cover
Contact Name
Yassyir Maulana
Contact Email
yassyir_maulana@uniska-bjm.ac.id
Phone
+6281545773317
Journal Mail Official
jieom.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM)
ISSN : -     EISSN : 26208148     DOI : -
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) merupakan Jurnal Ilmiah Teknik Industri yang diterbitkan sebanyak 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan November. Bidang fokus Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) adalah sebagai berikut : Supply Chain Management Research and Development Design Layout Quality Control Industrial Simulation Ergonomy Production Management Design Product (Tool, machine, etc) Project Management Maintenance Productivity Service Quality Management
Articles 125 Documents
STUDI ERGONOMI SARANA RUANG BELAJAR BAGI ANAK-ANAK DI DUSUN “X” Soesilo, Novi; Sarvia, Elty; Pranata, Yosafat Aji; Husada, Ginardy; Wong, Hendry
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.15916

Abstract

Di Dusun “X” terdapat salah satu kampung dengan jumlah pelajar tingkat SD dan SMP berkisar 14-20 orang. Sepulang sekolah, anak-anak ini sering melakukan kegiatan belajar bersama di bangunan serbaguna berukuran ± 4,8 x 3,6 m2. Bangunan ini juga sering digunakan untuk kegiatan lainnya seperti misalnya untuk kegiatan rapat, pertemuan, acara kebersamaan, dsb. Masalahnya ruangan ini belum memiliki fasilitas yang memadai baik dari segi bangunannya maupun fasilitas fisik yang ada di dalamnya. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengusulkan sarana ruang belajar yang ergonomis. Metode yang digunakan untuk studi ergonomi adalah metode desain thinking yang mencakup 5 tahapan dengan perancangan fasilitas fisik berdasarkan data antropometri. Penggunaan data antropometri dalam perancangan disesuaikan dengan pengguna fasilitas yaitu kelompok usia 7-12 tahun dan 21-47 tahun. Dalam proses perancangan, dipertimbangkan juga atribut yang diinginkan terkait perancangan meja untuk belajar. Hasil penelitian ini adalah rancangan meja lipat dan kursi lipat yang multifungsi, layout ruang serbaguna, usulan penambahan rak sepatu, pembuatan undakan anak tangga, pelapisan dinding, pengecatan tirai, dan penambahan 4 buah lampu LED.Kata Kunci:  Desain Thinking, Antropometri, Ergonomi, Ruang Belajar
PENENTUAN SUPPLIER BAHAN BAKU UTAMA KASUR PEGAS MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN TECHNIQUE FOR ORDER PREFERENCE BY SIMILARITY TO IDEAL SOLUTION Yesaya, Angga; Arisandhy, Vivi; Liputra, David Try
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.18031

Abstract

Penelitian mengenai pemilihan atau penentuan supplier dengan menggunakan metode AHP maupun kombinasinya dengan metode TOPSIS dalam penentuan supplier di industri penghasil kasur pegas belum banyak dilakukan. Penelitian ini akan membahas penerapan gabungan metode AHP dan TOPSIS dalam penentuan supplier di industri penghasil kasur pegas sehingga diharapkan hasil yang diperoleh lebih akurat dibandingkan jika hanya menggunakan salah satu metode. PT XYZ melakukan pemesanan bahan baku kawat kepada 4 supplier dan mengalokasikan pesanan dengan jumlah yang sama rata. Langkah pertama yang dilakukan adalah penentuan kriteria dan subkriteria untuk pemilihan supplier dan penyusunan hierarki. Selanjutnya dilakukan penyusunan kuesioner perbandingan berpasangan untuk menentukan tingkat kepentingan kriteria dan subkriteria. Setelah dilakukan perhitungan dengan metode AHP, diperoleh bobot kriteria dan subkriteria yang menjadi input untuk metode TOPSIS. TOPSIS digunakan untuk mengetahui supplier yang memiliki kinerja terbaik. Hasil yang diperoleh adalah kriteria Price dan subkriteria Harga Bahan Baku mempunyai tingkat kepentingan tertinggi dalam penilaian kinerja supplier kawat karena memiliki bobot tertinggi. Perusahaan dapat tetap menggunakan kebijakan multi-supplier dengan memprioritaskan supplier 1, namun ada beberapa kriteria dari kinerja supplier 1 yang perlu ditingkatkan jika dibandingkan dengan supplier lainnya.Kata Kunci: AHP, Bahan Baku Utama, Kasur Pegas, Supplier, TOPSIS.
PENERAPAN METODE SILVER MEAL UNTUK OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU ARM REAR BRAKE KYEA PADA PT XYZ Rahayu, Octavia; Winarno, Winarno; Alifin, Fakhri Ikhwanul
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.16772

