cover
Contact Name
Nabil
Contact Email
anisbata124@gmail.com
Phone
+6281296863466
Journal Mail Official
journal@almarhalah.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Marhalah Al ‘Ulya Bekasi Jl. KH. Mas Mansyur No. 91, Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Al Marhalah
ISSN : 0126043X     EISSN : 27162400     DOI : 10.38153
The Al Marhalah | Jurnal Pendidikan Islam published by STIT Al Marhalah AL ‘Ulya Bekasi, is a peer-reviewed open access international journal published twice in a year (May and November). Al Marhalah | Jurnal Pendidikan Islam is a Islamic Education research and article journal. Intended to communicate original researches, methodology and current issues on the subject. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: education, psychology, sociology, anthropology and many more. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars of related disciplines.
Articles 248 Documents
PENDIDIKAN NEGARA DARI MARX KE STALIN (STUDI PENDEKAKATAN KRITIS-FILOSOFIS DAN HEURISTIKA) Nabil
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2017): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v1i1.102

Abstract

..Mendadadak seorang muncul di tepi terowongan dan bekata: “Dilarang membawa kata dari luar” “kata? Dilarang membawa kata?bapak siapa?” “Saya pegawai Negara.” Ia tak menyebut nama. Hanya nomor. Wajah orang itu rata. Tingginya rata. Kostumnya tak berwarna…
PLURALISME AGAMA DALAM AL-QUR'AN (TELAAH TERHADAP TAFSIR DEPARTEMEN AGAMA) Hadi Winarno
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2017): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v1i1.103

Abstract

Manusia agar manusia bisa mengelola alam semesta ini dengan baik dan benar.Didalam Al-Qur’an terdapat aturan-aturan atau cara yang mengatur hubungan antar sesama manusia atau petunjuk yang harus dilakukan manusia untuk mengatur alam semesta ini agar tidak terjadi kerusakan artinya alam semesta ini boleh diambil manfaatnya tanpa menimbulkan suatu kerusakan. Memang al-Qur'an tidak menjelaskan secara gamblang dan rinci mengenai setiap masalah yang akan dihadapi manusia, namun hanyamemberikan garis besarnya saja yang berisi rumusandan prinsip-prinsip yang dapat digunakan dandikembangkan dalam kehidupan baik secara pribadi dankehidupan bermasyarakat merumuskan prinsip-prinsip dasar yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mungkin hikmahnya agar manusia menggunakan akal budi dan daya nalarnya seoptimal mungkin atau dalam terminologi fikih disebut berijtihad untuk menjelaskan pedoman yang sifatnya global tadi, kemudian menyesuaikannya dengan kondisi kehidupan mereka yang dinamis dan selalu berubah.Karena dalam prakteknya, semakin rinci dan detail sebuah aturan akan semakin sulit diimplementasikan dalam kehidupan yang dinamis dan berubah. Itulah sebabnya mengapa al-Qur'an dan ajaran Islam tidak ketinggalan zaman, dan selalu dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi manusia yang berubah-ubah. Hal ini sesuai dengan kaidah al-Islâm shâlih li kulli zamân wa makân (Islam kompatibel dengan perkembangan zaman dan dimana saja). Inti ajaran Islam adalah tauhid, yaitu mengajarkan kepada manusia bahwa hanya ada satu pencipta, yaitu Allah swt. Selain Dia, semua hanyalah makhluk. Di antara ciptaan-Nya, manusia adalah makhluk yang paling sempurna (QS. Al-Isrâ/17: 70).[1] Makhluk lain patut memberikan penghormatan kepada manusia. Manusia adalah makhluk yang bermartabat dan harus dihormati tanpa membedakan ras, suku, bangsa, agama, warna kulit, bahasa, jenis kelamin, gender, dan berbagai ikatan primordial lainnya. Keragaman manusia adalah sunnatullah. Manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar mereka saling mengenal dan menghargai. Dan Sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan. (QS. Al-Isrâ'/17: 70)
EVALUASI EFEKTIVITAS PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Nurul Fadllillah; Baharuddin
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v8i2.104

