cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,253 Documents
Cerita Rakyat: Penumbuhan Budi Pekerti melalui Ekstrakurikuler Bahasa Inggris di Musala Nurul Ashri Tisnawijaya, Christy; Kurniati, Geni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13361

Abstract

Cerita rakyat – dengan tema dan pesan moral universal – hadir dan berkembang di berbagai wilayah Indonesia hingga sekarang. Berbagai versi dan jenis media pengantar cerita rakyat diminati oleh orang dewasa terutama anak-anak dan remaja. Pemanfaatan cerita rakyat dapat menjadi media efektif untuk penumbuhan budi pekerti pembacanya. Pentingnya peran cerita rakyat membuatnya terus digunakan dalam berbagai proses pembelajaran bahasa, termasuk Bahasa Inggris. Isu ini juga tampak dari peserta didik di TPA Musala Nurul Ashri yang membutuhkan kegiatan ekstrakurikuler untuk penumbuhkan budi pekerti sekaligus melatih keterampilan Bahasa Inggris mereka. Dengan memperhatikan beberapa isu tersebut, tim PkM Sastra Inggris Universitas Pamulang mengadakan kegiatan membaca cerita rakyat berbahasa Inggris bagi peserta didik Musala Nurul Ashri. Dengan mendiskusikan dan menginterpretasi elemen instrinsik: tokoh, penokohan, tema, dan isu – peserta dapat menumbuhkan budi pekerti yang terkandung di dalamnya sekaligus meningkatkan keterampilan literasi Bahasa Inggris.
Optimalisasi Pengajaran Bahasa Mandarin Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru SMA di Jabotabek Aditya, Rendy; Prasetyaningtyas, Hudiyekti; Wardhani, Rizky
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13364

Abstract

Digitalisasi dalam dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam evaluasi materi. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta, khususnya tenaga pendidik, dengan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan efektivitas evaluasi pembelajaran. Melalui metode ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dan praktik, peserta diperkenalkan dengan aplikasi Wordwall.net, yang memungkinkan pembuatan evaluasi digital secara interaktif dan menarik. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memahami konsep digitalisasi dalam pendidikan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam pembuatan alat evaluasi yang lebih fleksibel dan dinamis. Sesi praktik memberikan pengalaman langsung bagi peserta dalam menyusun kuis dan latihan menggunakan Wordwall.net, sehingga meningkatkan pemahaman mereka tentang pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman dan keterampilan baru dalam pemanfaatan teknologi AI untuk evaluasi pembelajaran. Dengan penerapan inovasi ini, diharapkan tenaga pendidik dapat menciptakan metode pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital saat ini
Edukasi Kebutuhan Seksual pada Lansia: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup Noviati, Elis; Rahayu, Yuyun; Nur Fauziyah, Diny; Anugrah Pauji Salam, Wulan; Sukmawati, Ima
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13381

Abstract

Kebutuhan seksual merupakan bagian integral dari sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada lansia. Akan tetapi, kebutuhan seksual pada lansia sering kali menjadi aspek yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan. Pemenuhan kebutuhan seksual dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis, meningkatkan harga diri, serta memperkuat hubungan interpersonal dengan pasangan. Berbagai faktor seperti perubahan fisiologis, kondisi kesehatan, stigma sosial, dan kurangnya informasi dapat menjadi hambatan bagi lansia dalam memahami dan mengekspresikan kebutuhan seksual secara sehat dan aman. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual pada kelompok usia lanjut, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan senam lansia. Kegiatan dilakukan pada tanggal 18 Mei 2024 bertempat di Griya Lansia Setaman Aisyiah Ciamis. Kegiatan dihadiri oleh 20 responden lansia, dengan didampingi oleh kader, dosen dan mahasiswa dari STIKes Muhammadiyah Ciamis. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan interaktif dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh lansia. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai topik kebutuhan seksual, hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan peserta dalam menjawab dan berperan aktif selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru-guru SMP Negeri 8 Kota Jayapura Virman, Virman; Nainggolan, Jonner; Abraham, Abraham; Walukow, Auldry F.; Lasmono, Paulus G. D.
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13390

Abstract

Guru yang telah bersertifikat pendidik secara implisit dituntut untuk mengembangkan inovasi dan kreativitas sesuai bidangnya. Salah satu aspek penting dalam pengembangan profesionalisme guru adalah publikasi ilmiah, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri No. 16 Tahun 2009 tentang Kenaikan Pangkat Guru. Kemampuan menulis artikel dalam jurnal ilmiah merupakan bagian dari kompetensi profesional yang harus dimiliki guru. Sebagai pendidik, guru memiliki akses terhadap data dan permasalahan yang dapat dijadikan bahan publikasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan mendorong guru untuk aktif meneliti dan menyusun laporan penelitian guna meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Target utama kegiatan ini mencakup peningkatan kreativitas guru dalam menulis artikel ilmiah, penguatan literasi akademik, serta peningkatan keterampilan menulis ilmiah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan yang terdiri atas tahap persiapan dan pelaksanaan, dengan metode ceramah serta tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh 19 guru SMPN 8 Jayapura. Hasil pelatihan menunjukkan keberhasilan sesuai dengan rencana, yang ditandai oleh kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan, tingkat kehadiran peserta, serta antusiasme mereka dalam mengikuti setiap sesi materi.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DENGAN PEMBERIAN EDUKASI TENTANG BAHAYA ANEMIA PADA REMAJA PUTRI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYAH SUKOREJO SITUBONDO Nurhasanah, Ifa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13411