Abstract

Perkembangan pesat industri otomotif di Indonesia mendorong peningkatan produksi dan kebutuhan suku cadang, termasuk di PT XYZ, perusahaan manufaktur stamping logam. Salah satu tantangan spesifik yang dihadapi adalah kurangnya metode perencanaan kebutuhan material yang tepat dalam mengelola persediaan bahan baku plat SPCC, sehingga sering terjadi overstock atau out of stock yang menghambat produksi dan memperlambat turnover inventory. Selain itu, fluktuasi permintaan dan kurang optimalnya penentuan ukuran lot menyebabkan biaya penyimpanan yang tinggi dan potensi terjadinya kelebihan stok. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku dengan metode Silver Meal, sebuah teknik lot sizing untuk menekan biaya persediaan rata-rata per periode. Analisis menunjukkan bahwa meskipun perusahaan belum menerapkan metode ini, potensi efisiensi yang ditawarkan sangat signifikan. Dengan penerapan metode Silver Meal, ditemukan ukuran lot optimal untuk 11 periode yang mampu menghemat biaya sebesar 0,031% atau Rp430.450. Selain itu, metode ini secara efektif mengurangi biaya penyimpanan hampir hingga nol setiap bulannya. Oleh karena itu, metode Silver Meal diharapkan dapat membantu PT XYZ dalam meminimalkan biaya persediaan dan meningkatkan efisiensi operasional.Kata Kunci: Silver Meal, Pengendalian Persediaan, Ukuran Lot, Fluktuasi Permintaan, PT XYZ, Efisiensi Biaya.
ANALISIS WAKTU BAKU DAN OPTIMALISASI KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA LINI MANUAL-A di PT. VITAPHARM MENGGUNAKAN METODE JAM HENTI (STOPWATCH TIME STUDY) Sugianto, Moch. Febri; Rusindiyanto, Rusindiyanto
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.17520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu baku dan mengoptimalkan kebutuhan tenaga kerja pada lini produksi Manual-A di PT. Vitapharm menggunakan metode Jam Henti (Stopwatch Time Study). Metode ini dipilih untuk memberikan pengukuran waktu yang akurat dalam menyelesaikan setiap aktivitas pekerjaan, serta untuk mengidentifikasi dan mengurangi waktu non-produktif. penelitian ini dilakukan dengan mengamati dan mencatat waktu yang dibutuhkan pekerja dalam melakukan tugas pada lini produksi Manual-A. Hasil penelitian menunjukkan total waktu baku yang diperoleh lini Manual-A sebesar 47,1 detik dengan total 9 stasiun kerja dan total waktu kelonggaran yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing stasiun kerja. berdasarkan waktu baku yang diperoleh, kebutuhan tenaga kerja diperoleh sebesar 17 tenaga kerja yang sebelumnya 16 tenaga krja dengan penambahan 1 tenaga kerja pada stasiun kerja IB ke OB.Kata Kunci: Jam Henti, Pengukuran Waktu, Tenaga Kerja, Waktu Baku
MANAJEMEN OPERASIONAL DAN TRANSFORMASI DIGITAL PADA ZALORA: IMPLIKASI TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI WILAYAH JAKARTA UTARA Felix, Antonius; Sutrisno, Julius; Yurisca, Devi
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.18872