Abstract

The Indonesian government is trying to improve the standard of education that has so far lagged behind. To realize the quality of education in better school-based management, local support is needed in directing, checking and assisting schools in administration and educational experience. Elementary school education is a level of education that is part of the basic education level and is the foundation of knowledge and helps children grow and develop optimally through teacher-guided learning, so that it becomes the main tool in improving the quality of human resources. The main task of education is to develop the potential of human resources (HR) through various organizations, both governmental and non-governmental. One way of regulating it is through School-Based Management (SBM), which functions as a tool to manage the essence of teaching. Internal and external services provided by the school are directly supervised. This is in accordance with the philosophy of decentralization, which provides benefits to the community and school members by allowing principals, students, parents, and teachers to be involved in decision-making in a transparent, accountable and participatory manner. School-Based Management aims to improve the quality of education by involving cooperation from various parties, including principals, teachers, parents, and other stakeholders, as well as paying attention to facilities and infrastructure, motivation, self-concept, interests, and learning independence. In implementing the essence of education, schools seek their arrangements by implementing school-based administration. The purpose of this study was to determine how effective school-based management or MBS is in overcoming problems in schools and improving the quality of education in elementary schools. Qualitative descriptive methods are one of those used in this study. The diversity of information is generated through significant web-based writing and journals.
PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA (STUDI SURVEY SMK DAARUL ULUUM JAKARTA) Cindy Veronica; Mugiyono
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v8i2.106

Abstract

ABSTRAK Researchers conducted research based on the results of research data conducted on students at Daarul Uluum Vocational School, Jakarta. The problem in this research is what is competence Teachers have a significant influence on students learning motivation at Daarul Uluum Vocational School, Jakarta. The ai m of this research is to find out the influence of teacher competence on students learning motivation. Teacher competency must be owned and applied by teachers This study uses a quantitative approach. The sample in this research was 31 students, analyzed using the product moment correlation technique. The results of this research show that Teacher Competence has an influence on Student Learning Motivation. Based on the results of product moment analysis calculations, it is obtained that "rxy" or "ro" is 0.616, while "rt" in the table is significant at 5% = 0.361 and the 1% significance level is 0.463. In this way it can be known that "ro" > "rt" at both 5% and 1% significance. Based on these results the Alternative Hypothesis (Ha) was accept?ed and the Null Hypothesis (Ho) was rejected. So it can be concluded that there is an influence of teacher competency on student learning motivation at Daarul Uluum Vocational School, Jakarta. Keywords: Teacher Competence, Student Learning Motivation ABSTRAK Peneliti melakukan penelitian di latar belakangi oleh hasil data penelitian yang di lakukan terhadap peserta didik di SMK Daarul Uluum Jakarta, Permasalahan yang ada di dalam penelitian ini adalah apakah kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa di SMK Daarul Uluum Jakarta. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru terhadap motivasi belajar siswa. Kompetensi guru harus dimiliki dan di terapkan oleh guru . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang, dianalisis dengan menggunakan Teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi Guru berpengaruh terhadap Motivasi Belajar Siswa. Berdasarkan hasil perhitungan analisis product moment diperoleh “rxy” atau “ro” sebesar 0,616 seda?ngkan “rt” pada table signifikan 5% = 0,361 dan taraf signifikan 1% adalah 0,463. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Altern?atif (Ha) diterima dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMK Daarul Uluum Jakarta.
PENGARUH KURIKULUM MERDEKA, EFIKASI DIRI DAN KOMPETENSI PROFESIONAL TERHADAP KINERJA GURU DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS LEBAK BANTEN M. Muslim; Muhammad Arifin; Samudi
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v8i2.109