Abstract

Kerentanan pada penyakit anemia terjadi pada remaja putri yang disebabkan karena peningkatan asupan nutrisi terutama pada zat besi. selain itu, remaja putri mengalami menstruasi disetiap bulannya yang menyebabkan kekurangan sel darah merah. Tidak semua remaja putri memiliki informasi demikian, sehingga perlunya dilakukan pemberian edukasi mengenai bahaya anemia. tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang bahaya anemia agar dapat meningkatkan kesadaran dalam melakukan pencegahan penyakit anemia. metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah LCD dan laptop. Kegiatan ini dilakukan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo sebanyak 38 peserta (remaja putri) dengan rentang usia 12- 14 tahun. Hasil perolehan nilai rata-rata pretest dan posttest adalah terdapat perbedaan yang snagat signifikan yaitu 51 dan 84. Hal ini membuktikan bahwa seseorang yang mendapatkan informasi tentang sesuatu, akan berpengaruh terhadap pengetahuan yang baik. Kesimpulan pada kegiatan ini adalah remaja putri mengalami peningkatan pengetahuan melalui pemberian edukasi tentang bahaya anemia sehingga hal ini menjadi upaya dalam menyadarkan mereka bahwa sangat penting dalam mencegah terjadinya penyakit tersebut.
Pembuatan Kertas Seni Berbahan Baku Kertas Bekas, Gulma Perkebunan dan Limbah Pertanian Melalui Proses Delignifikasi Sederhana Ratnasari, Ika Fitriana Dyah; Tinduh, Yulio Kristian; Nisfimawardah, Lailatun; Febriansyah, Ilham
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13415

Abstract

Permintaan kertas dalam dan luar negeri terus mengalami peningkatan. Peningkatan permintaan kertas tersebut berimplikasi pada ketersediaan bahan baku yakni kayu. Upaya pemenuhan kebutuhan kertas dengan bahan kayu memiliki dampak pada laju deforestasi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan kertas bekas untuk didaur ulang dan pemanfaatan biomassa gulma perkebunan dan beberapa limbah pertanian sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas. Pemanfaatan kertas bekas, gulma, dan limbah pertanian tentu akan menambah nilai tambah dari beberapa aspek seperti aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Pembuatan kertas seni dengan menggunakan kertas bekas, gulma, dan limbah pertanian memiliki beberapa metode hingga menghasilkan pulp dan kertas. Metode yang tepat dapat meningkatkan kualitas kertas yang dihasilkan dan meminimalkan dampak lingkungan yang disebabkan oleh produksi kertas tersebut. Edukasi dalam pembuatan kertas dari kertas bekas, gulma, dan limbah pertanian perlu dilakukan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat secara umum mengenai metode yang dipakai dalam pembuatan kertas dari bahan-bahan tersebut. Selain itu, kegiatan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi lingkungan melalui pengelolaan limbah pertanian dan pemanfaatan gulma perkebunan yang dimana gulma merupakan pengganggu tanaman yang keberadaanya di lahan budidaya merugikan tanaman utama. Kata Kunci : kertas daur ulang, gulma, limbah pertanian, kertas seni
Pemanfaatan Media Informasi Sebagai Upaya Peningkatan Perilaku Lansia Hipertensi Dalam Mengunjungi Dokter Gigi Wening, Gilang Rasuna Sabdho; Serafim Autumn Putrifajar; Derice Putri Nourah Serena; Kuswanda, Crisna Tri; Ghinaya Shaliha Nursaida Nisa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13484

Abstract

Rendahnya jumlah kunjungan ke dokter gigi pada lansia sangat terkait dengan kepatuhan yang rendah terhadap pengobatan hipertensi dan kurangnya pengetahuan mengenai layanan kesehatan gigi yang tersedia, terutama yang ditanggung oleh BPJS. Di wilayah Puskesmas Jagir, hanya 454 dari 2.150 lansia dengan hipertensi yang pernah memeriksakan gigi, yang berisiko menyebabkan masalah kesehatan gigi dan komplikasi kesehatan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian lansia dengan hipertensi dalam mengelola tekanan darah, serta meningkatkan kapasitas kader dan staf puskesmas dalam memberikan sosialisasi layanan kesehatan gigi yang ditanggung BPJS. Program pemberdayaan dikembangkan berdasarkan Teori Perilaku Terencana dan kerangka evaluasi USG (Urgency, Seriousness, Growth). Intervensi yang dilakukan mencakup video edukasi tentang layanan BPJS dan buku pelacak "Gerakan Peduli Lansia". Program ini diterapkan di Puskesmas Jagir dengan melibatkan tenaga kesehatan dan kader masyarakat. Terjadi peningkatan yang signifikan pada pengetahuan lansia setelah intervensi (uji Wilcoxon, p < 0,001). Staf juga menunjukkan peningkatan kompetensi dalam sosialisasi. Intervensi ini berhasil meningkatkan perilaku kesehatan dan kesadaran lansia dengan hipertensi dan menjadi model pemberdayaan kesehatan lansia yang berkelanjutan di Puskesmas Jagir.
Pengenalan Teknologi Internet Of Things (Iot) Untuk Pengelolaan Sampah Pintar Di Sekolah Dasuki, Moh.; Lusiana, Dewi; Rahman, Miftahur
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13519