Abstract

Zalora, sebagai salah satu platform e-commerce fesyen terkemuka di Asia Tenggara, menghadapi tantangan dalam mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan pasar yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor operasional yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan Zalora di wilayah Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengguna aktif Zalora yang memiliki akun VIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi, kecepatan pengiriman, kualitas produk, dan kemudahan retur merupakan elemen kunci dalam membentuk pengalaman pelanggan. Pengalaman yang positif berkontribusi pada terbentuknya kepercayaan, yang kemudian berdampak pada loyalitas pengguna. Temuan ini dikaji menggunakan kerangka Customer Satisfaction and Loyalty Theory dan menunjukkan bahwa kinerja operasional digital yang efisien berperan penting dalam mempertahankan pangsa pasar Zalora. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan strategi operasional dan logistik e-commerce, serta kontribusi teoretis terhadap studi perilaku konsumen berbasis layanan digital.Kata Kunci:  E-Commerce, Manajemen Operasional, Kepuasan Pelanggan, Zalora, Loyalitas Konsumen 
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DENGAN METODE QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) PADA WISATA BUKIT MAHONI Difa, Gevi Alfandi; Tosungku, La Ode Ahmad Safar; Utomo, Duhto Suh
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.17752

Abstract

Wisata Bukit Mahoni yang terletak di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, merupakan destinasi wisata baru yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan beragam aktivitas rekreasi. Meskipun memiliki potensi untuk menarik wisatawan lokal dan internasional, jumlah pengunjung telah menurun secara signifikan sejak dibuka pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran untuk meningkatkan kinerja Wisata Bukit Mahoni dengan menggunakan metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner yang disebarkan kepada para pemangku kepentingan dan pengunjung. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dengan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan matriks External Factor Evaluation (EFE), diikuti dengan matriks SWOT dan QSPM. Temuan-temuan tersebut memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalkan upaya pemasaran dan meningkatkan jumlah pengunjung.Kata Kunci: Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif, IFE, EFE, SWOT
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DENGAN METODE SERVQUAL DAN KANO MODEL (STUDI KASUS : BENGKEL BINTANG MOTOR TENGGARONG) Azdim, Muchsin Maulana; Utomo, Dutho Suh; Widada, Dharma
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.16748

Abstract

Bengkel Bintang Motor adalah salah satu pelaku usaha di bidang otomotif di Kabupaten Kutai Kartanegara yang menawarkan pelayanan seperti perawatan mesin, penjualan spare part atau suku cadang sepeda motor, modifikasi, serta service ringan dan service berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan yang disediakan oleh Bengkel Bintang Motor. Dengan menerapkan metode SERVQUAL, ditemukan bahwa semua atribut SERVQUAL menunjukkan nilai gap negatif sebesar -0,878, yang mengindikasikan bahwa penyedia layanan belum berhasil memenuhi harapan pelanggan. Selain itu, analisis menggunakan metode Kano menunjukkan bahwa dari 12 atribut, terdapat kategori one-dimensional yang mencerminkan kebutuhan pelanggan yang jelas dan perlu diprioritaskan serta ditingkatkan dalam layanan. Terdapat juga 6 atribut dalam kategori attractive yang menunjukkan bahwa pemenuhan atribut ini dapat berkontribusi pada peningkatan kepuasan pengguna yang signifikan. Sementara itu, 2 atribut termasuk dalam kategori must-be, yang berarti layanan tersebut penting untuk mempengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kepuasan pelanggan terhadap layanan Bengkel Bintang Motor masih rendah dan memerlukan evaluasi serta perbaikan agar dapat lebih efisien dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, Service Quality, Kano
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS METODE EOQ, POQ, DAN MIN-MAX UNTUK PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PT. XYZ Angelina, Putri Aulia; wahyudin, Wahyudin; Indriyani, Septia
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.16850

Abstract

Efisiensi dalam mengelola persediaan sangat penting bagi kelangsungan bisnis. Jumlah barang yang disimpan secara berlebihan akan menaikkan ongkos penyimpanan, sementara persediaan yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan kekurangan produk. dan mengganggu proses produksi. Penelitian ini bertujuan guna menentukan nilai  safety stock,  reorder point,  jumlah frekuensi, kuantitas pembelian, dan  total biaya   persediaan  material  Paint RA530 menggunakan metode  Economic   Order  Quantity,  Periodic  Order Quantity,  dan  Min-Max di PT. XYZ. Penelitian ini berfokus pada produk Paint RA530 dari bulan Januari hingga Desember 2023. Metodologi penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif melalui perbandingan metode Economic Order Quantity, Periodic Order Quantity, dan Min-Max. Hasil analisis menunjukkan total biaya persediaan terendah didapatkan dengan metode Economic Order  Quantity, sebesar Rp59.810.639, dibandingkan dengan Periodic  Order Quantity Rp68.591.840 dan  Min-Max Rp487.724.458. Rekomendasi penggunaan metode Economic Order Quantity diusulkan untuk efisiensi biaya. Kesimpulannya, metode Economic Order Quantity memberikan safety stock 20 unit, reorder point 30 unit, frekuensi pemesanan 3 kali dengan kuantitas 163 unit, dan total biaya persediaan terkecil. Implementasi metode ini dapat menghemat biaya persediaan hingga Rp166.107.672Kata Kunci:  Safety stock,  Reorder point,  Economic Order Quantity, Periodic Order Quantity, Min-Max
RANCANG BANGUN TURBIN ANGIN SAVONIUS SUMBU VERTIKAL DENGAN JUMLAH 5 SUDU UNTUK PENERANGAN TAMBAK DI SUNGAI BAHAUR BARITO KUALA Sidiq, Abdurahim; Amin, Ahmadil; Noor, Muhammad
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.19279

