cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 262 Documents
PENGARUH PENERAPAN BUERGER ALLEN EXERCISE (BAE) TERHADAP GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II KK, Indra Frana Jaya; Ashara, Fauzi; Husna, Elfira; Susanti, Evi; Fatria, Erian; Kurnia, Vera
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7349

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan kadar glukosa darah adalah tanda penyakit metabolik kronis yang dikenal sebagai diabetes karena gangguan dalam sekresi insulin atau respon tubuh terhadap insulin Penatalaksanaan diabetes melitus salah satunya adalah aktivitas fisik atau nonfarmakologi, penatalaksanaan nonfarmakologi dengan masalah perfusi perifer tidak efektif adalah dengan buerger allen exercise. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group, dengan membandingan pre test dan post test serta membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. teknik pengambilan sampling adalah purposive sampling yaitu sebanyak 36 responden, terdiri dari 18 responden sebagai kelompok intervensi dan 18 responden sebagai kelompok kontrol. di lakukan selama 5 hari dengan 2 sesi. Analisa data menggunakan uji-t Dependen pada pre test dan post test dan uji-t Independen pada perbandingan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol Hasil: Terdapat pengaruh penerapan burger allen exercis terhadap Glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p 0,05 Diskusi: Buerger allen exercise (BAE) efektip meningkatkan sirkulasi darah ke ekstremitas dan merangsang terjadinya gerakan kontraksi dan relaksasi pada pembuluh darah sehingga peredaran darah pada kaki menjadi lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi non-farmakologis yang mudah diterapkan untuk stabilisasi glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe II. Kata kunci : Diabetes; Buerger allen exercise ; Ankle brachial index; Glukosa darah
EFEKTIVITAS PENDEKATAN INTEGRATIF TRANSCULTURAL NURSING (TCN) DAN TRANSTHEORETICAL MODEL (TTM) TERHADAP PRAKTIK KESEHATAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Sambo, Mery; Madu, Yunita Gabriela; Kadang, Putri Berlin
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7369

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2023 dan di Sulawesi Selatan mencapai 27,4%. Upaya pencegahan seringkali bersifat umum tanpa mempertimbangkan aspek budaya serta kesiapan keluarga dalam mengubah perilaku. Pendekatan Transcultural Nursing (TCN) mampu mengintegrasikan nilai budaya lokal, sementara Transtheoretical Model (TTM) memetakan tahapan perubahan perilaku, sehingga integrasi keduanya dipandang relevan untuk intervensi pencegahan stunting. Metodologi: Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post test design dilakukan pada 100 ibu yang memiliki balita di Desa Je’netaesa, Kabupaten Maros. Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis integrasi TCN dan TTM. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang praktik kesehatan keluarga, TCN, dan TTM, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil: Mayoritas responden berusia rata-rata 32,9 tahun dengan pendidikan menengah (61%). Sebelum intervensi, praktik kesehatan keluarga kategori tinggi sebesar 69% meningkat menjadi 100% setelah intervensi. Integrasi TCN dan TTM kategori sangat tinggi meningkat signifikan dari 12% menjadi 46%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = −7,797; p 0,001) dengan effect size r = 0,78, yang menandakan pengaruh besar secara statistik maupun praktis. Diskusi: Integrasi TCN dan TTM terbukti efektif meningkatkan praktik kesehatan keluarga dalam pencegahan stunting. TCN menjamin intervensi sesuai budaya lokal, sedangkan TTM memastikan kesiapan keluarga untuk berubah secara bertahap hingga tahap pemeliharaan. Intervensi yang bersifat kontekstual dan berbasis teori perilaku lebih diterima dan memberikan dampak signifikan dibandingkan edukasi umum.
EFEKTIVITAS TERAPI KOGNITIF DAN LOGO TERAPI TERHADAP DEPRESI PASIEN HIPERTENSI Ramadia, Arya; Ekaputri, Mersi
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7637