Abstract

Performance is a core aspect for the birth of the goals and functions of education or learning in schools. Meanwhile, teacher performance is strongly influenced by several components or factors, including: independent curriculum, self-efficacy and professional competence and job satisfaction. This research aims to examine and analyze the influence of the independent curriculum, job satisfaction and professional competence with self-efficacy as an intervening variable. The research sample consisted of 100 respondents. This research approach uses quantitative survey research, and data collection techniques use observation, questionnaires, documentation and literature. The results of this research show that: Hypothesis 1 is accepted, the independent curriculum has an effect on job satisfaction. Hypothesis 2 is accepted, self-efficacy influences job satisfaction. Hypothesis 3 is accepted, professional competence influences job satisfaction. Hypothesis 4 is accepted, the independent curriculum influences teacher performance. Hypothesis 5 is accepted, self-efficacy influences teacher performance, Hypothesis 6 is accepted, professional competence influences teacher performance. Hypothesis 7 is accepted, job satisfaction influences teacher performance. Hypothesis 8 is accepted, the independent curriculum indirectly influences teacher performance. Hypothesis 9 is accepted, self-efficacy indirectly influences teacher performance. Hypothesis 10 is accepted, professional competence indirectly influences teacher performance.
METODE KREATIF PEMBELAJARAN DARING Irfan Zain, Muh; Kania Rahman, Imas; Mansur Tamam, Abas
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v7i1.111

Abstract

Penelitian dalam artikel ini mendeskripsikan tentang konsep pembelajaran daring, latar belakangnya, pembelajaran daring sebagai sebuah model pembelajaran masa kini, pentingnya memahami teknologi pembelajaran dalam melakukan kegiatan pembelajaran khususnya secara daring, pentingnya menumbuhkan kreativitas peserta didik untuk kesuksesan kegiatan pembelajaran secara daring, hal-hal positif yang didapatkan dengan penerapan pola pembelajaran daring, masalah-masalah dalam pembelajaran daring dan pola penanganan masalah-masalah tersebut. Penelitian dalam artikel ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan, menggali sumber-sumber data dari berbagai literatur baik dari jurnal, buku dan artikel-artikel dari berbagai situs yang mengangkat tema yang relevan dengan artikel ini. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa agama Islam adalah agama yang senantiasa mendorong manusia untuk melakukan inovasi-inovasi positif bagi kehidupan dengan memanfaatkan alam raya yang telah Allah jadikan untuk menunjang dan memudahkan aktivitas hidup mereka termasuk dalam bidang pendidikan. Perkembangan zaman dengan berbagai fenomena hidup dan permasalahannya yang sangat dinamis telah memicu terjadinya perubahan yang besar dalam segala lini kehidupan termasuk dalam dunia pendidikan. Sebagai agama yang mendorong adanya dinamisasi yang positif, Islam memerintahkan pemeluknya untuk mempelajari dan mempeluas wawasan literasi mereka tentang teknologi pembelajaran. Diharapkan dengan terbangunnya wawasan literasi yang baik tentang teknologi pembelajaran dapat menjadi sarana yang baik dalam pelaksanaan model pembelajaran era baru saat ini, yaitu dengan sistim pembelajaran daring.
TIME IN THE VIEW OF ISLAMIC EDUCATION (CRITICAL STUDY OF SURAT AL-ASHR) Sugianto, Relly; Hidayat, Wahyu; Wasehudin, Wasehudin
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v7i1.112

Abstract

Time is one of the dimensions of human life. By seeing how important the value of time is and how great the blessings of Allah SWT are contained in it. The Qur'an has given great attention to time. Al-Qur'an surah al-Asr emphasizes and pays special attention to the value and essence of time as a warning. Allah SWT . The type of research used in this research is library research, namely research that only uses library collection materials without any field research. The results of the research from the letter Al-Asr: First, Al-Asr is a letter that contains the oath of Allah Ta'ala, that there is certainty that humans in totality will suffer losses for what they do. Second, the third verse contains instructions from Allah Ta'ala to avoid losses during his lifetime by: believing in Allah and doing good deeds, instructing each other to hold on to the truth, practicing obedience to Allah and being patient in it.
PERAN PENDIDIDKAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA DALAM PANDANGAN AL-QURAN Sahlan, Fahmi; Nabil`, Nabil; Dariyanto, Dariyanto
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v7i1.113

