cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 617 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI SOCIAL AND EMOTIONAL LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SD Slamet Kusnadi; Joko Sutarto; Decky Avrilianda; Ellianawati Ellianawati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8042

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar, karena keterampilan ini mendukung keberhasilan belajar dan interaksi sosial siswa. Namun, masih banyak ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan ide dan berkomunikasi secara efektif di kelas. Model Problem Based Learning (PBL) yang mengedepankan pemecahan masalah secara aktif dapat meningkatkan keterlibatan siswa, sedangkan integrasi Social and Emotional Learning (SEL) membantu mengembangkan kompetensi sosial dan emosional yang mendukung komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model PBL terintegrasi SEL dalam mata pelajaran IPAS untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah desain quasi experimental dengan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL terintegrasi SEL dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL terintegrasi SEL secara signifikan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa dibandingkan dengan kelas kontrol. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang efektif dan mendukung peningkatan kompetensi komunikasi siswa pada pendidikan dasar.
PENGARUH MEDIA ALAT PERAGA PERNAPASAN MANUSIA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS KELAS V Nurul Dian Arwulan; Septi Fitri Meilana
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8471

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah siswa kelas 5 SD Negeri Jatiwaringin IX Bekasi lebih terlibat dalam pelajaran sains setelah menggunakan alat peraga dalam pembelajaran terkait sistem pernapasan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain quasi-eksperimental, termasuk kelompok kontrol yang hanya mengikuti posttest. Dua kelompok siswa terlibat dalam eksperimen; satu kelompok sebagai kontrol dan menggunakan video pembelajaran; kelompok eksperimen menggunakan media alat peraga. Setelah mengumpulkan data menggunakan kuesioner minat belajar, analisis dilakukan dengan menggunakan uji t. Dengan nilai signifikansi 0,024 (p 0,05), hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol dan eksperimen berbeda secara signifikan dalam minat belajar mereka. Hal ini membuktikan bahwa minat siswa dalam belajar dipengaruhi secara positif oleh penggunaan alat peraga dalam pembelajaran.
DISCOVERY LEARNING BASED AR: A LEARNING INNOVATION TO ENHANCE CRITICAL THINKING FOR JUNIOR HIGH SCHOOL Dwi Ayu Nurfaizah; Tia Sarawati; Sarina Sarina; Andini Pertiwi; Maryati Maryati; Ismail Fikri Natadiwijaya
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8264

Abstract

Learning challenges include using innovative media to improve students' critical thinking skills. This research examined the effectiveness of AR based Discovery Learning as an innovative learning media to enhance students' critical thinking skills. This research employed a pre-experimental approach, specifically utilizing a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 28 seventh-grade students from junior high schools in Yogyakarta. A critical thinking skills test focused on Solar System content served as the research instrument. Data were analyzed using both descriptive and inferential statistical methods with the help of SPSS version 22.0 for Windows. The findings revealed that the average normalized gain (N-gain) in students' critical thinking skills was 0.6327 (medium category), significantly increasing after using AR-based Discovery Learning. The effect size for critical thinking skills is 4.31 (huge category), which indicates that AR, based on Discovery Learning, significantly affects these skills. Discovery learning involves learners actively in the discovery process to increase in-depth understanding of the material. AR media supports more interactive learning through real visualisation of objects. So that AR media based on Discovery Learning can be used as an innovative and technology-based science learning strategy.
PENERAPAN PEMBELAJARAN TaRL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 51 SURABAYA PADA PELAJARAN IPA Clorizta Constantine Arifin; Wahono Widodo; Etiek Dyah Prasetyanti Haryono; Nidya Puri Surya Grahani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5702