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial. Menurut (World Health Organization, 2023) diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Salah satu masalah psikologis yang muncul pada pasien hipertensi adalah depresi. Terapi kognitif dan Logo terapi merupakan terapi non farmakologis untuk mengurangi depresi. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kognitif dan logo terapi terhadap depresi pasien hipertensi. Metode: penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment one group with pre-post test dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Consecutive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur depresi menggunakan Beck Depression Inventory (BDI) dan analisa Data yang digunakan adalah uji Paired t-test. Diskusi: Hasil penelitian menunjukan Ada Efektivitas Terapi kognitif dan Logo terapi terhadap Depresi pada pasien Hipertensi sehingga dapat digunakan untuk menurunkan kondisi depresi. 
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKOLOSIS DENGAN HIPERSENSITIVITAS OAT MELALUI TERAPI INTEGRATIF: A CASE REPORT Sujati, Ni Ketut; Fadhilah, Laila; Rustiati, Nelly; Lisdahayati, Lisdahayati; Akbar, M Agung
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7374

Abstract

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang masih menjadi masalah kesehatan global dengan angka kejadian tinggi dan munculnya resistensi terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT). Penggunaan OAT jangka panjang sering menimbulkan reaksi hipersensitivitas yang dapat menurunkan kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien. Pendekatan terapi integratif melalui kombinasi akupunktur, herbal, fisioterapi, dan modifikasi diet diharapkan dapat mengurangi efek samping OAT dan mempercepat pemulihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan terapi integratif terhadap peningkatan kualitas hidup pasien tuberkulosis dengan hipersensitivitas terhadap OAT. Metode: Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus (case report) pada satu pasien perempuan berusia 25 tahun dengan diagnosis TB paru aktif dan hipersensitivitas OAT. Intervensi dilakukan selama empat bulan melalui kombinasi akupunktur, terapi herbal (Yue Hua Wan, yin chai Hu, Chaihu Shu Gan, dan Kencur), fisioterapi dada, serta modifikasi diet berbasis “Isi Piringku”. Pemantauan dilakukan terhadap gejala klinis, berat badan, tekanan darah, dan hasil pemeriksaan GeneXpert. Hasil: Setelah empat bulan intervensi, pasien mengalami peningkatan berat badan dari 35 kg menjadi 43 kg, perbaikan nafsu makan, kualitas tidur, serta penurunan gejala gastrointestinal tanpa efek samping tambahan. Hasil GeneXpert menunjukkan MTB not detected, menandakan keberhasilan eradikasi infeksi. Kesimpulan: Terapi integratif efektif dalam mengurangi reaksi hipersensitivitas OAT, meningkatkan status fungsional, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Pendekatan ini menunjukkan sinergi positif antara pengobatan tradisional dan terapi medis konvensional. Saran: Penelitian lanjutan dengan desain uji klinis terkontrol diperlukan untuk menilai efektivitas jangka panjang dan mengembangkan panduan praktik terapi integratif pada pasien tuberkulosis dengan hipersensitivitas obat.
DIABETIC FOOT ULCER DUE TO TRAUMA AFTER MOTORCYCLE ACCIDENT: A CASE REPORT Fauji, Achmad; Hasanah, Uswatun; Rahmah, Nur Miladiyah; Astuti, Puji; Harini, Rika
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7126

Abstract

Introduction: Diabetic foot ulcer due to trauma is serious complications that can lead to severe infections and even amputation, especially if treatment is delayed. Purpose: This case presentation to describe comprehensive wound management using evidence based and culturally adapted intervention in a traumatic diabetic ulcer. Method: A case report of a 40-year-old man who suffered a laceration on his left heel due to a traffic accident progressing to infected ulcer. Wound care was conducted using TIME CDST assessment, autolytic debridement, modern dressing with chitosan-zinc oxide ointment, and wound cleansing with boiled guava leaf (Psidium guajava) solution. The nursing diagnosis raised was impaired skin/tissue integrity. Result: Progressive wound healing was observed within two months, characterized by infection control, reduction of slough, increased granulation and epithelialization, and complete wound closure. Discussion: These findings suggest that combination of evidence-based wound care and culturally contextual herbal intervention demonstrated desirable outcomes. Early health education, structured monitoring, and documentation are crucial in preventing complications of chronic wounds in diabetic patients with trauma-related wounds.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEMATIAN IBU DI KOTA PADANG Ramadhan, Fathiya Aulia; Masnarivan, Yeffi; Eka Putri, Ade Suzana
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.6991