Abstract

Energi merupakan bagian yang sangat penting bagi kehidupan sehari- hari pada masyarakat dan alam sekitar, karena hampir semua aktivitasmanusia selalu membutuhkan energi. Dalam energi ini digunakan untuk pertanian, perkebunan, penerangan dan proses perindustrian dalam pengoperasian alat. Turbin angin ini dirancang untuk penerangan pembudidayaan ikan (pokdakan) di sungai telan barito kuala. Penelitian ini menggunakan turbin angin SAVONIUS vertikal. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan turbin angin untuk penerangan pokdakan karena minimnya kelistrikan didaerah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dari pagi sampai dengan sore hari, didapatkan hasil rata-ratanya kecepatan angin 4,9 m/s, 16 N (rpm), 12,69 Volt, 0,02 ampere. Daya tip speed ratio dikecepatan angin tertinggi 6,0 m/s mampu menghasilkan putaran pada turbin 3,92 rpm. Dengan daya generator dengan kecepatan angin tertinggi 6,0 m/s mampu menghasilkan daya generator 0,64 Watt dengan rangka turbin yang menggunakan besi siku 3mm. Efesiensi turbin angin pada kecepatan angin maksimum yaitu 6,0 m/s dengan daya angin 62,90 watt mendapatkan efsiensi dengan 1,05% dan paling minimum dengan kecepatan angin 4,4 m/s dengan daya angin 26,09 watt dengan efesiensi 0,21%. Kata Kunci: Efisiensi, Watt, Daya, Turbin Angin Savonius, Pokdakan
EVALUASI PENJADWALAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM) Wulandari, Riska; Maksum, Apid Hapid; Nugraha, Asep Erik; Sutrisno, Sutrisno; Rahmawati, Novia
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v8i1.18393

Abstract

Pada pelaksanaan suatu proyek pembangunan khusunya rumah tinggal pribadi atau perorangan seringkali ditemukan penjadwalan yang tidak terencana secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penjadwalan proyek yang berfokus dalam aspek waktu dan biaya pekerja pada proyek pembangunan rumah tinggal 2 lantai dengan ukuran 6x13 sehingga dapat terlaksana dengan optimal. Metode penelitian yang digunakan yaitu Critical Path Method (CPM) dengan pendekatan AON (Activity on Node) dan divisualisasikan dengan gantt chart dan network diagram. Hasil penelitian ini yaitu perbandingan durasi waktu serta biaya pekerja setelah menggunakan CPM berdasarkan jalur kritis. Diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan CPM, waktu pengerjaan proyek yang semula selama 247 hari menjadi 216 hari dengan jalur kritisnya AA-BA-BC-BD-BE-CA-CB-DA-DB-DD-DE-DF-DG-DH-DJ. Lalu untuk biaya upah pekerja yang semula sebesar Rp. 121.030.000 untuk 6 orang pekerja menjadi Rp. 105.840.000 dengan selisih sebesar Rp. 15.190.000. Dari hasil tersebut, pelaksanaan proyek berdasarkan jalur kritis dari CPM dapat menjadi rekomendasi dalam penjadwalan proyek dengan berfokus pada urutan aktivitas pekerjaan yang dapat dilakukan secara bersamaan yang ditampilkan pada gantt chart.Kata Kunci: Penjadwalan proyek, waktu, biaya, CPM, rumah tinggal, network diagram

Page 12 of 13 | Total Record : 125