Abstract

Proses pertumbuhan kebudayaan dipicu dengan adanya pendidikan. Pendidikan sebagai kunci dari segala kemajuan kehidupan manusia sepanjang sejarah. Pada awalanya, pendidikan berkembang dari yang sederhana (primitive) dengan ciri survival, bertahan hidup dari ancaman alam sekitarnya. Dari sini manusia membuat keterampilan alat-alat untuk mencari dan memproduksi bahan-bahan kebutuhan hidup serta pemeliharaannya. Pendidikan di sini bukan hanya untuk pembinaan ketreampilan melainkan pengembangan kemampuan teoritis dan praktis berdasarkan konsep berpikir ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan bagi kehidupan manusia dalam pandangan Al-Quran dan implementasi terkait Media ayat-ayat Al-Quran dan tafsirnya peran pendidikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan merupakan persoalan penting bagi semua umat. Pendidikan selalu menjadi tumpuan harapan untuk mengembangkan individu dan masyarakat. Pendidikan juga berfungsi sebagai alat untuk memajukan peradaban, mengembangkan masyarakat dan membuat generasi mampu berbuat banyak bagi kepentingan mereka. Oleh karena itu peran pendidikan menurut pandangan Al-Quran sebagai alat transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi dan terlebih-lebih sebagai alat penginternalisasian nila-nilai luhur ajaran agama dan budaya bangsa yang sesuai dengan syariat agama.
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PAI Syahrullah, Syahrullah; Aji Saputra, Andi; Kunaenih, Kunaenih
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v7i1.114

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan menurunnya motivasi belajar peserta didik sebab oleh faktor minimnya berinteraksi sosial ditambah proses interaksi sosial antara pendidik terhadap peserta didik yang kurang interaktif dan komunikatif saat pembelajaran luring mengakibatkan menurunnya motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur pengaruh interaksi sosial terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI serta menganalisa strategi untuk meningkatkan motivasi belajar melalui interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analisis korelasional dengan menggunakan instrumen kuesioner yang di sebar pada 41 sampel dari total 469 populasi kelas XII di SMK Negeri 26 Jakarta. Adapun instrumen kuesioner berjumlah 20 butir pernyataan positif dan negatif pada variabel X dan Variabel Y. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa terdapat pengaruh interaksi sosial terhadap motivasi belajar peserta didik, dilihat dari uji koefisien product moment menghasilkan “Rˣʸ” atau “R˳” sebesar 0,660, dan koefisien determinasi dengan nilai 0,436, hasil tersebut lebih besar dari “r˕” pada taraf signifikan 5% sebesar 0,308 dan taraf signifikan 1% sebesar 0,398. Dengan demikian hipotesis alternatif (Hₐ) diterima atau disetujui sedangkan hipotesis nihil (H˳) tidak diterima atau tidak di setujui. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang kuat/tinggi dari pengaruh interaksi sosial terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI dengan nilai 0,660 atau 66%.
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMKN 26 JAKARTA Mugiyono, Mugiyono; Suci Mulya, Dhya Rahma
Almarhalah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Almarhalah
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/almarhalah.v7i1.115

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan menurunnya hasil belajar siswa karena pendidik kurang teliti pada saat memilih metode pembelajaran, terutama dalam praktik shalat jenazah, hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur dampak dari penerapan metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa dan menganalisis strategi peningkatan hasil belajar siswa dalam praktik salat jenazah melalui metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analisis korelasional dengan menggunakan instrument kuesioner yang disebar pada 41 sampel dari total 467 populasi kelas XII di SMKN 26 Jakarta. Adapun instrument kuesioner berjumlah 20 butir pernyataan positif dan negative pada variabel X, serta Daftar nilai tes praktik shalat jenazah pada variabel Y. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar peserta didik, dilihat dari uji koefisien korelasi menghasilkan 0,525 dan koefisien determinasi sebesar 0,276. Hasil (ro ) lebih besar dari (rt) pada taraf signifikan 5% sebesar 0,316 dan 1% sebesar 0,408. Dengan demikian hipotesis nihil ditolak, sedangkan hipotesis alternatif diterima atau disetujui, artinya terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar peserta didik sebesar 0,525 atau 52,5%.