Abstract

Pendahuluan: Kematian ibu ialah kondisi dimana terjadinya kematian pada ibu dalam periode kehamilan hingga 42 hari setelah persalinan yang diakibatkan atau diperberat oleh kondisi kehamilan dan penanganannya serta bukan disebabkan oleh kecelakaan ataupun cidera. Terjadinya peningkatan jumlah kematian ibu di Kota Padang dari tahun 2022 hingga 2023 dapat disebabkan oleh beragam faktor risiko yang mungkin berhubungan diantaranya status gizi, riwayat penyakit, riwayat abortus, usia, paritas, riwayat ANC, preeklamsia dan pendarahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang berhubungan dengan kejadian kematian ibu di Kota Padang tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan metode kasus-kontrol, populasi kasus yaitu kematian ibu yang tercatat dalam profil kesehatan Kota Padang tahun 2023 sebanyak 23 kasus. Teknik pengambilan sampel kasus dengan total sampling dan sampel kontrol dengan random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan pada faktor riwayat penyakit, usia, dan pendarahan terhadap kematian ibu di Kota Padang tahun 2023. Kesimpulan: Petugas kesehatan dapat memberikan pengarahan terkait usia kehamilan pada catin, pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan dan awareness ibu hamil agar dapat ditingkatkan.
THE EFFECTIVINESS OF DYADIC COPING SKILL TRAINING ON COPING, MARITAL SATISFACTION, AND PSYCHOLOGICAL ADJUSTMENT AMONG CANCER PATIENTS Huda, Nurul; Jumaini, Jumaini; Erwin, Erwin; Cumayunaro, Ayuro; Rukmi, Dwi Kartika
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7641

Abstract

Introduction :Cancer diagnosis and the treatmet that must be carried out sometimes make the patients experience the psychological problem and less satisfaction in marriage. It does not only impact the patients but also their life partner. Therefore during the treatment period, the patients and their spouse are seen as one unity that influences each other. Dyadic coping is a coping formed altogether with the patients which emphasizes more on the interaction among the spouses and proven more effective in annuling the stressors. Purpose : The purpose of this research was to see the effectiveness of dyadic coping skill training intervention in cancer patients and their spouse in increasing the coping, marriage satisfaction, and psychological adjustment. Method :This research employed conceptual framework named The Systematic Transactional Model by Bodenmann. This research was a quantitative research with quasi experimental pre and post test design. The participants in this research were cancer patients and their spouse who were taking the therapy at Public Regional Hospital, Riau Province. The participants were selected by using purposive sampling based on the inclusion criteria. Total participants were 17 patients. The research instruments used in this research covered Dyadic Coping Inventory, Dyadic Adjustment Scale, and Benefit Funding Scale Indonesian Version which had been validated. Results : The analysis result showed that there was change of the average of dyadic coping score (p0.001), marriage satisfaction (p0.001), and psychological adjustment (p0.001) in patients who had been given intervention of dyadic coping skill training. Discussion : This research proved that dyadic coping skill training intervention was effective in increasing the couple coping, marriage satisfaction, and psychological adjustment until it can be made as one holistic nursing intervention towards the patients’ cancer.
PREVENTION OF NON-COMMUNICABLE DISEASES IN PRESCHOOL-AGED CHILDREN THROUGH WHATSAPP GROUP MEDIA Refialdinata, Jeki; Nurhaida, Nurhaida; Fitri, Miftahurrahmi
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7493