Abstract

Motivasi belajar peserta didik kerap sebagai penghalang untuk meraih target pendidikan. Masalah lainnya dihadapi oleh peserta didik yakni kurangnya semangat dalam berpartisipasi aktif dalam proses belajar mengajar, yang mengakibatkan prestasi belajar yang rendah, ketidakseriusan, ketidakantusiasan, dan kurangnya rasa ingin tahu. Diperlukan strategi yang efektif untuk mendorong peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun maksud dari penelitian ini ialah untuk menganalisis penggunaan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam kemajuan motivasi pembelajaran peserta didik kelas VII di SMP Negeri 51 Surabaya dalam bidang studi IPA. Berdasarkan paparan permasalahan diatas, pendekatan TaRL dapat dimanfaatkan dalam memecahkan masalah kurangnya motivasi peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus yakni siklus pertama dan siklus kedua. Planning, Acting, Observing, dan Reflecting adalah tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan dalam studi tindakan kelas. Berdasarkan hasil penerapan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) yang telah dilakukan, diketahui yakni metode ini mampu meningkatkan semangat belajar peserta didik berkisar 65,52%, ini menunjukkan peningkatan dalam tipe yang sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA ARTSTEPS VR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR STRUKTUR LAPISAN BUMI SISWA KELAS V SDN MANGKANG KULON 02 Putri Nadhifa Agustya; Desi Wulandari
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Artsteps Virtual Reality (VR) pada materi struktur lapisan bumi untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi delapan tahap. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, dengan hasil kelayakan sebesar 88,16% dan 91,07% dalam kategori sangat layak. Uji coba dilakukan dalam dua tahap, yaitu uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 54,47 menjadi 75,79, dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 dalam kategori tinggi. Uji-t menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan. Tanggapan guru memperoleh skor 82,5% dan tanggapan siswa sebesar 72,08% dalam kategori layak dan sangat layak. Artsteps VR terbukti efektif, layak, dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam materi struktur lapisan bumi.
EFEKTIFITAS PBL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA: STUDI SLR 2016-2025 Jenis Setyawan; Eli Trisnowati; Suwito Singgih
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9375

Abstract

Penelitian dilakukan untuk memberikan bukti ilmiah mengenai gambaran dan keterkaitan implementasi problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode Sistematic Literature Review (SLR) dengan menggunakan alur PRISMA yaitu indentification, screening, eligibility, dan included dari hasil penelitian terdahulu. Artikel yang diperoleh melalui database Google Scholar sebanyak 390 artikel, selanjutnya artikel tersebut diseleksi yang didasarkan pada kriteria inklusi sehingga diperoleh 17 artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap sintaks PBL memiliki keterkaitan dengan indikator pemecahan masalah menurut Polya, di mana tahap orientasi membantu siswa memahami masalah melalui penyajian kasus kontekstual, pengorganisasian menuntun penyusunan rencana, penyelidikan mendorong pelaksanaan eksperimen dan pengumpulan data, pengembangan hasil dapat meningkatkan pelaksanaan rencana dan reflksi, terakhir tahap evaluasi menekankan refleksi terhadap efektivitas solusi. Implementasi PBL dilakukan melalui penyajian masalah kontekstual, diskusi kelompok, eksperimen, presentasi, dan refleksi hasil dengan dukungan media seperti LKPD, video kasus atau demonstrasi, dan simulasi virtual. PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan dilihat dari skor postest yang diperoleh siswa, serta menjadikan pembelajaran IPA lebih aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa SMP.
PENGEMBANGAN MEDIA KUIS INTERAKTIF BERBASIS HOTS PADA MATERI ENERGI KINETIK MENGGUNAKAN PLATFORM BLOOKET KELAS IV SD Nurul Aullya; Esti Susiloningsih; Laihat Laihat
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kuis interaktif berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi energi kinetik menggunakan platform Blooket untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Pengembangan kuis ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Validasi ahli menunjukkan tingkat kevalidan media sebesar 95,83% dan kevalidan materi 97,72%, keduanya masuk dalam kategori "Sangat Valid". Hasil uji coba memperoleh respons positif dari guru mendapatkan 90%, kelompok kecil mendapatkan 92%, dan kelompok besar mendapatkan 93,33%, yang semuanya masuk dalam kategori "Sangat Praktis". Temuan ini menunjukkan bahwa kuis interaktif berbasis HOTS menggunakan Blooket valid dan layak diterapkan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan serta keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
PEMBELAJARAN BERBASI PROYEK MICROGREENS TERINTEGRASI STREAM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA Desi Sity Rahmah; Tri Wahyu Agustina; Ateng Supriyatna
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas pembelajaran berbasis proyek microgreens yang terintegrasi pendekatan STREAM (Science, Technology, Religion, Engineering, Arts, Mathematics) dalam meningkatkan literasi sains siswa. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya literasi sains siswa akibat pembelajaran konvensional yang kurang kontekstual dan minim integrasi lintas disiplin. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model 3D (Define, Design, Develop). Subjek penelitian terdiri dari dua kelas XI IPA di salah satu SMA di Kota Bandung. Kelas eksperimen menggunakan e-modul berbasis proyek STREAM, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes literasi sains, rubrik penilaian produk, dan angket refleksi siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dengan N-Gain sebesar 0,71 (kategori tinggi), dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 0,42 (kategori sedang). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan (p 0,05) antara kedua kelas. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran berbasis proyek microgreens terintegrasi STREAM terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa dan memberikan pengalaman belajar yang kontekstual
DEVELOPMENT OF ETHNO-STEM TEACHING MATERIALS TO ENHANCE APPRECIATION OF LOCAL WISDOM AND CREATIVITY IN UNIVERSITY STUDENTS: A CASE STUDY IN LAMONGAN Agus Santoso; Khoiro Mahbubah; Amanda Dwi Nurhidayati Nisa
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9532

