Balikpapan, dinilai kurang efisien karena memerlukan waktu 9-10 jam per hari, yang menyebabkan beban kerja tinggi bagi petani dan tidak optimalnya hasil produksi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan sistem penyiraman otomatis menggunakan teknologi irigasi tetes yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi tenaga kerja, mengurangi waktu penyiraman, dan meningkatkan produktivitas panen. Metode pengabdian ini dimulai dengan survei lapangan untuk memahami kondisi lahan serta wawancara dengan pengelola kebun guna mengidentifikasi masalah utama yang dihadapi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirancang dan diimplementasikan sistem penyiraman otomatis. Tahapan yang dilakukan mencakup pembelian bahan, pemasangan sistem, serta sosialisasi kepada pengelola kebun mengenai cara kerja dan manfaat sistem irigasi tetes. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan. Waktu yang diperlukan untuk penyiraman berkurang hingga 60%, sehingga petani dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk aktivitas lain yang lebih produktif. Selain itu, sistem ini juga diperkirakan mampu meningkatkan hasil panen sebesar 20-30%. Berdasarkan hasil angket, terdapat peningkatan kepuasan dari petani terkait penggunaan sistem ini, yang dilihat sebagai solusi efektif untuk permasalahan penyiraman di kebun. Program ini berhasil memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN IBU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TAMANSARI Riskawaty, Heni Marlina; Jannah, Raudatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39673

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pada pertumbuhan, yang menyebabkan tinggi badan tidak sesuai dengan usianya. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), di tahun 2021 prevalensi stunting di Provinsi NTB sebesar 31,4%. Kemudian pada tahun 2022, prevalensi stunting naik menjadi 32,7%. Hal ini salah satunya disebabkan karena tinginya perkawinan di bawah umur di daerah tersebut. Sementara itu data Dinas Kesehatan Lombok Barat, pada 2020 ada 20,3%, kemudian pada tahun 2021 ada 22,71%, dan pada tahun 2022 ada 18,98%. Desa Taman sari merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lombok Barat yang menjadi prioritas penanganan stunting, karena kejadian stuntingnya tinggi sebanyak 141 anak. Faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting yaitu pengetahuan ibu, pengetahuan mengenai stunting sangatlah diperlukan bagi seorang ibu karena pengetahuan ibu yang kurang mengenai stunting, dapat menyebabkan anak beresiko mengalami stunting. Pemantauan kejadian stunting dapat dilakukan melalui pengukuran antropometri. Orang tua bayi dan balita di desa ini memiliki tingkat pendidikan yang rendah hingga menengah, dengan mayoritas ibu bekerja sebagai ibu rumah tangga. Selain itu, tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai stunting masih tergolong rendah berdasarkan hasil wawancara singkat yang di lakukan oleh tim pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan mengenai pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting. Peningkatan pengetahuan sebesar 48,11%.
PELATIHAN PERPAJAKAN SEDERHANA PADA USAHA UMKM DI KECAMATAN SAIL PEKANBARU Nelaz, Yolanda Safitri; Junita, Dewi; Nindyawan, Bella Putrie; Zurman, Zurman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39674

Abstract

Pelatihan perpajakan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Sail, Pekanbaru, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka. UMKM sering menghadapi kesulitan dalam memahami peraturan pajak dan administrasi yang rumit, yang dapat menghambat pertumbuhan usaha serta mengakibatkan risiko ketidakpatuhan. Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai perpajakan, jenis-jenis pajak yang relevan bagi UMKM, serta prosedur pelaporan dan pembayaran pajak yang sederhana. Metode pelatihan mencakup sesi teori, diskusi, dan praktik langsung dengan studi kasus yang relevan. Melalui sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, serta bimbingan individu dan kelompok, kegiatan ini membantu UMKM memahami dan mengimplementasikan teknik perpajakan sederhana dalam pengelolaan keuangan mereka. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya kepatuhan pajak dan manfaatnya bagi usaha mereka. Diharapkan bahwa pelatihan ini dapat membantu pelaku UMKM di Kecamatan Sail untuk lebih tertib dalam administrasi perpajakan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam sistem perpajakan nasional.
EDUKASI DAN PELATIHAN CARA PENGGUNAAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) Sofia, Rizka Amirul; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Wasillah, Farikhatul; Fitria, Sindy Nur; Abadi, Ongky Putra; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Suyono, Suyono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39675

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang tidak diinginkan dan terkadang tak terkendali. Oleh karena sifatnya yang membahayakan dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat, maka kebakaran dikatagorikan sebagai salah satu bentuk bencana. Bangunan atau ruangan di industri ini tergolong memiliki risiko kebakaran yang tinggi. Apabila terjadi kebakaran pada perusahaan ini akan berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi program pra kebakaran dengan cara memberikan pelatihan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di industri. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa ilmu pengetahuan tentang pelatihan dan cara menggunakan APAR bagi responden sebagai wujud dari penanggulangan kebakaran dan penyelamatan diri. Metode yang digunakan yaitu metode pengamatan dan pengumpulan data melalui pengumpulan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung, baik melalui observasi lingkungan kerja maupun wawancara langsung dengan responden. Hasil dari Pre-Test dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan akan pengetahuan dan wawasan mengenai APAR, karena adanya kegiatan Edukasi dan pelatihan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada responden. Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan pelatihan dan cara menggunakan APAR pada industri UD. Riwood ini yaitu hasil Pre-Test dan Pos-Test mengalami kenaikan presentase yang signifikan. Responden sebelumnya tidak mengetahui cara penggunaan APAR dengan benar kini responden sudah paham bagaimana cara menggunakan APAR yang benar. Saran yang tepat untuk kegiatan ini yaitu industri diharapkan melaksanakan pelatihan APAR pada setiap pekerja agar dapat melakukan pertolongan pertama saat terjadi kebakaran.
DAUN MELATI SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENGATASI BENDUNGAN ASI Suryanti, Yuli; Sulistiani, Ardiani; Syafriati, Ani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39676

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan daun melati sebagai alternative untuk mengatasi payudara bengkak. Biasanya terjadi pembengkakan payudara pada hari ke 2 – 10 setelah melahirkan dengan tanda gejala nyeri, warnanya kemerahan, bengkak dan panas pada suhu tubuh yang menjadi salah satu tanda inflamasi. Tanda tersebut ditunjukan dengan meningkatknya jumlah leukosit darah. Daun melati digunakan untuk mengatasi bendungan ASI dengan cara mengompres payudara menggunakan daun melati sebanyak 3-4 lembar selama kurang lebih 1 jam atau sampai daunnya layu. Edukasi yang diberikan menggunakan bahasa yang mudah di mengerti dan dipahami dalam penyampaian materi. Kesimpulan dalam kegiatan ini tentang edukasi daun melati sebagai alternative untuk mengatasi bendungan ASI.