Abstract

Introduction Eating habits in preschool-aged children play an important role in forming the foundation of long-term health. Low consumption of fruits and vegetables and high intake of sugary drinks have been reported to contribute to an increased risk of non-communicable diseases (NCDs) in adulthood. Nutrition education for parents is one of the main strategies for improving children’s dietary patterns. Purpose: This study aims to analyze the influence of education delivered through WhatsApp groups on changes in fruit and vegetable consumption as well as the limitation of sugary drinks in preschool-aged children at TK ’Aisyiyah Padang. Method: The study used a quasi-experimental one-group pretest–posttest design with 53 respondents (total sampling). Educational material was delivered through a WhatsApp group for one month. Result: The Wilcoxon Signed-Rank test showed an increase in knowledge scores from 30.11 to 33.30 (p 0.0001). Discussion: These findings indicate that digital-based education has the potential to become an effective, affordable, and accessible medium in family health promotion. Further research is recommended to assess actual behavior changes and include a control group
PENGARUH PROGRAM SENAM KEBUGARAN TERSTRUKTUR TERHADAP FISIOLOGIS KEBUGARAN FISIK PADA DEWASA MUDA Pranata, Lilik; Fruitasar, M.K. Fitriani; Anggraini, Novita; Azizah, Masayu; Lely, Nilda
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7504

Abstract

Introduction: Structured fitness exercises are an effective strategy for improving the physical health of young adults. A systematic approach to exercise can optimise physiological function and support an active and healthy lifestyle. Objective: to determine the effect of fitness exercises on the physiological fitness of young adults. Method: A quasi-experimental design with a pre-test and post-test group approach, conducted at a fitness centre in Palembang City, from 1 to 31 July 2025, over 4 weeks (3 times a week), consisting of preparation, participant recruitment, intervention, and post-intervention measurement stages. The sample size was 40 individuals, measuring fitness levels before and after the intervention. weeks (3 times per week), consisting of preparation, participant recruitment, intervention, and post-intervention measurement. The sample size was 40 individuals, with fitness measured using the Step Test (Harvard Step Test). Participants performed 30 repetitions of step-ups per minute for 3 minutes. Heart rate is measured at the 60th second after the test is completed. The intervention group follows an exercise programme for 4 weeks, with a frequency of 3 times per week, a duration of 45–60 minutes per session, and moderate intensity (60–75% HRmax). The structured fitness exercise programme includes Warm-up, Core Exercises, Cool-down. The instructor led the sessions to ensure movements adhered to safety standards. Results: significant improvement in physical fitness (Z = -5.518; P = 0.000). Since p 0.05, it can be interpreted that there was a significant difference in physical fitness between before and after the intervention. Discussion: The research results show that the structured fitness exercise programme has a significant effect on improving the physiological fitness of young adults. The improvement in fitness categories from the pre-test to post-test phase reflects physiological adaptations consistent with the literature on the effects of aerobic exercise and rhythm-based exercise on physical capacity.
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI (GLYCINE MAX) TERHADAP TINGKAT HOT FLUSHES PADA MENOPAUSE DI KAMPUNG X KOTA TANGERANG SELATAN Suciawati, Anni; Choirunissa, Risza; Mulyaningsih, Fitri
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7089

Abstract

Latar Belakang: WHO melaporkan bahwa sekitar 70-80% dari 1,3 miliar waita mengalami hot flushes selama menopause. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, prevalensi hot flushes di Indonesia mencapai 89,5% dari 32,4 juta wanita menopause. Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia sekitar 39,200-44,800 wanita di Tangerang Selatan mengalami hot flushes pada tahun 2018. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai (Glycine Max) terhadap tingkat hot flushes pada wanita menopause di Kampung Bulak Kota Tangerang Selatan. Metodologi: Penelitian quasi eksperiment ini menggunakan rancangan one group design pre test dan post test. Sampel penelitian terdiri dari 30 wanita menopause yang mengalami hot flushes, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Hot Flushes Rating Scale (HFRS). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya penurunan tingkat hot flushes setelah konsumsi susu kedelai yaitu dengan nilai rata-rata pre test sejumlah 8,60 dan nilai rata-rata post test sejumlah 6,05. Kesimpulan dan Saran: Pemberian susu kedelai berpengaruh terhadap tingkat hot flushes pada wanita menopause. Susu kedelai dapat menjadi alternatif solusi non farmakologis dalam mengatasi gejala menopause dan meningkatkan kualitas hidup wanita menopause.Kata Kunci    : Menopause, Hot Flushes, Susu Kedelai, Fitoestrogen, Isoflavon.