Abstract

The challenges of 21st-century education demand university graduates who are not only academically competent but also creative and rooted in their national culture. This study aims to produce valid and practical Ethnoscience-based STEM (Ethno-STEM) teaching materials, test the effectiveness of the teaching materials in enhancing appreciation of local wisdom, and test their effectiveness in increasing student creativity. The research method utilized is Research and Development (R&D) using the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects for the field trial (Develop stage) were 25 Science Education students from Universitas Islam Lamongan selected via purposive sampling based on enrollment in relevant courses, while the Disseminate stage involved 30 students from the faculty scope. Data collection instruments included expert validation sheets, student response questionnaires, local wisdom appreciation questionnaires, and creativity tests. Validation results by 6 experts showed the teaching materials were highly feasible with an average percentage of 88.95%. Practicality tests showed a very practical category (88.33%), and user responses at the dissemination stage reached 87.50% (very good). Effectiveness tests showed an increase in creativity in the medium category (N-Gain 0.52) and an increase in local wisdom appreciation in the high category (N-Gain 0.71). It is concluded that the developed Ethno-STEM teaching materials are valid, practical, and effective for implementation in lectures.
RESEARCH TRENDS FOR THE DEVELOPMENT OF LKPD WITH AN ETHNOSCIENCE APPROACH IN LEARNING TO IMPROVE 21th CENTURY SKILL: SYTEMATIC LITERATURE REVIEW Trisna Dwi Sasmita; Dyah Rini Indriyanti; Novi Ratna Dewi; Fidia Fibriana
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/eduproxima.v8i3.9720

Abstract

The development of Student Worksheets (LKPD) with an ethnoscience approach is one of the important strategies to realize contextual science learning, rooted in local wisdom, as well as relevant to the demands of 21st century skills. This study uses the Systematic Literature Review (SLR) method with PRISMA guidance to identify, select, and analyze publications on the development of ethnoscience LKPD in the 2015–2025 period that are indexed in the Scopus database and other supporting sources. From the initial 210 documents, the gradual selection process produced 12 articles that met the inclusion criteria related to research design, openness of access, and relevance of themes to the development of ethnoscience LKPD. The results of the study show that the research is dominated by research and development (R&D) design with the ADDIE model or similar, focusing on testing the validity, practicality, and effectiveness of LKPD in improving learning outcomes, science literacy, motivation, and students' appreciation of local culture. Overall, the development of LKPD with an ethnoscience approach is proving to be a relevant and prospective topic to be researched, with opportunities for further development on a variety of contexts, educational levels, and integration with innovative approaches such as STEM, project-based learning, and the use of digital technology.