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan sampah pintar di SMA Muhammadiyah 1 Rambipuji, Jember, Jawa Timur. Permasalahan utama yang dihadapi sekolah adalah sistem pengelolaan sampah yang masih konvensional dan kurang efektif. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi IoT. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu persiapan dan perencanaan, pelatihan bagi guru dan tenaga pendidik, instalasi serta implementasi sistem IoT, edukasi siswa melalui kampanye kesadaran lingkungan, serta monitoring dan evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep dan penerapan IoT, instalasi sensor IoT di beberapa titik strategis sekolah untuk pemantauan sampah secara real-time, serta peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya pemilahan sampah. Selain itu, sistem monitoring berbasis web yang dikembangkan memungkinkan sekolah untuk mengelola sampah dengan lebih efisien. Program ini berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa, serta memperkenalkan teknologi IoT sebagai inovasi dalam manajemen lingkungan sekolah. Untuk mendukung keberlanjutan program, disarankan pengembangan lebih lanjut sistem IoT dengan cakupan yang lebih luas, integrasi dalam kurikulum sekolah, serta kolaborasi dengan pihak eksternal guna mendukung inovasi dan pendanaan. Dengan langkah-langkah tersebut, konsep smart waste management berbasis IoT diharapkan dapat terus berkembang dan diadopsi di lebih banyak sekolah.
Model Pengembangan : Potensi Ekonomi Berbasis Desa Wisata Di Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya Abdullah, Yusuf; Rudiana, Dedi; Saefudin, Adam; Lestari, Puji; Rahayu, Diar Veni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13534

Abstract

Desa-desa wisata di seluruh wilayah Indonesia menampilkan pengalaman yang sangat unik bagi pengunjung atau wisatawan, seiring dengan terpenuhinya kehidupan yang berkelanjutan bagi komunitas wisata lokal. Ekosistem yang tercipta dari kemasan antara pengalaman hidup di pedesaan, alam terbuka dan kesenian merupakan refleksi penerapan desa wisata. Desa wisata hadir untuk memberikan pengalaman yang autentik dan eksotik dalam menjelajahi kehidupan pedesaan khususnya di Desa Neglasari Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat sekaligus menghadirkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya sejak mulai dari kelompok sadar wisata, badan usaha milik desa, maupun kelompok masyarakat lainnya. Tantangan ekonomi dan lingkungan yang terus berkembang, membuat pengelola desa wisata perlu mengikuti perubahan zaman untuk tetap sejalan dengan perkembangan dan dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan kecermatan dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi tantangan dan persoalan terkait dengan keberadaan desa wisata. Diperlukan Model bisnis yang dipergunakan untuk mengelola desa wisata saat ini, dan perlu di up-grade untuk memastikan keberlangsungan sosial, ekonomi dan lingkungan. Salah satu model bisnis yang masih relevan untuk mengembangkan model bisnis baru adalah menggunakan Sosial Economic Business Model Canvas, selanjutnya disingkat SEBMC. SEBMC merupakan sala satu alat yang efektif untuk mendesain, menggambarkan, dan menganalisis model SEBMC yang memiliki sembilan elemen kunci, yaikni Segmentasi Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan dengan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Aktivitas Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Target yang diupayakan bagi mitra adalah dapat merancang, menyusun, melakukan sosialisasi dan pelatihan serta dapat menganalisis Social Economic Business Model Canvas
Inovasi Pengembangan Kawasan Wisata Di Objek Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo Kelurahan Balusu Pineng, Martina; Athon. K Pongtuluran; Batti, Adhi Putra; Ranta, Yuliana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13535

Abstract

Promosi wisata lokal menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya tarik wisatawan dan ekonomi masyarakat sekitar. Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo, yang terletak di Kelurahan Balusu, Toraja Utara, memiliki potensi besar namun belum dikelola secara optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo melalui tiga kegiatan utama: penataan lokasi untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika, produksi kaos bergambar ikon wisata, dan pembuatan konten video YouTube. Pendekatan kolaboratif dengan masyarakat diterapkan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan kunjungan wisata dan kesadaran masyarakat lokal akan potensi wisata daerah mereka